cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
mesadajournal@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
mesadajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan/Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Mesada: Journal of Innovative Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643864     DOI : -
The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on: Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): July-December" : 106 Documents clear
Akhlak Independent Woman dalam Al-Qur’an Surah An-Naml Ayat 23: Perspektif Ulama-ulama Perempuan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Annis Rizqina; Safria Andy; Fadhilah Is
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/vwqa8e23

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya fenomena perempuan mandiri (independent woman) dalam masyarakat modern yang aktif dalam pendidikan, ekonomi, dan kepemimpinan, namun masih menghadapi stereotip gender yang membatasi peran mereka. Dalam konteks keislaman, konsep kemandirian perempuan seringkali dipertentangkan dengan nilai-nilai syariah secara sempit, sehingga diperlukan telaah yang komprehensif terhadap sumber-sumber otoritatif seperti Al-Qur’an. Surah An-Naml ayat 23 yang memuat kisah Ratu Balqis menjadi titik masuk penting untuk menggali bagaimana Al-Qur’an dan tafsir klasik maupun lokal memotret akhlak perempuan mandiri. Penelitian ini juga mengkaji respons ulama-ulama perempuan di Kabupaten Aceh Tamiang terhadap fenomena ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tematik terhadap Surah An-Naml ayat 23. Data utama diperoleh melalui kajian teks tafsir, khususnya Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, serta diperkuat dengan penelusuran terhadap Tafsir Ibnu Katsir dan Al-Maraghi. Sementara data lapangan dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan ulama perempuan Aceh Tamiang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak perempuan mandiri dalam Al-Qur’an mencerminkan keseimbangan antara nilai spiritual, sosial, dan intelektual. Pandangan ulama perempuan Aceh Tamiang menguatkan bahwa kemandirian bukanlah bentuk pembangkangan terhadap syariat, melainkan ekspresi tanggung jawab dan kontribusi perempuan dalam masyarakat. Nilai-nilai ini memiliki implikasi besar dalam penguatan peran perempuan Muslim di era modern berbasis tafsir dan pengalaman lokal.
Peran Guru dalam Memfasilitasi Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an Berbasis Teknologi di TPQ Rabbani Arif Akbar; Juliani; Faiz Zahfa; Ahmad Fauzi; Iqbal Nur Afazi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/m3dasy54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam memfasilitasi pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) berbasis teknologi di TPQ Rabbani. Transformasi pembelajaran ke arah digital menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan media dan teknologi guna meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan utama adalah para guru TPQ Rabbani yang aktif menggunakan media digital dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memerankan beberapa fungsi penting, yakni sebagai fasilitator teknologi, desainer pembelajaran digital, serta motivator santri dalam penggunaan media Qur’an berbasis aplikasi. Guru memanfaatkan berbagai media seperti aplikasi Qur’an digital, video interaktif, dan platform komunikasi (WhatsApp) untuk menyampaikan materi secara fleksibel. Selain itu, guru juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia melalui pendekatan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual. Dengan memadukan teknologi pendidikan dan metode tradisional, guru mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, partisipatif, dan sesuai dengan karakteristik santri di era digital. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan sarana teknologi dan variasi tingkat literasi digital guru. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari lembaga pendidikan maupun orang tua untuk menyediakan infrastruktur yang memadai. Kesimpulannya, peran guru sangat strategis dalam menjembatani nilai-nilai tradisi Islam dengan pendekatan teknologi modern. Integrasi ini memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an serta meningkatkan partisipasi santri. Implikasi dari penelitian ini mendorong perlunya pelatihan literasi digital bagi guru TPQ sebagai upaya transformasi pendidikan Islam berbasis teknologi.
Peran Stakeholder dalam Pengelolaan Sarana Prasarana untuk Efektivitas Pembelajaran Arya Cakrabuwana; Muhammad Rozif; Isnatul Mukarromah; Nelly Ainun Muna; Vira Bela Octavia; Nur Rohman
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/q64zrq30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran stakeholder dalam pengelolaan sarana dan prasarana sekolah melalui pendekatan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Sarana dan prasarana merupakan komponen penting dalam menunjang proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas. Melalui pendekatan MBS, keterlibatan berbagai stakeholder seperti kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan masyarakat menjadi faktor krusial dalam menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional, dengan pengumpulan data melalui angket dan wawancara terhadap 16 responden di MI Terpadu Ibnu Sina Jepara. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara peran stakeholder dan efektivitas pengelolaan sarana dan prasarana, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,754 dan signifikansi 0,000. Temuan ini menegaskan bahwa partisipasi aktif stakeholder dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan komunikasi, pelatihan, dan budaya kolaboratif di lingkungan sekolah guna mengoptimalkan peran stakeholder dalam pengelolaan sarana dan prasarana berbasis MBS.
Hujan dalam Perspektif Al-Qur’an Surah Al-Anfal Ayat 11: Analisis Tafsir Tahlili Kementerian Agama RI Martuani Siregar; Abdul Halim; Hery Sahputra
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/py3q6594

Abstract

Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang di dalamnya terdapat berbagai petunjuk dan pelajaran, termasuk tentang fenomena alam seperti hujan. Hujan tidak hanya dijelaskan sebagai bagian dari siklus alam, tetapi juga memiliki makna spiritual dan fungsi vital dalam kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manfaat dan hikmah hujan terhadap makhluk hidup dalam perspektif Al-Qur’an, khususnya melalui analisis tafsir Surah Al-Anfal ayat 11. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research serta metode tafsir tematik (maudhu’i), dengan sumber data utama berupa Al-Qur’an dan beberapa kitab tafsir seperti Tafsir Kementerian Agama RI, Tafsir Al-Misbah, dan Fi Zhilalil Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hujan dalam Al-Qur’an bukan hanya sebagai rezeki dan rahmat, tetapi juga sebagai sarana penyucian diri, penguat fisik dan mental dalam konteks peperangan, serta penegas kekuasaan Allah Swt. atas segala sesuatu. Dengan demikian, hujan memiliki makna multidimensional baik secara ilmiah maupun teologis, dan menjadi pengingat bagi manusia untuk selalu bersyukur dan menjaga alam.
Pengaruh Membaca Al-Qur’an Terhadap Kedisiplinan Santri di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Fatiyah Fitri; Juliani; Nur Syifa Arida; Amanda Kuslaina; Egi Anisa
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/54myzm30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan membaca Al-Qur'an terhadap kedisiplinan santri di lingkungan pesantren. Disiplin merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter santri. Aktivitas membaca Al-Qur'an secara rutin diyakini mampu membentuk kepribadian yang lebih tertib, bertanggung jawab, dan taat terhadap aturan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di salah satu pondok pesantren di Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas membaca Al-Qur'an yang tinggi berkorelasi positif dengan peningkatan kedisiplinan santri dalam hal ibadah, belajar, dan kepatuhan terhadap tata tertib pesantren.
Penerapan Terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) pada Pasien Kemoterapi dengan Gangguan Pola Tidur di Ruang Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Riska Dwi Mai Yulinda; Angga Arfina; Dendy Kharisna; Ulfa Hasana
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/3dw76266

Abstract

Kanker adalah pertumbuhan sel abnormal di dalam tubuh. Penatalaksanaan kanker disesuaikan dengan jenis dan stadium kanker, kondisi umum, serta preferensi pasien. Kemoterapi merupakan salah satu tindakan sebagai terapi, pengendalian, dan paliatif dengan cara menghancurkan sel kanker, mengendalikan kanker, atau mencegah penyebaran kanker. Kemoterapi menyebabkan dampak fisik dan psikologis bagi pasien kanker, salah satunya adalah gangguan pola tidur. Aplikasi ini menggunakan pendekatan proses asuhan keperawatan. Intervensi keperawatan yang dilakukan dalam aplikasi ini mengacu pada Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI), yaitu dukungan tidur. Selain itu, intervensi juga berfokus pada penerapan hasil praktik keperawatan berbasis bukti, yaitu terapi relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation/PMR). Tujuan pelaksanaan terapi relaksasi otot progresif (PMR) ini adalah sebagai intervensi mandiri dari perawat untuk mengatasi masalah gangguan pola tidur sehingga kualitas tidur dapat meningkat. Aplikasi ini dilakukan selama 1 hari dengan durasi terapi 30 menit. Instrumen yang digunakan dalam aplikasi ini adalah hasil keperawatan (SLKI) dan kuesioner kualitas tidur PSQI. Sampel pada aplikasi ini adalah 2 pasien kemoterapi yang mengalami gangguan pola tidur. Evaluasi dilakukan setelah pelaksanaan dengan indikator keberhasilan SLKI, yaitu keluhan susah tidur, sering terbangun, penurunan ketidakpuasan tidur, berdasarkan indikator PSQI pada pasien I, skor sebelum terapi adalah 15 dan setelah terapi menjadi 11, sedangkan pada pasien II, skor sebelum terapi adalah 17 dan setelah terapi menjadi 13. Terdapat penurunan skor kualitas tidur, yaitu sebanyak 4 skor antara sebelum dan sesudah pelaksanaan terapi relaksasi otot progresif (PMR).
Sejarah Tradisi Kenduri Khak-Khak pada Masyarakat Suku Alas Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara Ayu Novita Sari; Retno Sayekti; Nabila Yasmin
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mrzxm371

Abstract

Pada umumnya pembelajaran sejarah peradaban Islam tidak jauh yakni membahas tentang kehidupan di dalam masyarakat. Yang mana dikatagorikan sebagai pelajaran yang dinyatakan untuk pembahasan apapun yang ada didalam kehidupan bermasyarakat. Skripsi ini berjudul tentang Sejarah Tradisi Kenduri Khak-Khak Pada Masyarakat Suku Alas Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara, yang mana dalam penelitian ini membahas bagaimana sejarah yang ada pada suku alas mengenai tradisi kenduri khak-khak dan bagaimana tatacara pelaksanaan tradisi kenduri khak-khak pada suku alas tersebut. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif yang mana pemecahan masalahnya berdasarkan pengamatan langsung ke lokasi penelitian. Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data pada penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tradisi kenduri khak khak sudah ada sejak jaman kakek moyang terdahulu. Hanya saja prosesnya sedikit demi sedikit ada yang berbeda. Kenduri khak-khak dilakukan guna untuk menjadi doa ataupun salah satu usaha agar penanaman padi jauh dari bahaya dan hama yang mana sering disebut tradisi kenduri khak-khak merupakan tradisi kenduri tolak bala pada proses penanaman padi.
Konsep Tawadhu’ dan Tasamuh dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Syajarat al-Ma’arif Karya Izz al-Din bin Abdu al-Salam Riska Fatiah
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/6vya2j81

Abstract

Fenomena meningkatnya polarisasi sosial, ekstremisme berbasis agama, dan krisis moral di masyarakat modern menandakan urgensi revitalisasi nilai-nilai etika Qur’ani dalam ranah publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep tawadhu’ (kerendahan hati) dan tasamuh (toleransi) dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tematik terhadap tafsir Syajarat al-Maʿārif karya Izz al-Dīn bin ʿAbd al-Salām, dengan fokus pada relasi konseptual keduanya dalam membentuk karakter sosial umat Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, di mana data primer diperoleh dari teks Syajarat al-Maʿārif dan ayat-ayat Al-Qur’an terkait, sedangkan data sekunder dihimpun dari literatur tafsir klasik, kontemporer, serta kajian etika Islam. Teknik analisis data dilakukan melalui tafsir maudhū‘ī untuk membangun sintesis makna dari ayat-ayat QS Al-Furqan: 63, Ali ‘Imran: 159, Luqman: 18–19, dan Al-Hujurat: 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tawadhu’ berperan sebagai fondasi kesadaran spiritual yang menolak arogansi, sementara tasamuh merupakan manifestasi sosial dari sikap empatik dan keterbukaan terhadap perbedaan. Keduanya memiliki hubungan saling menguatkan dalam membentuk tatanan masyarakat yang inklusif dan moderat. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran Izz al-Dīn memberikan kontribusi teoretis berupa kerangka tafsir etika transformatif yang kontekstual, serta kontribusi praktis dalam penguatan pendidikan karakter, resolusi konflik sosial, dan moderasi beragama di era kontemporer.
Studi Kasus: Penerapan Teknik Relaksasi Genggam Jari pada Pasien Fraktur Post ORIF untuk Mengatasi Nyeri Akut Dedek Febrianti Lestari; Dendy Kharisna; Sri Yanti; Tison S S
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wg5edr55

Abstract

Fraktur merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering menimbulkan nyeri akut pasca tindakan operasi Open Reduction and Internal Fixation (ORIF). Nyeri yang tidak ditangani secara optimal dapat berdampak pada proses penyembuhan dan kualitas hidup pasien. Teknik relaksasi genggam jari adalah salah satu intervensi nonfarmakologis yang mulai banyak dikembangkan sebagai upaya penanganan nyeri akut pada pasien post ORIF. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik relaksasi genggam jari dalam menurunkan nyeri akut pada pasien fraktur post ORIF di Ruang Gardenia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian menggunakan metode studi kasus pada satu pasien dengan intervensi teknik relaksasi genggam jari selama tiga hari, masing-masing tiga kali sehari. Instrumen pengukuran menggunakan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) dan pain scale using faces. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan skala nyeri dari 5 menjadi 2 setelah dilakukan intervensi. Selain itu, teknik ini juga berdampak positif terhadap penurunan tanda-tanda nyeri lain, seperti gelisah, frekuensi nadi, dan tekanan darah. Temuan ini memperkuat bukti bahwa teknik relaksasi genggam jari efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam mengatasi nyeri akut pada pasien fraktur post ORIF. Dengan demikian, teknik ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu pilihan terapi tambahan di tatanan klinik keperawatan untuk mempercepat pemulihan pasien dan meningkatkan kenyamanan selama proses perawatan.
Penerapan Kompres Air Hangat Daun Kelor Terhadap Nyeri Sendi pada Lansia di Desa Sari Galuh Andini Putri Amelia; Bayu Azhar; Sri Yanti; Ulfa Hasana
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/49vycf17

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan, salah satunya adalah nyeri sendi yang dapat menurunkan kualitas hidup. Penanganan nyeri sendi secara non-farmakologis menjadi pilihan yang penting, salah satunya melalui kompres air hangat daun kelor. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi kompres air hangat daun kelor dalam menurunkan tingkat nyeri sendi pada lansia di Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pre-posttest. Sebanyak 20 lansia yang mengalami nyeri sendi menjadi subjek intervensi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Kompres air hangat daun kelor dilakukan satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri pada lansia setelah diberikan intervensi, yang diduga berkaitan dengan kandungan flavonoid pada daun kelor yang bersifat antiinflamasi dan analgesik serta mudah diserap melalui pori-pori kulit. Proses vasodilatasi yang terjadi akibat kompres air hangat membantu memperlancar aliran darah ke area yang nyeri, sehingga distribusi zat aktif daun kelor menjadi lebih optimal dalam menghambat proses inflamasi. Temuan ini memperkuat bukti bahwa kompres air hangat daun kelor efektif sebagai terapi non-farmakologis untuk mengurangi nyeri sendi pada lansia. Terapi ini dapat dijadikan alternatif mandiri dan pelengkap terapi medis konvensional dalam asuhan keperawatan lansia di masyarakat. Diharapkan hasil penelitian ini menjadi rujukan inovasi perawatan non-farmakologis yang mudah diterapkan dan memiliki efek samping minimal.

Page 4 of 11 | Total Record : 106