cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Upaya Peningkatan Pemahaman Konsep Fisika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Project-Based Learning Nurwidyawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.727

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman konsep peserta didik melalui penerapan Model Project-Based Learning dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI di SMAN 14 Makassar tahun ajaran 2022/2023, yang terdiri dari 28 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas peserta didik dan tes kemampuan pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra-siklus, kemampuan pemahaman konsep awal peserta didik mencapai 55%. Setelah dilakukan implementasi pada siklus I, terjadi peningkatan yang signifikan dengan angka sebesar 61,07%. Melalui pengembangan pada siklus II, terjadi peningkatan yang lebih signifikan lagi dengan tingkat pemahaman konsep mencapai 76,07%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Project-Based Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik kelas XI di SMAN 14 Makassar pada materi Gelombang Bunyi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman konsep peserta didik melalui penerapan Model Project-Based Learning dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI di SMAN 14 Makassar tahun ajaran 2022/2023, yang terdiri dari 28 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas peserta didik dan tes kemampuan pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra-siklus, kemampuan pemahaman konsep awal peserta didik mencapai 55%. Setelah dilakukan implementasi pada siklus I, terjadi peningkatan yang signifikan dengan angka sebesar 61,07%. Melalui pengembangan pada siklus II, terjadi peningkatan yang lebih signifikan lagi dengan tingkat pemahaman konsep mencapai 76,07%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Project-Based Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik kelas XI di SMAN 14 Makassar pada materi Gelombang Bunyi.
Implementasi Mind Mapping Dalam Pembelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Pangkep Muhammad Takwa; Amirullah; Hamidah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas implementasi mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMKN 1 Pangkep. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif antara Mahasiswa PPG Prajabatan 2023 dengan Pendidik di sekolah Mitra PPL dengan subjek penelitian peserta didik kelas X AKL 1. Teknik pengumpulan data menggunakan, observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I pre-test nilai di bawah KKM sebanyak 32 dari 34 siswa yang belum tuntas dengan persentase 5,9%. Setelah dikenai tindakan pembelajaran dengan menggunakan metode mind mapping maka jumlah siswa yang tuntas KKM mengalami peningkatan signifikan menjadi 30 siswa atau 88,2% dengan nilai rata-rata mencapai 81,6 poin, kendati demikian masih terdapat beberapa peserta didik belum mencapai kriteria ketuntasan yang telah ditetapkan sedangkan untuk siklus II presentase ketuntasan siswa masih sama yaitu dari 34 siswa, 30 siswa berhasil mencapai KKM atau 88,2% sedangkan yang belum tuntas sebanyak 4 siswa atau 11,8%. Namun pembelajaran pada siklus kedua mencapai peningkatan dalam hal rata-rata nilai siswa yang mencapai 85,4 poin. Ketuntasan hasil belajar siswa ini telah melampaui target penelitian yaitu sebesar ≥ 75 %. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran mata pelajaran Sejarah di SMKN 1 Pangkep.
Implementasi Model Discovery Learning sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Peserta Didik di Kelas VIII SMP Negeri Satap 6 Libureng Asnira Reski; Asse' Asse'; A. Mushawwir Taiyeb
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMPN Satap 6 Libureng dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan 2 siklus. Dimana 1 siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. PTK terdiri dari empat tahapan yaitu; 1. perencanaan 2. pelaksanaan 3. observasi dan 4. refleksi. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian tindakan kolaboratif, yaitu kolaborasi antara guru pamong dan rekan sejawat. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN Satap 6 Libureng yang berjumlah 23 orang. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar peserta didik pada aspek kognitif. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil pada siklus I dan siklus II apakah terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik didalamnya. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar dimana pada siklus 1 sebesar 52,18% menjadi 82,60 % pada siklus II. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Peserta didik Kelas XI SMA Negeri 1 Wonomulyo Umi Kalsum; Faisal; Irfan Kurniawan
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperative tipe Jigsaw terhadap peningkatan hasil belajar biologi peserta didik kelas XI. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Wonomulyo dengan jumlah 34 peserta didik yang terdiri dari 6 peserta didik laki – laki dan 28 peserta didik perempuan dengan desain penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaan tindakan di lokasi penelitian terbagi dalam 3 siklus dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, refleksi dan tindak lanjut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes hasil belajar sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya hasil belajar biologi peserta didik pada siklus ke I mencapai 21 peserta didik (61%) dengan nilai rata-ratanya 76,7 pada kategori cukup, sedangkan pada siklus ke II peserta didik yang tuntas belajarnya mencapai 30 peserta didik (88%) dan nilai rata-ratanya 83,2. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Koperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar biologi peserta didik kelas XI.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas X.2 SMA Negeri Sidrap Nurfitrah Aulia Ayub; Abd. Muis; Suryani Nur
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Biologi dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas X-2 SMAN 2 Sidrap. Penelitian ini merupakan jenis penelitian PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.2 dengan jumlah 34 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023 dengan menggunakan angket motivasi belajar lembar observasi yang kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dimana Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah ketika ≥ 80% dari subjek penelitian memiliki motivasi tinggi dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar peserta didik pada siklus I dan II. Dimana pada pra siklus, nilai moivasi peserta didik dari rendah, sedang dan tinggi secara berturut-turut adalah 66,65%, 29,41% dan 8,82% yang kemudian mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 32,35%. 23,53% dan 44,12%. Dan untuk siklus II juga terjadi peningkatan motivasi belajar menjadi 5,88%, 11,76% dan 82,35%. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta kelas X-2 di SMAN 2 Sidrap
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Materi Sistem Reproduksi Nikma. H.R; Ismail; Zainuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.735

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui penerapan model problem based learning dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi sistem reproduksi. Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Pangkep, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas XI (sebelas) IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi sistem reproduksi. Motivasi belajar peserta didik pada materi sistem reproduksi secara klasikal menunjukkan peningkatan berdasarkan jumlah persentase peserta didik yang mencapai kategori/tingkat motivasi belajar yang tinggi dan sangat tinggi dari siklus I hingga siklus II. jumlah persentase peserta didik yang memiliki motivasi tinggi dan sangat tinggi yaitu 65% dan meningkat pada siklus II yaitu 95% yang didukung dengan adanya hasil refleksi peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta di Kelas XI SMA Negeri 10 Maros Monita Monita; Arsad Bahri; Delviany
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.736

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran dengan langkah- langkah yang bermakna, dikemas untuk membangun pengetahuan dan berpikir kritis peserta didik untuk menetapkan tujuan, memperoleh informasi, dan menyelesaikan proyek. Berdasarkan observasi awal yang telah dilaksanakan di UPT SMAN 10 Maros, ternyata hasil belajar peserta didik masih kategori cukup menggunakan model pembelajaran langsung. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik setelah penerapan model pembelajaran project based learning. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran project based
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Media Pembelajaran Quizizz pada Mata Pelajaran Biologi Siswa Kelas X MIPA I SMA Negeri 3 Toraja Utara Dita Juniarthi; Rice Timang; Nurhayati B
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.737

Abstract

Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan telah memberikan dampak yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang pendidikan. Saat ini terdapat banyak aplikasi pembelajaran digital yang dapat digunakan secara efektid dalam menunjang peningkatan hasil belajar, diantaranta yaitu aplikasi Quizizz pada pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan hasil belajar melalui media pembelajaran berbasis quizizz pada mata pelajaran biologi kelas X MIPA 1 SMA Negeri 3 Toraja Utara. Jenis penelitian ini yaitu adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pengumpulan data dengan menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, sehingga mendapatkan hasil penelitian yaitu terdapat penigkatan hasil belajar rata-rata dari 25% pada siklus I, 82% pada siklus II, dan 100% pada siklus III.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Sejarah Yudha Pratama Palembangan; Ahmadin Ahmadin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.738

Abstract

Problem Based learning adalah salah satu model pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik tersebut dengan berbagai masalah yang dihadapi dalam kehidupannya. Dengan model pembelajaran ini, peserta didik sejak awal sudah dihadapkan kepada berbagai masalah kehidupan yang mungkin akan ditemuinya kelak pada saat mereka sudah lulus dari bangku sekolah. Model Problem Based Learning adalah cara penyajian bahan pelajaran dengan menjadikan masalah sebagai titik tolak pembahasan untuk dianalisis dan sintesis dalam usaha mencari pemecahan atau jawaban siswanya. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), teknik pengumpulan data meliputi perencanaan (planning), Tindakan (action), observasi (abservation), dan refleksi (reflection). Hasil penelitian yang didapatkan setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada Mata Pelajaran Sejarah Siswa Kelas X MIPA 4 SMA Negeri 3 Maros. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 76,3% dan terjadi peningkatan pada suatu hasil belajar pada siklus II sebesar 86,1 %. Adapun presentase ketuntasan peserta didik pada siklus I sebesar 71,7% dan meningkat menjadi 81,5%.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Biologi Materi Sistem Ekskresi Kelas XI Melalui Metode Pembelajaran Flipped Classroom Astina Hasrida Astina; Hamka Ladong; Inrayati Atjo Inrayati Atjo
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.739

Abstract

Proses pembelajaran yang terjadi pada sebuah sekolah yang memiliki keterbatasan jumlah guru sehingga seringkali kelas dalam keadaan kosong .Pembelajaran seperti ini berdampak kepada implementasi pembelajaran yang menyebabkan beberapa kegiatan penting dalam pembelajaran tidak terlaksana sebagaimana harusnya, dengan demikian menyebabkan penurunan terhadap penguasaan materi oleh peserta didik, sehingga hasil belajar dari peserta didik masih banyak yang dapat dinyatakan belum tuntas atau belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang telah ditentukan yaitu 75. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik melalui metode flipped classroom pada mata pelajaran Biologi dengan pokok bahasan materi sistem ekskresi pada kelas XI IPS 3, tipe penelitian ini merupakan tipe penelitian kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas, adapun prosedur yang digunakan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu, terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik pada pokok bahasan sistem ekskresi dengan menggunakan metode flipped clasroom adapun persentase ketuntasan belajar pada setiap siklusnya yaitu siklus I 56 % dan siklus II 84%.

Page 58 of 120 | Total Record : 1193