cover
Contact Name
Noni Putri
Contact Email
fatihjournal1@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
fatihjournal1@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan atau Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Fatih: Journal of Contemporary Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643821     DOI : -
The focus and scope of Fatih Journal of Contemporary Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Kaidah Al-Massaqah Tajlibut Taysir: Pengertian, Dalil, Asal Kaidah, Contoh dalam Hukum Keluarga Islam dan Pengecualian Kaidah Zainul Aziz Nasution; Muhammad Amar Adly; Heri Firmansyah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/sck3yc81

Abstract

Suatu hukum terkadang tidak ditemukan di dalam Al-QUR’AN dan Hadits, penafsiran dan pemikiran dengan ijtihad sering kali digunakan untuk menggali suatu hukum. Pemikiran dengan ijtihad harus dikondisikan dengan perubahan zaman dan tuntutan masyarakat. Hal ini harus sesuai dengan maqasid syari’ah, yaitu menjaga tujuan syari’at untuk mengatasi masalah hukum yang diperlukan individu (mukallaf). Syariah telah menjamin kesejahteraan setiap orang sesuai dengan kemampuan masing-masing. Islam adalah agama yang mudah dan menekankan pentingnya kemudahan dalam mengatasi masalah hukum. Menurut kaedah المشقة تجلب التيسر yang berarti kepayahan itu mendatangkan kemudahan, kaedah ini sangat memudahkan untuk menangani kesusahan dalam ibadah dan bertransaksi. Metode yang digunakan adalah metode normatif deskritif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data sekunder dan bahan pustaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengertian kaidah Al-Massaqah Tajlibut Taysir, dalil dan asal kaidah, contoh kaidah dalam hukum keluarga dan pengecualian kaidah. Hasil penelitian ini adalah Al-Massaqah Tajlibut Taysir adalah untuk meringankan kesulitan dalam penerapan hukum keluarga Islam sehingga orang dapat memenuhi kewajiban mereka tanpa mengalami kesulitan yang semestinya.
Teknik Penggunaan AI dalam Pembelajaran Bella Dinata; Dewi Wulandari; Mardalia; Nanda Saputra; Puja Juwita Kesuma; Rika Putri Hasibuan; Rindyani; Mhd. Subhan
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/7n38s884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teknik penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembelajaran serta manfaat dan tantangan yang ditimbulkannya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi literatur, penelitian ini menelaah beragam artikel ilmiah dan dokumen yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa AI memberikan dampak signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan efisien. Teknik penggunaan AI yang umum diimplementasikan mencakup pembelajaran adaptif, analisis data belajar, automatisasi tugas administratif, chatbot edukatif, serta simulasi dan gamifikasi. Manfaat AI mencakup peningkatan efisiensi pembelajaran, personalisasi materi, serta kemudahan evaluasi dan analisis perkembangan siswa. Namun demikian, penerapan AI juga menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan pendidik, hingga kekhawatiran terhadap ketergantungan siswa pada teknologi. Oleh karena itu, peran guru tetap sangat penting dalam memastikan penggunaan AI tetap selaras dengan nilai-nilai pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.
Transformasi Hukum Wasiat Wajibah ke dalam Sistem Hukum Nasional Zainul Aziz Nasution; Faisar Ananda Arfa; Ibnu Radwan Siddik Turnip
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/4v4m0977

Abstract

Wasiat wajibah merupakan suatu bentuk wasiat yang ditetapkan secara hukum kepada ahli waris tertentu yang secara syariat tidak mendapatkan bagian warisan, atau mendapatkan bagian yang tidak mencukupi. Konsep ini awalnya berkembang dalam fikih Islam sebagai solusi keadilan sosial, terutama bagi cucu dari anak yang telah meninggal dunia sebelum pewaris meninggal. Transformasi konsep ini ke dalam sistem hukum nasional Indonesia merupakan wujud respons sistem hukum terhadap tuntutan keadilan substantif dalam konteks kekeluargaan dan kewarisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana konsep wasiat wajibah dalam hukum Islam, dan penerapan wasiat wajibah dalam hukum positif Indonesia khususnya dalam kompilasi hukum Islam, serta mentransformasikan wasiat wajibah ke dalam hukum nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, dengan analisis berdasarkan data primer yaitu Kompilasi Hukum Islam (KHI), khususnya Pasal 171–214 yang mengatur hukum waris Islam dan Pasal 209 terkait wasiat wajibah. Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, sebagai payung hukum keluarga dalam sistem hukum nasional. Hasil penelitian menunjukkan wasiat wajibah adalah bentuk inovasi yang dilandasi semangat keadilan dan perlindungan terhadap kerabat yang rentan tertutup hak warisnya. Pada pasal 209 KHI  menjelaskaan bahwa antara anak angkat dengan orang tua angkatnya tidak ada hubungan kewarisan, akan tetapi ada terobosan hukum yang mengatur hubungan antara anak angkat dan orang tua angkat yakni wasiat wajibah. Dan tranformasi hukum wasiat wajibah ke dalam sistem hukum nasional dilakukan melalui legislasi, praktik peradilan, serta didukung oleh budaya hukum yang lebih responsif terhadap keadilan sosial dan realitas keluarga muslim kontemporer.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis STEAM Terhadap Kemampuan Matematika Awal Anak Usia Dini 5-6 Tahun di TK Aisyiyah Busthanul Athfal 18 Medan Area Nur Aisyah; Salim; Ahmad Syukri Sitorus
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/tajsmt42

Abstract

STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) terhadap kemampuan matematika awal anak usia 5–6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 18 Medan Area. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan kemampuan matematika sejak usia dini sebagai dasar berpikir logis, kritis, dan sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran berbasis STEAM dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan matematika awal anak berupa lembar observasi dan tes unjuk kerja. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan matematika awal anak yang mengikuti pembelajaran berbasis STEAM dibandingkan dengan anak yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, pembelajaran berbasis STEAM berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan matematika awal anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pendekatan STEAM sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif di pendidikan anak usia dini.
Pembagian Harta Warisan Sebelum Orang Tua Meninggal: Studi Kasus Masyarakat Muslim Kecamatan Medan Tembung Heriandi; Zainul Aziz Nasution
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/7njgzk56

Abstract

Penelitian ini membahas praktik pembagian harta warisan sebelum orang tua meninggal di masyarakat Muslim Kecamatan Medan Tembung. Fenomena ini mencerminkan dinamika antara hukum Islam, hukum adat, dan praktik sosial dalam pembagian warisan. Dalam hukum Islam, warisan hanya dapat dibagikan setelah pewaris meninggal, namun di Medan Tembung, pembagian sering dilakukan lebih awal untuk menghindari konflik antar ahli waris. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengan metode empiris melalui fenomena yang terjadi di lapangan. Hasil studi menunjukkan bahwa masyarakat menggunakan tiga sistem pembagian, yaitu sistem individual, matrilineal, dan parental/bilateral. Pembagian harta dilakukan melalui hibah atau wasiat yang dituangkan dalam surat pemberian, sering kali disahkan oleh tokoh masyarakat atau notaris. Faktor budaya, pendidikan, dan pemahaman terhadap hukum memengaruhi variasi sistem yang digunakan. Sebagian besar masyarakat masih membedakan hak waris antara anak laki-laki dan perempuan, dengan laki-laki mendapatkan porsi lebih besar. Tokoh masyarakat berperan penting dalam mediasi jika terjadi perselisihan, dan jika tidak tercapai mufakat, penyelesaian dilakukan melalui jalur hukum. Temuan ini menyoroti pentingnya edukasi hukum kepada masyarakat serta perlunya sinergi antara hukum agama, adat, dan negara untuk menciptakan keadilan dalam pembagian warisan.
Analisis Teknologi Pembelajaran dalam Pendidikan Sekolah Dasar Nasrun; Ikhsan Nuddin; Rindyani; Mhd. Subhan
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/7g7yvz57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang analisis teknologi pembelajaran serta tantangan yang akan dihadapi dalam mengimplementasikannya. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah library research atau study literatur dan pengumpulan data dengan mengkaji dan menganalisis berbagai sumber informasi yang relevan yang terkait dengan analisis teknologi pembelajaran teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur. Penelitian ini disusun berdasarkan atas gagasan penulis yang didukung dengan objek data sekunder. Hasil penelitian dari artikel ini Dalam pendidikan, pembelajaran menggunakan teknologi yang dilakukan oleh guru sangat membantu proses pembelajaran. Khususnya untuk siswa siswi sekolah dasar yang karakteristiknya masih pada tahap perkembangan awal, maka dari itu guru perlu menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran agar siswa lebih tertarik dalam mengikuti pembelajaran. Guru juga perlu memahami tentang teknologi di era sekarang agar guru-guru di Indonesia tidak ketinggalan zaman. Dari hasil penelitian kedapatan bahwa guru-guru di SDN Karang Tengah 11 sudah menggunakan teknologi dalam pembelajaran, seperti menampilkan gambar, film, dan yang lainnya dengan menggunakan proyektor.
Implementasi Nilai-nilai Islam Melalui Wirid Jumat Berkah di Desa Bulu Duri Nurhayani, Nurhayani; Hajarini, Fitri Adisti; Thahir, Fatiha Arrahmi; Rahmadayanti, Putri; Nst, Khairatun Nisah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/rcv1am11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Islam melalui kegiatan Wirid Jumat Berkah di Desa Bulu Duri serta menganalisis dampaknya terhadap kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket kepada jamaah, tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wirid Jumat Berkah berperan penting sebagai sarana internalisasi nilai-nilai Islam seperti keikhlasan, kesabaran, kepedulian sosial, gotong-royong, dan ukhuwah Islamiyah. Kegiatan yang meliputi pembacaan wirid, tausyah, dan pembagian sedekah ini tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga meningkatkan solidaritas sosial antarwarga. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya karakter religius, kedisiplinan beribadah, serta kepedulian terhadap sesama. Faktor pendukung utama meliputi komitmen tokoh agama dan konsistensi pelaksanaan, sedangkan hambatannya adalah kurangnya partisipasi generasi muda dan keterbatasan dana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Wirid Jumat Berkah merupakan bentuk pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membangun masyarakat pedesaan yang religius, berakhlak mulia, dan harmonis.
Sinergi Tata Kelola Pendidikan Dasar di Era Desentralisasi: Model Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Satuan Pendidikan untuk Peningkatan Mutu Berkelanjutan Rambe, Alfin Muttaqin; Ritonga, Ali Harun; Constantia, Ema Chetrine; Sumitro, Sumitro
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/tnn5ts54

Abstract

Era desentralisasi memberikan kewenangan yang lebih luas kepada pemerintah daerah dalam mengelola pendidikan dasar. Namun, peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dicapai hanya melalui kebijakan tunggal, melainkan memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan. Penelitian ini mengkaji model kolaboratif dalam tata kelola pendidikan yang berorientasi pada mutu berkelanjutan, melalui koordinasi kelembagaan, perencanaan berbasis data, serta pelibatan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa sinergi efektif dapat terwujud ketika pemerintah daerah memberikan dukungan regulasi, pembiayaan, dan pengembangan profesional pendidik, sementara satuan pendidikan mengoptimalkan manajemen berbasis sekolah serta inovasi pembelajaran. Model kolaborasi ini terbukti meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan pendidikan dasar di tingkat lokal.
Strategi Manajemen Perubahan Holistik dalam Membentuk Adaptabilitas Karyawan Berbasis Learning Agility di Era Transformasi Digital Sari, Rida Kurnia; Salam, Boy Gusman Aidil; Samosir, Mayer Alfian; Daulay, Armainuddin; Sumitro, Sumitro
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/4m7n1b04

Abstract

Transformasi digital menuntut organisasi untuk memiliki sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan mampu belajar secara cepat. Dalam konteks tersebut, manajemen perubahan tidak lagi cukup dilakukan secara struktural saja, tetapi memerlukan pendekatan holistik yang menyelaraskan aspek budaya, kepemimpinan, kompetensi, dan sistem kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen perubahan holistik dalam membentuk adaptabilitas karyawan berbasis learning agility pada era transformasi digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis tematik terhadap penelitian nasional dan internasional terkait implementasi learning agility, pengembangan SDM berbasis digital, serta perubahan organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi: (1) kepemimpinan transformasional yang mendorong budaya inovasi, keberanian mengambil risiko, dan keterbukaan terhadap perubahan; (2) lingkungan kerja yang mendukung continuous learning melalui pelatihan digital, kolaborasi tim, dan manajemen pengetahuan; (3) sistem evaluasi kinerja yang menilai kemampuan adaptasi, kreativitas, serta kecepatan belajar; dan (4) penggunaan teknologi untuk otomasi, data-driven decision making, dan peningkatan produktivitas. Selain itu, learning agility terbukti menjadi faktor kunci dalam mempercepat penyesuaian karyawan terhadap teknologi baru, pola kerja digital, serta perubahan struktur organisasi. Dengan demikian, manajemen perubahan holistik berbasis learning agility mampu meningkatkan daya saing organisasi, memperkuat kapasitas SDM, dan memastikan keberlanjutan transformasi digital.
Evaluasi Kritis Terhadap Fenomena Pengamalan Agama di Masyarakat Urban Faksi, Aruum Syamsurya
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/x24b7908

Abstract

Pertumbuhan perkotaan yang pesat telah membawa perubahan signifikan terhadap praktik sosial, ekonomi, dan keagamaan masyarakat kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara kritis fenomena pengamalan agama di komunitas perkotaan di Indonesia, termasuk perubahan ritual, dinamika koeksistensi sosial, identitas politik, dan pemanfaatan ruang publik. Penelitian ini menggunakan metode berbasis kepustakaan, dengan menganalisis literatur dari buku, jurnal, laporan kebijakan, dan publikasi akademik yang terkait dengan agama, sosiologi perkotaan, dan pluralisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik keagamaan di perkotaan mengalami transformasi menjadi lebih individualistis, fleksibel, dan digital, namun masih menghadapi tantangan seperti polarisasi sosial dan terbentuknya enclave keagamaan. Ruang publik berperan penting sebagai wadah ekspresi keagamaan dan dialog lintas iman, meskipun keterbatasan dalam perencanaan ruang dan kebijakan publik masih menjadi hambatan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai spiritual dalam kebijakan tata ruang, pemberdayaan lembaga keagamaan sebagai mitra pembangunan sosial, promosi pendidikan multikultural, serta penguatan kolaborasi lintas iman sebagai strategi untuk memperkuat kohesi sosial. Temuan ini menekankan bahwa agama, jika dikelola secara inklusif, dapat berfungsi sebagai fondasi moral dan perekat sosial, mendukung pembangunan kota yang adil, harmonis, dan pluralistik.