cover
Contact Name
Rizal Furqan Ramadhan
Contact Email
admin@rizaniamedia.com
Phone
+6285257563813
Journal Mail Official
admin@rizaniamedia.com
Editorial Address
RT 10 RW 04 Desa Pucanganak Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek
Location
Kab. trenggalek,
Jawa timur
INDONESIA
Jurilma
ISSN : -     EISSN : 30469538     DOI : https://doi.crossref.org/10.69533
Core Subject : Economy,
JURILMA : Jurnal Ilmu Manajemen Indonesia (E-ISSN : 3046-9538) merupakan Jurnal nasional dengan akses terbuka yang menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang Manajemen. Ruang Lingkup Jurnal meliputi manajemen strategi, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen zakat dan wakaf, manajemen bisnis, manajemen sumber daya manusia dan bidang ilmu Manajemen lainnya. Jurnal JURILMA dikelola dan dipublikasikan oleh Rumah Jurnal RIZANIA MEDIA PRATAMA. Jurnal ini diterbitkan sebagai sarana dan wadah para dosen, ilmuan, peneliti maupun pakar bidang Ilmu Manajemen mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya untuk menunjang Tugas dan Program Tri Dharma Perguruan Tinggi secara Umum. Jurnal JURILMA terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 55 Documents
Penerjemahan Nilai dalam Green HRM: Etika Islam dan Kearifan Jawa pada UMKM Anang Haris Firmansyah; Siti Fatimah
Jurilma Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/jurilma.volume3number1.567

Abstract

Kajian manajemen sumber daya manusia  (MSDM) hijau masih didominasi organisasi formal dan belum banyak menjelaskan bagaimana nilai religius dan kearifan lokal diintegrasikan ke dalam pengelolaan tenaga kerja pada usaha mikro, kecil, dan menengah. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi etika Islam dan kearifan lokal Jawa dalam praktik MSDM hijau pada Mustika Raja Mas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi terhadap 14 informan. Data dianalisis secara tematik dengan membandingkan pengalaman pekerja tetap dan pekerja borongan berbasis rumah. Hasil penelitian menunjukkan etika Islam berfungsi sebagai orientasi moral melalui nilai amanah, tanggung jawab, kebersihan, dan tidak boros, sedangkan kearifan lokal Jawa menjadi infrastruktur sosial melalui gotong royong, rukun, tepa selira, musyawarah, dan kepercayaan. Integrasi kedua nilai berlangsung melalui keteladanan, pengarahan lisan, pembelajaran langsung, pembiasaan, pengawasan, koreksi, partisipasi, dan kontrol sosial. Kebaruan penelitian terletak pada temuan bahwa nilai lokal tidak secara langsung membentuk praktik hijau, tetapi dioperasionalkan melalui mekanisme pengelolaan tenaga kerja yang berbeda menurut status pekerja dan intensitas pengawasan. Temuan ini menegaskan perlunya UMKM memperkuat pedoman kerja, pembinaan keselamatan, pengawasan, dan evaluasi lingkungan sederhana tanpa menghilangkan kekuatan nilai lokal.
Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Muhammad Hidayatullah; Zainal Arifin; Yanuar Bachtiar
Jurilma Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/jurilma.volume3number1.578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi kerja, disiplin kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, baik secara parsial maupun simultan. Kinerja pegawai sangat penting untuk mendukung pelayanan publik yang efektif dan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sebagai pusat administrasi Kabupaten Tanah Laut, Kecamatan Pelaihari membutuhkan pegawai yang profesional, disiplin, termotivasi, dan terarah dengan baik, serta didukung oleh lingkungan kerja yang kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri dari 39 pegawai, yang semuanya dipilih sebagai responden melalui teknik sampling jenuh atau sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS yang mencakup uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, motivasi kerja, disiplin kerja, dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Model penelitian ini menjelaskan 75,4% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya sebesar 24,6% dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Kepemimpinan merupakan variabel yang paling dominan, diikuti oleh disiplin kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja. Oleh karena itu, kinerja pegawai dapat ditingkatkan dengan memperkuat kepemimpinan, meningkatkan motivasi, menegakkan disiplin kerja secara konsisten, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung.
Toxic Leadership terhadap Kinerja Pegawai Basarnas di Sumatera Barat: Peran Mediasi Motivasi dan Kepuasan Kerja Riza Fahlevi; Nikolas Fajar Wuryaningrat; Anita Maharani
Jurilma Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/jurilma.volume3number1.588

Abstract

Toxic leadership dapat memengaruhi kondisi psikologis pegawai dan berpotensi berdampak pada kinerja, terutama pada organisasi yang memiliki tuntutan kerja tinggi seperti Basarnas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh toxic leadership terhadap kinerja pegawai serta menguji peran motivasi kerja dan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang dan Mentawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data dari 141 pegawai yang dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares melalui SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic leadership tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai dengan koefisien jalur 0,046 dan nilai p 0,655. Namun, toxic leadership berpengaruh negatif terhadap motivasi kerja (β=-0,556; p<0,001) dan kepuasan kerja (β=-0,688; p<0,001). Motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai (β=0,524; p<0,001), sedangkan kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan (β=0,106; p=0,442). Pengaruh tidak langsung melalui motivasi kerja signifikan (β=-0,291; p=0,001), sedangkan melalui kepuasan kerja tidak signifikan (β=-0,073; p=0,450). Model menjelaskan 34,2% variasi kinerja pegawai. Temuan menunjukkan bahwa motivasi kerja merupakan mekanisme psikologis utama yang menghubungkan toxic leadership dengan kinerja dalam konteks organisasi pencarian dan pertolongan.
Pengaruh Nilai Tukar, Profitabilitas, dan Leverage terhadap Return Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Muhammad Qustur Fais; Isni Andriana; Taufik; Kemas Muhammad Husni Thamrin
Jurilma Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/jurilma.volume3number1.589

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Assets (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, yang  membuktikan bahwa peningkatan profitabilitas perusahaan dapat meningkatkan return yang diperoleh investor. Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham, sehingga tingkat leverage perusahaan belum menjadi faktor yang secara langsung memengaruhi perubahan return saham pada perusahaan sektor pertambangan. Sementara itu, Nilai Tukar berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, yang menunjukkan bahwa perubahan kondisi nilai tukar memiliki keterkaitan dengan pergerakan return saham perusahaan pertambangan. Secara simultan, ROA, DER, dan Nilai Tukar memberikan kontribusi dalam menjelaskan variasi return saham. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 15,26% menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan 15,26% variasi return saham, sedangkan 84,74% lainnya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan kondisi makroekonomi, khususnya nilai tukar, merupakan faktor yang perlu diperhatikan investor dalam menganalisis return saham perusahaan sektor pertambangan.
Pengaruh Brand Image dan Customer Experience terhadap Loyalitas Pelanggan pada Layanan Publik Air Bersih Ima Shiparohmah; Neneng Siti Maryam; Ranggi Radiyanti
Jurilma Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/jurilma.volume3number1.590

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif untuk mengetahui seberapa besar pengaruh baik secara parsial maupun simultan dari variabel Brand Image dan Customer Experience terhadap Loyalitas Pelanggan di PERUMDA Tirta Rangga Cabang Subang. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 10.410 sambungan langganan aktif, diambil sampel sebanyak 99 responden dengan menggunakan teknik Purposive Sampling berdasarkan perhitungan Rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan bantuan aplikasi Google Form. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda,  uji f, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics 30. Hasil penelitian membuktikan bahwa Brand Image dan Customer Experience secara simultan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai f hitung  sebesar  112,846  dan nilai signifikansi  < 0,001 dengan korelasi yang sangat kuat (R = 0,838). Sedangkan secara parsial, membuktikan bahwa Brand Image berpengaruh  positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan dengan nilai t  hitung  sebesar  2,956 dan nilai  signifikansi 0,004. Variabel Customer Experience juga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai t hitung sebesar 8,515  dan nilai signifikansi < 0,001 menjadi faktor  penentu  yang paling dominan  dengan koefisien regresi sebesar  0,347.   Nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,702 , menunjukkan bahwa Brand Image dan Customer Experience  secara simultan menjelaskan 70,2 % loyalitas pelanggan sedangkan sisanya 29,8 % dijelaskan oleh variabel lain  di luar model penelitian ini.