cover
Contact Name
Mutawali
Contact Email
dosen01175@unpam.ac.id
Phone
+628158333344
Journal Mail Official
al-maqrizi@unpam.ac.id
Editorial Address
UNPAM Victor, L5, Jl. Raya Puspitek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 30254787     DOI : https://doi.org/10.32493/amq
Focus and Scope Focus Al-Maqrizi: Journal of Sharia Economics and Islamic Studies emphasizes the study of Sharia Economics, and Islamic Studies, in Islamic countries in general and Indonesia in particular by focusing on economic theories, Islamic law, and positive law and their practice in the Islamic world whose development is followed through the publication of scientific study articles. Coverage This journal specializes in the theory and practice of Islamic Economics, and Islamic Studies and is intended to reveal original research and current issues. The journal welcomes contributions from scholars from related fields considering the following general topics; Islamic Economics and Islamic Studies.
Articles 50 Documents
Akad Wakalah Bil Ujrah pada Layanan Grab Food dalam Perspektif Fikih Muamalah Ulfa, Maria
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.38755

Abstract

Perkembangan digital memberikan pengaruh yang besar terhadap laju perekonomian Indonesia, transaksi bahkan sudah dapat dilakukan dengan menggunakan moda digital seperti handphone, dari moda ini masyarakat dapat menggunakan berbagai hal, termasuk mengunggah sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk berbagai layanan seperti pemesanan makanan secara online. Salah satu fasilitas layanan pembelian makanan secara online yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat adalah Grab Food. Grab Food yang merupakan besutan Grab, Grab Food tengah memimpin pasar pesan-antar makanan di Asia Tenggara pada tahun 2020 hingga tahun 2022. Terdapat akad wakalah bil ujrah dalam layanan Grab Food ini, yaitu ketika pelanggan memberikan kuasa penuh kepada pengemudi untuk mewakili. Dalam hal pembelian produk makanan yang diinginkan pelanggan, salah satu pihak menjadi wakil dari pihak yang lain untuk melaksanakan suatu urusan atau pekerjaan yang dalam Fiqih Muamalah dikenal dengan akad wakalah. Akad wakalah bil ujrah yang terjadi pada layanan Grab Food ini sesuai dengan syariat Islam, akad wakalah bil ujrah pada layanan Grab Food ini memenuhi rukun dan syarat wakalah. Dari penelitian ini juga dapat disimpulkan bahwa praktik yang terjadi pada layanan Grab Food juga sesuai dengan Fiqih Muamalah.
Analisis Hukum Pembayaran Zakat Profesi dengan Sistem Payroll di PT. PLN Jakarta Setiawan, Lc, Ririn Edi
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41720

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan pada pembayaran zakat profesi di PT. PLN (Persero) Jakarta dengan sistem payroll yang merupakan instruksi dari direksi PT. PLN (Persero) untuk melakukan pemotongan zakat penghasilan secara terpusat di Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pembayaran zakat profesi dengan sistem payroll dan tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap pembayaran zakat profesi dengan sistem payroll di PT. PLN (Persero) Jakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif berupa studi kasus dengan menggunakan pendekatan hukum normatif. Adapun metode pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dengan wawancara pegawai PT. PLN (Persero) Corporate University Jakarta dan data sekunder berupa kitab, buku, dokumen yeng berkaitan dengan pembayaran zakat profesi dengan sistem payroll. Hasil penelitian yang dilakukan penulis menunjukkan: Pertama, Mekanisme pembayaran zakat profesi melalui sistem payroll pada PT. PLN (Persero) Jakarta yaitu: 1) Zakat profesi dihitung secara langsung bersamaan dengan penerimaan gaji karyawan dan langsung dipotong 2,5% dari total gaji yang disalurkan langsung ke YBM PLN. 2) Kemudian oleh YBM PLN disalurkan keseluruh unit PLN Corporate University Jakarta. Kedua, Pembayaran zakat melalui sitem payroll di PT. PLN (Persero) Jakrta hanya diwajibkan kepada pegawai muslim dengan memperhatikan rukun dan syarat zakat yang telah diatur oleh Islam. Adapun status dana yang dibayarkan oleh pegawai PT. PLN adalah dana zakat. Ketiga, penerapan pembayaran zakat profesi dengan sistem payroll di PT. PLN (Persero) Jakarta dengan memperhatikan ketentuan rukun dan syarat zakat telah sesuai dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah, dan tidak melanggar ketentuan hukum ekonomi syariah.
Kebijakan Moneter dan Capital Market dalam Perspektif Ekonomi Makro Islam di Indonesia Nursaman; Athoillah, M. Anton
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41732

Abstract

Metodologi penelitian yang digunakan dalam jurnal ini bersifat deskriptif-analitis. Diantara tujuan kebijakan moneter adalah mengarahkan perekonomian makro ke kondisi lebih baik atau yang diinginkan, salah satunya menjaga stabilitas tukar mata uang. Kondisi tersebut diukur dengan menggunakan indikator-indikator makro utama, yaitu terpeliharanya pertumbuhan ekonomi yang baik, stabilitas harga umum yang terkendali, dan menurunnya pengangguran. Adapun fungsi dari pada capital market adalah Sumber Penghimpun Dana, Alternatif Investasi Para Investor, Penghimpun Dana Modal Pasar dan Modal Relatif Rendah. Hasil tidaknya kebijakan moneter dan capital market, dipengaruhi oleh dua faktor : pertama; kuat tidaknya hubungan kebijakan moneter dan capital market dengan kegiatan ekonomi, kedua; ada pengaruh tidaknya antara kebijakan moneter dan capital market terhadap pertumbuhan ekonomi dalam perspektif ekonomi makro Islam.
Implementasi Maqasid Shariah terhadap Produk Tabungan Berjangka di BSI KCP Surabaya Ampel Mas Mansyur Aditya Putra, Dimas; Sa’adah, Mazro’atus
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan maqasid syariah pada produk tabungan berjangka di Bank Syariah Indonesia KCP Surabaya Ampel Mas Mansyur. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menjelaskan secara lengkap mengenai teknis penerapan produk tabungan berjangka di BSI KCP Surabaya Ampel Mas Mansyur, sehingga dapat diketahui penerapan maqasid syariah pada produk tersebut. Hasil penelitian ini adalah bahwa produk tabungan berjangka di BSI KCP Surabaya Ampel Mas Mansyur yang meliputi tabungan pendidikan, tabungan rencana, dan rekening AutoSave serta Qurban telah menerapkan aspek maqasid syariah secara umum. Tabungan pendidikan telah menerapkan tiga aspek maqasid syariah, yaitu memelihara akal, harta, dan keturunan. Tabungan rencana telah menerapkan lima aspek maqasid syariah, yaitu memelihara agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan. Rekening AutoSave dan Qurban telah menerapkan tiga aspek maqasid syariah, yaitu memelihara agama, harta, dan keturunan.
Konsep Perdagangan Syariah dalam Perspektif Al-Quran Taufikurrahman; Nabillah Ramadanty Wibowo, Devin
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41734

Abstract

Al-Qur'an, sebagai kitab suci umat Islam, memberikan petunjuk bagi manusia dalam segala upanya. Dengan memadukan agama, Islam, dan ihsan, ajaran agama melambangkan perilaku luhur. Tidak adanya sinergi antara aspek syariah, Islam, dan Ihsan bagi banyak orang yang menganut perintah agama, sehingga para pelaku bisnis yang menjalankan usahanya sering kali ditemukan memiliki ambisi besar untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan cara apapun, tanpa mempertimbangkan masalah etika dalam bisnisnya. pelaksanaan bisnis mereka. dan transaksi komersial yang dilakukan sesuai dengan Syariah agama Islam. Para pedagang harus menghindari penggunaan teknik apa pun untuk memperoleh profit pribadi tanpa mempertimbangkan semua konsekuensi yang dapat merugikan orang lain. Tujuan dari esai ini adalah menggunakan literatur untuk menyelidiki konsep perdagangan syariah dari perspektif Al-Quran. Ada berbagai kata yang berhubungan dengan tema bisnis dalam Al-Quran. Istilah tadayantum, al-bai’u,al Tijarah, serta isytara diantaranya. Menurut Al-Qur'an, bisnis itu bersifat materi dan non-materi, dan mengutamakan hal-hal yang bersifat non-materi atau berkualitas tinggi.
Peran Zakat dalam mengentaskan Kemiskinan Abdulloh; Akhyati, Najikha
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41735

Abstract

Penelitian ini memberikan penjelasan tentang peran zakat dalam memerangi kemiskinan. Al-Quran membuat zakat sebagai kewajiban bagi umat Islam selain membuat mereka bertanggung jawab untuk membantu satu sama lain. Oleh karena itu, ada unsur moral, pendidikan, sosial, dan ekonomi dalam kewajiban zakat (Rozalindah, 2014: 248): metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan modal zakat menghasilkan hasil. Ada kemungkinan bahwa pendidikan kewajibanzakat berasal dari keinginan untuk memberi, berinfak, dan menyerahkan sebagian hartanya sebagai bukti kasih sayang terhadap sesama manusia. Zakat dapat bersifat sosial dalam bidang sosial. Para muzakki dan fakir miskin dapat memengaruhi hidup mereka dan memenuhi kewajiban mereka kepada Allah karena mereka telah membantu zakat dan sedekah yang diberikan oleh orang-orang yang mampu. Zakat juga memungkinkan orang-orang yang tidak mampu merasamenjadi bagian dari masyarakat, bukannya dipandang sebelah mata dan terbuang. Zakat dapat memiliki peran ekonomi dalam bidang ekonomi, seperti mewajibkan orang kaya untuk mendistribusikan kekayaan mereka kepada kelompok keluarga yang kurang mampu dan fakir miskin, dan mencegah penumpukan kekayaan di tangan beberapa orang. Zakat juga dapat berfungsi sebagai sumber dana yang potensial untuk mengakhiri kemiskinan. Zakat juga dapat berfungsi sebagai modal kerja bagi masyarakat miskin, memungkinkanmereka untuk membuka lapangan kerja.
Pandangan dan Sikap Mahasiswa Muslim di Politeknik Negeri Jakarta terhadap Produk Makanan Halal Riza Hadikusuma; Yoyok Sabar Waluyo; Hafiduddin; Maryono
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41804

Abstract

Di kalangan umat Islam, ketentuan tentang makanan halal menjadi penting, karena keyakinan dalam ajaran Islam mengatur bahwa segala jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh setiap orang Islam harus memenuhi unsur halal dan tayyib (berkualitas). Hal ini mengharuskan umat Islam untuk jeli dan teliti pada saat membeli dan atau mengkonsumsi makanan Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana pandangan dan sikap mahasiswa muslim di Politeknik Negeri Jakarta terhadap produk halal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitiannya adalah mahasiswa muslim Politeknik Negeri Jakata dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket berdasarkan skala Likert yang terbagi dalam kelompok variabel pandangan dan sikap. Sedangkan teknik analisisnya dipaparkan dalam bentuk persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan dan sikap responden menunjukkan tingkat persetujuan yang sangat tinggi terhadap pentingnya produk makanan halal. Mereka sangat menyadari pentingnya mengkonsumsi produk yang sudah jelas status kehalalannya sebagaimana yang mereka pahami dari ajaran Islam. Mereka sangat berhati-hati terhadap status kehalalan makanan dan minuman yang mereka konsumsi.
Harmoni dan Toleransi dalam Keragaman (Studi Kasus Umat Beragama pada Masyarakat Suku Baduy Lebak Banten) Iwan Ridwan; Suaidi; Siti Muhibah
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis; (1) Untuk mengetahui tentang keberagaman agama masyarakat suku Baduy, (2) Untuk mengetahui bentuk kerukunan dan toleransi masyarakat suku Baduy, (3) Untuk mengetahui tingkat kerukunan, kebebasan dan konflik agama pada Suku Baduy. Lokasi penelitian ini di masyarakat Baduy Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Mereka mendiami wilayah Gunung Kendeng yang luasnya 5.101,85 hektar. Masyarakat Baduy dikenal dengan 3 kelompok sosial meliputi Baduy Tangtu (dalam), Baduy Panamping, Baduy Dangka dan Baduy Pajaroan (luar), Baduy memeluk agama Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suku Baduy merupakan suku yang memegang teguh adat kepu'unan dan memiliki kepercayaan Sunda Wiwitan. Akan tetapi ada sebagian dari mereka yang merasa tidak kuat untuk mengikuti adat dan meninggalkan tanah Baduyyulayat, sehingga suku Baduy menjadi beraneka ragam. Keberagaman masyarakat Baduy tersebut terdiri dari: TangtuBaduy (dalam), PanampingBaduy, Dangka dan Pajaroan (luar) serta Baduy yang pindah agama/Islam. Wujud kerukunan suku Baduy dapat dilihat dari ketaatan mereka dalam menjunjung tinggi adat kepu'unan diantaranya; upacara serang nyacar, upacara serang nuaran, upacara serang ngaduruk, upacara serang ngaseuk, upacara serang ngored, buat serang, upacara kawalu, upacara ngalaksa dan upacara sebaBaduy. Sedangkan toleransi suku Baduy dapat dilihat dari (a) Saling menghargai keyakinan masing-masing, (b) Jika seorang muslim atau suku Baduy yang masuk Islam sedang berpuasa, maka suku Baduy yang lain tidak makan sembarangan atau tidak makan di luar. (c) Ketika merayakan hari raya Idul Fitri mereka (Baduy dalam maupun Baduy luar) akan datang bersilaturahmi dengan makanan.
Menggali Dilema Etis :PenggunaanTeknologi Komunikasi Digital Generasi Muda dalam Perspektif Islam Aifanisa Rahman; Muhammad Taufik
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41883

Abstract

Menggali dilema etika dalam penggunaan teknologi komunikasi digital oleh generasi muda dari perspektif Islam merupakan topik yang sangat relevan di era modern. Generasi digital memiliki akses yang luas ke berbagai platform digital, yang memengaruhi pola komunikasi dan interaksi mereka. Meskipun teknologi menawarkan manfaat seperti komunikasi yang lebih mudah dan peningkatan pengetahuan, dampak negatifnya meliputi ketergantungan, kurangnya interaksi sosial yang nyata, dan paparan konten negatif. Generasi muda di Indonesia, khususnya, menunjukkan minat yang tinggi terhadap aplikasi seperti TikTok karena kemudahan akses dan fitur-fiturnya yang interaktif. Dari sudut pandang Islam, penggunaan teknologi harus dipandu oleh prinsip-prinsip etika seperti kejujuran dan keadilan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi pustaka, pengumpulan data melalui observasi dan tinjauan pustaka. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif untuk memberikan gambaran yang jelas tentang dilema etika ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman etika yang kuat diperlukan untuk memastikan bahwa generasi muda tidak hanya mahir dalam teknologi tetapi juga memiliki karakter moral yang baik sesuai dengan nilai-nilai Islam, menjaga komunikasi yang etis di dunia digital.
Optimalisasi Program Pembinaan Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Muara Bungo Fajar Ramadoni; Ade Sofa; Joko Susanto; Abu Bakar
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i1.41884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi program pembinaan rohani Islam, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan populasi seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo dan seluruh warga binaan lapas, serta unit analisis berjumlah 13 orang. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi program pembinaan rohani Islam telah berjalan sesuai aturan Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-10. OT.02.02 Tahun 2021 tentang sistem penilaian pembinaan warga binaan. Akan tetapi masih terdapat faktor penghambat dalam pelaksanaannya yaitu kurangnya sumber daya manusia seperti kurangnya petugas pembinaan dan kondisi petugas keamanan yang belum ideal. Selain itu faktor penghambat juga disebabkan oleh kelebihan kapasitas hunian (over kapasitas) sehingga hal ini berdampak pada terbatasnya sarana dan prasarana. Untuk mengatasi kendala tersebut maka upaya yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo adalah dengan melakukan kerjasama dengan pihak eksternal dalam pendampingan tenaga pengajar dan sosialisasi dengan pendekatan perubahan sikap dan perilaku, kemudian untuk mengatasi kelebihan kapasitas tersebut dilakukan strategi penjadwalan dan pembinaan bagi warga binaan yang dibagi dalam beberapa kelompok. Serta melakukan asesmen pembinaan yang berguna untuk memperlancar pengurusan hak integrasi, dalam hal ini pembebasan bersyarat yang menjadi solusi untuk mengurangi kelebihan kapasitas.