cover
Contact Name
Tommy Hastomo
Contact Email
tomhas182@gmail.com
Phone
+6282176073999
Journal Mail Official
editor_eduimpact@ciptapustaka.com
Editorial Address
Jalan Bayur No. 25 Sumberrejo LK 1.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
ISSN : 30890101     EISSN : 30646456     DOI : -
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat (e-ISSN: 3064-6456 dan p-ISSN: 3089-0101), merupakan publikasi ilmiah berupa artikel luaran Pengabdian kepada Masyarakat atau hasil penelitian yang telah diterapkan kepada mitra (masyarakat) dengan cakupan bidang: pendidikan dan pembelajaran, ekonomi kreatif dan kewirausahaan, konseling, dan humaniora. EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Pendidikan Masyarakat diterbitkan oleh Cipta Pustaka Nusantara yang diterbitkan pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
SOSIALISASI UU ITE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI HUKUM DIGITAL MASYARAKAT DESA WAY MULI S, Kartika; Ardiyansyah; Sartika, Kasandra Dewi; Sinta Kurnia; Madwar, Vikrad Malaz
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.2v.2i.124

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di Desa Way Muli dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman hukum masyarakat terkait aktivitas di ruang digital. Perkembangan teknologi informasi yang pesat tidak selalu diiringi dengan literasi hukum digital yang memadai, sehingga masih banyak masyarakat yang belum menyadari konsekuensi hukum dari tindakan yang dilakukan di dunia maya. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai substansi UU ITE, meliputi hak dan kewajiban pengguna internet, bentuk-bentuk pelanggaran, serta sanksi hukum yang dapat dikenakan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tatap muka, diskusi interaktif, dan simulasi kasus yang relevan dengan permasalahan yang berpotensi muncul di masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan tanya jawab selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran hukum peserta mengenai UU ITE, yang tercermin dari kemampuan mereka menjelaskan kembali materi dan mengidentifikasi potensi pelanggaran di lingkungannya. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif untuk meminimalisir pelanggaran UU ITE di masa mendatang dan mendorong terciptanya budaya bermedia digital yang lebih bertanggung jawab di Desa Way Muli.  
IMPLEMENTASI KONSEP SEKOLAH ALAM MELALUI TIGA POSKO: OBSERVASI ALAM, EDUKASI SAMPAH, DAN DISKUSI LINGKUNGAN M. Fikri Nugraha Kholid
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.140

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini menerapkan konsep Sekolah Alam melalui tiga posko utama: Observasi Alam, Edukasi Sampah, dan Diskusi Lingkungan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pelestarian lingkungan. Metode penelitian yang digunakan melibatkan pendekatan interaktif dan partisipatif. Di Posko Observasi Alam, peserta secara langsung mengamati proses alamiah seperti pertumbuhan padi dan keanekaragaman hayati untuk memahami ekosistem di sekitar mereka. Posko Edukasi Sampah menggunakan pembelajaran kontekstual, mengaitkan teori pengelolaan sampah dengan praktik sehari-hari, seperti pemilahan dan daur ulang. Posko Diskusi Lingkungan menerapkan metode evaluasi partisipatif melalui diskusi kelompok dan tanya jawab, untuk mengukur efektivitas program dan mengembangkan solusi terhadap masalah lingkungan. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan keterampilan peserta, terutama dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Dukungan dari dosen, ahli lingkungan, dan masyarakat lokal sangat berperan dalam keberhasilan program ini. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait pengelolaan lingkungan dan mitigasi perubahan iklim. Rekomendasi untuk pengembangan di masa depan mencakup penguatan kolaborasi dengan masyarakat lokal, penyediaan materi edukasi yang lebih komprehensif, serta penerapan sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan.
PENGUATAN LITERASI BAHASA INGGRIS ANAK MELALUI SPELLING BEE COMPETITION DI RUMAH BACA Irene Brainnita Oktarin; Yovela Ligo Simarmata
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.143

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi bahasa Inggris anak melalui Spelling Bee Competition di Rumah Baca sebagai ruang belajar nonformal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat, penguasaan kosakata, pelafalan, dan kepercayaan diri anak dalam menggunakan bahasa Inggris. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelatihan kosakata, pendampingan teknik mengeja dan pengucapan, serta pelaksanaan kompetisi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak mengalami peningkatan pada aspek pengenalan kosakata, ketepatan ejaan, pelafalan kata, dan keberanian tampil di depan umum. Anak-anak juga menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dalam mengikuti pembelajaran bahasa Inggris melalui kegiatan yang kompetitif, interaktif, dan menyenangkan. Dengan demikian, Spelling Bee Competition dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran alternatif untuk memperkuat literasi bahasa Inggris anak sejak dini di lingkungan Rumah Baca. Program ini berpotensi diterapkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kegiatan literasi pada lembaga pendidikan nonformal.
OPTIMALISASI BIOPORI UNTUK KONSERVASI AIR DAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT Rudi Santoso; Bela Dwi Adelia; Rita Zaharah
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.154

Abstract

Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan teknologi tepat guna yang dapat mendukung konservasi air sekaligus pengelolaan sampah organik rumah tangga. Program pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada 30 Juli–6 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konservasi air, mengurangi potensi genangan, dan menyediakan media pengolahan sampah organik berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui lima tahapan, yaitu survei lokasi, sosialisasi, pelatihan, pembuatan biopori, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 12 mahasiswa KKN, 3 perangkat kelurahan, dan 35 warga dari beberapa RT di Kelurahan Keteguhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 100 titik lubang resapan biopori berhasil dibuat di area permukiman warga dan lokasi strategis yang berpotensi mengalami genangan. Selain itu, warga memperoleh pemahaman dan keterampilan praktis dalam membuat, mengisi, dan merawat biopori sebagai media resapan air serta pengomposan sampah organik. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi terhadap 100 titik biopori, dokumentasi lapangan, dan diskusi singkat dengan 15 perwakilan warga serta perangkat kelurahan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masyarakat merespons positif kegiatan ini karena biopori dinilai mudah dibuat, murah, dan bermanfaat untuk mengurangi sampah organik rumah tangga. Dengan demikian, program ini menunjukkan bahwa biopori dapat menjadi solusi sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan untuk mendukung konservasi air, pengelolaan sampah organik, serta mitigasi genangan berbasis partisipasi masyarakat.
SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA DAN JUDI ONLINE BAGI SISWA SMK TRI KARYA UTAMA Syeh Sarip Hadaiyatullah; Bagas Oges Bryan Pratama
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.160

Abstract

Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan judi online di SMK Tri Karya Utama Kelurahan Perwata, Kecamatan Teluk Betung Timur, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai risiko penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan dalam judi online. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pengenalan isu, pendalaman materi, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan secara interaktif dan partisipatif melalui penyampaian materi, pemutaran video, studi kasus, dan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami dampak negatif narkoba dan judi online terhadap kesehatan, prestasi belajar, hubungan sosial, dan masa depan mereka. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman praktis mengenai cara menghindari pengaruh negatif dari lingkungan sekitar maupun media digital. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan sosialisasi yang komunikatif dan kontekstual dapat membantu siswa memahami pentingnya pencegahan narkoba dan judi online sejak dini. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran siswa untuk menjauhi perilaku berisiko serta mendorong perlunya edukasi berkelanjutan di lingkungan sekolah.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING DI PEKON JAGA RAGA KECAMATAN SUKAU Arif Fikri; H. Rima Denisa
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.161

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting di Pekon Jaga Raga, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi langsung kepada ibu hamil dan ibu balita dengan melibatkan 35 peserta. Metode pelaksanaan terdiri atas observasi awal, perizinan, pemberian pre-test, penyampaian materi sosialisasi tentang pengertian, dampak, dan pencegahan stunting, pemberian post-test, serta pemberian makanan tambahan berupa umbi-umbian dan jagung rebus. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk mengetahui perubahan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi hanya 8 peserta atau 23% yang mengetahui pencegahan stunting, sedangkan 27 peserta atau 77% belum mengetahui. Setelah sosialisasi, jumlah peserta yang mengetahui pencegahan stunting meningkat menjadi 29 peserta atau 83%, sedangkan yang belum mengetahui menurun menjadi 6 peserta atau 17%. Hasil ini menunjukkan bahwa sosialisasi pencegahan stunting dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak, pemenuhan gizi, dan deteksi dini stunting.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KKN BERBASIS KEAGAMAAN, SOSIAL, EKONOMI, DAN LINGKUNGAN DI DESA NEGLASARI Helma Maraliza; Fathu Rohma; Ayu Setyawati; Achmad Musta’in; Annisa Octaviani; Eti Mulya; Febri Aliya Irawan; Sabrina Hidayat; S. Krisna Panggih
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.162

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Neglasari, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, melalui program Kuliah Kerja Nyata berbasis keagamaan, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kelompok 70 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung pada 10 Juli–20 Agustus 2024. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, perencanaan program, pendampingan, sosialisasi, pelatihan sederhana, dan aksi langsung bersama masyarakat. Mitra kegiatan meliputi anak-anak pengajian, siswa SMP, ibu-ibu, pelaku UMKM, aparatur desa, dan masyarakat Desa Neglasari. Program keagamaan dilakukan melalui kegiatan mengajar mengaji dan eco-masjid. Program sosial dilaksanakan melalui sosialisasi pencegahan stunting dan bullying. Program ekonomi diwujudkan melalui pendampingan pembuatan label produk UMKM keripik pisang coklat lumer. Program lingkungan dilakukan melalui penyediaan tempat sampah, kerja bakti, pengecatan balai desa, dan pembersihan fasilitas umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat, penguatan kesadaran terhadap isu kesehatan dan sosial, dukungan terhadap identitas produk UMKM, serta perbaikan lingkungan desa. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis bagi masyarakat sekaligus menjadi media pembelajaran sosial bagi mahasiswa.
PENDAMPINGAN LITERASI BERBAHASA INDONESIA BAKU DI TENGAH PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA PELAJAR DI BANDAR LAMPUNG Uswatun Hasanah
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.163

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar dalam menggunakan bahasa Indonesia baku dan bahasa gaul secara tepat sesuai konteks komunikasi. Kegiatan dilaksanakan pada pelajar sekolah menengah di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, dengan melibatkan 32 peserta. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah tingginya penggunaan bahasa gaul dalam komunikasi sehari-hari, terutama melalui media sosial, yang berdampak pada rendahnya kesadaran siswa dalam membedakan ragam bahasa formal dan informal. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, analisis contoh penggunaan bahasa gaul, latihan mengubah bahasa informal menjadi bahasa Indonesia baku, serta refleksi penggunaan bahasa dalam konteks sekolah dan media sosial. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 56,25% pada pre-test menjadi 84,38% pada post-test. Selain itu, peserta mulai mampu mengidentifikasi perbedaan penggunaan bahasa gaul dan bahasa baku, memahami konteks penggunaan bahasa yang sesuai, serta menyusun contoh kalimat formal berdasarkan ungkapan informal yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Luaran kegiatan ini berupa peningkatan literasi berbahasa peserta, materi sosialisasi penggunaan bahasa Indonesia baku dan bahasa gaul secara kontekstual, serta rekomendasi bagi sekolah untuk membina budaya berbahasa yang santun, kreatif, dan sesuai konteks. Kegiatan ini menunjukkan bahwa bahasa gaul tidak harus dipandang sebagai ancaman, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai media edukatif untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
EDUKASI KONSTITUSI BAGI MASYARAKAT KOTA BANDAR LAMPUNG UNTUK MENINGKATKAN LITERASI HUKUM DAN KESADARAN BERNEGARA Dharmayani; Hendriyadi
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.164

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hukum dan kesadaran bernegara masyarakat Kota Bandar Lampung melalui edukasi konstitusi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan hukum, diskusi interaktif, simulasi kasus konstitusional, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test, post-test, observasi partisipasi, dan umpan balik peserta. Materi kegiatan mencakup kedudukan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hak dan kewajiban warga negara, prinsip negara hukum, serta bentuk partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi konstitusi, terutama pada aspek pengenalan hak dan kewajiban warga negara, kesadaran menaati hukum, serta pemahaman terhadap peran warga dalam proses demokrasi. Luaran kegiatan berupa materi edukasi konstitusi, lembar evaluasi peserta, dokumentasi kegiatan, dan rekomendasi tindak lanjut berupa perlunya edukasi hukum secara berkelanjutan bagi masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi konstitusi berbasis partisipasi aktif dapat menjadi strategi praktis untuk memperkuat literasi hukum dan membangun kesadaran bernegara di tingkat masyarakat.
SOSIALISASI PRAKTIK DZIKIR UNTUK PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS JAMAAH MASJID BAITURRAHMAH KELURAHAN GUNUNG SULAH BANDAR LAMPUNG Muhammad Irfan; Ade Vera Yantika
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.170

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Baiturrahmah, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman jamaah tentang praktik dzikir sebagai sarana pembinaan spiritual dan penguatan karakter religius dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi partisipatif yang mencakup penyampaian materi, diskusi, praktik dzikir setelah salat fardhu, serta evaluasi reflektif terhadap pemahaman dan respons jamaah. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, koordinasi dengan pengurus masjid, pelaksanaan sosialisasi, pendampingan praktik dzikir, dan penyusunan rekomendasi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa jamaah memberikan respons positif terhadap sosialisasi yang dilaksanakan. Jamaah tidak hanya memahami dzikir sebagai ibadah lisan, tetapi juga sebagai upaya membangun ketenangan jiwa, pengendalian diri, kesabaran, rasa syukur, dan kedisiplinan spiritual. Luaran kegiatan ini berupa meningkatnya pemahaman jamaah tentang makna dzikir, terbentuknya kebiasaan dzikir setelah salat fardhu, serta rekomendasi pengembangan program dzikir rutin di Masjid Baiturrahmah. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan karakter religius masyarakat.