cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Research Report - Engineering Science
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Research Report - Engineering Science merupakan kumpulan laporan penelitian yang dilakukan oleh para dosen Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dalam bidang rekayasa. Penelitian tersebut didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Katolik Parahyangan. Bidang rekayasa mencakup berbagai disiplin ilmu, diantaranya Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Informatika, Matematika dan Fisika. Research Abstract diterbitkan dua (2) kali setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 270 Documents
PENGAJARAN MATERI FISIKA DASAR UNTUK MAHASISWA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI Risti Suryantari; Flaviana Flaviana
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.5 KB)

Abstract

Fisika merupakan cabang ilmu science yang dianggap penting dalam perkembangan teknologi dan mendasari bidang ilmu lain, seperti teknik. Melalui analisis selama perkuliahan berlangsung, terdapat beberapa masalah berdasarkan keluhan mahasiswa, yaitu dari segi materi, metode pembelajaran dan tim dosen pengajar. Permasalahan tersebut mengakibatkan proses perkuliahan kurang berjalan dengan baik dan mahasiswa menjadi semakin tidak menyukai fisika, terlihat dari rata-rata hasil ujian tengah semester dan ujian akhir yang kurang memuaskan. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan tinjauan ulang terhadap perkuliahan berlangsung, kemudian menenentukan prioritas materi pengajaran dan metode pembelajaran, serta membuat contoh panduan metode pembelajaran, difokuskan untuk materi Fisika Dasar 2 (listrik-magnet, gelombang elektromagnetik, fisika modern, fisika nuklir, energi, dan global warming). Harapan dari penelitian ini adalah agar mahasiswa tetap memiliki esensi fisika sebagai ilmu empiris yang berlatar teori yang kuat dalam bidang industri apapun. Selain itu penelitian ini juga akan bermanfaat bagi para calon sarjana teknik, agar dengan mengikuti pekuliahan fisika dasar, kelak bukan hanya mengetahui segi teknis melainkan juga mengetahui latar belakang ilmiahnya secara baik, sehingga mendorong mereka untuk melakukan inovasi dan mengembangkan ilmu yang telah mereka pelajari. Kata kunci : pengajaran materi fisika dasar, fakultas teknologi industri, metode pembelajaran
PEMODELAN DAN IMPLEMENTASI ANTAMUKA WEB SERVICE SISTEM INFORMASI UNPAR Muhammad Ghifary; Gede Karya
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.278 KB)

Abstract

Saat ini di Universitas Parahyangan (UNPAR) telah berjalan berbagai sistem informasi (SI)perangkat lunak berbasis web yang membantu keberlangsungan kegiatan akademik danadministrasi. Sistem-sistem tersebut antara lain SI Akademik, SI Keuangan, SI Kepegawaian,dan SI Perpustakaan. Seperti pada umumnya perangkat lunak web, layanan yang diberikanbersifat machine-to-human yaitu perangkat lunak menyediakan sajian informasi kepadapengguna yang dapat diakses melalui web browser. Penelitian ini mencoba memodelkan sebuahjalur protokol komunikasi machine-to-machine antara sistem informasi yang ada di UNPARdengan perangkat lunak lainnya, terutama mobile application, dengan memanfaatkan teknologiweb services serta tetap menjaga independensi dan keamanan sistem.Terdapat dua hal yang menjadi fokus analisis utama dari model web services untuk SI UNPARyang akan dirancang. Hal pertama adalah mengenai pemilihan jenis teknologi web services yangsesuai. Ada dua jenis teknologi web services yang lazim digunakan yaitu SOAP/Big WebServices dan REST Web Services yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan,serta diperuntukkan untuk keperluan yang berbeda pula. Selain itu, diperlukan pula pemilihanyang sesuai mengenai format pesan pertukaran yang digunakan sebagai media komunikasi antarperangkat lunak luar dengan SI di UNPAR. Hal kedua adalah mengenai mekanisme pengamananjaringan web services agar tetap menjamin tiga prinsip keamanan informasi yaitu authentication,confidentiality, dan integrity.Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dirancang sebuah model web services yangmenggunakan kedua teknologi “SOAP” dan “REST” di jalur komunikasi yang berbeda.Sedangkan, untuk format pesan pertukaran digunakan format pesan JavaScript Object Notation(JSON). Yang menjadi elemen utama dari model tersebut adalah Web Services Server berbasisJava 2 Enterprise Edition (J2EE) yang dibangun terpisah dengan aplikasi SI di UNPAR. Aplikasitersebut akan berfungsi sebagai pintu gerbang yang menghubungkan perangkat lunak luardengan SI UNPAR. Untuk mekanisme autentikasi, digunakan mekanisme Single Sign-On yangdidukung oleh sebuah web server bernama Central Authentication Service (CAS). Untukmenguji apakah model tersebut dapat diimplementasikan, dibangun tiga prototipe perangkatlunak, yaitu Web Services Server, CAS Server, dan aplikasi klien uji yang mensimulasikan carakerja dari model. Kumpulan prototipe tersebut menjalankan dua buah layanan yang dimiliki olehSI UNPAR yaitu “Melihat Jadwal Kuliah” dan “Mengubah Nomor Telepon Mahasiswa”.Diharapkan prototipe tersebut dapat dikembangkan menjadi perangkat-perangkat lunak utuhsehingga bisa membuka semua layanan yang diperlukan agar dapat diakses oleh aplikasiperangkat lunak lainnya.
KONSEP PERANCANGAN INFRA STRUKTUR KOLAM PAKAR TAHURA IR. H. DJUANDA SEBAGAI ARENA RUANG PUBLIK KOTA BANDUNG (ECO LEARNING WATER PARK) Karyadi Kusliansjah; Giosia Pele Widjaja; Amirani Ritva; Kage Priatna
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2593.723 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan keikutsertaan peran Universitas Katolik Parahyangan sebagai pihak akademisi dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat secara kemitraan bersama Balai Tahura Ir.H.Djuanda dan Yayasan Sahabat Lingkungan Hidup. Pengabdian ini berguna mendukungpencitraan baru Tahura di semua sektor layanan dan kualitas tata ruang sarana Tahura baik bagi kepentingan Tahura Ir. H. Djuanda pada tahun 2014-2018,dan merupakan bagian dari rencana jangka panjang tahun 2014-2044 menuju World Heritage Tropic Forest Park, berbasis eco learning. Kajianini mengambil objek Kolam Pakar yang merupakan kolam endapan lumpur yang berada di kawasan pintu masuk utama Tahura Ir.H.Djuanda, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata ruang lingkungan Tahura dengan buffer zone maupun outter zone-nya secara sinergis. Melalui metodaSWOT dan pendekatan teoritikal keseimbangan dan eko arsitektur, pencitraan baru digagas memperhatikan batas-batas yang memungkinkan secara peraturan konservasi hutan lindung,penyelenggaraan pendidikan lingkungan alam (eco learning), maupun sebagai arena ruang publik yang ikonik bagi kepentingan masyarakat luas khususnya bagi kota Bandung dan sekitarnya. Hasil penelitian ini berhasil merumuskan konsep dan kriteria perancangan infra struktur Kolam Pakar Tahura Ir. H. Djuanda sebagai arena ruang publik kota Bandung (Eco Learning Water Park); beserta rekomendasi yang berguna untuk pihak terkait melakukan pembangunan, pengelola kolam danlingkungannya.Kata Kunci: Pencitraan Baru, Kolam Pakar, Water park kota, Tahura Ir. H. Djuanda Bandung.
Uji Eksperimental Kuat Lentur Balok dan Pelat Beton Bertulang dengan Agregat Kasar dan Halus Beton Daur Ulang Buen Sian; Adhijoso Tjondro; Riani Sidauruk; Sisi Nova Rizkiani
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1342.466 KB)

Abstract

In this experimental study, recycled concrete was used on cylinder specimens, the reinforcedconcrete beams, and the reinforced concrete slabs. Recycled concrete made of waste material fromlaboratory experiment is used for fine and coarse aggregates in this experiment. Cylinder specimens,beams, and slabs were used to determine the mechanical properties such as compressive strength,shear strength, split tensile strength, and flexural strength. Two mix designs with fc’ = 25 MPa andFc’ = 20 MPa were used in this study.Three different persentage variations of recycled concrete aggregates were used in mixdesign with ' c f = 20 MPa. Firstly, it consists of 100% recycled coarse aggregates (RCA) and 0%recycle fine aggregates (RFA). Secondly, it consists of 80% RCA and 20% RFA, and thirdly, it consistsof 60% RCA and 40% RFA. Nine reinforced concrete slabs with three variations of mix design weretested. The test results showed that the mechanical properties such as compressive strength, splittensile strength, shear strength, and flexural strength decreased when using more RFA. The flexuralstrength of reinforced concrete slab showed that the yield and ultimate moment are close to eachother, but ductility decreased when the RFA increased.Three different persentage variations of coarse recycled concrete aggregates (RCA) wereused in mix design with ' c f = 25 MPa, which are 0%, 50%, and 100% of RCA. The test results showedthe characteristics of compressive strength values are: fc’=28.7 MPa and fc’=28.4 MPa for each ofthe mixtures of 50% and 100% RCA. The split tensile strength values are: fct= 2.38 MPa, fct= 2.78MPa, and fct= 2.81 MPa for 0%, 50% and 100% RCA. While the shear strength are: Fv= 5,55 MPa, fv=4,28 MPa, and fv= 3.86 MPa for 0%, 50%, and 100% RCA.Keywords: recycled coarse aggregates, recycled fine aggregates, compressive strength, split tensilestrength, shear strength, flexural strength, ductility.
KAJIAN AWAL PEMANFAATAN BUAH BINTARO SEBAGAI BAHAN BAKU BIOETANOL : PENGARUH KONSENTRASI SUBSTRAT TERHADAP PEROLEHAN GLUKOSA Henky Muljana; Tony Handoko
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2010)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.726 KB)

Abstract

Dewasa ini, penggunaan bahan bakar minyak menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia dalam menjalankan perekonomian. Perubahan harga yang fluktuatif dan cadangan minyak yang berkurang menjadi suatu problem utama bagi pemerintah dalam menyediakan kebutuhan bahan bakar tersebut. Akibatnya perlu dicari suatu alternatif untuk mengatasi hal tersebut. Bahan bakar nabati adalah salah satu alternatif yang dapat mengatasi hal tersebut. Bioetanol merupakan salah satu jenis bahan bakar nabati yang dapat diperoleh melalui bahan-bahan terbaharukan yang mengandung karbohidrat. Hal ini menjadi berbenturan dengan penggunaan bahan-bahan berkarbohidrat tersebut sebagai bahan pangan. Oleh karena itu, perlu alternatif lain dalam penyediaan bahan baku bahan bakar nabati, yaitu bahan berselulosa. Bintaro merupakan bahan yang mengandung lignoselulosa dan bukan sumber bahan pangan. Tujuan utama penelitian ini adalah mendapatkan informasi tentang kandungan selulosa dalam buah bintaro dan pengaruh kadar enzim selulase terhadap perolehan glukosa sebagai sumber bioetanol. Tujuan lain yang ingin dicapai adalah menentukan kandungan lignin dan pemanfaatan buah bintaro sebagai sumber bahan karbon aktif. Target utama yang ingin dicapai adalah informasi kandungan buah bintaro, pengaruh konsentrasi substrat terhadap perolehan glukosa, dan informasi keekonomisan buah bintaro sebagai sumber bioetanol dan karbon aktif. Hasil penelitian adalah buah bintaro memiliki kandungan selulosa sebesar 36,945 % dan lignin sebesar 38 %. Kajian lebih dalam perlu dilakukan untuk melihat kelayakan secara ekonomi sebagai sumber glukosa dan karbon aktif. Konsentrasi enzim 5 g/L larutan buffer sitrat optimum untuk konsentrasi substrat 40 s.d. 100 g/L. Pada konsentrasi substrat dan enzim 1:1 menghasilkan perolehan glukosa tertinggi sebesar 51,6 % namun tidak layak secara ekonomis karena penggunaan enzim yang mahal dalam jumlah yang besar.
KOMUNITAS IBU BELAJAR MATEMATIKA (IBM) : MITRA SDN CIUMBULEUIT 1 DAN 3 Iwan Sugiarto; Agus Sukmana; Benny Yong; Erwinna Chendra; Farah Kristiani; Ferry Jaya Permana; Liem Chin; Livia Owen; Maria Anestasia; Taufik Limansyah
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1514.762 KB)

Abstract

Kebutuhan dasar manusia mencakup pangan, perumahan, sandang, pemeliharaan kesehatan dan pendidikan. Masalah utama dan pertama ialah masih adanya tingkat pendidikan dasar yang rendah dan masih adanya 30 juta penduduk di Indonesia yang masih hidup dalam kemiskinan. Salah satu masalah utama ialah kurangnya pendidikan yang berkualitas terutama masalah pendidikan dasar. Tujuan komunitas Ibu belajar Matematika (IbM) dengan studi kasus mitra SDN Ciumbuleuit 1 dan 3 ialah memberikan pembelajaran dan peningkatan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar guna meningkatkan mutu pendidikan matematika Indonesia sehingga peserta didik memiliki kualitas internasional. Manfaat komunitas IbM adalah tercapainya penguasaan ilmu matematika dasar bagi para ibu yang mempunyai putra-putrinya di sekolah dsaar dan manfaat lainnya adalah mengurangi kegiatan ibu-ibu yang membuang waktu selama menunggu putra-putrinya di sekolah. Metoda yang digunakan yaitu melalui program penyegaran materi pelajaran matematika di sekolah dasar, disertai dengan pendampingan dan dipandu oleh dosen-dosen dan mahasiswa Program Studi Matematika Unpar. Metoda komunitas IbM oleh para ibu akan memberikan kontribusi agar memiliki bekal untuk membantu putra-putri mereka ketika belajar matematika di rumah. Hasil melalui kegiatan tersebut adalah meningkatkan penguasaan kemampuan matematika para siswa. Dengan meningkatnya kemampuan matematika yang dimiliki para ibu, diharapkan pula tumbuh penghargaan atau sikap hormat dari siswa-siswa tersebut terhadap ibu mereka. Kegiatan IbM sudah diselenggarakam dengan cukup baik oleh Program Studi Matematika sejak tahun 2012. Pada penyelenggaraan tahun 2013, merangkul 5 sekolah mitra (SD Negeri) yang berlokasi di sekitar Unpar. Target penyelenggaraan tahun ini adalah menuntaskan materi tutorial yang sudah diberikan pada semester Ganjil 2013, sesuai pula dengan permintaan peserta. Target lainnya adalah merevisi modul yang akan digunakan, antara lain berupa perbaikan susunan materi, penyempurnaan materi dalam penyajian soal. Selanjutnya modul training manual dalam bahasa Indonesia yang sederhana dilengkapi gambar akan digunakan kegiatan IbM mendatang.Kata kunci: kemiskinan, pendidikan dasar, matematika, SD Negeri, materi pendampingan.  
VLAN Sebagai Solusi Infrastruktur Jaringan Yang Lebih Efisien Chandra Wijaya
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2579.493 KB)

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi terutama komputer dan internet, kitadapat mendapatkan informasi dengan semakin mudah. Hal itu pula yang mendorongjumlah pengguna komputer dan internet semakin besar. Terlebih di lingkunganUniversitas Parahyangan, jumlah mahasiswa dan karyawan yang menggunakan internetsemakin banyak dari waktu ke waktu. Pertambahan user yang menggunakan jaringanakan menyebabkan infrastruktur jaringan yang sudah ada, harus semakin ditingkatkanagar tidak membuat pengguna kecewa akibat penurunan performa jaringan. Pertambahanalat jaringan untuk mendukung infrastruktur tidak bisa hanya sekedar menambah agarsemakin banyak user yang bisa terhubung ke suatu jaringan tertentu. Penambahan suatualat juga akan mempengaruhi performa jaringan terutama delay dan juga kompleksitasjaringan akan semakin rumit untuk dikelola.Vlan adalah sebuah teknologi yang memungkinkan sebuah LAN dibagi menjadibeberapa domain yang berbeda. Vlan juga memungkinkan penggabungan jaringan yangterpisah lokasi, namun seakan-akan terletak dalam 1 domain yang sama. Penelitianpenggunaan VLAN di lingkungan laboratorium Komputasi FTIS memberikan hasilbahwa VLAN dapat meningkatkan performa jaringan, pembagian jaringan berdasarkanketentuan tertentu, mempermudah pengelolaan, meminimalkan biaya, dan penerapanmetode keamanan.
INDIKASI KEESTETIKAAN LINGKUNGAN PERKOTAAN KAWASAN PUSAT KOTA WONOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA FEBRUARI s/d OKTOBER 2015 FX Budiwidodo Pangarso; Arief Sabarudin; Iwan Purnama; Roni Sugiarto; Gideon Suryanugraha; Nityasa Swinareswari
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15481.262 KB)

Abstract

Perkara ke-estetika-an lingkungan seringkali menjadi suatu intensi seseorang atau sekelompok masyarakat, dalam menanggapi sesuatu ungkapan ekspresi keindahan atas tatanan fisik/spasial dan kultural, yang akan dapat menunjukkan eksistensi kegiatan dan pola aktivitas lingkungan perkotaan tertentu. Premis mayor ini merupakan landasan penelitian bertema keestetikaan lingkungan perkotaan yang berbasis pada aspek kultural historiografis, dengan tujuan memperoleh fakta unsur fisik/spasial dan unsur normatif yang secara eksistensial maupun arsitektural memiliki potensi determinatif-indikatif dalam upaya mencipta keestetikaan lingkungan. Penelitian ini merupakan pengembangan tema tipologis dari penelitian sebelumnya di Kota Cirebon (2012), Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman (Kecamatan Depok) DIY (2013).Lingkungan perkotaan yang diamati dan diteliti difokuskan pada Kawasan Pusat kota Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Kawasan perkotaan ini memiliki keterkaitan fungsional maupun normatif eksistensial dan simbolik dengan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang secara historis maupun administratif mendefinisikan basis model kultur Yogyakarta terkait fenomena perkembangan fungsi kepariwisataan. Koridor KH.Agus Salim, Brigjen Katamso dan Sugiyapranata menjadi orientasi spasial utama/primer, yang akan berpendar ke koridor-koridor sekitarnya dan simpul-simpul sirkulasi strategis lainnya. Ketiga segmen koridor ini secara spasial perkotaan merupakan simpul strategis atas pertumbuhan sosial-ekonomi yang langsung berdampak pada perkembangan struktur tatanan rupa fisik kawasan terkait.Saat ini secara eksistensial / fungsional koridor telah bertumbuh menjadi area kegiatan campuran secara linier, yang tentu akan dampak pada nilai strategis yang dimilikinya. Sementara pada ruas koridor lainnya tetap sebagai fungsi sosial-ekonomi, yang seharusnya juga berfungsi sebagai pengendali kesinambungan rupa eksistensial tradisi dan budaya, walaupun saat ini berkembang menjadi jalur sirkulasi kepariwisataan. Dilain pihak kondisi lokasi ini secara estetis bisa menjadi picu keunikan tata-rupa spasial, yang tetap memberikan ekspresi nilai strategis kultural karena gejala pertumbuhan dan pemenuhan peningkatan kebutuhan masyarakat melalui ragam aktivitas dan kegiatannya berlangsung melalui proses keselarasan antara nilai-budaya tradisi serta nilai-modernitas kehidupan urban.Metoda kualitatif & kuantitatif serta analisis visual lingkungan, akan didaya-gunakan terhadap tatanan maupun ekspresi rupa ragam elemen fisik/spasial panorama perkotaan (“townscape”) dan di-sintesis padu-padankan dengan norma kultural strategis, perilaku dan pola aktivitas disepanjang koridor maupun simpul-simpul ruang strategis perkotaan. Berbasis metoda tersebut diharapkan dapat menunjuk berbagai model indikasi positif eksistensi nilai-nilai keestetikaan lingkungan. Praduga yang mengemuka pada observasi awal adalah, bahwa indikasi keestetikaan yang berbasis pada nilai kultural belum optimal dikelola, selaras dengan pengendalian citra lingkungan kultural strategis dan eksistensial Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Oleh karenanya manfaat dari penelitian ini, bisa memberi inspirasi cara pola pikir keestetikaan lingkungan dan memberi alternatif model pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan estetika lingkungan perkotaan.Penelitian ini dilakukan dalam format multidisiplin keilmuan, antara bidang desain arsitektur lingkungan perkotaan dan bidang estetika filsafati; yang difokuskan pada bidang arsitektur-kota dan bidang seni-rupa lingkungan, melalui proses studi literatur, observasi visual lapangan, pengolahan data, analisis fenomenologis citra kultural kota, diskusi dengan para nara-sumber terkait dan penyimpulan atas praduga awal.Kata kunci : keestetikaan lingkungan, panorama perkotaan, strategis kultural, analisis visual.
ANALISIS KETERKAITAN MATA KULIAH KURIKULUM TEKNIK INDUSTRI UNPAR Yogi Yusuf Wibisono; Marihot Nainggolan
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2008)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.116 KB)

Abstract

There are many factors influence the quality of education, one of them is a curriculum. The curriculum contains a set of the plan and the arrangement of the subject content and the way to deliver and to assess it. The learning process in higher education refers to its curriculum. The curriculum can determine the expected graduate competency achievement. The competency includes the theoretical based competency, the practical based competency, and the general competency. In the curriculum development, the relation between the subjects has to be devised. This relation has a meaning that one subject is a prerequisite subject of another subject. The prerequisite subject is required to increase the learning effectiveness, but if there are too many and irrelevant prerequisite subjects for one subject it makes the students be inflexible in planning their study. This research uses the structural equation modeling technique to analyze the relation between the subjects. The result of this research shows that the relation between ETEK → AKB, P3 → SPROD, GTEK → P2P, PSIS → SSIS is not significant, the relation between MTEK → PMES, APK2 → P2P is at the low level, and the rest have the strong relationships.Keywords: a curriculum, a prerequisite subject, structural equation modeling.
KOMUNITAS IBU BELAJAR MATEMATIKA (IPTEKS BAGI MASYARAKAT) : MITRA SDN BANDUNG BARU 1, SDN BANDUNG BARU 2, SDN CIUMBULEUIT 1, SDN CIUMBULEUIT 4 Ferry Jaya Permana; Agus Sukmana; Benny Yong; Erwinna Chendra; Farah Kristiani; Iwan Sugiarto; Liem Chin; Livia Owen; Maria Anestasia; Taufik Limansyah
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1453.761 KB)

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh kelompok dosen dan mahasiswa jurusan Matematika UNPAR untuk kedua kalinya. Sebelumnya kami telah mengadakan dengan SD mitra SDN Bandung Baru 1, SDN Bandung Baru 2, SDN Ciumbuleuit 4 pada tahun 2012. Dan pada tahun 2013 ini ditambah dengan SDN Ciumbuleuit 1. Program ini berupa pelatihan dan pendampingan bagi komunitas ibu untuk belajar Matematika yang biasanya dianggap sulit. Merujuk pada Millennium Development Goals (MDGs) yang dideklarasikan oleh PBB tahun 2000, pendidikan dasar, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah dua di antara delapan tujuan milenium tersebut. Ibu merupakan salah satu faktor penting dalam pendidikan anak-anak, namun kadang karena belum setaranya kesempatan pendidikan bagi perempuan mengakibatkan akses untuk memasuki lapangan kerja tidak mudah demikian pula untuk keterlibatan dalam pendidikan anak-anak mereka. Komunitas Ibu Belajar Matematika (IbM) adalah suatu program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada kelompok ibu-ibu yang memiliki putera-puteri yang sedang belajar di tingkat sekolah dasar. Melalui program IbM ini, kami ingin membantu pihak sekolah, untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat siswa dalam mempelajari matematika dengan mengubah pandangan bahwa belajar matematika adalah menyenangkan.Persiapan kegiatan berupa pendekatan kepada sekolah mitra, penyusunan modul, dan perencanaan dilaksanakan pada semester pertama tahun 2013. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada semester kedua tahun 2014. Kegiatan diikuti oleh sekitar 50 peserta. Sebagian besar peserta adalah ibu-ibu yang memiliki anak yang sedang duduk di kelas 1 SD. Kegitan berlangsung dengan baik, terbukti dari hasil kuisioner evaluasi pelaksanaan dimana para ibu dan sekolah mitra merasakan manfaat dari kegiatan ini dan mengharapkan kelanjutan dari kegiatan ini.