cover
Contact Name
Gama Bagus Kuntoadi
Contact Email
okudagama@gmail.com
Phone
+62818751419
Journal Mail Official
eduremikjournal@wdh.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIKes Widya Dharma Husada Tangerang Jl. Pajajaran No. 1, Pamulang Barat
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 3048071X     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Focus of EDU RMIK Journal: Jurnal Edukasi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (EDU RMIK) is a journal that publishes research on medical records and health information management with an interdisciplinary approach. Scope of EDU RMIK Journal: Clinical Classification, Disease Codification, and Actions Health Data and Information Management Health Information Technology Electronic Medical Record (EMR) Management of the Medical Record Work Unit Quality Management of Medical Records and Health Information Health Statistics, Basic Epidemiology, and Biomedicine
Articles 57 Documents
Perancangan Desain Pendaftaran Online Di Klinik MR Ceger Berbasis Aplikasi Menggunakan Metode Software Development Life Cycle (SDLC) Utama, Timor; Firmansyah, Miftah Parid; Fauzi, Muhamad Akbar
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di MR. Klinik Ceger rata-rata jumlah kunjungan pasien per hari adalah 100-150 orang. Penulis melakukan observasi dan masih sering terjadi antrian yang panjang, serta adanya pasien yang menghubungi petugas administrasi melalui aplikasi WhatsApp untuk menanyakan jadwal dokter yang dapat mengganggu keefektifan petugas dalam memberikan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa sistem pelayanan kesehatan di Klinik MR. Ceger perlu menggunakan pendaftaran secara online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang desain aplikasi pendaftaran online dengan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan rancangan Pendaftaran Online. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Total Sampling dengan sampel sebanyak 5 responden. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peneliti selanjutnya dalam meningkatkan kemampuan dan pengalamannya, serta bagi klinik sebagai bahan evaluasi terhadap pendaftaran online berbasis aplikasi. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah Rancang Bangun Pendaftaran Online Berbasis Aplikasi di Klinik MR. Ceger Menggunakan Metode Software Development Life Cycle (SDLC) merupakan langkah inovatif dalam meningkatkan efisiensi dan keakuratan proses pendaftaran pasien. Saran dari hasil penelitian ini dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah proses administrasi kesehatan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi pihak-pihak terkait.
Tinjauan Ketepatan Kode Diagnosis Penyakit Tuberkulosis Pada Pasien Rawat Inap Di RSUD Kabupaten Tangerang Kristina, Indah; Kuntoadi, Gama Bagus; Putri, Dhiah Faza Aliya
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis adalah dokumen yang berisikan data identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Salah satu kompetensi perekam medis adalah klasifikasi dan kodefikasi penyakit serta masalah-masalah yang berkaitan dengan tindakan kesehatan dan tindakan medis. Ketepatan kode adalah proses kesesuaian anatar diagnosis yang ditetapkan klinisi dengan kode diagnosis yang telah ditetapkan petugas koding berdasarkan ICD-10. Hasil kode diagnosis berpengaruh untuk pelaporan morbiditas dan dasar penghitungan biaya pelayanan Kesehatan di rumah sakit. Tuberkulosis merupakan penyakit menular disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis yang menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan dan organ tubuh lain. Tuberkulosis di RSUD Kabupaten Tangerang menduduki peringkat 10 besar penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan kode penyakit tuberkulosis berdasarkan ICD-10 pada pasien rawat inap di RSUD Kabupaten Tangerang tahun 2023.Jenis Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang mengambil 109 sampel menggunakan teknik sampel purposif dengan cara observasi dan wawancara. Hasil Penelitian didapatkan dari 109 sampel diagnose tuberkulosis pasien rawat inap di RSUD Kabupaten Tangerang ditemukan kode yang tepat sebesar 55 (50,49%) dan sebesar 54 (49,64%) kode yang tidak tepat. faktor yang menyebabkan ketidaktepatan kode diagnosis adalah ketidaklengkapan pengisian diagnosis utama dan hasil penunjang pemeriksaan, kurangnya ketelitian petugas koding. Saran melakukan Analisa penulisan diagnose berikut hasil pemeriksaan penunjangnya, menetapkan kode diagnosis sesuai prosedur pengkodean diagnose mengacu ICD 10, melakukan audit coding sebagai evaluasi kegiatan coding klinis.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PUSKESMAS PADA PENDAFTARAN RAWAT JALAN UNTUK MENUNJANG PELAKSANAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (STUDI KASUS DI PUSKESMAS MAMPANG DEPOK) Maulina, Fresty Cahya; Firmansyah, Miftah Parid; Isnaani, Sekar Nur
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penyelenggaraan rekam medis elektronik di Puskesmas diperlukan sebuah Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) yang terintegrasi serta dapat memuat informasi kesehatan pasien. Agar informasi yang dipakai sesuai dengan keperluan, maka sistem harus dibuat dan dirancang dengan baik, sehingga dapat digunakan sebagai pendukung pengambilan keputusan Komponen yang ada dalam SIMPUS salah satunya adalah Rekam Medis Elektronik (RME). Teknik dalam penelitian ini menggunakan metode non probability sampling yaitu purposive sampling . Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara kepada petugas pendaftaran, obserrvasi, dan dokumentasi Analisis PIECES.Pembahasan dari aspek performance bawa kinerja SIMPUS belum memiliki kinerja yang optimal, menu rawat jalan masih ada yang belum bisa digunakan yaitu menu pendaftaran online. Sistem pendaftaran yang terintegrasi dengan RME dapat mempercepat proses pendaftaran dan administrasi.
Tinjauan Kelengkapan Pengisian Ringkasan Pulang Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan Rusdiana, Ima; Maulina, Fresty Cahya; Aulia, Suci
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ringkasan pulang atau discharge summary merupakan rangkuman catatan waktu perawatan dan pengobatan pasien rawat inap dari awal masuk hingga selesai perawatan. Ringkasan ini dibuat oleh dokter dan merupakan bagian penting dari rekam medis pasien. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi ketidaklengkapan pengisian ringkasan pulang rawat inap di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif dengan pendekatan kuantitatif, dengan populasinya adalah ringkasan pulang rawat inap dari bulan Januari sampai Maret 2023 sebanyak 2.145 ringkasan pulang dan sampel yang didapat sebanyak 96 ringkasan pulang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan memiliki Standar Prosedur Operasional (SPO). Hasil perhitungan menurut analisa kuantitatif dengan sampel sebanyak 96 ringkasan pulang didapatkan ringkasan pulang yang lengkap sebanyak 35 ringkasan pulang (36,4%) dan ringkasan pulang yang tidak lengkap sebanyak 61 ringkasan pulang (63,5%). Kendala yang terjadi pada saat pengisian ringkasan pulang rawat inap di rumah sakit adalah dokter memiliki waktu yang padat. Perlu melakukan evaluasi mengenai ketidaklengkapan ringkasan pulang mengingat masih banyaknya ringkasan pulang yang belum terisi dengan lengkap
TINJAUAN KETEPATAN KODE PENYAKIT GIGI DAN MULUT PASIEN RAWAT JALAN DI UPTD. PUSKESMAS SERPONG I Kuntoadi, Gama Bagus; Nusaibah, Shoffy Najma
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketepatan dalam pemberian kode diagnosis penyakit gigi merupakan hasil yang sangat diutamakan sebagai dasar pembuatan laporan untuk berbagai keperluan. Pemberian kode diagnosis pada rekam medis pasien mengacu pada aturan ICD-10 (International Statistical Classification of Disease and Related Health Problem). Berdasarkan hasil observasi awal terdapat ketepatan kode pada diagnosis penyakit gigi dan mulut sebesar 45 (60,82%) kode. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketepatan pengkodean diagnosis penyakit gigi dan mulut pasien rawat jalan berdasarkan ICD-10 di UPTD. Puskesmas Serpong I. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah 3 petugas koder dan 2841 berkas rekam medis gigi dan mulut pasien rawat jalan. Sampel dalam penelitian ini adalah 3 petugas koder dan 97 berkas rekam medis pada bulan Januari- desember 2023. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah Systematic Random Sampling dengan menggunakan perhitungan Interval. Instrumen penelitian ini menggunakan observasi dan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan bahwa belum memiliki Standar Prosedur Operasional kodefikasi. Dari 97 berkas rekam medis didapatkan kode yang tepat sebesar 64 (65.98%) dan kode yang tidak tepat sebesar 33 (34,02%). Faktor penyebab ketidaktepatan kode penyakit gigi dan mulut berdasarkan SDM didapatkan bahwa sebesar 66,7% koder bukan lulusan dari D3/D4/S1 rekam medis dan informasi kesehatan, sebesar 66,7% koder memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun. dan sebesar 66,7% koder pernah megikuti pelatihan kodefikasi. Saran agar UPTD. Puskesmas Serpong I membuat Standar Prosedur Operasional kodefikasi, serta memberikan pelatihan kepada koder terkait kodefikasi penyakit dan tindakan.
Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Berdasarkan Grafik Barber Johnson Di Rumah Sakit Jantung Diagram Depok Indah, Fenita Purnama Sari; Andriati, Riris; Hanifa, Annisa Amalia; Maulina, Fresty Cahya; Ferdhani, Felinda Putri
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The efficiency od bed use can be seen through the Barber Johnson Chart, where the chart contains an efficiency area that can displays four inpatient indicators BOR (Bed Occupancy Rate), AvLOS (Average Length Of Stay), TOI (Turn Over Interval), and BTO (Bed Turn Over). The Barber Johnson chart itself has several benefits, namely to monitor the progress of achieving efficiency targets for bed use between units within a certain period, monitoring the impact of implementing a policy on the efficiency of bed use. The purpose of this research is to determine the efficiency of bed use based on Barber Johnson indicators for the 2023 period at the Diagram Hearth Hospital Depok. The type of research used is descriptive quantitative using observation and survey methods. The population in this study is a recapitulation of the inpatient census per room in January – December for the 2023 period. Sampling technique used is total sampling with saturated sampling. Research results of this research obtained the calculation results of the BOR value (35,89%), AvLOS value (1,97 days) and BTO (66,49 times). The BOR AvLOS, TOI and BTO indicator values are inefficient. Based on the results of the interpretation of the Barber Johnson Graph, the Barber Johnson point at the Depok Hearth Hospital Diagram in one year is beyond efficiency with a BOR value of 35,89% which is not at the efficiency point, according to the standard Barber Johnson Graph it must reach 75-85%. And the BTO value is 66,49 times, which is the BTO point that is inefficient, according to the Barber Johnson Chart it must reach 30-50 times.
Tinjauan Penerapan Sistem Informasi Rekam Medis Elektronik Terhadap Keamanan Data Pasien Di Rumah Sakit Kartini Rangkasbitung Lestari, Santi; Sucipto, Sucipto; Azizah, Nastiti
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjaga keamanan dalam menyimpan data/informasi, kemudahan akses menjadi tuntutan pihak organisasi pelayanan kesehatan. Sedangkan pihak yang membutuhkan data/informasi harus senantiasa menghormati privasi pasien. Secara keseluruhan, kemanan (security), privasi (privacy), kerahasiaan (confidentiality), dan keselamatan (safety) adalah perangkat yang membentengi data/informasi dalam rekam medis. Tujuan penelitian ini Mengetahui penerapan Sistem Informasi Rekam Medis Elektronik terhadap keamanan data pasien di Rumah Sakit Kartini Rangkasbitung. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Sampel penelitian ini terdiri dari 4 orang informan yang terdiri dari masing-masing satu orang dari unit rekam medis, pendaftaran, poliklinik dan It. Hasil penelitian ini rumah sakit sudah melaksanakan ketiga aspek keamanan yaitu privacy, autentification, dan integrity dengan baik dan perlu dipertahankan dalam menerapkan ketiga aspek keamanan tersebut bagi keamanan rekam medis elektronik. Dan sebaiknya rumah sakit membuat SPO terhadap keamanan Rekam medis Elektronik, dan lebih memperhatikan tentang keamanan dalam peminjaman akun.
PREDIKSI TREN KEMATIAN MENGGUNAKAN METODE LEAST SQUARE DI RUMAH SAKIT: PROYEKSI TAHUN 2025–2027 Indah, Fenita Purnama Sari; Kasumawati, Frida; Rahma, Selvia Aulia
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/erjermik.v4i2.1175

Abstract

Prediksi menggambarkan kondisi dimasa yang akan datang sejumlah kegiatan yang terjadi dalam setiap aspek kehidupan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Rumah Sakit Bhayangkara Lemdiklat Polri belum terdapat perhitungan prediksi statistik kematian dengan metode least square. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui trend dan prediksi statistik data kematian dengan metode least square di Rumah Sakit Bhayangkara Lemdiklat Polri Tahun 2025-2027. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan rekapitulasi rawat inap yaitu data jumlah pasien keluar meninggal tahun 2022-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil trend dan prediksi kematian angka GDR mengalami penurunan sebesar (-0,105), angka NDR mengalami penurunan sebesar (-0,25). Kesimpulan penelitian ini yaitu prediksi statistik kematian menggunakan metode least square pada tahun 2025-2027 menunjukkan kecenderungan penurunan setiap tahun. Sehingga kedepannya rumah sakit harus mampu mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan supaya nilai GDR dan NDR ditahun mendatang tetap stabil
ANALISIS KOMPETENSI PETUGAS REKAM MEDIS TERHADAP MUTU PELAYANAN REKAM MEDIS DI RSUD BERKAH PANDEGLANG Christin, Rumondang; Rusdiana, Ima; Rahmi, Junaida; Herawati, Aryana
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/erjermik.v4i2.1155

Abstract

This study aims to examine the competence of medical record officers in relation to the quality of medical record services at RSUD Berkah Pandeglang. Officer competence plays a vital role in ensuring the completeness, accuracy, security, confidentiality, and availability of medical records. This research used a descriptive qualitative method with data collection through interviews and observations. The findings showed that most officers did not have an educational background in medical records but had over 10 years of work experience. Performance evaluations are conducted regularly, and most activities follow existing procedures even though a written SOP is still under development. In terms of security, access to electronic medical records (EMR) is regulated through individual accounts and reinforced through regular staff awareness campaigns. Regarding confidentiality, access is limited to healthcare personnel directly involved in patient care. In terms of completeness and accuracy, medical records are generally filled within 24 hours, although some incompleteness still occurs due to staff discipline. For availability, while no formal SOP currently exists, services continue based on existing policies such as internal decrees (SK). Based on these findings, it is recommended that the hospital expedite the development of written SOPs and conduct regular training to improve the quality of medical record services.
TINJAUAN KESIAPAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PONDOK AREN BERDASARKAN ASPEK 5M Lestari, Santi; Fitriani, Dewi; Khoerunnisa, Salsabila
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2025): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/erjermik.v4i2.1149

Abstract

Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis Elektronik (RME), mendorong penerapan RME di pelayanan kesehatan. Penelitian adalah meninjau kesiapan penerapan Rekam Medis Elektronik di rawat inap RSUD Pondok Aren menggunakan pendekatan 5M (Man, Money, Material dan Mechine). Metode penelitian mengunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dengan cara wawancara dan lembar ceklis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Aspek Man dari sisi pendidikan sudah memadai namun kurang pelatihan terkait RME, aspek methode belum memadai karena belum tersedia SPO rekam medis elektronik di rawat inap, aspek Mechine belum sepenuhnya memadai karena komputer terbatas dan belum tersedia scanner, aspek money sudah memadai karena sudah di alokasikan dana pengadaan atau perawatan RME, aspek material belum sepenuhnya memadai karena beberapa unit belum sesuai tamplate yang ada di SIMRS. Kesimpulan: kesiapan implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Rumah Sakit Umum Daerah Pondok Aren menunjukkan dari aspek Man, petugas telah memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai, hanya belum pelatihan terkait penggunaan RME. Pada aspek methode, rumah sakit telah memiliki Surat Keputusan tentang RME, dan belum dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur (SPO) penggunaan RME di unit rawat inap. Dari aspek mechine, sudah terpenuhi seperti komputer, printer, dan UPS, namun belum tersedia scanner di seluruh unit. Pada aspek material, SIMRS yang digunakan (SIMGos) perlu pengembangan. Pada aspek Money, rumah sakit telah mengalokasikan dana untuk pengadaan dan pemeliharaan sistem RME.