Journal of Muhammadiyah’s Application Technology
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology (JUMPTECH) Jumptech (Journal of Muhammadiyah’s Application Technology) is an online periodical journal of science that is published three times a year, in February, June and October by Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Makassar, Indonesia, with a registered number ISSN 3031-3082 (online). Jumptech is a media to publish the results of scientific research academics, practitioners, and observers in the field of engineering science including irrigation civil engineering, architecture, electrical engineering, computer science, urban and regional planning. Jumptech focuses on publishing manuscripts within the following areas: Irrigation Civil Engineering: Hydrology; Hydraulics; Environmental Impacts; Solute and Sediment Transport; Soil Salinity; Water‐Quality Control; Sustainability; Water Management and Conservation; Evapotranspiration; Soil‐Water Flow; Design, Operations and Maintenance of Irrigation and Drainage Infrastructure; Development and Application of Technology; Economics, Energy Use, and Regulation in Irrigation and Drainage Engineering. Electrical Engineering and Computer Science: Power Systems: Generator, Power Distribution, Electrical Power Convertion, Protection Systems, Electrical Material Signal, System, and Electronics: Digital Signal Processing, Image Processing, Robotic Systems, Control Systems, Embedded Systems Communication Systems: Telecommunication, Wireless Communications, Computer Network Information Technology: Software Engineering, Data Mining, Multimedia, Mobile Computing, Parallel / Distributed Computing, Artificial Intelligent, Computer Graphic, AR/VR Architecture, Urban and Regional Planning : Architectural Planning and Design; Environmental Engineering; Building Science and Technology; Project Management; Structural Engineering; Building Materials; Building Intelligent Modelling (BIM); Theory and Architectural Criticism; Interior Design; Urban Planning; Housing and Settlement Design; Landscape Architecture; Architectural Conservation and Heritage; Study of Islamic Architecture; Regional and City Studies; Building Management and Built Environment; Infrastructure and Transport; Development Policy and Economics; Behavior, Space and Culture; Tourism and Space. Email : jumptech-ft@unismuh.ac.id
Articles
218 Documents
Makassar Creative Hub dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer
Kurniawan, Muh. Arif;
Idrus, Irnawaty;
Paddiyatu, Nurhikmah;
syahruddin, A. Syahriyunita;
Nur, Khilda Wildana;
A. Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jumptech.v2i3.8877
Makassar merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur. Kota Makassar merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan bagi kawasan Indonesia Timur. Perkembangan industri dan pertumbuhan ekonomi tentu sangat erat kaitannya dengan generasi muda yang merupakan sebagai pelaku kreatif Makassar nantinya. Perkembangan ekonomi di Makassar sangat didukung oleh sektor industri kreatif yang juga sangat membantu ekonomi Makassar dalam perancangan Makassar Creative Hub. Sehingga melalui berbagai pertimbangan serta isu utama mengenai sarana dan prasarana untuk mengembangkan sektor-sektor industri kreatif. menjadi dasar perencanaan dan perancangan sebuah Creative Hub di Makassar. Berdirinya bangunan baru ini memadukan konsep Arsitektur Kontemporer. Yang diharapkan bisa menjadi bangunan yang iconic di Kota Makassar. Serta mampu menjadi wadah baru bagi pelaku Ekonomi Kreatif di Kota makassar agar mampu menghadapi perkembangan zaman dan menyambut perkembangan industri kreatif di masa yang akan datang.
Perancangan Terminal Tipe B Dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular Di Kabupaten Sinjai
Aswad, Hajarul;
Abdullah, Ashari;
Zainuddin, Salmiah;
Nur, Khilda Wildana;
nana, Rohana;
Yusri, Andi
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8921
Terminal memiliki peranan penting dalam perkembangan ekonomi dan juga pembangunan daerah, karena sarana transportasi yang mamadai akan memicu pertumbuhan ekonomi dn pembangunan daerah. Keberadaan terminal berperan penting sebagai infrastruktur angkutan jalan raya dan mengatur keluar masuknya mobil bus Kabupaten ini memiliki luas wilayah 819,96 km2 dan memiliki penduudk sebanyak 268.496 jiwa Kabupaten sinjai saat ini memiliki terminal di kota, yang mana terminal tersebut tidak memadai dan tidak terawat bahkan banyak fasilitas umum terminal tidak berfungsi dengan baik. Tidak dapat dipungkir bahwa keberadaan dan fungsi terminal sangat dibutuhkan bagi masyrakat sinjai, karena dengan adanya terminal masalah masyarakat di bidang transportasi diharapkan dapat tertangani dengan baik. Namun pada kenyataannya terminal-terminal penumpang yang ada saat ini tidak sepenuhnya memiliki fungsi yang sesuai seperti yang diharapkan. Sembrawut, kotor, dan tidak tertib telah menjadi image yang melekat erat pada Terminal Bongki di Sinjai Kota. Pengambilan data dilakukan di lokasi terminal yang sudah ditentukan oleh pemerintah setempat dan dilanjutkann dengan observasi dengan metode studi kepustakaan, dokumentasi dan wawancara kepada responden terkait. Perancangan Terminal Tipe B dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular berada di Jl. Petta ponggawae di Kabupaten Sinjai dengan luas 3,54 Ha. Pada lantai 1 berfungsi sebagai staff administrasi dan lantai 2 berfungsi sebagai kantor pengelola dan ruang tunggu penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan. Dengan demikian, pengolahan ruang pada Aristektur Neo Vernakular akan menciptakan keadaan yang efisien, sederhana, serta menyatukan unsur-unsur budaya sehingga terciptanya bangunan yang menarik dan bernuansa tradisional.KATA KUNCI :Terminal, terminal tipe B, neo vernakular
Pengaruh Jarak Struktur Pemecah Gelombang Model Hybrid Engineering Terhadap Panjang Dan Tinggi Gelombang (Penelitian Laboratorium)
Zulmi, Ahmad Syafi'i;
Kato, Muh Alvin Achmad;
Karamma, Riswal;
Kuba, Muhammad Syafa'at S.
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8925
Hybrid Engineering dibangun dengan menggunakan bahan-bahan yang tersedia secara local seperti kayu, bambu, ranting, dan dahan pohon mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai refleksi dan transmisi gelombang pada model pemecah gelombang model hybrid engineering, kemudian menganalisi parameter-parameter yang berpengaruh terhadap koefisien refleksi dan transmisi pada pemecah gelombang. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Hidrolika Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Metode yang digunakan berbasis eksperimental. Karakteristik gelombang yang dihasilkan terdiri dua variasi priode dan dua variasi kedalaman air serta dua variasi stroke. Pembacaan puncak dan lembah gelombang dilakukan secara otomatis melalui wave monitor. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan semakin besar jarak struktur pemecah gelombang maka gelombang refleksi akan semakin kecil sedang untuk gelombang transmisi yang dihasilkan akan semakin tinggi.
Perancangan Stasiun Kereta Api Bacokiki Barat Dengan Pendekatan Arsitektur Furistik Di Kota Pare-Pare
Ahmad, Abd Muis;
Mustafa, Mursyid;
Amalia, Andi Annisa;
Zainuddin, Salmiah;
Syahriyunita, Andi;
Syarif, Muhammad
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8927
Perancangan stasiun kereta api bacukiki barat dengan pendekatan arsitektur futuristik di kota pare-pare Merupkan perkeretaapian stasiun tempat kereta api berangkat dan berhenti untuk melayani naik dan turunnya penumpang dan/atau untuk keperluan operasi kereta api, tempat di mana penumpang dapat naik-turun dalam memakai sarana transportasi kereta api, sebagai tempat kereta api berangkat, mengangkut penumpang (manusia atau bias juga hewan) dan barang, serta tempat kereta api bersilang, menyusul atau disusul. Berlatar belakang Making Indonesia 4.0 mendorong kemajuan dan kemudahan berbagai sektor usaha termasuk kemajuan dan perkembangan bidang transportasi yang menjadi kebutuhan penting masyarakat dalam menunjang aktivitasnya. Dari beragam jenis moda transportasi, kereta api merupakan salah satu moda transportasi darat yang efisien serta ekonomis. Dengan meningkatnya kebutuhan akan jasa transportasi darat, maka pemenuhan akan fasilitas-fasilitas pendukung, seperti jalur kereta api, fasilitas stasiun yang memadai serta pelayanan yang baik. Pengembangan jalur kereta api Trans Sulawesi beserta fasilitas-fasilitas yang memadai khususnya di Kota Parepare dimaksudkan karena kota pare-pare merupakan salah satu dari banyaknya kota di Indonesia yang pertumbuhannya cukup signifikan. Dengan konsep Futuristik yang mengarah atau menuju ke masa depan, dengan ciri-ciri arsitektur futuristik yaitu bentuk yang unik, memanfaatkan teknologi, pencahayaan yang futuristik, pemilihan warna, menggunakan dekorasi yang unik, serta mengutamakan prinsip minimalis.
Perancangan Islamic Center dengan Pendekatan Arsitektur Humanis di Kota Makassar
Irwandi, Irwandi;
Mustafa, Mursyid;
Amal, Citra Amalia;
Latif, Sahabuddin;
Rohana, Rohana;
Nur, Khilda Wildana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jumptech.v2i3.8984
Islam merupakan agama rahmatan lil ’alamin yang dapat diartikan bahwa islam merupakan rahmat bagi seluruh alam, apabila diamalkan secara benar. Hal tersebut tentu saja dapat terwujud kedepannya, apalagi dalam beberapa tahun terakhir generasi muda saat ini banyak yang mulai berhijrah dan hal ini telah menjadi sebuah tren perubahan sosial bagi generasi millenial. Oleh karena itu menjadi gerakan besar untuk mempromosikan semangat reformasi dalam konteks masyarakat religius. Islamic Center Millenial dengan Pendekatan Arsitektur Humanis dianggap sebagai salah satu opsi yang cocok untuk mewadahi generasi muslim millenial dengan pemikiran kritis serta peka terhadap isu sosial dan mulai memperdalam keilmuaannya tentang ajaran agama Islam. Dengan menggunakan pendekatan humanis yang berlandaskan teori hierarki manusia oleh Abraham Maslow ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan fasilitas bagi generasi millenial sesuai kebutuhan mereka serta menarik lebih banyak lagi dari mereka untuk datang berkegiatan di Islamic Center ini nantinya, sehingga mereka dapat belajar serta berkolaborasi bersama dan memberikan kontribusi positif bagi umat atau pun negara.
Pengaruh Pilar Jembatan Ganda Topoyo Terhadap Karakteristik Aliran Model Komputasi
Karim, Nenny;
rahmat, marzuki;
Ananta, Muh. Yayang;
Kasmawati, Kasmawati
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.9156
ABSTRAK : Secara umum sungai memisahkan daratan satu antara daratan lainnya, maka untuk menghubungkan daratan tersebut dibuatlah suatu konstruksi jembatan yang sebagian jembatan menggunakan pilar sebagai tumpuan beban bangunan diatasnya. Karakteristik aliran yang terjadi pada sungai yang melewati pilar jembatan berpengaruh pada bentuk dari pilarnya. Pada penelitian ini adalah pengaruh pilar jembatan ganda Topoyo, terhadap karakteristik aliran di sungai Budong-budong yang masing-masing pilar memiliki bentuk pilar yang berbeda dan disimulasikan dengan software iRIC : Nays2DH 3.0. yang dibuat dan dikembangkan oleh Dr. Yasuyuki Shimizu dan Hirosi Takebayashi di Hokkaido University, Jepang. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah deskriptif evaluatif, yang dimana teknik pengumpulan data dengan cara studi literatur, dokumentasi hingga observasi dan pengukuran lapangan. Hasil dari pengamatan lapangan diketahui kecepatan aliran tertinggi berada pada debit 1345.93 m3/s dibagian hulu sebesar 3.25 m/s dan kecepatan aliran terendah berada pada debit 623.40 m3/s dibagian hilir sebesar 1.98 m/s. Hasil simulasi software iRIC : Nays2DH 3.0. ditunjukkan dengan skala warna pada kecepatan aliran dan angka froude serta arah aliran dengan garis anak panah (arrow). Pengaruh pilar jembatan dapat mempengaruhi karakteristik aliran yang ditunjukkan dengan variasi angka froude dan bersifat sub kritis. Berdasarkan hasil validasi antara hasil analisa pengamatan lapangan dan hasil analisa software iRIC : Nays2DH 3.0. nilai kesalahan (error) pada kecepatan aliran dengan rata-rata 4.8% dan pada angka froude dengan rata-rata 2.9%. Kata Kunci : Pilar, Karakteristik Aliran, iRIC : Nays2DH 3.0., Angka Froude ABSTRACT : In general, the river separates the land from one another, to connect the land a bridge construction is made which some bridges use pillars as a support for the load of the building on it. The flow characteristics that occurs in the river that passes through the bridge pillars affect the shape of the pillars. In this study, in effect of the Topoyo double bridge pillars on flow characteristics in the Budong-budong river, where each pillar has a different pillar shape and is simulated with iRIC software: Nays2DH 3.0. created and developed by Dr. Yasuyuki Shimizu and Hirosi Takebayashi at Hokkaido University, Japan. The method used in conducting this research is descriptive evaluative, where the data collection technique is by means of literature studies, documentation to observations and field measurements. The results of field observations show that the highest flow velocity is at a discharge of 1345.93 m3/s in the upstream of 3.25 m/s and the lowest flow velocity is at a discharge of 623.40 m3/s in the downstream of 1.98 m/s. iRIC software simulation results: Nays2DH 3.0. indicated by a color scale on the flow velocity and froude number and flow direction with arrows. The influence of the bridge pillars can affect the flow characteristics as indicated by the variation of the froude number and is sub critical. Based on the results of the validation between results of the analysis observations metode and results of the analysis with iRIC software: Nays2DH 3.0. the error value on the flow velocity have an average of 4.8% and the value on froude number have an average of 2.9%. Keywords : Pillars, Flow Characteristic, iRIC : Nays2DH 3.0., Froude Number
Analisis Kehilangan Energi pada Berbagai Bentuk Bangunan Peralihan
Mutiah, Ulfa;
Syamsuri, Andi Makbul;
Hamdi, Fauzan
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jumptech.v2i1.9172
AbstrakSaluran terbuka adalah aliran di saluran dimana air mengalir dengan permukan bebas. Pada saluran terbuka, umum ditemukan bangunan pelestarian. Khusunya pada jaringan irigasi dan drainase. Salah satu ciri dari pelestarian yakni dimensi saluran yang mengalami perubahan secara mendadak (penyempitan). Aliran yang melewati bangunan tentunya akan mengalami perubahan yang disebabkan oleh dimensi bangunan yang berubah secara tiba-tiba. Adanya bangunan pelestarian dan penyempitan akan membuat tinggi muka air, kecepatan, debit dan energi berubah dan energi atau tenaga yang besar akan menyebabkan gerusan pada bangunan dan menyebabkan kerusakan jika dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena permasalahan tersebut diatas dilakukan penelitian laboratorium yang memuat 3 macam bentuk bangunan pelestarian yang mengalami penyempitan. Bentuk bangunan pelestarian sangat beragam karena itu kami menggunakan tiga bentuk yaitu segiempat, segitiga dan stream line yang dibuat menggunakan bahan lembaran akrilik. Dari 3 bentuk bangunan pelestarian tersebut dilakukan peninjauan nilai energi spesifik dan kehilangan energi. Kata Kunci : Energi Spesifik, Kehilangan Energi, Saluran Terbuka. Abstrak _Saluran terbuka adalah aliran dalam suatu saluran yang airnya mengalir dengan permukaan bebas. Pada saluran terbuka sangat umum dijumpai bangunan peralihan. Terutama pada jaringan irigasi dan drainase. Salah satu ciri bangunan peralihan adalah dimensi salurannya mengalami perubahan mendadak (menyempit). Aliran yang melewati bangunan peralihan tentunya akan mengalami perubahan akibat perubahan dimensi bangunan secara tiba-tiba. Adanya bangunan peralihan dan penyempitan akan membuat tinggi muka air, kecepatan, laju aliran dan energi berubah dan jumlah energi atau energi yang besar akan menyebabkan gerusan pada bangunan dan menimbulkan kerusakan jika dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena permasalahan tersebut di atas maka dilakukan penelitian laboratorium yang memuat 3 jenis bangunan peralihan yang mengalami penyempitan. Bentuk bangunan peralihan sangat beragam oleh karena itu kami menggunakan tiga bentuk yaitu persegi panjang, segitiga dan garis aliran yang dibuat menggunakan bahan lembaran akrilik. Dari 3 bentuk bangunan peralihan tersebut dilakukan peninjauan nilai energi spesifik dan kehilangan energi. Kata Kunci : Head Loss, Saluran Terbuka, Energi Spesifik.
Uji Metode Hidrograf Satuan Sintetis pada Das Bialo dengan Menggunakan Hidrograf Satuan Amatan Collins
Khafifa, Khafifa;
Yusril, Yusril;
Nanda, Abd. Rakhim;
Agusalim, Agusalim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jumptech.v2i1.9214
Banjir rencana (desain banjir) adalah salah satu rencana besar untuk suatu rencana pembuatan bangunan udara atau bangunan yang keberadaannya (fungsi operasi dan stabilitas) dipengaruhi oleh karakteristik aliran banjir. Rencana banjir dapat diperoleh melalui kegiatan analisis hidrologi yang secara umum hasilnya dapat berupa debit banjir maksimum, volume banjir, ataupun hidrograf banjir. Tujuan untuk menyempurnakan metode Hidrograf Satuan Sintetis pada daerah aliran sungai (DAS) Bialo dan metode collins sebagai pembandingnya. Metode penelitian yang direncanakan akan memberikan informasi tentang parameter yang berpengaruh dalam perhitungan hidrograf satuan. Adapun hasil penelitian dalam perhitungan metode HS amatan dan HSS masing-masing menggunakan persamaan empiris, yang paling signifikan yang membedakan adalah metode HS Amatan Collins menggunakan data AWLR sedangkan hidrograf satuan sintetis tidak. Metode HSS Gamma 1 menggunakan parameter lebar DAS sedangkan metode yang lain tidak menggunakan lebar DAS, metode HSS Snyder dan metode HSS Limantara menggunakan koefisien karakteristik cekungan sedangkan yang lainnya tidak.
Perencanaan Bangunan Free Intake di Rantemario pada Tikungan Sungai Tomoni Kab. Luwu Timur
Fathir Mz., Muh.;
Yulianti, Alma;
Mahmuddin, Mahmuddin;
Agusalim, Agusalim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jumptech.v2i3.9298
Bangunan Free Intake adalah bangunan sadap tampa bendung tempat masuknya air dengan segala bangunan kelengkapannya, Di Kabupaten Luwu Timur tepatnya pada Kecematan Tomoni di desa Rantemario terdapat sebuah lahan tambang galian C yang berjalan pada berapa tahun terakhir, mengakibatkan lahan-lahan masyarakat bekas tambangan yang telah usai di tambang terbengkalai, dimana luasan lahan yang terbatas dan letak geografis area persawahan di desa ini terisolir dari pusat distribusi air yang terdapat pada daerah tersebut, dan di tinjau pada faktor-faktor yang ada di dalam (Modul-08 Perencanaan bangunan utama, tahun 2016) area persawahan di desa Rantemario tidak memenuhi kreteria pembangunan Bendung, menjadikan area lahan ini sulit mendapatkan batuan dalam pengembangannya, yang mengharuskan area lahan persawahan tersebut mendapatkan sumber distribusi airnya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa kebutuhan air di sawah, menganalisa debit andalan dan merencanakan bangunan free intake. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu menggambarkan dan menganalisa data yang bergantung pada kemampuan untuk menghitung data secara akurat yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data berdasarkaan keadaan yang nyata, maka penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan sebuah inovasi dan inofatif mengenai suatu masalah dalam menemukan solusi atau alternative dalam pengembangan lahan yang kurang optimal. Metode pengumpulan data yang dipakai adalah survey dan pengamatan secara langsung yang dapat di gunakan dalam perencanaan bangunan Free Intake. Metode analisa data pada penilitian ini mengunakan Metode Aljabar,Gumbel dan Rasional pada anilasa Hidrometorologi, Metode Penma Modivikasi dan Fj.Mock pada anlisa Ketersediaan air irigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air disawah (NFR) pada Desa Rantemario 1.52 lt/dt/ha, dengan debit rencana pada bangunan free intake 0.34 m3/dtk, Bangunan free intake di rancang dengan 2 pintu pengambilan bertipe pintu sorong, 1 pilar tengah dan kantong lumpur sepanjang 24 m.
Pengendalian Aliran pada Permukaan Lahan Miring dengan Menggunakan Metode Rorak
Sulkifli, Sulkifli;
Sadikin, Muh Ali;
Ma'rufah, Ma'rufah;
Mahmuddin, Mahmuddin;
Rahmat, Andi
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jumptech.v2i1.9359
Kegiatan konservasi pada tanah dilakukan untuk mencegah erosi, memperbaiki tanah yang rusak, dan memilih arah produktifitas tanah. Tujuan dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar limpasan aliran permukaan dilahan miring dan mengetahui efektivitas metode rorak dalam mengendalikan laju aliran permukaaan. Metode penelitian REENdata yang diperoleh berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan dilaboratorium hidrologi universitas muhammadiyah makassar. pada intesitas curah hujan 3,67 L/m 3 dengan kemiringan 13 ⁰ dan 20⁰ lahan yang tidak menggunakan rorak masing-masing memperoleh besar limpasan permukaan sebesar 4,14 L/menit dan 9,63 L/menit , sedangkan lahan yang menggunakan rorak masing-masing -masing-masing diperoleh limpasan permukaan sebesar 3,70 L/menit dan 8,41 L/menit. . pada intesitas curah hujan 3,99 L/m 3 dengan kemiringan 13 ⁰ dan 20⁰ lahan yang tidak menggunakan rorak masing-masing memperoleh besar limpasan permukaan sebesar 8,52 L/menit dan 13,17 L/menit , sedangkan lahan yang menggunakan rorak masing-masing -masing-masing diperoleh limpasan permukaan sebesar 7,06 L/menit dan 11,43 L/menit. Pemberian rorak di lahan miring dapat menurunkan kecepatan aliran permuakaan.