Articles
439 Documents
Peningkatan Pemahaman Konsep dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar melalui Penerapan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik
Fajri Rahayu;
Muhammad Akil Musi;
Hasmita Hasmita
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i3.56869
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran matematika realistic (PMR) di UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan selama 3 siklus dimana setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI C yang terdiri dari 27 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes yang dilaksanakan setiap siklus serta tes pretest dan post test. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan tingkat pemahaman dan hasil belajar siswa setelah penerapan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata siswa pada siklus I adalah 69,67%, siklus II adalah 77,22%, dan siklus III adalah 91,48%. Rata-rata nilai hasil pretest siswa adalah 45,92% dan rata-rata nilai hasil posttest siswa adalah 86,15%. Berdasarkan hasil analisis data tes setiap akhir siklus dan tes pretest-posttest dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) berhasil meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika siswa Kelas VI C UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II pada tahun pelajaran 2022/2023.Kata Kunci: Pemahaman Konsep Matematis, Hasil Belajar, Pembelajaran Matematika Realistik (PMR)
Pembelajaran Berbasis Perkembangan Emosional Peserta Didik Di Masa Pandemi Covid 19
Ingelin Narsita;
Latri Latri;
Nazwar Muslan
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i1.26342
Pandemi covid-19 telah membuat semua negara di dunia membatasi interaksi sosial warga negaranya, termasuk dalam dunia pendidikan, termasuk Indonesia. Pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan platform-platform pembelajaran digital digunakan oleh guru di Indonesia dalam memberikan pembelajaran kepada siswa sejak bulan Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulan dan menganalisa artikel yang berkaitan dengan dampak pembelajaran jarak jauh terhadap perkembangan peserta didik dan memberikan pemaparan mengenai pentingnya bagi guru untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh berbasis perkembangan emosional peserta didik. Desain penelitian ini adalah literature review, artikel dikumpulkan menggunakan manajer referensi Mendeley dan mesin pencari Google. Kata kunci yang digunakan adalah “perkembangan peserta didik di masa pandemi”. Kriteria artikel mulai dari tahun 2017-2021. Berdasarkan analisis diambil kesimpulan bahwa penting bagi guru untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh dengan mempertimbangkan aspek emosional atau afektif siswa agar terselenggara pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan mengurangi tingkat stress anak selama masa pandemi.
Penerapan Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca di SDN Somokaton 1
Istiqomah Istiqomah;
Hamzah Pagarra Pagarra;
Abdul Rahim Rahim
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26313
Penelitian ini tentang penerapan model problem based learning yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 2 Sekolah Dasar. Pembelajaran yang disajikan oleh guru masih menggunakan metode konvensional yaitu metode ceramah, proses pembelajaran berpusat pada guru dan tanpa melibatkan siswa sehingga kurang menarik minat dan motivasi siswa untuk belajar dan siswa menjadi kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Model problem based learning berguna untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskusi. Dapat disimpulkan bahwa Penerapan model pembelajaran berbasis masalah Problem Based Learning (PBL) pada Bahasa Indonesia guna meningkatkan terampil membaca di kelas 2 Sekolah Dasar. Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL); Keterampilan Membaca.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar
Nurfitriani Ramli;
Widya Karmila Sari Achmad;
Bungawati Bungawati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i1.57383
Permasalahan dalam penelitan ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri Romang Rappoa Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana taip siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan tahapan kegatan meliputi perencanaan, pelaksanan, observasi dan refleksi. Adapun subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri Romang Rappoa Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes dan dukumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Hasil penilitian menunjukkan bahwa pada siklus I yang tuntas secara individual dari 20 siswa hanya 11 siswa atau 55% yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) atau berada pada kategori sangat rendah. Sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan dimana dari 20 siswa terdapat 18 siswa atau 90% telah memenuhi KKM. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS dikelas IV SD Negeri Romang Rappoa Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.
Peningkatan Percaya Diri Peserta Didik Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning
Muhammad Rizal;
Nurhaedah Nurhaedah;
Muh Hamka
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i2.29471
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menelaah Penerepan Problem Based Learning Pada Tema Karyanya Negeriku untuk meningkatkan percaya diri peserta didik di Kelas IV di UPT SDN Kecil Mabu. Adapun rumusan masalah yaitu, apakah percaya diri peserta didik dapat meningkat melalui penerapan model Problem Based Learning di kelas IV UPT SDN Kecil Mabu dengan tujuan peneliti untuk menjelaskan Penerapan Model Problem Based Learning untuk meningkatkan rasa Percaya Diri Peserta didik di kelas IV UPT SDN Kecil Mabu. Hal ini didasari pada rendahnya percaya diri peserta didik dalam pembelajaran terbukti, kurang aktifnya peserta didik dalam mengemukakan pendapat, dan bertanya saat proses pembelajaran. Pendekatan yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif, dimana persentase yang di peroleh dengan cara mendeskripsikan data dari hasil observasi yang dilakukan. Adapun subjek peneliti sebanyak 13 orang yang terdiri dari 5 laki – laki dan 8 perempuan. Pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Peningkatan itu dapat dilihat dari persentase hasil belajar peserta didik pada tiap siklus, yaitu pada siklus I dan II berada pada kategori baik ( B), sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh signifikan dari penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Percaya Diri Peserta Didik di kelas IV UPT SDN Kecil Mabu. Kata Kunci: PPL; Problem Based Learning; Percaya Diri
Penerapan Model Project Based Learning (PJBL) Untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa Pada Muatan Pelajaran IPA Kelas V SD Negeri 11 Barang
Magfirah Magfirah;
Hamzah Pagarra;
Nurtini Nurtini
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i2.41560
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa Pada Muatan Pelajaran IPA Kelas V SD Negeri 11 Barang Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai. Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model project based learning untuk meningkatkan kreativitas belajar siswa pada muatan pelajaran IPA kelas V SD Negeri 11 Barang Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitia n tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Fokus penelitian adalah penerapan model Project Based Learning dan Kreativitas belajar siswa. Adapun yang menjadi subyek penelitian adalah guru dan seluruh siswa kelas V SD Negeri 11 Barang Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai yang berjumlah 21 orang pada semester ganjil tahun ajaran 2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif. Hasil penelitian pada siklus I yaitu berada pada kategori Cukup dan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu berada pada kategori baik sekali. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan Kreativitas belajar siswa pada muatan pelajaran IPA kelas V SD Negeri 11 Barang Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Perkembangbiakan Tumbuhan
Mutmainnah Mutmainnah;
Sayidiman Sayidiman;
Kasau Kasau
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26280
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi perkembangbiakan tumbuhan di kelas VI SD Negeri 048 Mambulling Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VI pada semester ganjil 2021/2022 yang berjumlah 25 orang. Pemerolehan data berasal dari lembar hasi belajar siswa dan data observasi. Dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) yang diterapkan dalam 2 siklus dimana Pada siklus I menunjukkan nilai terendah 55 dan nilai tertinggi 82. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan nilai terendah 71 dan nilai tertinggi 98.Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 64.05% dan pada siklus II terjadi peningkatan sebesar 100%. Adapun Hasil penelitian ini adalah dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Basic Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkembangbiakan tumbuhan di kelas VIKata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning, Hasil Belajar Siswa, Perkembangbiakan Tumbuhan
Peningkatan Hasil Belajar IPA melalui Penggunaan Media Audio Visual pada Peserta Didik Kelas V SD Inpres Jonggowa
Kurniawati Elyana Ramang;
Erma Suryani Sahabuddin;
Fatmawaty Fatmawaty
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i1.30244
Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada peserta didik kelas V SD Inpres Jonggowa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA menggunakan media audio visual pada peserta didik kelas V SD Inpres Jonggowa. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada strategi untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan penggunaan media audio visual pada peserta didik kelas V SD Inpres Jonggowa dengan subjek penelitian 9 orang peserta didik yang terdiri dari 4 orang peserta didik laki-laki dan 5 orang peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan lembar observasi. Teknik analisis data yaitu deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan peserta didik pada siklus I adalah 55,6%, pada siklus II ketuntasan mencapai 88,9% dan siklus III meningkat menjadi 100%. Sementara dari hasil observasi terlihat peningkatan aktifitas pembelajaran di setiap siklus. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar IPA pada peserta didik kelas V SD Inpres Jonggowa dengan menggunakan media audio visual.
Model pembelajaran Problem Basic Learning Dengan Pendekatan TPACK Dapat Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik
Rahma Yumita;
Ila Israwaty;
Muhammad Fitri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i3.28419
Artikel ini ditulis berdasarkan hasil pengamatan selama guru mengikuti PPL pada saat menempuh Pendidikan Profesi Guru. Dari penelitian ditemukan daya belajar atau minat belajar siswa kurang salah satu faktor yaitu penggunaan model belajar yang monoton dan tidak menggunakan pendekatan yang sesuai untuk setiap materi pelajaran. Untuk itu mencoba menerapkan model pembelajaran Problem Basic Learning dengan Pendekatan TPACK. Pembelajaran berbasis masalah atau lebih dikenal dengan PBL adalah model pembelajaran yang dipusatkan pada siswa melalui pemberian masalah dari dunia nyata pada awal pembelajaran. Dengan pendekatan TPACK (Technological Pedagogical And Content Knowledge). Memasuki era industry 4.0yang berdampak pada dekatnya pesertadidik dengan teknologi dan informasi yang canggih. Yang memaksa guru harus mengusai teknologi dan mampu mengkolaborasikannya dalam pembelajaran .Dengan model dan pendekatan pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.Kata Kunci : Problem basic learning,TPACK, Minat Belajar
Pengaruh Metode Demonstrasi Berbantuan Media Puzzle Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i3.43112
Media Puzzle adalah salah satu media untuk belajar dan bermain dengan metode demonstrasi akan dapat mempengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa. dalam riset ini akan dianalisis pengaruh penggunaan metode demonstrasi dengan media puzzle terhadap motivasi belajar dan hasil belajar matematika kelas IV SDN 1 Rantepao. Penelitian berikut dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif dan didesain menggunakan pre-eksperimen model one group pretest-posttest. Penelitian berikut memiliki populasi dan sampel dari siswa kelas IV SDN 1 Rantepao yang totalnya 81 siswa dengan pembagiannya dalam 3 kelas secara paralel. Dengan teknik cluster random sampling diperoleh kelas IVa dengan 27 sampel. Data dikumpulkan dengan teknik test, lembar aktivitas siswa, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil uji diperoleh t hitung =20.634>1.70329 maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh metode demonstrasi dengan media puzzle terhadap motivasi belajar. Berdasarkan uji t pada hasil belajar diperoleh nilai sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05 maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh metode demonstrasi dengan media puzzle terhadap hasil belajar.Kata kunci: Demonstrasi; Media Puzzle; Motivasi belajar; Hasil Belajar Matematika