cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+622178894043
Journal Mail Official
jurnal.jikm2000@gmail.com
Editorial Address
Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
ISSN : 22524134     EISSN : 23548185     DOI : https://doi.org/10.33221/jikm.v13i05
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) membahas kesehatan masyarakat sebagai disiplin ilmu dan praktik yang terkait dengan tindakan preventif dan promotif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pendekatan ilmiah yang menerapkan berbagai teknik. Fokus ini mencakup area dan ruang lingkup seperti biostatistik, epidemiologi, pendidikan dan promosi kesehatan, kebijakan dan administrasi kesehatan, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan seksual dan reproduksi, serta kesehatan dan keselamatan kerja. Jurnal ini menggunakan mekanisme peer-review di mana setiap artikel yang dikirimkan harus ditinjau secara anonim oleh rekan ahli yang ditunjuk oleh editor. Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini dapat berupa artikel asli dan artikel tinjauan undangan.
Articles 397 Documents
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester 1 Nuraeni, Siti; Sari, Agustina; Nency, Aprilya
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 06 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i06.4163

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang berkesinambungan yang dimulai dari ovulasi, konsepsi nidasi, implantasi serta perkembangan embrio dalam uterus hingga aterm. Biasanya terdapat ketidaknyamanan dalam kehamilan yang sering dialami ibu hamil yaitu mual muntah. Salah satu penatalaksanaan untuk mengurangi mual muntah dengan terapi non-farmakologis adalah pemberian aromaterapi lemon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di wilayah PMB Reni Apriyanti Banjar Pandeglang Banten Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakanm dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan rancangan one grup pretest posttest desaign. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sample sebanyak 30 responden dan pengumpulan data menggunakan lembar ceklist PUQE-24. Metode analisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil uji Wilxocon diperoleh Ada pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan tingkat mual muntah pada ibu hamil trimester I dengan nilai p value = 0,000 (< 0,05). Berdasarkan hasil statistik dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terhadap pemberian aromaterapi lemon dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester 1. Diharapkan ibu hamil trimester I dengan mual muntah dapat menerapkan pemberian aromaterapi lemon sebagai alternatif terapi non-farmakologis untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Tingkat Kepuasan Pasien BPJS di Ruang Rawat Inap RS PKTP Sangatta Harmawati; Ramdan, Iwan Muhamad; Sedionoto, Blego
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Issue in Progress)
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i01.4168

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kepuasan pasien. Rumah Sakit PKTP Sangatta dengan proporsi pasien BPJS yang tinggi dan terus meningkat setiap tahunnya perlu memastikan mutu pelayanan kesehatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien BPJS di ruang rawat inap RS PKTP Sangatta. Metode penelitian menggunakan studi deskriptif analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan pada bulan April-Juli 2025 terhadap 347 sampel pasien rawat inap BPJS menggunakan formulasi Lameshow dengan metode  stratified random sampling.  Variabel penelitian mencakup kompetensi teknis, keterjangkauan, efektivitas, efisiensi, kenyamanan, keamanan, informasi, ketepatan waktu dan hubungan antar manusia yang diukur menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel.  Analisis data menggunakan uji Spearman-Rank dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan 53,6% pasien sangat puas dan 46,4% puas terhadap pelayanan. Semua dimensi mutu pelayanan (kenyamanan, hubungan antar manusia, efisiensi, dan ketepatan waktu) berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien (nilai p = 0,000) dan kenyamanan merupakan variabel paling dominan (OR = 17,066). Upaya-upaya untuk meningkatkan kenyamanan pasien disarankan untuk menjadi prioritas utama program rumah sakit, disamping upaya lainnya seperti meningkatkan kompetensi teknis, memperbaiki keterjangkauan, efektivitas dan efisiensi layanan,  meningkatkan kemananan dan ketepatan layanan serta memperbaiki informasi dan hubungan antar manusia.
Analisis Kandungan Rhodamin B pada Saus Jajanan Anak Sekolah di SMAN 15 Samarinda Sebagai Upaya Pengawasan Keamanan Pangan Sari, Rika Yunita; Yuniasih, Arista Dian; K., Iriyani; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Issue in Progress)
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i01.4176

Abstract

Keamanan pangan jajanan anak sekolah merupakan isu krusial dalam upaya perlindungan kesehatan, terutama terhadap paparan bahan tambahan pangan berbahaya. Salah satu zat pewarna sintetis yang sering disalahgunakan dalam produk pangan adalah Rhodamin B, yang seharusnya hanya digunakan dalam industri tekstil. Rhodamin B bersifat toksik dan karsinogenik, serta berisiko tinggi terhadap kesehatan, terutama jika dikonsumsi oleh anak-anak. Berbagai laporan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunjukkan masih adanya produk jajanan di sektor informal yang mengandung Rhodamin B. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan Rhodamin B pada saus jajanan pentol yang dijual di lingkungan SMP Negeri 15 Samarinda. Dua sampel saus diambil dari pedagang di dalam dan luar area sekolah, kemudian dianalisis di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Samarinda menggunakan metode spektrofotometri. Hasil uji menunjukkan bahwa kedua sampel negatif mengandung Rhodamin B. Dengan demikian, pada saat pemeriksaan, saus jajanan pentol yang dikonsumsi siswa dinyatakan aman dari zat pewarna berbahaya tersebut. Namun, pengawasan berkala dan edukasi kepada pedagang serta masyarakat tetap diperlukan untuk menjaga keberlanjutan keamanan pangan di lingkungan sekolah.
Optimalisasi Alur Check-Out Pasien Rawat Inap melalui Pendekatan Lean Six Sigma di Rumah Sakit Universitas Indonesia Shalawa, Radhica El; Basabih, Masyitoh; Sari, Erna Puspita
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Issue in Progress)
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i01.4177

Abstract

Waktu pemulangan pasien merupakan indikator mutu utama rumah sakit. Di RS Universitas Indonesia, capaian check-out sebelum pukul 12.00 belum terpenuhi selama empat tahun terakhir akibat proses discharge yang kompleks dan dominasi aktivitas non-value-added. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemulangan pasien rawat inap di RSUI menggunakan pendekatan Lean Six Sigma hingga tahap improve. Penelitian ini menerapkan pendekatan Lean Six Sigma dengan desain DMAIC melalui observasi, wawancara tujuh informan, dan analisis 40 sampel pasien untuk mengidentifikasi waste serta variasi proses. Hasil menunjukkan rata-rata lead time discharge pra-intervensi 20 jam 35 menit dengan 86% aktivitas tergolong non-value-added. Empat waste utama ditemukan pada discharge billing, resume keperawatan dan surat kontrol, order resep obat, serta resume medis. Intervensi berupa penempatan tenaga administrasi ruangan, kebijakan peresepan oleh DPJP, meningkatkan capaian check-out <12.00 dari 45% menjadi 53%, serta mempercepat beberapa subprocess seperti edukasi dan pemberian obat (turun 29%), pasien keluar ruang (turun 40%), dan billing (turun 40%). Meskipun total lead time meningkat 10%, temuan ini menunjukkan bahwa Lean Six Sigma mampu memperbaiki efisiensi parsial dan menegaskan perlunya integrasi lintas unit untuk mencapai efisiensi sistemik secara menyeluruh.
Psikososial dan Budaya Terkait Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja di Era Digital: Tinjauan Literatur Ariningrum, Dona Putri; Aliyyah, Nurusysyarifah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Issue in Progress)
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i01.4183

Abstract

Remaja merupakan periode krusial dalam perkembangan fisik dan mental, sehingga rentan terhadap perilaku seksual berisiko akibat berbagai faktor. Artikel ini bertujuan mengkaji faktor psikososial, budaya, dan pengaruh media digital yang berkontribusi terhadap perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur berbasis pedoman PRISMA dengan pencarian artikel tahun 2020–2025 melalui Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Proses pencarian menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan dua set kata kunci: “Perilaku Seksual Berisiko” AND “Remaja” AND “Media Sosial”, yang menghasilkan 200 artikel dari Google Scholar; serta “Perilaku Seksual Berisiko” AND “Remaja” AND “Psikososial”, yang menghasilkan 499 artikel dari ScienceDirect dan 53 artikel dari PubMed. Seluruh artikel dengan jumlah 752 disaring berdasarkan kriteria inklusi yang berfokus pada faktor psikososial, budaya, dan paparan media sosial, hingga diperoleh 11 artikel yang dianalisis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa perilaku seksual berisiko pada remaja dipengaruhi oleh pengetahuan dan kontrol diri yang rendah, perubahan nilai budaya yang melemahkan norma sosial, serta intensitas penggunaan media sosial yang membentuk persepsi permisif terhadap seksualitas. Upaya pencegahan perlu diarahkan pada literasi seksual dan digital, penguatan peran keluarga dan budaya, serta kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi remaja.
Relasi Pendidikan dan Pekerjaan dengan Penerapan Tradisi Madeung pada Masyarakat Adat Keluarga Raja Ubit di Blang Tripa Kabupaten Nagan Raya Yulizar; Rafsanjani, TM; Darmawan; Paradhiba, Meutia; Duana, Maiza
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Issue in Progress)
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i01.4203

Abstract

Tradisi madeung atau bahasa lainnya “badapu” merupakan salah satu tradisi ibu nifas di Aceh yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan karena pantangan mengkonsumsi beberapa jenis bahan makanan kaya protein, sayur dan buah-buahan yang mengandung banyak air dengan keyakinan pantangan tersebut dapat mempercepat proses penyembuhan ibu nifas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana relasi pendidikan dan pekerjaan dengan penerapan tradisi madeung pada masyarakat adat keluarga Raja Ubit di Blang Tripa Kabupaten Nagan Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini 20 ibu nifas dengan total sampel yang di uji sebanyak 20 responden. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square jenis fisher Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada relasi antara pendidikan dan pekerjaan ibu dengan penerapan tradisi madeung (nilai p > 0,05). Tradisi madeung sudah diterapkan secar bergenerasi pada masyarakat adat keluarga Raja Ubiet, sehingga penerapan adat dilakukan secara kolektif, tidak memiliki hubungan dengan pekerjaan dan pendidikan responden. Perlu diperhatikan dan dikaji ulang tradisi   madeung pada sisi yang bertentangan dengan kesehatan ibu nifas karena dapat menyebakan infeksi penyakit dan akibat fatal lainnya bagi ibu nifas jika tradisi madeung tidak diterapkan dengan baik.
Studi Responsivitas Sistem Kesehatan dalam Pelayanan Tuberkulosis di Puskesmas Tangerang Selatan, Indonesia Rahim, Ulya Mutia; Ariyanti, Fajar; Nurrizka, Rahmah Hida; Wardani, Riastuti Kusuma
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2s (2025): Special Issue: The 3rd International Conference on Health Sciences 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i2s.4477

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia (969.000 kasus) terutama di Banten (23.343 kasus). Pada tahun 2023, Kota Tangerang Selatan ditemukan sebanyak 1.107 kasus. Sistem kesehatan yang responsif memiliki peran dalam mengelola penyakit tuberkulosis, seperti mengurangi penyebaran dan meningkatkan hasil pengobatan. Berdasarkan studi pendahuluan di lima puskesmas Kota Tangerang Selatan ditemukan bahwa waktu tunggu yang lama, fasilitas tempat duduk yang kurang memadai dan kurang meratanya pelayanan kunjungan rumah menjadi penyebab masalah responsif pada pelayanan tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran Responsiveness pada pelayanan tuberkulosis di puskesmas Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 96 pasien tuberkulosis di lima puskesmas di Kota Tangerang Selatan yang dipilih secara cluster random sampling dan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Pelayanan tuberkulosis di puskesmas Kota Tangerang Selatan sudah responsif, yang ditunjukan dengan pasien merasa informasi dirahasiakan (92,7%), pasien dilibatkan dalam pengambilan keputusan (90,6%), pasien diberikan pilihan pengobatan (89,6%), petugas ramah (88,5%), komunikasi yang jelas (86,5%), diberikan dukungan tenaga kesehatan (81,3%), kualitas pelayanan bagus (76%) dan waktu tunggu yang cepat (51%). Pelayanan tuberkulosis menunjukan hasil yang responsif, namun waktu tunggu pasien masih menjadi masalah pelayanan tuberkulosis. Oleh karena itu, puskesmas perlu meningkatkan pelayanan yang lebih efisien dengan memperhatikan lama waktu tunggu.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Issue in Progress) Vol. 14 No. 2s (2025): Special Issue: The 3rd International Conference on Health Sciences 2024 Vol. 14 No. 06 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 05 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 04 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 04 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 03 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 06 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 05 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 04 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 03 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 04 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 03 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 02 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 01 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 04 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 03 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 02 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 01 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 03 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 02 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 01 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 04 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 02 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 01 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 04 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 4 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat More Issue