cover
Contact Name
Noni Putri
Contact Email
fatihjournal1@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
fatihjournal1@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan atau Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Fatih: Journal of Contemporary Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643821     DOI : -
The focus and scope of Fatih Journal of Contemporary Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 130 Documents
Islam dan Kehidupan Bernegara: Analisis Politik dan Sosial Fadhlan
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mk6r1f51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Islam dalam kehidupan bernegara dari perspektif politik dan sosial, dengan pendekatan sosiologis dan metode studi pustaka. Islam sebagai sistem nilai tidak hanya berfungsi dalam ranah spiritual, tetapi juga memainkan peran penting dalam membentuk struktur politik dan sosial masyarakat Indonesia. Dalam dimensi politik, Islam hadir melalui partai politik, organisasi keagamaan, dan wacana publik yang memengaruhi arah kebijakan dan partisipasi demokratis. Sementara itu, dalam dimensi sosial, Islam membentuk solidaritas, identitas kolektif, serta mekanisme keadilan sosial melalui institusi dan praktik keagamaan. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun nilai-nilai Islam memiliki potensi besar dalam mendukung kehidupan bernegara yang adil dan berkeadaban, terdapat ketegangan antara idealisme keislaman dan realitas sosial-politik yang kompleks, seperti pluralisme, sekularisasi, dan politik identitas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang moderat dan inklusif agar Islam dapat berkontribusi secara konstruktif dalam pembangunan masyarakat demokratis yang menjunjung tinggi nilai spiritual dan kemanusiaan.
Kajian Yuridis dan Metodologis Terhadap Penerapan Istinbat Hukum dalam Fatwa MUI Nikola, Amanda
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/t1d13h49

Abstract

Fatwa memiliki kedudukan penting dalam hukum Islam karena berfungsi sebagai respons normatif terhadap permasalahan kontemporer yang belum diatur secara eksplisit dalam sumber-sumber hukum utama, yaitu Al-Qur’an dan hadis. Dalam konteks Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) berperan sebagai lembaga otoritatif yang menetapkan fatwa dengan berlandaskan pada metode istinbat hukum yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis, ijmak, dan qiyas, serta mempertimbangkan dalil-dalil lain seperti istihsan, istishab, dan maslahah mursalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dasar-dasar yuridis dan metodologis yang digunakan MUI dalam menetapkan fatwa serta relevansinya dalam sistem hukum nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif, yaitu mengkaji data sekunder berupa literatur, dokumen hukum, serta fatwa-fatwa MUI terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode istinbat hukum yang diterapkan oleh MUI bersifat moderat dan akomodatif terhadap kemaslahatan umat, serta mampu menjembatani antara prinsip syariat dan kebutuhan hukum nasional. Secara yuridis, fatwa MUI memiliki kedudukan yang setara dengan doktrin hukum, yakni tidak bersifat mengikat, namun memiliki otoritas moral dan akademik yang kuat dalam memberikan arah bagi pembentukan hukum positif di Indonesia. Dengan demikian, penerapan istinbat hukum dalam fatwa MUI mencerminkan sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan sistem hukum nasional yang adaptif terhadap dinamika masyarakat modern.
Membuka Jendela Pemahaman tentang Agama dan Kehidupan Ramadhan, Darma
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/nmjyva47

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran agama dalam kehidupan sosial dan identitas individu di Indonesia, khususnya dalam konteks multikultural dan tantangan kontemporer. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis literatur yang relevan mengenai integrasi agama dalam aspek kehidupan seperti pendidikan, kesehatan mental, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama tidak hanya berfungsi sebagai sistem kepercayaan, tetapi juga sebagai institusi sosial yang membentuk norma, nilai, dan perilaku. Agama berperan penting dalam pembentukan identitas individu dan kelompok, serta dapat menjadi sumber solidaritas dan makna. Namun, identitas agama juga berinteraksi dengan faktor sosial lainnya, seperti etnisitas dan kelas, yang dapat memicu konflik. Dalam era globalisasi, praktik keagamaan mengalami perubahan yang menciptakan tantangan baru bagi komunitas, sekaligus membuka peluang untuk dialog antaragama. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan agama dan kehidupan sosial untuk merumuskan kebijakan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang beragam.
Mahar dalam Akad Nikah Menurut Perspektif Fikih Syafi’iyyah Utama, Bagus Wahyuda; Firmansyah, Heri
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/gy0cb534

Abstract

Mahar (ṣadāq) merupakan salah satu konsekuensi hukum yang melekat pada akad nikah dalam Islam dan berfungsi sebagai hak ekonomi istri yang wajib dipenuhi oleh suami. Dalam fikih mazhab Syafi‘i, mahar memiliki kedudukan strategis meskipun tidak termasuk rukun nikah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep mahar dalam akad nikah menurut perspektif fikih Syafi‘iyyah dengan menelaah landasan normatif, kedudukan hukum, bentuk dan kadar mahar, serta implikasi hukumnya terhadap relasi suami istri. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan normatif-doktrinal. Sumber data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, serta kitab-kitab fikih mazhab Syafi‘i yang mu‘tabar, didukung oleh literatur hukum Islam berbahasa Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahar dalam fikih Syafi‘iyyah dipahami sebagai hak absolut istri yang lahir secara otomatis akibat akad nikah atau hubungan suami istri yang sah. Fleksibilitas penentuan mahar, pengaturan mahar mitsil, serta perlindungan hak istri dalam pelaksanaannya mencerminkan orientasi keadilan dan perlindungan perempuan dalam hukum keluarga Islam. Konsep mahar dalam mazhab Syafi‘i juga memiliki relevansi yang kuat dengan sistem hukum perkawinan Islam di Indonesia.
Taḥlīl al-mushkilāt al-tarbawiyyah wa-al-idāriyyah fī ta‘līm al-lughah al-‘Arabiyyah ‘an bu‘d Frandika, Sutrisno; Ferdian, Fadhil
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/5zp65h31

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini membahas masalah dalam pengajaran bahasa Arab jarak jauh melalui siaran radio di Radio Ar-Risalah Medan. Program ini dibuat untuk membantu masyarakat belajar bahasa Arab tanpa batasan ruang dan waktu. Namun pelaksanaannya menghadapi banyak kendala. Masalah utama muncul karena metode belajar tradisional seperti Talaqqi dan Grammar-Translation dipindahkan ke media radio yang hanya mengandalkan suara dan bersifat satu arah. Hal ini menimbulkan ketidaksesuaian antara metode dan media sehingga proses belajar menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan cara kerja program, menemukan hambatan yang benar terjadi di lapangan, dan memberikan saran perbaikan. Penelitian dilakukan di Deli Serdang dari Juli 2021 hingga Mei 2022. Subjek penelitian meliputi pengajar utama, manajemen radio, dan para pendengar yang menjadi peserta. Ada sekitar 30 sampai 38 peserta terdaftar, tetapi hanya peserta aktif yang diwawancara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 7 sampai 12 peserta yang aktif tiap sesi, sementara sebagian besar lainnya menjadi pendengar pasif. Masalah seperti kesalahan pengucapan huruf Arab dan tata bahasa sulit diperbaiki karena tidak ada visualisasi. Hambatan teknis dan rasa gugup peserta saat berbicara di radio juga memperburuk situasi. Penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran kurang efektif karena metode tatap muka diterapkan di radio tanpa penyesuaian. Solusi yang disarankan adalah mengembangkan model pembelajaran hibrida yang menggabungkan radio dengan media sosial serta menambah latihan bersama agar pembelajaran lebih inklusif dan berkualitas.
Prinsip Keabsahan Akad Nikah dalam Fikih Mazhab Syafi’i: Kajian atas Sighat, Mahar, dan Objek Akad Wahyuda, Agung Taufik; Adly, Muhammad Amar
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/ryvkw050

Abstract

Akad nikah dalam fikih Mazhab Syafi‘i memiliki kedudukan yang sangat fundamental karena berimplikasi langsung pada kehalalan hubungan suami istri, penetapan nasab, serta lahirnya hak dan kewajiban hukum. Oleh karena itu, Mazhab Syafi‘i menetapkan standar keabsahan akad nikah secara ketat demi menjaga kepastian hukum dan tujuan syariat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji prinsip keabsahan akad nikah dalam fikih Mazhab Syafi‘i dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu sighat akad, mahar, dan objek akad. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan peraturan perundang-undangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam Mazhab Syafi‘i sighat akad harus bersifat pasti dan tidak boleh digantungkan (ta‘liq), mahar bukan merupakan rukun maupun syarat sah akad nikah, serta objek akad harus ditentukan secara jelas dan terbebas dari halangan syar‘i, termasuk hubungan mahram karena nasab dan susuan. Prinsip-prinsip tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan hukum keluarga Islam di Indonesia, khususnya sebagaimana tercermin dalam Kompilasi Hukum Islam. Kajian ini menegaskan bahwa fikih Mazhab Syafi‘i tetap memiliki signifikansi normatif dalam pengembangan hukum perkawinan Islam kontemporer.
Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Tradisi Pesantren Syahfitri, Nur Indah; Salsabila, Annisa; Alfariza, Alfariza; Iqbal, Muhammad
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/b5dsp822

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional yang berperan penting dalam pembentukan karakter, akhlak, dan spiritual santri. Tradisi pesantren tidak sekadar menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi sarana internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter yang berakar pada ajaran Islam dan budaya kepesantrenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam tradisi pesantren serta relevansinya dalam pembinaan karakter generasi masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, melalui analisis buku, artikel ilmiah, dokumen resmi pesantren, dan literatur penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di pesantren meliputi internalisasi nilai keimanan dan ketakwaan melalui ibadah rutin, pengajian, tadarus, dan keteladanan kyai; nilai disiplin dan tanggung jawab melalui jadwal harian, amanah, dan pengelolaan kegiatan pesantren; nilai kerjasama dan kepedulian sosial melalui kerja bakti, pendampingan adik kelas, dan kegiatan sosial, serta nilai kejujuran, integritas, dan kemandirian melalui pembiasaan berkata jujur, konsistensi tindakan, dan pengelolaan diri. Pembentukan karakter ini didukung oleh praktik sehari-hari, interaksi sosial, pengalaman moral, serta refleksi nilai, yang sesuai dengan teori pendidikan karakter Lickona, perkembangan moral Kohlberg, pembelajaran sosial Bandura, Character Education Berkowitz & Bier, dan Value Clarification. Dengan demikian, tradisi pesantren membentuk santri yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga matang secara spiritual, emosional, dan sosial, memiliki integritas moral, serta siap menghadapi tantangan kehidupan modern. Penelitian ini memberikan pemahaman empiris mengenai efektivitas tradisi pesantren dalam membentuk karakter unggul yang holistik dan relevan bagi generasi muda.
Pengaruh Gaya Mengajar Guru PAI Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas XII MAS Al-Ishlahiyah Binjai Tahun Ajaran 2025/2026 Akbar, Muhammad Dirja; Aulia, Zahra; Khairina, Safira Zikra; Hafizh, Muhammad Sulthan; Adila, Nur Fadiah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/j8yhab69

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya mengajar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap minat belajar siswa kelas XII di MAS Al-Ishlahiyah Binjai tahun ajaran 2025/2026. Penurunan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI terlihat dari rendahnya motivasi, kurangnya perhatian, dan minimnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi ini diduga berkaitan dengan gaya mengajar guru yang masih didominasi metode ceramah satu arah dan kurang variasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian berjumlah 116 siswa kelas XII, dengan sampel sebanyak 45 siswa yang dipilih melalui teknik sampling tertentu. Instrumen utama berupa angket skala Likert untuk mengukur variabel gaya mengajar dan minat belajar, didukung oleh observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS melalui uji koefisien determinasi, uji F, dan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya mengajar guru PAI berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa. Nilai koefisien regresi sebesar 0,682 dan R² sebesar 0,432 menunjukkan bahwa 43,2% variasi minat belajar dipengaruhi oleh gaya mengajar guru, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya gaya mengajar yang variatif, interaktif, dan komunikatif dalam meningkatkan minat belajar siswa.
Pengaruh Pembiasaan Sholat Dhuha Terhadap Kedisiplinan Siswa di MTs Al-Ishlahiyah Binjai Padilah, Siti; Arika, Weni; Hutasuhut, Nazwa; Ramadhani, Tiara
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/03tmtw90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembiasaan melaksanakan sholat Dhuha terhadap disiplin siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk memperoleh bukti yang dapat diukur mengenai hubungan antara praktik spiritual secara rutin dan hasil perilaku. Partisipan terdiri dari 30 siswa di salah satu sekolah menengah pertama yang terpilih, yang mengisi kuesioner terstruktur yang dirancang untuk menilai frekuensi pelaksanaan sholat Dhuha dan tingkat disiplin mereka dalam aktivitas sehari-hari. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik umum sampel, serta statistik inferensial untuk menguji signifikansi hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang rutin melaksanakan sholat Dhuha memiliki tingkat disiplin yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang jarang atau tidak melaksanakan sholat tersebut. Analisis data menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara kebiasaan melaksanakan sholat Dhuha dengan berbagai aspek disiplin, seperti ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan sekolah, penyelesaian tugas, dan tanggung jawab pribadi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi kebiasaan spiritual dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya meningkatkan kesalehan, tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan perilaku positif yang penting bagi perkembangan akademik dan pribadi siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya memasukkan pendidikan spiritual dan praktik rutin ke dalam kehidupan sehari-hari siswa sebagai sarana untuk menumbuhkan disiplin. Hasil ini memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan yang ingin memperkuat program pendidikan karakter, menunjukkan bahwa kebiasaan spiritual seperti sholat Dhuha.
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan dalam Menumbuhkan Nilai-nilai Akhlak pada Siswa MTs Az-Zahroh Ramadhan, Taufiq Ikhsan; Kharisma, Nailah; Nurhasanah, Siti; Nasywa, Salsabila Khalishatun; Hidayat, Rivaldi
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/z8p8dh91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dalam menumbuhkan nilai-nilai akhlak pada siswa MTs Az Zahroh Sendang Rejo. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena menurunnya moralitas remaja serta kebutuhan akan pembinaan akhlak melalui kegiatan nonformal berbasis keagamaan di lingkungan sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, seperti tilawah, tahsin, salat berjamaah, pengajian, dan pesantren kilat, diyakini mampu memberikan pengalaman religius yang berkelanjutan dan membantu siswa membangun karakter yang lebih baik melalui pembiasaan positif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket skala Likert serta observasi terstruktur. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa kelas IX yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS untuk melihat hubungan antara variabel kegiatan ekstrakurikuler keagamaan (X) dan nilai-nilai akhlak siswa (Y).

Page 10 of 13 | Total Record : 130