cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29630401     DOI : https://doi.org/10.71456/adc
Core Subject : Humanities,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat [Online ISSN : 2963-0401] merupakan jurnal yang memuat artikel kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang ditulis oleh para ahli, ilmuwan, praktisi, guru, dosen dan reviewer dibidangnya.
Articles 141 Documents
Inovasi UMKM: Sapu Dari Serabut Kelapa Sebagai Salah Satu Sumber Ekonomi di Dusun Panusupan Desa Penolih Prameswari, Joanna; Palapa, Yose Febryan Ksatria; Saputro, Arifin Eko; Aulia, Filda Sindy; Irtiza, Ghifari; Ma'ruf, Hafidz Aghni; Dewi, Stephanie Putri Rasita; Rofif, Naila Nurjihan Nabilah; Yuliana, Melsyi; Setiawati, Lina
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v3i1.1024

Abstract

Desa Penolih, terletak di Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya serabut kelapa. Inovasi dalam pengolahan serabut kelapa menjadi sapu di Dusun Panusupan. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi potensi ekonomi dari inovasi pengolahan serabut kelapa menjadi sapu, proses produksi, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh pengrajin lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pengolahan serabut kelapa menjadi sapu telah meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Penolih.
Universal Pelatihan Pembuatan Gethuk Goreng Variasi Nanas dalam Pemanfaatan Hasil Bumi Desa Kuta Syifani, Annisa Zahra; Fausta, Nesta Hammam; Nurhanan, Astrith Farra; Fertantio, Reno; Aini, Aulia Nur; Putri, Bayu Rizqi Hanifah; Zakyatunissa, Zahra; Rahmah, Assyifa Elya; Nugroho, Fahriyan Wahyu; Pratama, Ikhsan
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. KKN menjadi suatu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada 29 Juli 2024-29 Agustus 2024 di Desa Kuta, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Sebagian besar wilayah desa Kuta merupakan area pertanian dan perkebunan yang menjadikan mayoritas penduduknya ber-mata pencaharian sebagai pedagang dan petani. Hasil komoditas-komoditas tersebut biasanya dijual secara langsung tanpa diolah dengan maksimal. Oleh karena itu,tim penulis mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan olahan pangan yang dimaksudkan untuk mengolah hasil pertanian dan perkebunan menjadi olahan pangan. Hasil pertanian dan perkebunan di desa Kuta yang cukup melimpah adalah nanas dan singkong. Oleh karena itu, tim penulis memilih untuk membuat Gethuk Goreng dengan inovasi rasa nanas. Gethuk Goreng adalah makanan khas Sokaraja, Banyumas, yang terbuat dari bahan utama singkong dengan tambahan gula jawa yang membuat rasanya menjadi manis. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi alternatif olahan pertanian yang dapat memberi nilai tambah sehingga memperkuat ketahanan pangan. Melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan sumber daya yang ada di Desa Kuta dapat dimanfaatkan untuk kemajuan desa dan masyarakat Desa Kuta sendiri.
Pencegahan Anemia Ibu Hamil Melalui Pendidikan Kesehatan dan Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor Fajriah, Asruria Sani; Firdayanti; Azzahra, Fazra Fatima; Masya, Ayi Suhartin; Sahu, Sri Kusumawati
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus anemia banyak terjadi pada ibu hamil. Selain itu kejadian anemia ini sebenarnya dapat dikurangi dengan beberapa tindakan. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi kapsul daun kelor (Moringa Olievera) yang berdasarkan penelitian terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengurangi kasus anemia pada ibu hamil dengan pemberian Kapsul Ekstrak Daun Kelor (Moringa olievera). Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat ini meliputi penyuluhan pencegahan anemia dan pemberian kapsul ekstrak daun kelor. Hasil yang didapatkan adalah 16 ibu hamil yang mengikuti asuhan ini dan diberikan ekstrak daun kelor mengalami kenaikan Hb secara signifikan dari 16 ibu hamil yang anemia sampai dengan akhir kunjungan ke 5 hanya 2 orang yang masih mengalami anemia dikarenakan Hb awal ketika kunjungan adalah 8,6 g/dl dan 8,3 g/dl.
Investasi Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan) Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Arifin, Zainal; Gandi, Maria Chelcilia Rosa Mistika
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran Artificial intelligence/Al (Kecerdasan Buatan) yang memiliki kemampuan berpikir seperti manusia banyak digunakan organisasi di segala bidang  seperti kesehatan untuk mendeteksi penyakit, pemasaran mendeteksi perilaku konsumen, perkantoran untuk otomatisasi pekerjaan, dan lain sebagainya termasuk dalam bidang manajemen sumber daya (MSDM) agar lebih efisien dan produktivitas meningkat. Proses recruitment AI membantu menyeleksi pegawai lebih cepat, menilai kebutuhan pensembangan, otomatisasi administrasi data dan upah kepepawaian. Namun hanya 15 % organisasi yang menggunakan AI dalam praktik karena banyak ketidaktahuan dan ketidaksadaran terhadap AI. Beberapa tantangan lain seperti biaya bisa diatasi dengan investasi secara bertahap. Melalui siaran radio tim mesosialisasikan pentingnya investasi AI dalam MSDM.
Pemberdayaan Industri Rumahan Melalui Pembuatan Pichi-Pichi Sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan Mujahidah, Luai Al; Rahma, Nandita; Nugroho, Aswin Mulyo; Aulia, Dewi Nisa; Sangbani, Syeh; Zannuba, Whina Antonia; A’malina, Idam Zummy; Lokananta, Aidya Shafa; Shohehudin, Diyan
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v3i1.1036

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan industri rumah tangga dengan memanfaatkan kekayaan alam yang ada di sekitar sebagai alternatif penghasilan tambahan. Pemberdayaan industri rumahan menjadi salah satu solusi penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya di kalangan ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil. Salah satu bentuk industri rumahan yang dapat dikembangkan adalah produksi makanan tradisional seperti pichi-pichi. Pichi-pichi adalah makanan berbahan dasar singkong yang memiliki rasa manis, tekstur kenyal, dan biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut. Pichi-pichi memiliki potensi sebagai alternatif penghasilan tambahan bagi masyarakat karena bahan bakunya yang mudah didapat dan biaya produksinya yang relatif rendah. Selain itu, produk ini memiliki daya tarik tersendiri di pasar, terutama di kalangan masyarakat yang gemar mengonsumsi camilan tradisional.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dalam Memanfaatkan Sumber Pangan Lokal Untuk Mencegah Stunting Lisnawati, Ica; Mayada
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses terhadap makanan bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program pemberdayaan masyarakat pesisir dalam memanfaatkan sumber daya pangan lokal, khususnya ikan kembung, untuk mencegah stunting. Ikan kembung dipilih karena merupakan sumber protein hewani yang kaya akan zat gizi penting bagi pertumbuhan anak, seperti protein, asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran, dengan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran status gizi anak sebelum dan sesudah program, dan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk menggali persepsi masyarakat terhadap program. Penelitian ini dilakukan di desa pesisir dengan melibatkan 100 keluarga sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi, dengan persentase masyarakat yang memahami pentingnya mengonsumsi ikan kembung meningkat dari 35% menjadi 78%. Frekuensi konsumsi ikan kembung juga meningkat dari rata-rata 1,5 kali menjadi 3,2 kali per minggu. Prevalensi stunting di wilayah studi menurun dari 30% menjadi 22% setelah program dilaksanakan selama 6 bulan. Selain itu, diversifikasi produk olahan berbasis ikan tenggiri, seperti abon ikan dan bakso ikan, juga berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga pesisir. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan ikan tenggiri sebagai sumber pangan lokal berpotensi menjadi solusi efektif untuk mencegah stunting. Program ini tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat. Rekomendasi kebijakan meliputi peningkatan akses terhadap pelatihan, infrastruktur penyimpanan, dan dukungan pemerintah yang berkelanjutan untuk memperluas dampak program ke wilayah pesisir lainnya.
Belajar Bahasa Inggris Dengan Metode Silent Way Bagi Santri Di Pondok Pesantren Daar El Nayl Cilebut Kabupaten Bogor Passandaran, Yosi M.; Widyawati, Wiwik Yully; Ayu, Dewi Mutiara Indah
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pelajaran tambahan Bahasa Inggris bagi para santri di Pondok Pesantren Daar El Nayl. Dengan mengikuti kegiatan ini,para santri diharapkan dapat menambah perbendaharaan kosakata dan keterampilan berbicara (speaking) Bahasa Inggris dengan menggunakan metode silent way. Silent way adalah metode yang berfokus pada pengalaman langsung dan interaksi siswa, dengan guru berperan sebagai fasilitator yang minim berbicara. Metode pelaksanaannya, tim pengabdian masyarakat memberikan pengarahan dan pengenalan tentang Bahasa Inggris. Selanjutnya, menerapkan langkah-langkah dalam menerapkan metode silent way ini. Sebagai alat bantu adalah media gambar untuk menambah pengetahuan kosakata dan keterampilan berbicara dalam menerapkan metode silent way ini. Hasil yang dicapai adalah: (1) para santri mendapat kosakata baru; (2) para santri dapat membuat kalimat dari kosakata yang didapat; (3) para santri lebih aktif berbicara dengan Bahasa Inggris, dan (4) para santri mendapat pengalaman baru dalam belajar Bahasa Inggris. Simpulan dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah belajar dengan menggunakan metode silent way ini menumbuhkan rasa percaya diri dan daya pikir para santri. Mereka dapat menghafal beberapa kosakata dan menyusunnya dalam kalimat yang benar. Mereka menjadi aktif berbicara dengan mengucapkan kalimat yang mereka susun. Selain itu juga menambah wawasan dan pengetahuan para santri dalam belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan.
Edukasi dan Pelatihan Pengelola UKS dan OSIS Tentang Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Pencegahan Penyakit Gigi dan Mulut pada Siswa-Siswi SMPN 9 Banjarbaru Isnawati; Nurwati, Bunga; Nuryati, Sri
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian Hikmah N (2022) pada siswa-siswi SMPN 9 Banjarbaru menunjukkan pengetahuan tentang Kesehatan gigi dan mulut kurang baik dengan tingkat keparahan karies 77,4%. Rendahnya edukasi tentang Kesehatan gigi dan mulut hanya dilakukan setahun sekali pada saat skrining Kesehatan gigi oleh petugas Puskesmas Banjarbaru Utara, serta belum memiliki kader kesehatan gigi di UKS SMPN 9 Banjarbaru. Hal ini yang mendorong penulis untuk melakukan kegiatan edukasi dan pelatihan pengelola UKS dan OSIS tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut untuk pencegahan penyakit gigi dan mulut pada siswa-siswi SMPN 9 Banjarbaru dalam melakukan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut. Meningkatkan kesadaran diri siswa-siswi agar memeriksakan gigi secara rutin ke pusat pelayanan Kesehatan gigi. Pemeriksaan gigi secara rutin sebaiknya dilakukan tidak hanya dalam kondisi sakit namun kondisi sehat juga harus diperiksa untuk deteksi dini jika ada kondisi yang masih bisa dilakukan perawatan langsung. Adapun metode pelaksanaan yang dilakukan adalah melaksanakan pelatihan kader pada penanggung Jawab UKS dan 1 siswa anggota OSIS, penyuluhan , pemeriksaan gigi dan penambalan Teknik ART. Selanjutnya adalah pelaksanaan kegiatan yaitu dimulai dari persiapan hingga monitoring evaluasi pencapaian luaran dan pencapaian target luaran dalam kurun waktu 6 bulan (Juni s/d November). Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pendampingan sikat gigi masal, dan penambalan sederhana ART serta pelatihan kader Kesehatan gigi pada petugas UKS dan 1 orang siswa anggota OSIS. Sasaran adalah siswa-siswi SMPN 9 Banjarbaru berjumlah 128. Pada kegiatan pendampingan oral prophilaksis berhasil (100%) seluruh peserta sangat kooperatif. Pada kegiatan penambalan sedarhana ART teradapat peningkatan persentase angka PTI sebesar 60% karena 77 dari 128 siswa sudah ditambal menggunakan teknik ART. Pada kegiatan sikat gigi massal tidak hanya memberikan informasi tentang teknik menyikat gigi yang benar, tetapi juga memperkuat pesan-pesan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan gusi untuk mencegah masalah seperti karies gigi dan penyakit gusi.
Peningkatan Kualitas Air Sungai dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Tabunganen Tengah Khair, Abdul; Noraida
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v3i1.1046

Abstract

Prevalensi stunting di Kalimantan Selatan pada tahun 2022 lebih tinggi dibanding prevalensi nasional. Kabupaten Barito Kuala merupakan penyumbang terbesar dan Desa Tabunganen Tengah di Kabupaten Barito Kuala memiliki prevalensi stunting tertinggi. Banyak warga yang masih menggunakan sumber air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Tingkat kekeruhan air sungai melebihi nilai ambang batas. Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan kualitas air sungai untuk pencegahan stunting balita di Desa Tabunganen Tengah. Metode pelaksanaan kegiatan melalui pelatihan dan pendampingan penjernihan air sungai menggunakan larutan tawas. Lokasi kegiatan di Desa Tabunganen Tengah. Jumlah sasaran sebanyak 20 orang ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu melaksanakan praktik pembuatan larutan tawas 2%, mampu melaksanakan praktik penurunan tingkat kekeruhan air dengan menggunakan larutan tawas, dan mampu mengaplikasikan hasil pelatihan di rumah masing-masing.
Upaya Peningkatan Kemampuan Pelihara Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Penderita Diabetes Mellitus Melalui Strategi GULOH – CISAR Di Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru Sari, Emilda; Wulandari, Meggy; Hakim, Decyana
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v3i1.1062

Abstract

Diabetes melitus menjadi salah satu masalah kesehatan yang besar. World Health Organization (WHO), memprediksi adanya peningkatan jumlah penyandang DM sebesar 552 juta pada tahun 2030 (Trisnawati, 2012 dalam Rikawarastuti, 2015). Provinsi Kalimantan Selatan memiliki prevalensi diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter sebanyak 1,8% dan untuk Kota Banjarbaru sebanyak 2,86% (Riskesdas, 2018) prevalensi masyarakat yang rutin memeriksakan darahnya 3,93% dan yang tidak rutin 14,93% dan tidak pernah periksa sebanyak 78,69 ( Balitbangkes Kal-Sel, 2019). Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelihara kesehatan gigi dan mulut pada penderita diabetes mellitus di wilayah puskesmas Sungai besar dengan jumlah sasaran sebanyak 129 Penderita DM selama 6 bulan pelaksanaan dengan melibatkan kader pusbindu dan petugas Kesehatan puskesmas Sungai besar. Hasl pemeriksaan didapatkan bahwa sebelum dilakukan intervensi, sebanyak 94 anggota prolanis memiliki kadar glukosa darah diatas normal dan 69 orang memiliki nilai OHI-S kategori buruk. Setelah dilakukan intervensi GULOH-CISAR, terjadi penurunan terhadap kadar gula darah anggota prolanis yakni sebanyak 57 orang dan anggota prolanis yang memiliki Nilai OHI-S kategori buruk juga menurun menjadi 25 orang. Dapat disimpulkan bahwa strategi GULOH-CISAR dapat menjadi intervensi pada penderita diabetes untuk menurunkan kadar glukosa darah sehingga mampu meningkatkan Kesehatan gigi dan mulut penderita.

Page 9 of 15 | Total Record : 141