cover
Contact Name
DWI ATMOKO
Contact Email
atmokodwi120@gmail.com
Phone
+6285722699017
Journal Mail Official
jabibhamada@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cut Nyak Dhien, No. 16, Kalisapu, Slawi, Kab. Tegal
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia
ISSN : 27210286     EISSN : 27210278     DOI : https://doi.org/10.36308/jabi.v5i2
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia, dengan ISSN 2721-0286 (media cetak) dan ISSN 2721-0278 (media online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh STIKES BHAMADA SLAWI. JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, kesehatan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar STIKES BHAMADA SLAWI dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2025): Desember" : 13 Documents clear
Deteksi Dini Anemia dan Pemberian Edukasi Pentingnya Tablet Fe pada Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Stunting Rejeki, Sri Tanjung; Fitriani, Yuni; Naharani, Adrestia Rifki; Wahyuningsih, Rina Febri
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.855

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor risiko terjadinya stunting yang harus dilakukan intervensi sejak didalam kandungan untuk mencegah BBLR, PBLR dan premature. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat mengenai deteksi dini anemia dengan melakukan pemeriksaan kadar haemoglobin dan pemberian edukasi tentang pentingnya konsumsi tablet Fe dengan media leafleat pada ibu hamil menjadi suatu langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting. Luaran yang diharapkan meliputi terlaksanya pemeriksaan hemoglobin pada seluruh ibu hamil, adanya peningkatan pemahaman ibu hamil tentang hubungan antara anemia dengan stunting, yang ditandai dengan komitmen ibu hamil untuk mengonsumsi tablet Fe secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hasil kegiatan pengabdian ini terdapat 16 orang ibu hamil (36%) mengalami anemia dan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah mendapatkan edukasi mengenai pentingnya konsumsi tablet Fe, sehingga ibu hamil lebih termotivasi untuk mengonsumsi tablet Fe secara teratur. Hal ini diharapkan dapat mencegah anemia defisiensi besi pada ibu hamil sekaligus menurunkan risiko stunting pada balita.
Peningkatan Partisipasi Wanita Usia Subur dalam Program Keluarga Berencana Melalui Edukasi Metode MKJP di Desa Randusari Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal Anggraeni, Ika Esti; Hadiningsih, Tri Agustina
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.858

Abstract

Tingkat penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Indonesia masih rendah, khususnya di daerah pedesaan. Rendahnya pengetahuan, berkembangnya mitos, serta terbatasnya edukasi menyebabkan wanita usia subur (WUS) lebih memilih metode jangka pendek. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi WUS terhadap MKJP melalui edukasi berbasis komunitas. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan, diskusi kelompok, dan konseling interpersonal dengan melibatkan bidan desa, kader kesehatan, dan ibu PKK. Peserta adalah 30 WUS di Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap positif peserta terhadap MKJP berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test. Peserta juga mampu mengidentifikasi manfaat, indikasi, serta membedakan mitos dan fakta terkait MKJP. Simpulan: edukasi partisipatif mampu meningkatkan pemahaman dan minat WUS dalam penggunaan MKJP, sehingga diharapkan berkontribusi pada peningkatan cakupan KB jangka panjang di wilayah pedesaan.
Edukasi Berbasis Riset: Optimalisasi Sterilisasi untuk Pencegahan Infeksi dan Penguatan Management Safety di RSUD Kardinah Tegal Hapsari, Woro; Risnanto, Risnanto; Syafii, Imam; Ratnaningsih, Ani; Mustika, Ufiyani
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.875

Abstract

Infeksi Daerah Operasi (IDO) merupakan salah satu bentuk Healthcare Associated Infections (HAIs) yang paling sering terjadi di rumah sakit, dan sering kali disebabkan oleh penggunaan instrumen medis yang tidak steril. Central Sterile Supply Department (CSSD) memegang peranan penting dalam menjamin proses sterilisasi berjalan sesuai standar, guna mencegah terjadinya infeksi pasca operasi. Dalam kenyataannya masih terdapat ketidaksesuaian dalam praktik sterilisasi serta kurangnya pemahaman tenaga kesehatan terkait manajemen instrumen steril. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas tenaga kesehatan serta petugas CSSD di RSUD Kardinah Tegal dalam pengelolaan sterilisasi yang terintegrasi dengan prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) serta keselamatan pasien. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan dengan melakukan identifikasi masalah dan kebutuhan edukasi, pelaksanaan edukasi interaktif dengan materi tentang PPI, keselamatan pasien, dan sterilisasi serta evaluasi melalui pengisian kuesioner serta sesi tanya jawab. Peserta terdiri dari perawat, IPCN, IPCLN, dan petugas CSSD. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan skor mencapai rata-rata 98%. Edukasi ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran bahwa pencegahan infeksi bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan bagian dari budaya kerja kolektif di rumah sakit. Kegiatan ini disarankan untuk dilakukan secara berkala dan diperluas ke seluruh unit pelayanan, guna mendukung peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.
Deteksi Kegawatan Paliatif di Desa Balaradin Widyantoro, Wisnu; Muryani, Susi; Budianto, Agus; Hidayat, Firman; Khodijah, Khodijah; Irawan, Deni; Rakhman, Arif; Widodo, Yessy Pramita; Setyaningrum, Ikawati; Widhiastuti, Ratna; Wibowo, Nurhakim Yudhi
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.876

Abstract

Perawatan paliatif adalah suatu bentuk pelayanan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarganya dengan penyakit yang mengancam jiwa dengan mencegah dan menghilangkannya melalui deteksi dini, evaluasi berkala dan pengobatan nyeri dan masalah fisik, psikososial lainnya dan rohani. jumlah penduduk lansia menurut Berita Resmi Statistik tahun 2020 di Kabupaten Tegal sebanyak 88.245 jiwa yaitu 5,5% dari 1,59 juta jiwa. Tujuan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan deteksi kegawatan melalui pengukuran tekanan darah, pengukuran kadar gula darah dan pengukuran asam urat. Pelaksanaan Meja 1 untuk pengukuran tekanan darah, Meja 2 untuk pengukuran gula darah, Meja 3 untuk pengukuran asam urat dan Meja 4 dilakukan penyuluhan kesehatan. Alat yang digunakan yaitu tensimeter digital dan easy touch serta media lembar balik.
Cegah Kanker Sejak Dini Melalui Pelatihan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) bagi Remaja Putri di SMPN 2 Adiwerna Dewi, Novi Aprilia Kumala; Anggraeni, Feny Dwi; Khodijah, Khodijah; Widhiastuti, Ratna; Permatasari, Eka Diana; Widodo, Yessy Pramita; Muryani, Susi; Wibowo, Nurhakim Yudhi; Rakhman, Arif; Irawan, Deni; Widyantoro, Wisnu; Budianto, Agus; Hidayat, Firman; Bakhtiar, Syarifudin; Pamungkas, Agung Laksana Hendra; Pangestu, Sinta Dewi
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.884

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita, dan tanda-tandanya bahkan dapat terdeteksi sejak usia remaja. Deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sangat penting untuk menurunkan angka kematian akibat keterlambatan diagnosis. Namun, masih banyak remaja putri yang memiliki pengetahuan dan keterampilan rendah dalam melakukan SADARI karena kurangnya informasi serta pelatihan yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswi dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di SMP Negeri 2 Adiwerna. Pengabdian dilaksanakan kepada 60 siswi kelas VIII dengan metode edukasi kesehatan menggunakan media video animasi serta demonstrasi langsung prosedur pemeriksaan SADARI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan siswi setelah diberikan edukasi. Metode demonstrasi yang dipadukan dengan media video animasi terbukti efektif dalam membantu remaja memahami langkah-langkah pemeriksaan payudara sendiri secara benar. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran deteksi dini kanker payudara sejak usia remaja.
Penerapan Keterampilan “Foot Care Mandiri” Penyandang DM Tipe 2 sebagai Preventif Luka Kaki pada Kelompok Prolanis di Fasilitas Kesehatan Primer Sodikin, Sodikin; Saputra, Bejo Danang; Aziz, Mufarikhan; Ardhani, Fatah Yodha
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.897

Abstract

Diabetes Melitus adalah sindrom hiperglikemia kronis akibat defisiensi insulin relatif, resistensi, atau keduanya. Sekitar 10-15% pasien diabetes mengalami ulkus/luka kaki. Masalah kaki diabetes bertanggung jawab atas hampir 50% dari semua pasien yang dirawat di rumah sakit terkait diabetes. Banyak pasien lebih rentan karena mereka tidak memiliki akses ke perawatan kesehatan dan pendidikan yang tepat. Kemiskinan meningkatkan risiko terkena diabetes, komplikasi dan kematian akibat diabetes. Dampak diabetes jika tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan komplikasi. Salah satu komplikasi mikrovaskular yang signifikan dan sering kali terabaikan adalah luka kaki diabetes. Luka ini timbul akibat gangguan neuropati perifer yang menyebabkan penurunan sensasi rasa sakit, serta gangguan sirkulasi darah di ekstremitas bawah. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan perawatan diri khususnya perawatan kaki diabetik untuk mencegah luka kaki. Hasil pengabdian menunjukkan pengetahuan sebelum diberikan ketrampilan perawatan rata-rata skor 6,25 dan setelah diberi tindakan rata-rata skor 7,33. Kesimpulan pengetahuan dan ketrampilan perawatan kaki penyandang DM tipe 2 dapat ditingkatkan dengan pemberian edukasi dan praktek secara langsung, sehingga preventif luka kaki dapat dicegah secara dini.
Pelatihan Literasi Teknik Jurnalistik Dasar untuk Guru PAUD Aisyiyah Se-Kabupaten Tegal Apriyadi, Hendra; Nurseptyono, Avan Fuad
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.898

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi dan keterampilan dasar jurnalistik bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini Aisyiyah se-Kabupaten Tegal. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan menulis dan mendokumentasikan kegiatan pembelajaran secara sistematis, informatif, dan komunikatif sebagai bagian dari budaya literasi di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi teknik penulisan berita, praktik langsung membuat laporan berita yang sesuai kaidah jurnalistik sederhana, serta pendampingan penyuntingan naskah dan pembuatan proposal dalam kegiatan revitalisasi. Sasaran kegiatan adalah 50 guru Pendidikan Anak Usia Dini Aisyiyah yang sebelumnya belum memiliki pengalaman dalam penulisan jurnalistik. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap struktur berita, teknik penulisan 5W+1H, serta kemampuan memproduksi konten tulisan yang layak publikasi untuk kebutuhan PAUD. Selain itu, peserta mulai mampu mengembangkan dokumentasi kegiatan secara kreatif melalui penguatan literasi digital, sehingga produk publikasi sekolah menjadi lebih terarah dan berkualitas. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya budaya literasi yang berkelanjutan, memperkuat profesionalisme guru PAUD, serta meningkatkan kualitas publikasi di lingkungan Aisyiyah Kabupaten Tegal.
Senam Otak pada Lansia untuk Pencegahan Demensia pada Program Prolanis Puskesmas Adiwerna Kabupaten Tegal Satria, Ramadhan Putra; Unayah, Maelia; Indrastuti, Arriani; Risnanto, Risnanto; Atmaja, Arifin Dwi; Nurzamzami, Nurzamzami
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.899

Abstract

Demensia merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang ditandai dengan penurunan fungsi kognitif, memori, dan kemampuan adaptasi dalam aktivitas sehari-hari. Upaya preventif menjadi sangat penting mengingat belum adanya terapi kuratif yang efektif. Senam otak (brain gym) merupakan aktivitas fisik sekaligus kognitif yang terbukti mampu merangsang koordinasi saraf, meningkatkan aliran darah ke otak, dan mengoptimalkan kerja kedua belahan hemisfer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas senam otak dalam menurunkan risiko penurunan kognitif pada lansia. Metode yang digunakan berupa studi intervensi dengan pendekatan kuasi-eksperimental melalui pemberian program senam otak selama empat hingga delapan minggu pada kelompok lansia di komunitas. Pengukuran tingkat fungsi kognitif dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrumen standar seperti Mini-Mental State Examination (MMSE) atau Montreal Cognitive Assessment (MoCA). Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor fungsi kognitif lansia setelah mengikuti program senam otak secara teratur. Aktivitas ini tidak hanya membantu meningkatkan fokus, memori, dan kecepatan pemrosesan informasi, tetapi juga mendukung kesehatan emosional melalui interaksi sosial dan peningkatan rasa percaya diri. Kesimpulannya, senam otak merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, murah, dan mudah diterapkan sebagai upaya pencegahan demensia pada lansia. Implementasi program secara reguler dan berkelanjutan direkomendasikan untuk mengoptimalkan manfaatnya dalam menjaga kesehatan kognitif lansia.
Simulasi Penanganan Dini pada Kecelakaan di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Itsna, Ita Nur; Geglorian, Theodora Rosaria; Satria, Ramadhan Putra
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.901

Abstract

Kecelakaan di lingkungan sekolah menengah atas (SMA) merupakan kejadian yang berpotensi menimbulkan cedera ringan hingga berat apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Penanganan dini yang sesuai dengan prinsip pertolongan pertama sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi serta menurunkan tingkat keparahan cedera. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa serta tenaga pendidik dalam melakukan penanganan dini pada kecelakaan yang umum terjadi di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah simulasi penanganan kecelakaan, meliputi pemberian materi teori, demonstrasi, dan praktik langsung pertolongan pertama pada kondisi seperti luka, perdarahan, pingsan, dan cedera ringan. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterlibatan peserta dan pengukuran pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam mengenali situasi darurat serta melakukan tindakan pertolongan pertama secara benar dan aman. Simulasi ini terbukti efektif sebagai media edukasi kesehatan dan keselamatan di sekolah. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membentuk kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi situasi kecelakaan.
Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang Merah sebagai Pupuk Organik Cair untuk Mendukung Pertanian Ramah Lingkungan Ratih, Putri Deti; Mulyani, Panca Dina Ayu; Atmoko, Dwi; Fiana, Okti Sita; Apriliana, Syahila
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.917

Abstract

Kabupaten Brebes merupakan sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia yang menghasilkan limbah kulit bawang merah dalam jumlah besar. Limbah ini umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, praktik budidaya bawang merah masih didominasi oleh penggunaan pupuk kimia yang berdampak negatif terhadap kualitas tanah dan kesehatan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani dalam memanfaatkan limbah kulit bawang merah sebagai pupuk organik cair guna mendukung pertanian ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan dan sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk organik cair, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta (±85–90%) menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap pemanfaatan limbah kulit bawang merah sebagai pupuk organik cair karena bahan bakunya mudah diperoleh dan proses pembuatannya sederhana. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan petani untuk menerapkan praktik pertanian berkelanjutan. Pemanfaatan limbah kulit bawang merah sebagai pupuk organik cair diharapkan dapat menjadi alternatif pemupukan ramah lingkungan yang mendukung keberlanjutan pertanian bawang merah di Kabupaten Brebes.

Page 1 of 2 | Total Record : 13