cover
Contact Name
Amiruddin
Contact Email
journalameena@gmail.com
Phone
+6285270075934
Journal Mail Official
aij@ymal.or.id
Editorial Address
Jl. Line Pipa Desa Seuneubok, Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Ameena Journal
ISSN : -     EISSN : 29860016     DOI : -
Ameena Journal bertujuan untuk menjadi media publikasi ilmiah yang memfasilitasi pengembangan dan penyebaran penelitian di berbagai bidang ilmu keislaman, dengan fokus pada kajian interdisipliner yang relevan dan aplikatif. Jurnal ini mencakup berbagai topik seperti Pendidikan Islam, Hukum Islam, Ekonomi Islam, Dakwah Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Sosial, Filsafat Islam, Pemikiran Islam, Sejarah Islam, serta bidang-bidang lain yang berkaitan dengan ilmu keislaman, termasuk Matematika, Kebidanan, dan Kedokteran. Dengan melibatkan penulis, penyunting, dan penerbit yang mengedepankan etika akademik, Ameena Journal bertujuan untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi keagamaan Islam dunia, serta menjadi rujukan yang bermanfaat bagi akademisi, peneliti, dan praktisi di berbagai disiplin ilmu.
Articles 136 Documents
Kedudukan Aborsi Terhadap Iddah Perempuan Hamil Menurut Fiqh al-Syafi’iyyah Haikal , Muhammad
Ameena Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v4i1.217

Abstract

Iddah merupakan masa tunggu yang diwajibkan kepada perempuan setelah perceraian atau kematian suami, yang bertujuan untuk memastikan kekosongan atau keberadaan kandungan dalam rahim. Ketentuan iddah telah ditegaskan dalam nash Al-Qur’an dan Sunnah. Namun dalam praktiknya, terdapat fenomena sebagian perempuan yang melakukan aborsi dengan tujuan mempercepat berakhirnya masa iddah. Permasalahan ini menimbulkan pertanyaan hukum terkait kedudukan aborsi terhadap masa iddah perempuan hamil menurut perspektif fiqh al-Syafi’iyyah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan iddah perempuan hamil serta kedudukan aborsi terhadap masa iddah tersebut menurut fiqh al-Syafi’iyyah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis dengan menelaah sumber-sumber fiqh mazhab Syafi’i yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut fiqh al-Syafi’iyyah, masa iddah perempuan hamil berakhir dengan melahirkan janin yang dikandungnya, baik dalam keadaan hidup maupun meninggal dunia. Janin tersebut minimal telah berusia delapan puluh hari, dinyatakan sebagai asal penciptaan manusia meskipun belum sempurna bentuknya, serta dapat dinasabkan kepada suami. Adapun aborsi dalam batas ketentuan tersebut dipandang memiliki konsekuensi hukum yang sama dengan persalinan atau keguguran, yaitu dapat mengakhiri masa iddah, dengan syarat seluruh janin telah keluar apabila terjadi kehamilan kembar. Dengan demikian, dalam perspektif fiqh al-Syafi’iyyah, berakhirnya iddah perempuan hamil ditentukan oleh keluarnya janin secara sempurna, bukan oleh sebab tindakan yang melatarbelakanginya.
Pembelajaran PAI Berbasis Regulasi Emosi: Sinergi Model Macklem dan Nilai Spiritual Islam Siswa Kelas 1 SD Negeri 08 Juli Kabupaten Bireuen Sayuti, Sayuti
Ameena Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v4i1.218

Abstract

Perubahan sosial dan teknologi menuntut pendidikan untuk mengembangkan kecerdasan emosional dan spiritual sejak dini. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), guru berperan penting membantu siswa memahami serta mengelola emosi sesuai nilai-nilai Islam. Penelitian ini menganalisis penerapan model regulasi emosi Macklem dalam pembelajaran PAI di kelas I SD Negeri 8 Juli serta implikasinya terhadap perkembangan sosial, emosional, dan spiritual siswa. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi model Macklem dengan prinsip pembelajaran sosial-emosional (SEL) dan nilai spiritual Islam meningkatkan kemampuan siswa mengenali, mengekspresikan, dan mengendalikan emosi secara positif. Guru PAI menerapkan empat tahap utama, pemahaman, identifikasi, ekspresi, dan strategi pengendalian emosi, serta memperkuatnya dengan kegiatan muhasabah dan kisah keteladanan Nabi. Penerapan ini berdampak pada peningkatan empati, pengendalian diri, dan perilaku religius siswa. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian integratif antara psikologi pendidikan Barat dan pedagogi Islam; secara praktis, memberikan model pembelajaran PAI yang holistik, humanis, dan kontekstual dengan budaya Aceh.
Analisis Maqasid Syariah Terhadap Fenomena Childfree Dalam Keluarga Muslim Modern Mulyani, Sri
Ameena Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v3i4.219

Abstract

Fenomena childfree dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak diperbincangkan dalam masyarakat modern, termasuk di kalangan keluarga Muslim. Perubahan pola pikir, kondisi sosial ekonomi, serta dinamika kehidupan kontemporer mendorong sebagian pasangan suami istri untuk memilih tidak memiliki anak dalam kehidupan pernikahan mereka. Fenomena ini kemudian menimbulkan berbagai diskursus dalam perspektif keislaman, khususnya terkait dengan tujuan pernikahan dan keberlangsungan keturunan dalam ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena childfree dalam keluarga Muslim modern melalui perspektif Maqasid Syariah guna memahami keterkaitannya dengan tujuan-tujuan dasar syariat Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur yang relevan seperti buku, artikel jurnal ilmiah, serta karya akademik yang berkaitan dengan konsep keluarga dalam Islam, fenomena childfree, dan teori Maqasid Syariah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif-analitis untuk melihat hubungan antara fenomena sosial tersebut dengan prinsip-prinsip dasar dalam tujuan syariat Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa fenomena childfree dalam keluarga modern dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pertimbangan ekonomi, karier, kesiapan psikologis, serta perubahan orientasi hidup pasangan. Dalam perspektif Maqasid Syariah, keberadaan keturunan memiliki keterkaitan dengan prinsip hifz al-nasl (menjaga keturunan) yang merupakan salah satu tujuan utama syariat. Namun demikian, pendekatan Maqasid Syariah juga memberikan ruang analisis yang lebih luas dengan mempertimbangkan aspek kemaslahatan dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, fenomena childfree perlu dipahami secara komprehensif dengan melihat hubungan antara tujuan menjaga keturunan dan dinamika kehidupan keluarga Muslim modern. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian tentang keluarga Muslim kontemporer melalui pendekatan tujuan syariat dalam hukum Islam.
Optimalisasi Pembelajaran Bahasa Arab Melalui Media Interaktif “Amplop Pintar” untuk Meningkatkan Penguasaan Mufradat Siswa di Kelas IV-A MIN 5 Bireuen Islami, Nauratul; Nazarullah
Ameena Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v3i2.220

Abstract

This study aims to examine the effect of using the interactive learning media “Amplop Pintar” on students’ vocabulary (mufradat) mastery in Arabic language learning. The background of this study is based on students’ low ability to retain Arabic vocabulary, which affects their language skills. This research employed a quantitative approach with an experimental method. The subjects of this study were 20 students of class IV-A at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Bireuen. Data were collected through tests, observations, and documentation. Data analysis was conducted using a paired sample t-test. The results showed an increase in the students’ mean scores from 81.16 in the pre-test to 84.33 in the post-test. The statistical test results indicated a significance value of 0.000 < 0.05, meaning that there is a significant effect of using the “Amplop Pintar” media on students’ vocabulary mastery. In addition, the use of this media also improved students’ activeness, motivation, and engagement in the learning process.
Pengenalan Metode Pembelajaran Desain Grafis Menggunakan CorelDRAW dalam Meningkatkan Kompetensi Multimedia Siswa SMKS Islam Jamiah Al-Aziziyah Halim, Abdul
Ameena Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v3i2.221

Abstract

The benefits of learning using Graphic Design Learning media Using CorelDRAW in Improving Multimedia Competence of Jamiah Islam Al-Aziziyah Vocational School Students aims to identify students' initial level of understanding, carry out structured training, and evaluate the impact of implementing graphic design learning on increasing students' multimedia competence. The approach used is qualitative descriptive involving forty students who took part in intensive training for fifty hours in October 2025. The training material focused on mastering basic and advanced graphic design techniques using CorelDRAW through project-based learning methods, such as creating visual designs in the form of illustrations and graphic compositions. The results of the activity showed a significant increase in students' technical abilities and creativity, which was seen from their success in producing simple design work with a good understanding of the principles of composition, color and layout. The high level of enthusiasm and positive responses from participants shows that this practical learning approach is effective in increasing competence in the field of graphic design. This program provides an empirical contribution to the development of multimedia vocational education, as well as opening opportunities for sustainable collaboration between universities and vocational schools to answer the needs of the creative industry which continues to grow.
Evaluasi Transparansi Layanan Keuangan Dayah Jami’ah Al-Aziziyah Berbasis Fuzzy Servqual dan Importance Performance Analysis (IPA) Ananda, Rizki
Ameena Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v3i2.222

Abstract

Financial transparency is a critical aspect of building trust between educational institutions and stakeholders, particularly parents of students (wali santri). This study aims to evaluate the transparency and quality of financial services at Dayah Jami’ah Al-Aziziyah using an integrated Fuzzy Service Quality (Fuzzy Servqual) and Importance Performance Analysis (IPA) approach. A quantitative descriptive-evaluative method was employed, with data collected through questionnaires distributed to 85 respondents selected using the Slovin formula from a total population of 500 wali santri. Each item was assessed on a Likert scale of 1–5 for both perceived performance (kenyataan) and expected importance (harapan), and subsequently converted into Triangular Fuzzy Numbers (TFN) to accommodate subjectivity and uncertainty in responses. Defuzzification results reveal that several service attributes exhibit negative GAP values, indicating that actual performance falls short of expectations. IPA mapping further classified the 14 items into four quadrants: Quadrant I (Priority) covers items 8, 9, 10, and 11 related to Responsiveness and Assurance dimensions, which require immediate improvement; Quadrant II (Maintain) covers items 2 and 4 from Tangible and Reliability dimensions that must be sustained; Quadrant III (Low Priority) covers items 6, 7, and 14 from Reliability and Empathy dimensions; and Quadrant IV (Excessive) covers items 1, 3, 5, 12, and 13 where resources may be reallocated. These findings provide strategic recommendations for improving financial service quality and transparency at Dayah Jami’ah Al-Aziziyah.
Peranan Circle Pertemanan Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswi Prodi Bimbingan Dan Konseling Islam Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh Wahyuni; Andriyani, Juli; Muttaqin, Reza
Ameena Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v4i2.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lingkaran pertemanan terhadap kepercayaan diri mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Pada awal studi, beberapa mahasiswi mengalami rendahnya kepercayaan diri akibat faktor pribadi, termasuk penampilan fisik dan persepsi kemampuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkaran pertemanan yang positif dan suportif secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri mahasiswi dengan menumbuhkan penerimaan, dorongan, dan partisipasi aktif dalam kegiatan akademik dan sosial. Meskipun faktor lain, seperti keterlibatan organisasi, dukungan keluarga, dan adaptasi individu, juga memengaruhi kepercayaan diri, lingkaran pertemanan muncul sebagai sumber utama dukungan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan berbasis kelompok dan konseling sebaya dalam layanan Bimbingan dan Konseling Islam dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswi.
Perselingkuhan Digital sebagai Alasan Fasakh Nikah dalam Perspektif Hukum Islam untuk Menjaga Keutuhan Rumah Tangga Zubir, Muhammad
Ameena Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v3i2.224

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi sosial, termasuk dalam kehidupan rumah tangga, yang pada gilirannya memunculkan fenomena perselingkuhan digital. Fenomena ini menimbulkan persoalan baru dalam hukum Islam karena belum adanya kejelasan mengenai kedudukannya sebagai alasan fasakh nikah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi perselingkuhan digital dalam perspektif hukum Islam serta merumuskan kriteria yang dapat menjadikannya sebagai alasan pembatalan pernikahan. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan normatif-konseptual melalui penelaahan terhadap sumber-sumber hukum Islam, literatur fikih, serta kajian akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan digital memiliki kesamaan substansi dengan perselingkuhan konvensional dalam hal pelanggaran terhadap komitmen dan kepercayaan dalam pernikahan. Meskipun tidak melibatkan kontak fisik, interaksi digital yang intens dan bersifat emosional dapat berdampak serius terhadap keharmonisan rumah tangga. Oleh karena itu, perselingkuhan digital dapat dipertimbangkan sebagai alasan fasakh nikah apabila memenuhi kriteria tertentu seperti adanya pengkhianatan emosional, intensitas hubungan, dan dampak nyata terhadap hubungan suami istri. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa hukum Islam bersifat adaptif terhadap perkembangan zaman dan perlu dikontekstualisasikan untuk menjawab fenomena kontemporer. Penelitian ini berkontribusi dalam mengisi kekosongan kajian terkait perselingkuhan non-fisik dalam hukum perkawinan Islam serta memberikan dasar konseptual bagi pengembangan hukum yang lebih responsif.
Konstruksi Makna Syahid Dalam Hikayat Prang Sabi: Perspektif Kajian Sastra As’adi, As’adi
Ameena Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v3i3.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi makna syahid dalam Hikayat Prang Sabi karya Teungku Chiek Pante Kulu dari perspektif kajian sastra. Hikayat ini memiliki peran penting dalam membangun kesadaran religius dan semangat perlawanan masyarakat Aceh pada masa kolonial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan sumber utama teks hikayat serta literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna syahid dalam hikayat dikonstruksi melalui penggunaan bahasa simbolik, legitimasi ayat-ayat Al-Qur’an, serta narasi yang menempatkan syahid sebagai bentuk kehidupan abadi. Selain itu, hikayat ini juga berfungsi sebagai media ideologis dalam membangun semangat jihad dan perlawanan terhadap kolonialisme.
Transformasi Kurikulum dan Metodologi Pengajaran dalam Menghadapi Tantangan Global Hasanuddin, Hasanuddin
Ameena Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v3i3.227

Abstract

Transformasi kurikulum dan metodologi pengajaran menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan global yang ditandai oleh perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta tuntutan kompetensi abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk transformasi kurikulum dan inovasi metodologi pengajaran yang relevan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis berbagai literatur ilmiah, kebijakan pendidikan, serta hasil penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi kurikulum perlu mengarah pada penguatan kompetensi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, serta integrasi nilai karakter dan literasi digital. Sementara itu, metodologi pengajaran dituntut untuk lebih inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik melalui pemanfaatan teknologi, pembelajaran berbasis proyek, serta pendekatan kontekstual. Transformasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang responsif terhadap dinamika global tanpa mengabaikan nilai-nilai lokal dan kultural. Dengan demikian, sinergi antara kurikulum dan metodologi pengajaran menjadi kunci dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompetitif dan berkarakter.