cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
+6282271279237
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Bangkinang Kota, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29887720     DOI : https://doi.org/10.70292/jpcp.v2i3.16
Core Subject : Education,
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan is aims to facilitate and promote the inquiry into and disseminations of research results on primary education, secondary education, higher education, teacher education, special education, adult education, non-formal education, and any new development and advancement in the field education. The scope of our Journal Includes: 1. Language an dliterature education 2.. Social science education 3. Sports and health education 4. Economics and business education 5. Math and natural science education 6. Vocational and engineering education 7. Visual arts, dance, music, and design education Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan publishes publications three times a year, in September-December, January-April, and May-August. The Journal is registered with E-ISSN: 2987-4475.
Articles 412 Documents
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Berdasarkan Gaya Belajar untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa di Kelas III Sekolah Dasar: Penelitian Shella Heryani; Rita Novita; Intan Kemala Sari
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.526

Abstract

Mathematics learning in elementary schools still encounters challenges because differences in students' learning characteristics are often not considered when designing instructional strategies. As a result, students' numeracy skills have not developed optimally, highlighting the need for an approach that accommodates diverse learning needs. This study aimed to analyze the effectiveness of differentiated instruction based on learning styles in improving the numeracy skills of third-grade students at SD Negeri 22 Banda Aceh. A quantitative approach employing a One Group Pretest-Posttest Design was used, involving 30 students as research participants. Data were collected through learning style diagnostic tests, classroom observations, pretests, and posttests, and analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and the Wilcoxon Signed Rank Test. The findings revealed that the auditory learning style was the most dominant, followed by visual and kinesthetic learning styles. The implementation of differentiated instruction improved numeracy performance across all learning-style groups, with the greatest improvement observed among auditory learners. The Wilcoxon test produced an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000 (<0.05), indicating a statistically significant difference between pretest and posttest scores. These findings demonstrate that differentiated instruction based on learning styles effectively enhances students' numeracy skills while fostering a more adaptive, meaningful, and student-centered mathematics learning process in elementary education.
Hubungan Perhatian Orang Tua dan Kompetensi Kepribadian Guru dengan Kemandirian Belajar Siswa Kelas IV SDN 54 Banda Aceh: Penelitian Farah Fadilla; Rahmattullah; Kembang Ayu Agustya
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.530

Abstract

Learning independence is a crucial competency for elementary school students, supporting both successful learning outcomes and character development. Parental attention and teachers' personality competence are viewed as factors that potentially influence the development of students' learning independence. This study aimed to analyze the relationship between parental attention, teachers' personality competence, and the learning independence of fourth-grade students at SDN 54 Banda Aceh. A quantitative approach using a correlational survey design was employed. The study sample consisted of 26 students selected via purposive sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires and analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the Pearson Product Moment correlation test with the aid of IBM SPSS Statistics software. The results revealed a positive and significant relationship between parental attention and students' learning independence, with a correlation coefficient of 0.447 and a significance level of 0.022 (p < 0.05). Conversely, teachers' personality competence showed no significant relationship with students' learning independence, indicated by a correlation coefficient of 0.292 and a significance level of 0.148 (p > 0.05). The study concludes that parental attention is a more dominant factor than teachers' personality competence in fostering students' learning independence. These findings are expected to provide valuable insights for schools and parents to strengthen their collaboration in sustainably enhancing students' learning independence.
Hubungan Work Engagement dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap RS Wijayakusuma Purwokerto: Penelitian Akbar Bagus Pambudi; Tri Sumarni; Febi Septiani
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.540

Abstract

Kinerja perawat merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja perawat adalah work engagement. Work engagement merupakan kondisi psikologis positif yang ditandai oleh vigor, dedication, dan absorption penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hubungan work engagement dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RS Wijayakusuma Purwokerto. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling dengan random sampling sebanyak 70 perawat, analisis data menggunakan uji spearman rank. Data diambil dengan pengisian kuesioner work engagement menggunakan The Utrech Work engagement Scale (UWES) dan kinerja perawat menggunakan Form penilaian kinerja. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan work engagement dengan kinerja perawat dengan nilai p-value = 0.000 < α (α = 0,05), dan nilai koefisien korelasi 0,447 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan searah. Oleh karena itu, meningkatkan work engagement perawat sangat penting. Ketika perawat merasa terikat secara emosional dan bersemangat dalam menjalankan tugasnya, kinerja mereka cenderung lebih baik.
Analisis Prediksi Pelanggan Berbasis Deep Learning pada Sistem Electronic Customer Relationship Management untuk Meningkatkan Penjualan Rafa Syahfiqih Pami; Dicky Apdilah; M. Ibnu Abdillah; M. Nurcolis D Aman
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.545

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perusahaan untuk memanfaatkan data pelanggan dalam mendukung strategi retensi dan peningkatan penjualan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi customer churn berbasis deep learning yang diintegrasikan ke dalam sistem Electronic Customer Relationship Management (E-CRM). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan model Artificial Neural Network (ANN) dan Long Short-Term Memory (LSTM), serta Logistic Regression sebagai metode baseline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LSTM memperoleh performa terbaik dengan akurasi 88,36% dan ROC-AUC 0,90. Model tersebut mampu mengidentifikasi pelanggan berdasarkan tingkat risiko churn dan mendukung pemberian rekomendasi strategi retensi. Integrasi model ke dalam sistem E-CRM berpotensi membantu perusahaan mempertahankan pelanggan dan meningkatkan penjualan melalui pengambilan keputusan berbasis data yang lebih tepat sasaran.
Prediksi Jualan Harian Pada Kantin Jakender Menggunakan Algoritma Naive Bayes Fikry Alifatana Hutahaean; Dicky Apdilah; Thatar Aldiansyah; Iqbal Nastiar Zailani
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.552

Abstract

Prediksi penjualan harian merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pengelolaan persediaan dan pengambilan keputusan pada usaha kuliner. Kantin Jakender menghadapi permasalahan berupa fluktuasi penjualan yang menyebabkan risiko kelebihan maupun kekurangan stok bahan baku. Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma Naive Bayes untuk memprediksi kategori penjualan harian berdasarkan data historis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan 30 data transaksi yang terdiri atas variabel cuaca, promo, jumlah pengunjung, dan kategori penjualan. Data dibagi menjadi data pelatihan dan data pengujian, kemudian dilakukan proses klasifikasi menggunakan algoritma Naive Bayes. Kinerja model dievaluasi menggunakan confusion matrix dengan indikator accuracy, precision, dan recall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model menghasilkan accuracy sebesar 83,33%, precision sebesar 75%, dan recall sebesar 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes mampu memberikan prediksi yang cukup akurat sehingga dapat membantu pemilik kantin dalam menentukan jumlah persediaan bahan baku dan meningkatkan efisiensi operasional usaha.
Efektivitas Penggunaan Pupuk Organik Cair Berbahan Dasar Daun Kelor dan Cangkang Telur Terhadap Pertumbuhan Tanaman Basil (Ocimum basilicum) dengan Metode Hidroponik Wick: Penelitian Azzam Muhammad Ilham; Yuliani
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.570

Abstract

Produktivitas tanaman basil (Ocimum basilicum L.) pada sistem budidaya konvensional masih menghadapi berbagai kendala, sehingga diperlukan alternatif budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan unsur hara pupuk organik cair (POC) berbahan dasar daun kelor dan cangkang telur, menguji pengaruh berbagai konsentrasi POC terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman basil pada sistem hidroponik wick, serta menentukan konsentrasi POC yang paling efektif. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan lima perlakuan, yaitu AB Mix sebagai kontrol dan empat konsentrasi POC (31,25; 37,5; 43,75; dan 50 mL/5 L air), masing-masing diulang lima kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan biomassa basah. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, ANOVA satu arah, dan uji lanjut Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan unsur hara POC masih berada di bawah standar mutu, namun pemberian POC berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan luas daun. Konsentrasi POC 37,5 mL per 5 L air merupakan perlakuan paling efektif dan efisien karena memberikan pertumbuhan yang tidak berbeda nyata dengan konsentrasi yang lebih tinggi, tetapi menggunakan volume POC yang lebih rendah.
Keterampilan Kolaborasi Siswa SMK Negeri 2 Lamongan melalui Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Role-Playing: Penelitian Cica Khofifah Triputri; Rahmanu Wijaya; Siti Maizul Habibah; Budi Santosa
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.574

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), sehingga diperlukan pembelajaran yang mampu mendorong partisipasi aktif dan kerja sama antarsiswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan kolaborasi siswa SMK Negeri 2 Lamongan melalui penerapan pembelajaran kooperatif dengan metode role-playing. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Shot Case Study. Subjek penelitian berjumlah 37 siswa kelas XI TKJ 1 SMK Negeri 2 Lamongan. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket keterampilan kolaborasi yang disusun berdasarkan indikator Evans (2020), kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif dengan metode role-playing terlaksana dengan baik dan mampu memfasilitasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi, pembagian peran, pengambilan keputusan, serta penyelesaian tugas kelompok melalui simulasi kasus tindak pidana korupsi. Keterampilan kolaborasi siswa berdasarkan hasil observasi dan angket berada pada kategori baik. Indikator kemampuan berkontribusi serta mendukung anggota kelompok memperoleh capaian tertinggi, sedangkan kemampuan memantau, merefleksi, dan menyesuaikan proses kerja kelompok memperoleh capaian terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif dengan metode role-playing efektif mendukung pengembangan keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran PPKn.
Strategi SMAN 2 Lamongan Dalam Menginternalisasikan Nilai Gotong Royong Pada Peserta Didik Untuk Menghadapi Tantangan Society 5.0 : Penelitian Eka Fitria Putri Harianti; Rianda Usmi; Warsono; Walib Abdullah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.576

Abstract

Perkembangan teknologi pada era Society 5.0 memberikan berbagai kemudahan, tetapi juga memunculkan tantangan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi sekolah dalam menginternalisasikan nilai gotong royong pada peserta didik melalui kegiatan intrakurikuler untuk menghadapi tantangan Society 5.0, serta menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, kurikulum, guru pendidikan pancasila, dan peserta didik yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, pengelompokkan data, penyajian data dan verifikasi. Diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan internalisasi nilai gotong royong dalam kegiatan intrakurikuler diintegrasikan melalui pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) yang berpedoman pada modul ajar, motivasi yang diberikan oleh pendidik, serta melalui Program Jumat Bersejarah yang membiasakan peserta didik mempraktikkan nilai gotong royong. Strategi tersebut mencerminkan komponen pendidikan karakter Thomas Lickona, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action, sehingga mampu memperkuat karakter gotong royong peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan era Society 5.0.
Kemampuan Mengenali Emosi pada Anak Sekolah Dasar sebagai Landasan bagi Perkembangan Sosial-Emosional: Perspektif Fenomenologis dari Dusun Benyo: Penelitian Anifa Tuzzuhroh Nurbaiti; Titis Nurhidayati
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.577

Abstract

The ability to recognize emotional expressions is a crucial aspect of the social and emotional development of elementary school-aged children. This study aims to understand the experiences of 10–12-year-old children in Benyo Hamlet in recognizing and interpreting various emotional expressions in everyday life. The study used a qualitative approach with an interpretative phenomenological analysis (IPA) design. Participants were selected purposively until data saturation reached. The results showed that most children were able to recognize basic emotions such as happiness, sadness, and anger well. However, they still had difficulty distinguishing more complex emotions, such as shame, disappointment, anxiety, and confusion. The family environment and rural culture play an important role in developing children's understanding and managing emotions. In addition, the use of visual media in the form of emotion boards helped children express their emotional experiences more easily. These findings suggest that the ability to recognize emotions develops gradually and is influenced by social interactions, family communication patterns, and the cultural context in which children grow up.
Analisis Kebutuhan Waktu Dan Tenaga Kurir Shopee Express (SPX) Hub Gerokgak: Penelitian Ricky Abdulah; Rahutama Atidira
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.624

Abstract

Meningkatnya aktivitas pengiriman paket pada perusahaan ekspedisi menyebabkan beban kerja kurir menjadi semakin tinggi, sehingga diperlukan pengelolaan sumber daya manusia yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan waktu kerja, tingkat beban kerja kurir serta memberikan saran dalam menentukan kebutuhan tenaga kerja optimal berdasarkan metode Full Time Equivalent (FTE) di Shopee Express (SPX) Hub Gerokgak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pengukuran waktu kerja. Hasil penelitian menunjukkan waktu standar pada wilayah A sebesar 635,02 menit atau 10,58 jam, wilayah B sebesar 593,77 menit atau 9,90 jam, dan wilayah C sebesar 596,20 menit atau 9,94 jam. Kemudian nilai FTE wilayah A yakni 1,32 kategori overload, wilayah B yakni 1,23 dan wilayah C yakni 1,24 masuk ke dalam kategori normal. Berdasarkan nilai FTE maka diperlukan penambahan 6 orang tenaga kurir untuk mencapai beban kerja yang ideal. Untuk mengoptimalkan pengiriman paket pada Shopee Express (SPX) Hub Gerokgak dapat dilakukan pemecahan area pengiriman pada wilayah A, khususnya pada area memiliki beban kerja paling tinggi.