cover
Contact Name
Irfan Fauzi
Contact Email
zeniusi1000@gmail.com
Phone
+6282275115353
Journal Mail Official
zeniusi1000@gmail.com
Editorial Address
Padang Pasir Permai No-90. Kelurahan Urung Kompas. Kecamatan Rantau Selatan. Kabupaten Labuhanbatu. Sumatera Utara-Indonesia
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Zeniusi Journal
ISSN : -     EISSN : 30636027     DOI : https://doi.org/10.70821/zj.v1i1
Core Subject : Education,
Zeniusi Journal - (E-ISSN: 3063-6027) is a peer-reviewed academic journal published by Insan Zenius Ilmiah. This journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to share research findings and innovative insights in the fields of education, economics, and science. We publish high-quality articles that contribute to the advancement of knowledge and practice in those fields. Zeniusi Journal is committed to maintaining the highest standards of publication ethics and quality by implementing a rigorous double-blind review process to ensure objectivity and scientific integrity. Each manuscript is reviewed by at least two independent reviewers who are experts in their field, to ensure the originality, relevance, and validity of the presented research. This journal accepts manuscript submissions covering the fields of education, economics, and science, but is not limited to these areas. We invite researchers and academics to submit their manuscripts and contribute to the ongoing scientific discussions in this journal. === Zeniusi Journal - (E-ISSN : 3063-6027) adalah jurnal akademik yang ditinjau sejawat (peer-reviewed) dan diterbitkan oleh Insan Zenius Ilmiah. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian dan wawasan inovatif di bidang pendidikan, ekonomi, dan sains. Kami menerbitkan artikel-artikel berkualitas tinggi yang berkontribusi pada kemajuan pengetahuan dan praktik dalam bidang-bidang tersebut. Zeniusi Journal berkomitmen untuk menjaga standar etika publikasi dan kualitas yang tertinggi, dengan menerapkan proses double-blind review yang ketat untuk memastikan objektivitas dan integritas ilmiah. Setiap manuskrip ditinjau oleh minimal dua reviewer independen yang merupakan ahli di bidangnya, guna memastikan orisinalitas, relevansi, dan validitas dari penelitian yang disajikan. Jurnal ini menerima pengiriman manuskrip yang mencakup pada bidang pendidikan, ekonomi dan sains, namun tidak terbatas pada bidang-bidang tersebut. Kami mengundang para peneliti dan akademisi untuk mengirimkan manuskrip mereka dan berkontribusi dalam diskusi ilmiah yang berlangsung di jurnal ini
Articles 30 Documents
Inovasi Pelatihan Guru Untuk Meningkatkan Pendidikan Inklusi Di Sekolah Rega Fitriawati; Ida Rindaningsih
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 1 (2025): Vol II. No I. June 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i1.28

Abstract

Pendidikan inklusi menekankan pentingnya menyediakan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Dalam implementasinya, keberhasilan pendidikan inklusi sangat bergantung pada kesiapan dan kompetensi guru dalam menghadapi heterogenitas siswa di kelas. Pelatihan guru yang inovatif menjadi salah satu strategi utama dalam menjawab tantangan tersebut. Inovasi dalam pelatihan guru mencakup pengembangan kurikulum pelatihan berbasis kebutuhan nyata di lapangan, penggunaan teknologi pendidikan untuk simulasi kasus inklusi, serta pendekatan pelatihan kolaboratif antara guru umum dan guru pendidikan khusus. Selain itu, model pelatihan berbasis praktik langsung dan reflektif terbukti efektif dalam membekali guru dengan keterampilan yang aplikatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan dapat meningkatkan pemahaman guru tentang prinsip inklusi, strategi diferensiasi pembelajaran, dan manajemen kelas inklusif. Dengan demikian, inovasi dalam pelatihan guru tidak hanya meningkatkan kompetensi profesional, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang suportif bagi semua siswa. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan kebijakan pendidikan yang mendorong penguatan kapasitas guru melalui pelatihan inklusif yang relevan, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pengaruh Media Flash Card Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Siswa Kelas I Sekolah Dasar Hemi Wulandari; Sahkholid Nasution; Muhammad Syaifullah
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 1 (2025): Vol II. No I. June 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i1.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media flash card dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas I Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan tipe One Group Pretest-Posttest Design (tes awal-tes akhir kelompok tunggal). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 81 orang dengan jumlah sampel keseluruhan 27 orang. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling. Didapat hasil penelitian, berdasarkan data yang diperoleh dari hasil pretest pengaruh media flash card dalam mengatasi kesulitan membaca siswa Sekolah Dasar dan data distribusi frekuensi pada lampiran dapat diuraikan sebagai berikut: nilai rata-rata siswa sebesar 64,40; Variansi = 20,59; Standar Deviasi (SD) = 4,54; nilai maksimum = 73; nilai minimum = 55, dengan rentangan nilai (Range) = 18. Sedangkan data yang diperoleh hasil posttest pengaruh media flash card dalam mengatasi kesulitan membaca siswa Sekolah Dasar dapat diuraikan sebagai berikut: nilai rata-rata siswa sebesar 81,57; Variansi = 24,63; Standar Deviasi (SD) = 5,12; nilai maksimum = 80; nilai minimum = 62, dengan rentangan nilai (Range) = 18. Uji Independent Sample t-test dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas I Sekolah Dasar diketahui nilai 2,973 dan 2,05 sehingga Thitung > Ttabel. Berdasarkan data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh media flash card dalam mengatasi kesulitan mmbaca siswa kelas I Sekolah Dasar.
Pengaruh Gaya Mengajar Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMP Muhammadiyah 7 Medan Sifa Maulida; Uswatun Hasanah
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 1 (2025): Vol II. No I. June 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i1.33

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa sering kali disebabkan oleh penerapan gaya mengajar guru yang kurang sesuai dengan kebutuhan dan harapan siswa. Hal ini menunjukkan pentingnya penerapan variasi gaya mengajar yang dapat membantu meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi gaya mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa di SMP Muhammadiyah 7 Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan sampel siswa kelas VIII sebanyak 31 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen lembar pernyataan yang disusun berdasarkan indikator teori yang relevan. Hasil analisis menggunakan uji regresi sederhana menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, dengan nilai koefisien sebesar 0,654. Artinya, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara variasi gaya mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa, dengan kontribusi sebesar 65,4%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan variasi gaya mengajar oleh guru memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat terus mengembangkan variasi gaya mengajar untuk menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan menyenangkan.
Fungsi-Fungsi Supervisi Pendidikan Fehan Alya Rahmi Lubis; Andi Nugraha; Irfan Fauzi
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 1 (2025): Vol II. No I. June 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i1.34

Abstract

Supervisi pendidikan memegang peranan yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai cara ataupun fungsi yang meliputi penelitian, penilaian, perbaikan, dan pembinaan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji secara mendalam fungsi-fungsi supervisi pendidikan dengan maksud meningkatkan kualitas sendiri dari kinerja para guru. Selain itu metode penelitian ini juga menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber terpercaya seperti buku, jurnal ilmiah dan artikel lain yang terkait dengan fungsi- fungsi supervisi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan tidak hanya sebagai pengontrol tetapi sebagai sarana pengembangan profesional seorang guru untuk meningkatkan pendidikannya berkelanjutan. Fungsi penelitian membantu mengidentifikasi masalah dan potensi dalam proses pembelajaran, selain itu fungsi penilaian memberikan umpan balik yang konstruktif, fungsi perbaikan berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran siswa, dan fungsi pembinaan membantu para guru untuk mengembangkan potensi mereka baik dari akademis maupun bakat mereka. Supervisi pendidikan yang efektif memerlukan kolaborasi, partisipasi, dan pendekatan yang memberdayakan dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.
Urgensi Filsafat Pendidikan dalam Menyikapi Krisis Moral Peserta Didik di Era Digital Rokiba Hasibuan; Leli Hasanah Lubis
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 1 (2025): Vol II. No I. June 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i1.42

Abstract

Krisis moral peserta didik di era digital merupakan tantangan serius dalam dunia pendidikan modern. Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membawa dampak besar terhadap cara berpikir, berperilaku, serta pembentukan nilai generasi muda. Informasi yang terbuka tanpa filter, budaya instan, serta pengaruh media sosial telah menyebabkan penurunan empati, melemahnya sikap hormat, serta menguatnya relativisme moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi filsafat pendidikan sebagai pendekatan reflektif dalam menyikapi krisis moral peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji literatur filsafat pendidikan, teori etika, serta hasil penelitian terkait pendidikan karakter dan era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan berperan penting dalam membentuk kerangka berpikir etis, memperkuat landasan nilai, serta menanamkan kesadaran moral yang kritis pada peserta didik. Selain itu, filsafat pendidikan juga memberikan arah baru bagi guru dan lembaga pendidikan untuk mengintegrasikan nilai-nilai luhur ke dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, filsafat pendidikan menjadi landasan strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral.
Pengaruh Kebijakan Digitalisasi Pendidikan terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Nursyamsiah
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 1 (2025): Vol II. No I. June 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i1.44

Abstract

This study aims to self-determination theory approach. This theory emphasises the importance of three basic aspects in building intrinsic motivation, namely autonomy, competence, and connectedness. In the context of digital policy, these three aspects are crucial to be studied further in order to understand how technology contributes to students' enthusiasm for learning. The method used is library research with a qualitative approach. Data were collected from various literature sources, such as scientific journals, books, and policy reports that are relevant to the theme of educational digitalisation and learning motivation. The analysis was carried out thematically to explore the relationship between digital policies and students' psychological conditions in the learning process. The results of the study show that digitalisation policies can increase students' learning motivation if supported by adequate facilities, teacher training, and a fun learning approach. However, in areas that are less ready in terms of infrastructure, this policy actually creates gaps and reduces learning enthusiasm. Therefore, an inclusive and contextual implementation strategy is needed so that digitalisation really has a positive impact on students' learning motivation.
Desain Penelitian Narrative Research & Grounded Theory Nabila Azmi Lubis; Yunita Febrianti; Rena Hari Saputri; Lala Indri Artika
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 1 (2025): Vol II. No I. June 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i1.45

Abstract

Penelitian kualitatif merupakan pendekatan yang bertujuan untuk memahami realitas sosial, perilaku manusia, serta makna yang terkandung di dalamnya melalui perspektif subjek yang diteliti. Berbeda dengan penelitian kuantitatif yang menekankan pada angka dan generalisasi, penelitian kualitatif lebih mengedepankan kedalaman pemahaman dan interpretasi makna. Dalam penelitian kualitatif, terdapat berbagai desain yang dapat digunakan, di antaranya Narrative Research dan Grounded Theory yang sering menjadi pilihan utama bagi peneliti yang ingin menggali fenomena kompleks. Narrative Research berfokus pada cerita atau narasi yang disampaikan oleh individu, dengan tujuan mengungkap makna personal, pengalaman hidup, dan interpretasi subjektif seseorang atas peristiwa yang dialaminya. Melalui pendekatan ini, peneliti berusaha memahami bagaimana individu memaknai kehidupannya, serta bagaimana pengalaman itu membentuk identitas dan perilaku mereka. Sementara itu, Grounded Theory bertujuan membangun teori yang benar-benar lahir dari data lapangan melalui pendekatan induktif. Peneliti mengumpulkan data tanpa membawa teori awal dan secara bertahap membentuk kategori, konsep, hingga akhirnya menghasilkan teori yang dapat menjelaskan fenomena yang diteliti. Proses ini melibatkan pengumpulan dan analisis data yang berulang melalui teknik pengkodean terbuka, aksial, dan selektif. Artikel ini tidak hanya membahas pengertian dan karakteristik dari kedua desain tersebut, tetapi juga mengulas jenis-jenis penelitian, ciri-ciri khas, keunggulan, perbedaan esensial, serta tantangan yang mungkin dihadapi dalam penerapannya. Tantangan tersebut antara lain kesulitan dalam memperoleh narasi yang autentik, potensi subjektivitas peneliti, hingga kompleksitas dalam proses pengembangan teori. Artikel ini disusun melalui studi pustaka dan analisis deskriptif yang bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana dan kapan Narrative Research serta Grounded Theory dapat diterapkan secara tepat dalam penelitian kualitatif
Peran Guru sebagai Pendidik dan Dinamika Tantangannya dalam Dunia Pendidikan Masa Kini Umar Shodiq Rambe
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 1 (2025): Vol II. No I. June 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i1.46

Abstract

Guru merupakan pilar utama dalam dunia pendidikan yang tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembentuk karakter, fasilitator pembelajaran, dan agen perubahan sosial. Dalam konteks pendidikan modern, peran guru telah berkembang secara signifikan, menuntut kompetensi multidimensional yang mencakup kemampuan pedagogik, sosial-emosional, teknologi, dan kultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru sebagai pendidik secara komprehensif serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan masa kini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah yang relevan, dan dianalisis melalui teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik menjadi individu yang berkarakter, kritis, dan adaptif terhadap perubahan. Teori pendidikan humanistik, konstruktivisme, dan ekologi pendidikan memperkuat urgensi peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan bermakna. Namun demikian, guru juga menghadapi tekanan internal dan eksternal yang kompleks, seperti stres kerja, tuntutan teknologi, dan keberagaman siswa. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sistemik dan strategi pengembangan profesional yang berkelanjutan untuk membentuk guru yang fleksibel, reflektif, dan progresif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan peran guru di era globalisasi.
Pendekatan dalam Supervisi Pendidikan: Analisis Direktif, Non-Direktif, dan Kolaboratif dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Yunita Febrianti; Mhd Najib Sihab Siregar; Erny Wulandari
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 1 (2025): Vol II. No I. June 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i1.49

Abstract

Supervisi pendidikan merupakan strategi penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalisme tenaga pendidik. Terdapat tiga pendekatan utama dalam supervisi, yaitu direktif, non-direktif, dan kolaboratif. Pendekatan direktif menempatkan supervisor sebagai pemberi arahan utama, cocok bagi guru pemula atau yang membutuhkan bimbingan intensif. Pendekatan non-direktif lebih menekankan pada otonomi guru dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan pembelajaran, sehingga sesuai bagi guru berpengalaman yang mandiri. Sementara itu, pendekatan kolaboratif memadukan keduanya, dengan menekankan kemitraan antara supervisor dan guru dalam proses refleksi dan pengambilan keputusan. Analisis menunjukkan bahwa tidak ada pendekatan yang paling unggul secara mutlak. Efektivitas supervisi sangat ditentukan oleh kesesuaian pendekatan dengan karakteristik guru, tujuan supervisi, serta konteks pendidikan. Dalam praktiknya, supervisor yang profesional perlu fleksibel dan mampu menyesuaikan pendekatan sesuai kebutuhan. Pendekatan yang tepat dapat meningkatkan motivasi, kompetensi, dan kinerja guru dalam mengelola pembelajaran. Oleh karena itu, pemahaman mendalam terhadap ketiga pendekatan ini menjadi hal krusial dalam pelaksanaan supervisi pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.
Integrasi Nilai-Nilai Hukum Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional Kajian Konseptual dan Implementatif Rendi Fitra Yana; Ahmad Habin Sagala
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 1 (2025): Vol II. No I. June 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i1.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual dan implementatif untuk mengintegrasikan nilai-nilai hukum Islam ke dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjawab krisis karakter dan degradasi moral yang semakin mengkhawatirkan di kalangan generasi muda. Sistem pendidikan nasional selama ini lebih banyak mengedepankan pendekatan teknokratis yang cenderung mengabaikan dimensi nilai, etika, dan spiritualitas, sehingga pendidikan kehilangan fungsi utamanya sebagai sarana pembentukan manusia seutuhnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research). Kajian literatur mendalam dilakukan terhadap prinsip-prinsip dasar hukum Islam, seperti keadilan, tanggung jawab, kasih sayang, kesetaraan, dan solidaritas sosial, serta relevansinya dalam praktik pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai hukum Islam dapat dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yakni kurikuler, metodologis, dan kultural. Kendati menghadapi tantangan berupa resistensi ideologis, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya literasi nilai di kalangan pendidik, pengembangan kurikulum berbasis nilai, pelatihan guru, dan penguatan budaya sekolah dapat menjadi solusi efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan nasional yang lebih humanistik, berkarakter, dan berorientasi pada nilai-nilai transendental

Page 3 of 3 | Total Record : 30