cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
jurnal.pgsdumkupang@gmail.com
Phone
+6285792375955
Journal Mail Official
jurnalflobamoratamengabdi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Muhammadiyah Kupang Gedung D Lantai 4 Jl. K.H. Ahmad Dahlan, No.17, Kayu Putih, Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
ISSN : -     EISSN : 29883911     DOI : https://dx.doi.org/10.51494/jfm
Fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah penerapan ilmu teknologi komunikasi, olahraga, budaya dan seni dalam pemberdayaan masyarakat, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI" : 6 Documents clear
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Bagi Guru di Sekolah Dasar Negeri 2 Kecamatan Adonara Timur Abdul Syahril Muh; Ryan Nizar Zulfikar; Uke Ralmugiz; Maria Martini Aba; Nia Kurniaty Rukman; Agustin Fatmawati; Nur Hasanah Syarief
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.2271

Abstract

Salah satu kesulitan penulisan karya ilmiah yang dialami oleh guru adalah pengembangan ide atau pemikiran menjadi sebuah tulisan karya ilmiah. Untuk itu, perlu dilakukan pelatihan penulisan artikel ilmiah dalam bentuk laporan penelitian maupun penulisan artikel dalam jurnal ilmiah. Kegiatan ini dilakukan dengan membuat pemaparan materi dan pelatihan karya ilmiah pada guru-guru SDN 2. Subjek pengabdian ini adalah guru Sekolah dasar Negeri 2 Kecamatan Adonara Timur. Pelaksanaan kegiatan melalui beberapa tahapan yaitu perencanaan, observasi, penentuan teknis pelaksanaan, pelaksanaan program dan evaluasi. Permasalahan yang terjadi bagi para guru di Sekolah Dasar Negeri 2 yaitu mengalami kesulitan dalam rendahnya motivasi menulis, pemahaman tentang teknik penulisan, kesulitan mengumpulkan dan mengelola data, kurang menguasai teknologi, tidak tersedianya buku referensi, kurang berfungsinya kegiatan kelompok kerja guru. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan ini menunjukkan bahwa apa yang menjadi masalah yang dialami oleh para guru dapat diberikan solusi dengan baik. Dari hasil kegiatan pengabdian pelaksanaan mendapatkan suatu jawaban bahwa minat para guru pelatihan untuk mengetahui tentang penulisan karya tulis ilmiah sangat besar dan para guru sangat antusias dalam mengikuti pelatihan berlangsung dengan adanya beberapa pertanyaan dan pemahaman tentang penulisan karya tulis ilmiah. Guru dan kepala sekolah dalam pelatihan telah mampu dan memahami metode penulisan karya tulis ilmiah dan buku yang diberikan oleh pemateri dengan baik penerapan pada saat tugas pembuatan karya tulis ilmiah.
Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Kupang Asmiati Asmiati; Ihwan Ihwan; Mahfud Mahfud; Ernawati Ernawati; Nurjannah Nurjannah; St. Muthmainnah Yusuf; Nurdiyah Lestari; Uslan Uslan; Julaiha Djahamouw; Jamila Amir Masneno
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.2645

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai solusi alternatif dalam menjaga kesehatan masyarakat secara mandiri yang mudah diolah dan aman dikonsumsi. Di wilayah pedesaan seperti di Kabupaten Kupang, banyak tanaman obat yang tumbuh secara alami namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Tesbatan 1 Kabupaten Kupang. Metode meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 Mei 2017 dan diikuti oleh 52 orang peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, dengan peningkatan pemahaman sebesar 49,6% dan ketertarikan untuk memanfaatkan TOGA secara mandiri. Selain itu, warga juga terdorong untuk menanam tanaman obat di pekarangan rumah sebagai langkah awal menuju kemandirian dalam menjaga kesehatan keluarga, menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pengobatan tradisional berbasis kearifan lokal dan menjadi dasar bagi pengembangan TOGA secara berkelanjutan di masa depan. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan berbasis kearifan lokal.
Peningkatan Kemampuan Diplomasi Siswa Melalui Simulasi Sidang Model United Nations di SMA Santo Carolus Surabaya Fadhilah Permata Nira; Annisa Kirana Andaneswari; Izzatinnisa Izzatinnisa; Zahratunnisa Ramadhani
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.2752

Abstract

Simulasi sidang internasional seperti Model United Nations (MUN) adalah salah satu cara yang bisa dimanfaatkan sebagai media dalam meningkatkan kemampuan berdiplomasi bagi siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga hari yaitu sejak Selasa-Kamis, 14-16 Oktober 2025. Adapun rincian kegiatan yang dilaksanakan adalah (1) sosialisasi yakni sesi pengenalan kegiatan yaitu sidang internasional atau MUN yang dilakukan oleh tim proghram studi Hubungan Internasional Universitasn Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan pendampingan pembuatan position paper, (2) pelaksanaan kegiatan yakni simulasi sidang internasional atau MUN, (3) evaluasi serta rekomendasi yakni evaluasi terkait jalannya kegiatan dan rekomendasinya dari Prodi Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur dan Pihak SMA Santo Carolus Surabaya. Urgensi dari pengabdian ini adalah mengupayakan kemampuan berpendapat atau berbicara bagi para siswa di depan umum sebagai solusi terhadap metode pembelajaran yang bersifat tekstual semata. Terselenggaranya kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan berpikir kritis dan public speaking bagi siswa. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah mampu mengukur kemampuan diplomasi siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya melalui lima indikator yang dikembangkan melalui pendekatan practice diplomacy ala Sir Ernest Satow. Adapun lima indikator tersebut adalah (1) representasi, (2) komunikasi, (3) negosiasi, (4) analisis, dan (5) proteksi kepentingan. Adapun hasil pengamatan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kemampuan diplomasi siswa yang diukur dengan lima indikator di atas memiliki hasil yang baik. Hasil ini dapat dilihat dengan rincian dalam lima indikator practice diplomacy yaitu (1) representasi; 80%, (2) komunikasi: 85%, (3) negosiasi: 75%, (4) analisis: 62,5%, dan (5) proteksi kepentingan: 82,5%. Berdasarkan indikator di atas diketahui rata-rata kemampuan siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya yakni 77%.
Pelatihan Keterampilan Presentasi Berbahasa Inggris Bagi Praja IPDN Kampus Papua untuk Meningkatkan Kompetensi Komunikasi Global Naing, Ince Rezky; Nemo, Maximus Leonardus; Rafra, Precilia
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.2777

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan presentasi dan seminar berbahasa Inggris bagi Praja IPDN Papua sebagai upaya membangun kompetensi komunikasi global. Program pelatihan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 dengan melibatkan 55 praja sebagai peserta aktif. Pelatihan dilaksanakan selama tiga kali pertemuan, masing-masing berdurasi dua jam, menggunakan kombinasi metode ceramah, simulasi, praktik langsung, dan role-play. Materi pelatihan meliputi opening speech, presenting topic, handling Q&A, dan body language dalam konteks akademik, dengan pendekatan experiential learning yang menekankan pengalaman langsung dan refleksi performa. Hasil kegiatan berdasarkan kuesioner pasca-pelatihan menunjukkan bahwa 72,7% peserta sangat setuju dan 21,8% setuju bahwa pelatihan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berbicara bahasa Inggris, sementara 5,5% peserta bersikap netral dan tidak terdapat respons negatif. Selain itu, 94,6% peserta menyatakan bahwa pelatihan membantu mereka dalam menyusun struktur presentasi berbahasa Inggris secara lebih sistematis. Pada aspek relevansi materi, 94,5% peserta menyatakan bahwa materi handling Q&A dan body language sesuai dengan kebutuhan mereka dalam konteks akademik. Berdasarkan temuan tersebut, kegiatan pelatihan ini menunjukkan kontribusi positif terhadap penguatan kepercayaan diri, kemampuan presentasi, serta keterampilan non-verbal peserta dalam seminar berbahasa Inggris. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan dengan durasi yang lebih panjang serta dilengkapi dengan penilaian performatif agar peningkatan kompetensi komunikasi akademik dapat terukur secara lebih objektif.
Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Pada Siswa Kelas 4 SD Melalui Kegiatan Penanaman Sukulen dalam Implementasi Pembelajaran P5 Lesta, Lesta; Ningsih, Riski Meliya; Ali, Hendrik; Wathan, Muhammad Hizbul; Zain, Muhammad Syafrizal
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.2788

Abstract

Permasalahan lingkungan seperti berkurangnya kepedulian terhadap lingkungan, polusi udara, penumpukan sampah plastik, dan berkurangnya ruang hijau mendorong pentingnya pendidikan lingkungan sejak dini pada siswa SD. Pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas kegiatan penanaman sukulen sebagai media pembelajaran berbasis proyek untuk menanamkan karakter peduli lingkungan pada 25 siswa kelas 4 SDN 3 Sungailiat melalui implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Metode partisipatif mencakup edukasi jenis dan manfaat sukulen, persiapan alat-bahan, simulasi penanaman, pelatihan perawatan, serta observasi perilaku dan keterampilan siswa. Hasil menunjukkan 85% siswa antusias mengikuti seluruh tahapan dengan banyak pertanyaan yang mencerminkan rasa ingin tahu terhadap alam, 100% membawa tanaman pulang, dan 68% berkomitmen merawat secara mandiri, sementara 44% sangat terampil serta 56% terampil dalam teknik penanaman. Tantangan utama adalah konsistensi perawatan yang memerlukan kolaborasi pengabdi, guru, dan orang tua. Model hands-on dengan sukulen ini dapat direplikasi di sekolah lain untuk memperluas penghijauan rumah tangga dan membentuk kebiasaan peduli lingkungan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kurikulum P5 melalui program pengabdian rutin yang melibatkan komunitas.
Pendokumentasian Tari Bidu Tais Mutin di Desa Weoe, Kabupaten Malaka Felitciani Dwi Junitha Sanga Tolan; Zaqinah Ahmad; Ummu Aiman; Rizqy Amelia Ramadhaniyah Ahmad; Dian Meilani; Arifin Arifin; Kenedi Kenedi; Ahmad Ishom Pratama Wahab
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.3066

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan Kegiatan Pengkajian Warisan Budaya Takbenda seni tari Bidu Tais Mutin di Desa Weoe dilakukan dengan maksud menulis dan mendokumentasikan keseluruhan proses pembuatan dari perspektif budaya sehingga dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran bagi pelajar, masyarakat ataupun pemerhati budaya, dan juga sebagai salah satu bahan referensi penelitian mahasiswa. Sebagai upaya perlindungan, pelestarian, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan daerah, kegiatan ini penting dilaksanakan karena bagian dari proses untuk penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Adanya laporan kegiatan ini kiranya dapat menjadi bahan evaluasi bagi Bidang Kebudayaan untuk membuat perencanaan, merancang kebijakan guna mewujudkan kemajuan pemajuan kebudayaan daerah Nusa Tenggara Timur yang konstruktif. Tari Bidu Tais mutin mrupakan bentuk luapan kegembiraan masyarakat Desa Weoe dalam meredahkan amarah dari para penjajah Jepang. Penulisan pelaporan kegiatan pendokumentasian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi. Metode penulisan secara kualitatif ini bertujuan untuk mendapatkan data sebanyak-banyaknya, kemudian dianalisis dan dideskripsikan, sehingga dapat memberikan gambaran dan pemaparan mengenai sejarah dan bentuk tari Bidu tais Mutin di desa upacara Weoe. Teknik pengumpalan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi pustaka. Analisis bentuk tari Bidu Tais mutinmenggunakan konsep Soedarsono tentang bentuk yang saling berkaitan seperti penari, gerak, pola lantai, busana, iringan, waktu dan tempat pertunjukan. Hasil menujukkan bahwa tari Bidu Tais Mutin merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur pada zaman penjajah Jepang dan sebagai suatu pengenang akan sejarah masyarakat Weoe pada waktu itu yang dapat dilihat dari gerak, nyanyian, busana penuh pemaknaan sebagai identitas dari masyarakat Weoe. Abstract: The implementation of the Intangible Cultural Heritage Study Activity for the Bidu Tais Mutin dance in Weoe Village was carried out with the aim of writing and documenting the entire process of creation from a cultural perspective so that it can be used as learning material for students, the community or cultural observers, and also as a reference material for student research. As an effort to protect, preserve, develop, utilize, and foster regional culture, this activity is important to carry out because it is part of the process of determining Indonesia's Intangible Cultural Heritage. The existence of this activity report can hopefully be used as evaluation material for the Cultural Sector to make plans and design policies to realize constructive progress in advancing the culture of the East Nusa Tenggara region. The Bidu Tais Mutin dance represents a joyful outpouring of joy by the people of Weoe Village to defuse the anger of the Japanese invaders. This report on the documentation of this activity uses qualitative research methods with an ethnochoreological approach. This qualitative writing method aims to obtain as much data as possible, then analyze and describe it, so that it can provide an overview and explanation of the history and form of the Bidu Tais Mutin dance in the Weoe ceremonial village. The data collection techniques used were observation, interviews, and literature review. The analysis of the Bidu Tais Mutin dance form uses Soedarsono's concept of interrelated forms such as dancers, movements, floor patterns, costumes, accompaniment, time, and performance venue. The results show that the Bidu Tais Mutin dance is a form of respect for the ancestors during the Japanese colonial era and as a reminder of the history of the Weoe people at that time which can be seen from the movements, songs, and clothing full of meaning as the identity of the Weoe people.

Page 1 of 1 | Total Record : 6