cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Penerapan Model Pembelajran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Media Games Interaktif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 2 Enrekang Hairul Rachman S; Syamsiah; Imran Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.702

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada pelajaran Biologi kelas XI SMA Negeri 2 Enrekang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran Biologi kelas XI SMA Negeri 2 Enrekang dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus menerapkan metode Lesson Study yang terdiri dari Plan (Perencanaan), Do (Pelaksanaan), See (Diskusi dan Refleksi) dan Rencana Tindak Lanjut. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 2 Enrekang yang berjumlah 36 orang. Instrumen Pengumpulan data berupa angket motvasi belajar yang merujuk pada model motivasi ARCH oleh Keller , dan teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada Materi Sistem Imun mengalami peningkatan dari Pra-Siklus ke Siklus I hingga ke Siklus II. Hasil angket motivasi belajar Pra-Siklus yaitu 57,43%, pada sikus I mengalami peningkatan yaitu 70,90 % dan semakin meningkat pada Siklus II yaitu mencapai 79,65%. Sehingga dari Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Kooperatif tipe Teams games tournament (TGT) berbantuan media games interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi Sistem Imun di kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 2 Enrekang
Efektivitas Model Discovery Learning Berbantu Media Wordwall dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas VII A3 SMP Negeri 5 Makassar Ilma Ahdelia; Nurhayati B; Sitti Mardiah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model discovery learning berbantu media wordwall dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Metode penelitiannya menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII A3 SMP Negeri 5 Makassar Tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 28 peserta didik dengan rincian 13 laki-laki dan 15 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentasi keaktifan belajar peserta didik meningkat mulai siklus pertama hingga siklus kedua. Setelah dilaksanakan tindakan menggunakan model discovery learning berbantu media wordwall pada siklus I nilai peserta didik mengalami peningkatan dengan rata-rata 62,2 %. Peningkatan ini masih belum mencapai ketuntasan secara klasikal sehingga dilakukan siklus II. Pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar peserta didik mencapai 85,9 %. Peningkatan pada siklus II ini sudah termasuk dalam kategori tinggi sehingga tidak perlu dilakukan siklus selanjutnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran discover learning dengan media wordwall dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri 5 Makassar.
Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Fisika Sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Sains di SMA Negeri 5 Makassar Afni Nurfadhilah; Abdul Haris; Nursimin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaaran Fisika sebagai upaca meningkatkan literasi sains peserta didik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilakukan melalui dua siklus. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X.1 SMA Negeri 5 Makassar tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 36 peserta didik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui pemberian tes literasi sains yang terdiri dari 18 butir soal dengan lima pilihan jawaban. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah terjadinya peningkatan literasi sains peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan literasi sains peserta didik yang dilihat dari peningkatan hasil tes literasi sains, dimana pada pra-siklus literasi sains peserta didik yang berada pada kategori minimal baik adalah sebesar 36,1%, setelah diberikan pengajaran dengan pendekatan saintifik pada siklus I literasi sains peserta didik pada kategori yang sama mengalami peningkatan menjadi 72,2% dan setelah siklus 2 menjadi 83,3%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran Fisika dapat meningkatkan Literasi Sains peserta didik.
Peningkatan Kreativitas Melalui Kegiatan Mengayam dengan Kertas Origami pada Anaak Usia Dini di Kabupaten Maros Febry Muthiah Fatima; Ratnawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.706

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan pembelajaran menganyam dengan menggunakan kertas origami pada kelompok B di TKN 17 Dharma Wanita Alatengae. Subjek penelitian ini adalah anak didik usia 5-6 tahun yang berjumlah 14 anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian Tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan krativitas anak melalui kegiatan menganyam menggunakan kertas origami mengalami peningkatan setelah diberi Tindakan melalui kegiatan menganyam. peningkatan tersebut dapat dilihat dari kpndisi awal anak yang presentasenya 30%, setelah dilakukan Tindakan pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 45%. Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi berkembang sangat baik dengan presentasi 85%.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) pada Materi Psikotropika Terhadap Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Siswa I MIPA 3 SMA Negeri 1 Takalar Lusi Indarwati; Andi Faridah Arsal; Rosmawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi siswa. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian Tindakan kelas dengan menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 3 SMAN 1 Takalar yang berjumlah 36 orang. Objek penelitian adalah peningkatan keterampilan kolaborasi pada materi psikotropika dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Teknik pengumoulan data yang digunakan berupa lembar observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan kolaborasi siswa terhadap penggunaan model PjBL pada materi psikotropika. Hal ini ditunjukkan pada nilai keterampilan kolaborasi siklus pertama dengan persentase 61.11% dan terjadi peningkatan pada siklus kedua menjadi 80,27%.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X 2 SMA Negeri 16 Luwu Utara Yulianti Hasan; Aries Patta; Nurhayati B
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.708

Abstract

Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas Kolaboratif (PTK) atau Colaboration Classroom Action Research. Penelitian ini merupakan suatu upaya pemecahan masalah mengenai siswa yang kurang aktif dalam pembelajaran biologi. Penelirian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X UPT SMAN 16 Luwu Utara. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus adapun langkah-langkah pokok dalam pelaksanaan setiap siklus yang ditempuh pada siklus pertama dan siklus selanjutnya sebagai berikut: observasi, penetapan masalah, perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Indikator keberhasilan pada penelitian ini dari segi terjadinya peningkatan persentase dari segi nilai atau hasil belajar yang menjadi bahan pengamatan peneliti pada saat proses pembelajaran. Nilai rata-rata peserta didik mengalami peningkatan setiap siklusnya dan dianggap tuntas apabila telah memenuhi nilai yang ditetapkan yakni 75 atau lebih secara individual serta 85 % tuntas secara klasikal yang berarti indikator keberhasilan sudah tercapai. Hasil dari penelitian ini adalah terjadinya peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I yang persentase ketuntasan hasil belajar klasikal dengan nilai rata-rata kelas sebesar 78.57 % dan meningkat Pada siklus II dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 89,29 %.
Meningkatkan Kemampuan Menyimak Pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Digital Storytelling Nur Amirah. BJ
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.709

Abstract

Penelitian dengan judul Meningkatkan Kemampuan Menyimak pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Digital Storytelling di Sulawesi Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak pada anak usia dini kelompok A di sekolah RA Perwanida Pasar Baru Tinambung. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kemampuan menyimak melalui kegiatan Digital Storytelling pada anak usia dini kelompok A di sekolah RA Perwanida Pasar Baru Tinambung. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak melalui kegiatan Digital Storytelling pada anak usia dini kelompok A di sekolah RA Perwanida Pasar Baru Tinambung. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Fokus penelitian ini adalah kemampuan menyimak dan metode Digital Storytelling. Subjek penelitian ini yaitu anak usia dini kelompok A di sekolah RA Perwanida Pasar Baru Tinambung yang terdiri dari 28 peserta didik yaitu 17 orang anak perempuan dan 11 orang anak laki-laki dan 1 orang guru. Desain penelitian terdiri dari 4 tahap setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data ialah observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa analisis data kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan Digital Storytelling dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini kelompok A di sekolah RA Perwanida Pasar Baru Tinambung. Peningkatan ini dapat dilihat dari perubahan kriteria BSH di setiap siklusnya. Pada siklus I sebanyak 8 orang anak dalam kriteria BSH dan pada siklus II sebanyak 23 orang anak dalam kriteria BSH.
Penerapan Game Solar System Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Peserta Didik Iva Nilawati; Ramlawati Ramlawati; Nur Rajemi Hasan; Mardiah Umar
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan game solar system dalam meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian tindakan kelas (PTK). Instrumen penelitian terdiri dari Modul Ajar, Lembar Kerja Peserta Didik, Asesmen, dan angket motivasi belajar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan memberikan angket motivasi belajar pada tiap siklus. Angket motivasi terdiri atas 30 pernyataan yang terdiri atas pernyataan positif dan negatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa game solar system dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik sesuai dengan indikator penelitian yang ditetapkan.
Penerapan Cooperative Learning untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar IPA Siswa Kelas VII SMPNS 6 Libureng Nur Agustin; Asse Asse; Hamka Lodang
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar IPA siswa kelas VII SMPN Satap 6 Libureng dengan penerapan model pembelajaran Cooperative Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan 2 siklus. Dimana 1 siklus terdiri atas 1x pertemuan. PTK ini terdiri atas empat tahapan, yaitu; 1. perencanaan 2. pelaksanaan 3.pengamatan dan 4.refleksi. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian tindakan kolaboratif yakni kerjasama guru pamong dan teman sejawat. Subjek dalam penelitian in adalah siswa- siswi kelas VII SMPN Satap 6 Libureng dengan jumlah siswa 29 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung dan pengisian instrumen aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kompratif dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II apakah terdapat peningkatan aktivitas belajar siswa di dalamnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu adanya peningkatan dari 5 komponen aktivitas belajar yang diamati, pada aktivitas visual & auditori sebelumnya sebesar 20,68% meningkat menjadi 62,06%, aktivitas lisan sebesar 10,34% menigkat menjadi 31,03%, aktivitas kolaborasi sebesar 34,48% meningkat menjadi 55,17%, aktivitas mental sebesar 10,34% meningkat menjadi 68,96% dan aktivitas emosional sebesar 10,34% meningkat menjadi 31,03%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperative Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Kemampuan Mengenal Angka 1 sampai 10 melalui Metode Bermain Angka Pada Siswa Tunagrahita Ringan kelas dasar II di SLB Negeri 1 Makassar Fitri Handayani Muchtar; Sri Abdiningsih Mashitah; Nuraeni T
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan mengenal angka 1 sampai 10 peserta didik tunagrahita ringan kelas dasar II di SLB Negeri 1 Makassar meningkat setelah diterapkan metode permainan angka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif Subjek penelitian berjumlah 2 peserta didik yaitu 2 laki-laki tunagrahita ringan kelas dasar II. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan tes perbuatan, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode permainan angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka 1 sampai 10 tunagrahita ringan kelas dasar II dibuktikan dengan kemampuan mengenal angka sebelum penggunaan metode bermain angka 2 anak memperoleh nilai 35 dan 40 dengan kriteria tidak tuntas dan setelah menggunakan metode bermain angka terjadi peningkatan dengan kategori 1 murid memperoleh nilai 75 dan 1 murid memperoleh nilai 95 sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal. Dengan diterapkannya metode permainan angka dalam pembelajaran mengenal angka, maka dapat disimpulkan bahwa metode bermain angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka 1 sampai 10 pada peserta didik tunagrahita ringan kelas dasar II di SLB Negeri 1 Makassar.

Page 56 of 120 | Total Record : 1193