cover
Contact Name
Noni Putri
Contact Email
fatihjournal1@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
fatihjournal1@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan atau Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Fatih: Journal of Contemporary Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643821     DOI : -
The focus and scope of Fatih Journal of Contemporary Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 130 Documents
Strategi Dakwah KUA dalam Bimbingan Perkawinan Pra Nikah sebagai Upaya Pengurangan Angka Perceraian Anjani, Nimas; Hasanah, Ummatul; B, Tiara Hidayah; Hermanto, Edi
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wjkt8h11

Abstract

Tingginya angka perceraian di Indonesia menunjukkan masih lemahnya kesiapan pasangan dalam memasuki kehidupan perkawinan. Kondisi ini menegaskan pentingnya upaya preventif melalui bimbingan perkawinan pra nikah yang dilaksanakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah KUA dalam bimbingan perkawinan pra nikah serta relevansinya sebagai upaya pengurangan angka perceraian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, dengan sumber data berupa buku, artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen resmi Kementerian Agama yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif-analitis untuk memahami konsep, strategi, dan kontribusi bimbingan pra nikah dalam mencegah perceraian. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi dakwah KUA melalui pendekatan bil hikmah, mau‘izhah hasanah, dialog interaktif, serta integrasi nilai edukatif dan konseling keluarga berperan penting dalam membentuk kesiapan mental, emosional, dan spiritual calon pengantin. Bimbingan perkawinan pra nikah terbukti memiliki relevansi yang kuat sebagai instrumen preventif dalam menekan potensi konflik dan perceraian. Oleh karena itu, optimalisasi strategi dakwah KUA dalam bimbingan pra nikah perlu terus diperkuat guna mewujudkan keluarga sakinah dan meningkatkan ketahanan keluarga.
Kebijakan Pendidikan Islam dalam Konteks Multikulturalisme Indonesia Devi, Sri; Juliani, Juliani; Sari, Selpi Trianda; Ulfah, Zakiah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/tcmnd251

Abstract

Indonesia sebagai negara yang beragam membutuhkan pendidikan yang mampu menumbuhkan toleransi dan inklusivitas di tengah keragaman agama, budaya, dan etnis. Penelitian ini bertujuan mempelajari dan memahami kebijakan pendidikan Islam dalam konteks multikulturalisme Indonesia, khususnya sejauh mana kebijakan tersebut menerima nilai-nilai keberagaman, mendorong sikap toleran, dan membentuk siswa yang religius, moderat, dan inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kepustakaan, mengumpulkan dan menganalisis data dari artikel jurnal dan referensi terkait melalui teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam telah mulai diintegrasikan dengan nilai-nilai multikultural melalui kurikulum yang inklusif dan pendekatan pembelajaran dialogis, dengan lembaga seperti madrasah dan pesantren memiliki potensi besar sebagai agen moderasi beragama. Namun, implementasi masih menghadapi tantangan seperti dominasi pendekatan normatif, keterbatasan pemahaman pendidik tentang multikulturalisme, dan kurangnya dukungan kebijakan operasional. Kesimpulannya, kebijakan pendidikan Islam multikultural perlu diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, pendidik, dan masyarakat agar dapat melahirkan generasi yang religius dan mampu hidup rukun di tengah keberagaman.
Kebijakan Beasiswa Pendidikan Islam: Analisis Literatur Tri Umaya Sari; Juliani, Juliani; Amalia, Rina Puspita; Asiska, Viola; Syabila, Yohana
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/bgz14g83

Abstract

Kebijakan beasiswa pendidikan Islam merupakan salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan akses, pemerataan, dan mutu pendidikan Islam di Indonesia. Keberadaan beasiswa tidak hanya berfungsi sebagai bantuan finansial bagi peserta didik, tetapi juga sebagai bentuk komitmen negara dan lembaga pendidikan Islam dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul secara akademik dan berkarakter Islami. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai kebijakan beasiswa pendidikan Islam berdasarkan kajian literatur yang relevan, baik dari perspektif regulasi, implementasi, maupun dampaknya terhadap peserta didik dan lembaga pendidikan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dengan menelaah buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan beasiswa pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan beasiswa pendidikan Islam memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi pendidikan, mendorong keberlanjutan studi, serta memperkuat kualitas pendidikan Islam. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah tantangan, seperti ketimpangan distribusi beasiswa, keterbatasan anggaran, serta lemahnya sistem pengawasan dan evaluasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan yang lebih terintegrasi, transparan, dan berorientasi pada keadilan sosial agar beasiswa pendidikan Islam dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Kebijakan Integrasi Sains dan Islam dalam Kurikulum Pendidikan Nasional Riza, Sarah; Juliani, Juliani; Rahayu, Siti; Widya, Windy
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/tj7hrg52

Abstract

Integrasi sains dan Islam dalam Kurikulum Pendidikan Nasional bertujuan membentuk generasi Indonesia yang seimbang secara intelektual dan spiritual sesuai Pancasila dan ajaran Islam. Kajian pustaka ini menegaskan bahwa konsep integrasi berakar kuat pada ajaran teologis Al-Qur’an dan sejalan dengan ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003. Berbagai model integrasi telah dikembangkan, seperti pendekatan integratif, multidisipliner, berbasis fiqh, dan pemanfaatan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi ilmiah. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa pengembangan kurikulum transdisipliner, dikotomi sains dan agama, keterbatasan kapasitas pendidik, serta penyesuaian dengan budaya lokal. Keberhasilan integrasi memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan penguatan kebijakan serta pelatihan pendidik.
Kebijakan Akreditasi Madrasah untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Islam Kristiana, Kristiana; Juliani, Juliani; Azizah, Jihan Fira; Nur, Mudia Hawa; Rahmawati, Pitri
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/g0fqrp49

Abstract

Proses akreditasi merupakan langkah krusial dalam menjamin mutu pendidikan di madrasah, dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah atau Madrasah. Penilaian mencakup delapan standar nasional pendidikan: kualitas lulusan, kurikulum, proses pembelajaran, pemanfaatan sarana dan prasarana, tenaga pengajar, pembiayaan, dan manajemen sekolah. Tujuan utamanya adalah memastikan madrasah memenuhi standar optimal untuk kualitas pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan yang berbasis keagamaan. Madrasah yang memiliki akreditasi yang baik tidak menutup kemungkinan bahwa madrasah itu sudah cukup memenuhi standar akreditasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengkaji dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan publikasi resmi terkait dengan kebijakan akreditasi madrasah untuk peningkatan kualitas Islam yang dapat dijadikan rujukan oleh peneliti. Hasil dari penelitian bahwa Kebijakan akreditasi pada madrasah sangat berpengaruh untuk meningkatkan kualitas Islam. Oleh karena itu perlunya kerjasama Antara madrasah atau sekolah dengan pemerintah serta menteri pendidikan yang ada di Indonesia.
Kebijakan Kurikulum Pendidikan di Era Digital: Studi Literatur Juliani, Juliani; Siregar, Nazwa Azzahra; Jannah, Annisa Raudhatul; Nadia, Nadia; Ramadhan, Dian Dana
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/8f7bc618

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Kondisi ini menuntut kebijakan kurikulum yang adaptif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan kompetensi abad ke-21. Kebijakan kurikulum di era digital memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif kebijakan kurikulum pendidikan di era digital melalui studi literatur, dengan fokus pada arah kebijakan, strategi implementasi, tantangan, serta implikasinya terhadap pengembangan sistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui penelaahan artikel jurnal, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dan terbit dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, pengelompokan tema, dan sintesis kualitatif untuk mengidentifikasi pola dan isu utama terkait kebijakan kurikulum digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kurikulum di era digital berorientasi pada penguatan integrasi teknologi untuk meningkatkan efektivitas, fleksibilitas, dan kualitas pembelajaran. Keberhasilan implementasi kebijakan sangat dipengaruhi oleh manajemen kurikulum yang terencana, kesiapan sumber daya manusia, kompetensi digital pendidik, serta dukungan infrastruktur pendidikan. Namun demikian, tantangan seperti kesenjangan akses teknologi, rendahnya literasi digital, dan ketimpangan fasilitas pendidikan antarwilayah masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan kurikulum di era digital perlu dirancang secara holistik, inklusif, dan berkelanjutan agar mampu mendukung peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan di masa depan.
Kebijakan Pengembangan Inovasi Pendidikan Islam Nabila, Pingkan; Juliani, Juliani; Liza, Sutia Nur Aulia; Aldi, Muhammad; Intani, Nazwa
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/sfszpa81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan pemerintah dalam mendorong pengembangan inovasi pendidikan Islam serta strategi lembaga pendidikan dalam mengimplementasikannya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research), dengan pengumpulan dan analisis data dari buku, jurnal, artikel, dokumen kebijakan, serta laporan penelitian terdahulu. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk menggambarkan kerangka kebijakan, praktik inovasi, serta tantangan dan faktor pendukung implementasi inovasi pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah memiliki peranan strategis melalui regulasi, insentif, penguatan kapasitas guru, dan standar evaluasi yang mendorong inovasi. Lembaga pendidikan Islam menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi praktik melalui pengembangan kurikulum, metode pembelajaran aktif, pemanfaatan teknologi informasi, serta kolaborasi dengan institusi eksternal. Faktor pendukung keberhasilan inovasi meliputi kompetensi guru, kesiapan sumber daya, keterlibatan orang tua, serta jejaring pendidikan yang kuat. Sementara itu, tantangan yang muncul antara lain keterbatasan sarana, resistensi internal, dan kebutuhan pelatihan intensif. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kombinasi kebijakan pemerintah yang mendukung, strategi lembaga yang adaptif, dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci terciptanya inovasi pendidikan Islam yang efektif, relevan, dan mampu mencetak generasi muda yang kompeten, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan global.
Kebijakan Pendidikan Islam dalam Konteks Globalisasi Masrianto, Masrianto; Ginting, Andika Hagia; Lugito, Seno; Juliani, Juliani
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/y1sw8e47

Abstract

Globalisasi merupakan fenomena yang membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan Islam. Pendidikan Islam sebagai bagian dari sistem sosial tidak terlepas dari pengaruh arus global tersebut. Di satu sisi, globalisasi membuka peluang besar bagi pendidikan Islam untuk mengakses pengetahuan secara luas, mengadopsi metode pembelajaran modern, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif secara global. Namun di sisi lain, globalisasi juga menghadirkan tantangan serius berupa krisis identitas, erosi nilai-nilai keislaman, budaya konsumtif, serta masuknya nilai-nilai asing yang tidak sejalan dengan ajaran Islam. Pendidikan Islam dituntut untuk mampu memainkan perannya secara dinamis dan proaktif agar tetap relevan dalam arus globalisasi. Oleh karena itu, kebijakan pendidikan Islam harus dirumuskan secara strategis, adaptif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam agar mampu menjawab tantangan global sekaligus memanfaatkan peluang yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui kajian terhadap buku dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam yang integratif, berbasis nilai, dan responsif terhadap perubahan global memiliki potensi besar dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berdaya saing global.
Kebijakan Pendidikan Islam untuk Penguatan Karakter Peserta Didik Jannah, Nurul; Juliani, Juliani; Lubis, Nida Khafia; Nabilah, Nada; Arfinal, M.
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/1qhgeb34

Abstract

Kebijakan pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam penguatan karakter peserta didik di tengah tantangan globalisasi, digitalisasi, dan perubahan sosial yang kompleks. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai proses internalisasi nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial yang membentuk kepribadian peserta didik secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan Islam dalam penguatan karakter peserta didik berdasarkan kajian pustaka dari sepuluh jurnal nasional yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius, integritas, tanggung jawab, dan moderasi peserta didik melalui integrasi kurikulum, peran guru, budaya sekolah, serta sinergi dengan kebijakan nasional. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan karakter peserta didik melalui kebijakan pendidikan Islam memerlukan perencanaan yang sistematis, implementasi yang konsisten, dan dukungan seluruh ekosistem pendidikan agar mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.
Peran Konseling Individu dalam Menghadapi Permasalahan Trauma Bullying pada Remaja di Yayasan Panti Asuhan Kasih Abadi Damanik, Nia Syahfitri; Harahap, Elsi Sumita; Rangkuti, Rido Hardian; Mardiyah, Ainul
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/h8hgs444

Abstract

Bullying merupakan permasalahan serius yang dapat menimbulkan trauma psikologis pada remaja, khususnya bagi remaja yang tinggal di lingkungan panti asuhan. Trauma akibat bullying dapat berdampak pada kondisi emosional, kepercayaan diri, serta kemampuan penyesuaian sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konseling individu dalam membantu remaja menghadapi trauma bullying di Yayasan Panti Asuhan Kasih Abadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling individu berperan penting dalam membantu pemulihan emosional remaja, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan strategi coping yang adaptif. Konseling individu juga membantu remaja dalam membangun kembali hubungan sosial yang sehat. Dengan demikian, konseling individu dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk intervensi yang efektif dalam menangani trauma bullying pada remaja di lingkungan panti asuhan.

Page 12 of 13 | Total Record : 130