cover
Contact Name
Mutawali
Contact Email
dosen01175@unpam.ac.id
Phone
+628158333344
Journal Mail Official
al-maqrizi@unpam.ac.id
Editorial Address
UNPAM Victor, L5, Jl. Raya Puspitek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 30254787     DOI : https://doi.org/10.32493/amq
Focus and Scope Focus Al-Maqrizi: Journal of Sharia Economics and Islamic Studies emphasizes the study of Sharia Economics, and Islamic Studies, in Islamic countries in general and Indonesia in particular by focusing on economic theories, Islamic law, and positive law and their practice in the Islamic world whose development is followed through the publication of scientific study articles. Coverage This journal specializes in the theory and practice of Islamic Economics, and Islamic Studies and is intended to reveal original research and current issues. The journal welcomes contributions from scholars from related fields considering the following general topics; Islamic Economics and Islamic Studies.
Articles 50 Documents
Aplikasi Spotify Sebagai Sarana Dakwah Streaming dalam Nilai-Nilai Ham Islam dan Demokrasi dikalangan Melenia Muhammad Erfan Muktasim Billah; Ilham Romadhona; Moch. Briliandika; Moch Iqbal Watsiq; Ach Feryoni Ardis Ramadhani; Donia Sitorus; Muhammad Jovan
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v3i1.44926

Abstract

Kajian ini bertujuan mengetahui Hak Asasi Manusia (HAM) dan nilai-nilai demokrasi ajaran islam. Di masa kini, pemanfaatan teknologi memang menjadi sarana terbaik untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan. Hal ini semata-mata karena kecepatan informasi yang tersebar di dunia digital. Salah satu cara utama penerapan inovasi dalam bidang dakwah ini adalah dengan menggunakan aplikasi spotify. Spotify memiliki kemampuan untuk mencapai audiens yang luas, terutama kalangan milenial, serta menyediakan akses yang tinggi bagi pengguna untuk memahami nilai-nilai HAM dan demokrasi dalam perspektif Islam. Dengan pengelolaan konten yang optimal, Spotify dapat berfungsi sebagai media yang efektif dalam meningkatkan pemahaman serta penerapan prinsip-prinsip HAM dan demokrasi dalam Islam di kalangan generasi muda.
Penerapan Sistem Pembayaran berbasis Cash on Delivery (COD) dalam meningkatkan Minat Beli Konsumen dalam Perspektif Ekonomi Syariah Syaifah fatimah asyahrah; Arifin Sahaka; muhammad ardi
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v3i1.45008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penerapan sistem pembayaran berbasis cash on delivery (COD) dalam meningkatkan minat beli konsumen dari perspektif ekonomi syariah dengan menambahkan konsep khiyar sebagai salah satu unsur penting dan telah menjadi topik yang menarik bagi para peneliti dan praktisi di berbagai bidang. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan dengan mengumpulkan data-data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada platform belanja daring yaitu TikTok Shop, data dapat dianalisis dengan menyajikan data yang komprehensif berkaitan dengan penerapan sistem pembayaran berbasis cash on delivery (COD) dalam meningkatkan minat beli konsumen. Dengan demikian, penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa penerapan COD jika diatur sesuai dengan perspektif ekonomi syariah dapat menjadi instrumen penting dalam pertumbuhan ekonomi dan perluasan inklusi keuangan bagi umat Islam.
Motif Pola Konsumsi Masyarakat Dibalik Fenomena Fomo MUKAROMAH, NI`MATUL FITRIA; Luhur Prasetiyo
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v3i1.45250

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif pola konsumsi masyarakat melalui fenomena FOMO. Analisisnya bisa dipakai pada pengambilan keputusan masyarakat dalam konsumsi apakah sebagai pemenuhan kebutuhan atau sudah mengalami pergeseran makna. Metode penelitian: bersifat kualitatif menganalisis dinamikia pola konsumsi masyarakat melalui fenomena FOMO dengan teori masyarakat konsumsi. Jenis penelitian: penelitian literature dan lapangan. Sebagai sampel adalah GenZ di IAIN Ponorogo karena mereka mewakili masayarakat yang sering terkena FOMO. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan kritis. Hasil: Fenomena FOMO sudah menjalar pada dunia kecantikan, style hijab, olahraga, maupun kuliner. Masyarakat terlihat sibuk dalam memenuhi standar hidup seperti apa yang mereka tonton. Beberapa motif pembelian setelah dilakukan wawancara dan observasi ke informan karena FOMO adalah bandwagon effect, virtue signaling, citra diri. Sehingga terdapat pergeseran makna dalam berkonsumsi. Kesimpulan: Meskipun FOMO ini tetap ada dampak positifnya seperti menjadikan manusia dinamis dalam berkonsumsi, serta kreatifitas dan inovasi yang selalu dituntut bertumbuh kembang, namun disi lain jika dalam diri manusia tidak dibentengi dengan ilmu agama yang kuat bisa menyebabkan mereka terjerumus pada pusaran jurang FOMO atau ikut-ikutan yang tidak berkesudahan yang tanpa manfaat.
Penerapan Etika Bisnis Islam dalam Transaksi Jual Beli Online di Marketplace Shopee (Studi pada Mahasiswa Muslim di Kab. Bone) Syahdatul Awalia; Abdul Rasyid R; Hasni
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v3i1.45478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan etika bisnis di shopee khususnya dari perspektif Mahasiswa Muslim di Kab. Bone sebagai pembeli online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif dan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik  wawancara kepada Mahasiswa yang aktif dalam berbelanja online di  shopeee. Hasil penelitian ini menemukan bahwa menurut Mahasiswa penerapan prinsip kesatuan (tauhid) dan prinsip kehendak bebas, penjual di shopee telah diterapkan dengan baik dan telah sejalan dengan prinsip etika bisnis Islam. Tetapi dalam prinsip keseimbangan, prinsip tanggung jawab dan prinsip kejujuran penjual di shopee belum menerapkan prinsip tersebut karena masih terdapat penjual yang memposting gambar tidak sesuai dengan yang dijual. Penelitian ini menunjukkan pentingnya meningkatkan etika bisnis Islam dalam transaksi jual beli online agar dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.
Konsep dan Moderasi Beragama jacinda, Clarissa; Dinar, Minhatul; Sivany , Nanda; Noura , qynisha; ilham , ramadhan; sulthan , athallah
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v3i1.46143

Abstract

Konsep moderasi beragama sangat penting untuk menjaga keberagaman di Indonesia yang merupakan negara dengan berbagai agama. Tujuan moderasi beragama adalah untuk mencapai kerukunan sosial sekaligus menghindari ekstremisme dalam pelaksanaan praktik keagamaan. Artikel ini mengupas konsep moderasi beragama, kendala yang ada di Indonesia, strategi yang dapat diterapkan, untuk digunakan, terutama ketika di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode analisis pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat dicapai melalui tingkat pendidikan yang lebih baik, dialog antar agama yang terbuka, dan peningkatan peran lembaga keagamaan. Meskipun demikian, hal-hal seperti kurangnya pemahaman tentang pluralisme dan pengaruh media sosial yang sering memperkuat narasi intoleransi masih perlu mendapat perhatian serius. Ketika diterapkan dengan hati-hati, moderasi beragama dapat menghasilkan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.
Dinamika Fatwa Halal dalam Produk Usaha Non-Makanan Chasanah, Chulsum Layyinatul; Zaharani , Nada Tauhida; Muzammil, Shofiyullah
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v3i1.46243

Abstract

Produk halal tidak hanya terbatas pada makanan dan minuman, namun juga produk non-pangan seperti kosmetik, obat-obatan, dan barang gunaan. Untuk mengetahui suatu produk halal atau non-halal diperlukan fatwa halal kredibilitas dengan berdasarkan hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika fatwa halal terhadap produk non-makanan yang beredar di Indonesia. Metode yang digunakan yakni deskriptif-analisis. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode library research atau kajian pustaka. Pendekatan yang digunakan adalah dengan pendekatan Fiqih.. Sumber data primer didapatkan dari Al-Qur’an, Hadist, dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari literatur yang berkaitan dengan objek penelitian seperti jurnal, skripsi, tesis, maupun website resmi MUI dan BPJPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa halal memiliki urgensi yang tinggi terhadap produk halal non pangan. Produk non pangan juga seyogyanya dipastikan kehalalannya baik dari proses produksi hingga pengemasan. Dasar hukum kehalalan produk non pangan terdapat dalam QS. Al-Maidah (5): 9. Fatwa MUI yang mengatur yaitu fatwa nomor 30 tahun 2013 tentang obat dan pengobatan, Fatwa MUI Nomor 26 Tahun 2013 Tentang Kosmetika, serta regulasi sertifikat halal produk non pangan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal yang meliputi kosmetik, obat-obatan, dan barang gunaan.
Hukum Terapi Berbasis Stem Cell Darah Tali Pusat Dengan Pendekatan Ilhaq Al-Masail Bi Nazhairiha Dalam Madzhab Syafi’i Maryanto, Lilik; Shofiyullah Muzammil
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v3i1.46469

Abstract

Dalam dekade terakhir, terapi sel punca telah menjadi bidang penelitian yang sangat berkembang karena potensinya dalam mengobati berbagai penyakit degeneratif dan gangguan sistem imun. Namun, hukum mengenai penggunaannya masih menjadi perdebatan di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hukum terapi berbasis sel punca yang diperoleh dari darah tali pusat dalam perspektif syari’ah. Jenis penelitian ini merupakan library research (studi pustaka) dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Pendekatan konsep Ilhaq Al-Masail Bi Nazhairiha diterapkan untuk mengetahui hukum terapi stem cell dari darah tali pusat menurut perspektif syariah yang hanya dibatasi pada contoh-contoh kasus yang terdapat di dalam madzhab Syafi’i. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti kitab-kitab fiqih, jurnal, buku, laporan resmi, maupun dokumen dokumen lainnya yang kredibel dan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum terapi berbasis sel punca darah tali pusat bayi yang sudah meninggal secara allotransplantasi diperbolehkan dengan empat syarat, yaitu: (1) dalam keadaan darurat, (2) tidak ada alternatif pengobatan lain, (3) harus atas pengetahuan kedokteran yang kredibel, dan (4) derajat resepien tidak boleh lebih rendah dari pendonor. Sedangkan terapi secara allotransplantasi dari bayi yang masih hidup diperbolehkan apabila sumber sel punca diperoleh dari bayi yang ghoiru ma’shum dengan memenuhi empat syarat di atas. Sebaliknya apabila diperoleh dari bayi yang ma’shum maka mutlak tidak diperbolehkan. Terapi secara autotranplantasi diperbolehkan apabila memenuhi empat syarat di atas serta mempertimbangkan kaidah akhofu ad-dhararain. Adapun terapi stem cell tali pusat untuk tujuan mempercantik penampilan maka diharamkan secara mutlak.
Penerapan Akad Ijarah Dalam Usaha Sound System Tayo Audio Tn. Haikal Rohmatul Mawaddah; Muhammad Syarofi; Afzol Husain
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v3i1.46807

Abstract

Akad ijarah pada usaha sound system Tayo Audio turut memperkaya interaksi antar individu. Pelanggan yang menyewa peralatan sound system seringkali memiliki tujuan yang berbeda-beda, mulai dari acara pernikahan, khitanan, hadrah, hingga kegiatan reuni. Akad ijarah, yang berarti perjanjian sewa menyewa, memungkinkan pelaku usaha sound system untuk memberikan layanan berupa penyediaan alat dan jasa instalasi kepada pengguna tanpa harus menjual asetnya. Tayo Audio dapat secara berkala memperbarui peralatannya dengan teknologi terbaru, sehingga pelanggan selalu mendapatkan pengalaman suara yang terbaik. Tujuan penelitian tentang penerapan akad ijarah pada usaha sound system tayo audio adalah untuk memahami praktik sewa sewa berdasarkan hukum ekonomi syariah, serta menganalisis kesesuaian mekanisme yang diterapkan di lapangan. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian bahwa Sound System Tayo Audio sudah menerapkan akad ijarah dalam memberikan pelayanan sewa-menyewa kepada masyarakat. Penerapan akad ijarah dalam bisnis sound system Tayo Audio telah membawa dampak positif. Model sewa-menyewa ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memberikan kepastian hukum bagi kedua belah pihak. Sistem suara Tayo Audio Tn. Haikal telah menerapkan akad ijarah dengan laporan keuangan neraca memperoleh total aset Rp Rp 14.790.000 dan total liabilitas sebesar Rp 14.790.000. Sedangkan untuk laporan keuangan perubahan modal yang sebelumnya sebesar Rp 10.000.000 di bulan Agustus menjadi Rp 14.790.000, dengan total laba bersih yang diperoleh sebesar Rp 4.790.000. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokusnya terhadap aspek syariah dalam praktik sewa menyewa yang umumnya dilakukan secara lisan, tanpa perjanjian tertulis, dan tantangan yang dihadapi terkait wanprestasi.
Analysis of Fiqh Muamalah in Sharing Economy Practices: Case Study of Grab, Gojek, and AirBnB Ar'rum Adrianti
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v3i1.48843

Abstract

This study aims to analyze the sharing economy from the perspective of fiqh muamalah, focusing on digital economic practices such as ride-sharing services (Grab, Gojek) and application-based accommodations (Airbnb). The sharing economy phenomenon has shifted ownership patterns to access-based usage of assets, which presents various legal implications in transactions. This research employs a descriptive qualitative approach through literature review and analysis of relevant fatwas issued by the Indonesian National Sharia Council (DSN-MUI). The findings reveal that most sharing economy practices are acceptable within the muamalah framework, as long as they adhere to the principles of justice, transparency, and are free from elements of gharar (uncertainty) and riba (usury). However, there remain ambiguities in contract structures and asset ownership that require clearer legal guidelines. This study is expected to contribute to the development of contemporary fiqh muamalah concepts.
Baitul Mal Wat Tamwil Dan Inklusi Keuangan sebagai Solusi Keuangan Masyarakat Marginal Abdulloh, Abdulloh Abdulloh; Rifa'i, Ahmad
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v3i1.51223

Abstract

Baitul Maal wat Tamwil (BMT) merupakan lembaga keuangan berbasis syariah yang mendukung inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi di masyarakat marginal. Prinsip keadilan, solidaritas, dan keberlanjutan yang dianut BMT memungkinkan akses keuangan tidak hanya bagi umat Muslim menengah ke atas, tetapi juga bagi komunitas penduduk menengah ke bawah. Namun, implementasi BMT menghadapi tantangan berupa stigma eksklusivitas keuangan Islam, rendahnya literasi keuangan syariah di masyarakat, dan regulasi yang belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana konsep multikulturalisme dapat diintegrasikan dalam operasional BMT sehingga mampu memperkuat posisinya sebagai model keuangan inklusif, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi optimalisasi penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan analisis deskriptif-kritis terhadap literatur akademik berupa jurnal, buku, dan laporan penelitian terkini yang relevan tentang multikulturalisme, ekonomi syariah, dan praktik BMT di masyarakat plural. Hasil kajian menunjukkan bahwa BMT memiliki potensi menjadi model keuangan inklusif yang efektif melalui strategi peningkatan literasi keuangan syariah, penguatan regulasi yang mendukung, integrasi teknologi keuangan (fintech).