cover
Contact Name
Sabda Wahab
Contact Email
sabda.wahab@q2lii.id
Phone
+6282290280383
Journal Mail Official
sabda.wahab@q2lii.id
Editorial Address
Komp. OPI Cempaka Blok E No. 5 RT/ RW: 65/ 11 Kel, 15 Ulu, Kec. Jakabaring, Palembang City, South Sumatra 30967
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Penamaan Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat memiliki makna simbolis yang kuat, di mana kata "lentera" melambangkan cahaya, pencerahan, dan petunjuk dalam kegelapan. Sebagaimana lentera memberikan penerangan di tengah gelap, jurnal ini diharapkan menjadi sumber pencerahan bagi masyarakat melalui publikasi hasil-hasil pengabdian yang bersifat ilmiah dan aplikatif. Nama ini mencerminkan peran jurnal sebagai media yang menyinari jalan perubahan sosial, menyebarkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat, serta memberikan harapan dan solusi atas berbagai permasalahan masyarakat. Dengan demikian, "lentera" bukan sekadar nama, tetapi juga representasi dari semangat untuk menerangi dan memberdayakan masyarakat melalui kontribusi nyata dunia akademik. Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM) adalah jurnal yang diterbitkan oleh CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut. Jurnal ini berfokus pada publikasi artikel ilmiah dari hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, mencakup berbagai topik dan inisiatif yang berkaitan dengan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam setahun, yaitu pada periode April, Agustus dan Desember. Jurnal Lantera Ilmiah Pengabdian Masyarakat menerima berbagai jenis artikel yang berhubungan dengan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil pengabdian yang berkualitas dan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, jurnal ini juga bertujuan untuk menjadi wadah bagi para peneliti dan praktisi untuk berbagi pengalaman dan hasil dari berbagai program pengabdian masyarakat. Artikel yang diterima akan melalui proses penelaahan sejawat (peer-review) untuk memastikan kualitas dan kredibilitas dari hasil pengabdian yang dipublikasikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS" : 10 Documents clear
Penyuluhan tentang Pentingnya Pemeriksaan USG pada Ibu Hamil di Desa Tanjung Kurung Kabupaten PALI Ernawati, Wahyu; Dewi, Ratna; Putri, Lutfia Rahma Dewi; Pirmansyah , Aditya; Livia, Sinta; Juliana, Siti; Sulistyorini, Yusi; Hastuti, Yuli; Sakira, Amanda; Handyani, Selvia; Aditya Pirmansyah
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penting ultrasonografi (USG) dalam mengoptimalkan pelayanan antenatal (ANC) bagi ibu hamil di Desa Tanjung Kurung, sekaligus menekankan pentingnya dalam memantau kesehatan janin. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan setidaknya satu pemeriksaan USG sebelum 24 minggu kehamilan untuk memberikan informasi penting tentang usia kehamilan, anomali kongenital, dan kesehatan janin. Namun, hanya sekitar 30% ibu hamil di Indonesia yang menjalani USG karena rendahnya kesadaran dan keterbatasan biaya, sehingga meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Untuk mengatasi hal ini, inisiatif perawatan kesehatan telah ditetapkan untuk menyediakan layanan ANC, memastikan ibu hamil menerima pemantauan yang tepat. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Februari 2025 bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap USG, yang melibatkan diskusi edukatif yang mendorong partisipasi aktif. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman di kalangan masyarakat, menyoroti sifat interaktif dari sesi-sesi tersebut, termasuk segmen tanya jawab. Temuan tersebut mengungkap bahwa peningkatan pengetahuan tentang USG dapat mengarah pada perilaku mencari layanan kesehatan yang proaktif, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan hasil kesehatan ibu dan janin, serta pengurangan angka kesakitan dan kematian yang terkait dengan komplikasi kehamilan
Pengaruh Pelayanan Informasi Obat Dengan Media Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Militus Di Puskesmas Pendopo Muliana, Hilda; Azzahra, Nia
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.97

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, sehingga diperlukan edukasi efektif untuk meningkatkan pemahaman pasien terhadap pengelolaan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelayanan informasi obat menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan pasien DM di Puskesmas Pendopo, Kabupaten Empat Lawang. Metode yang digunakan adalah edukasi langsung berbasis leaflet dengan pendekatan pre-test dan post-test kepada pasien DM yang aktif berobat, mampu membaca Bahasa Indonesia, dan dalam kondisi stabil. Edukasi diberikan secara tatap muka selama 10–15 menit dengan sesi tanya jawab, lalu tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan pasien setelah intervensi; rata-rata skor pengetahuan tentang obat oral meningkat dari 6,73 menjadi 9,00, tentang insulin dari 2,74 menjadi 4,64, dan kombinasi keduanya dari 8,86 menjadi 14,07, dengan p-value 0,000 pada semua kategori. Sebelum intervensi, tingkat pemahaman pasien terhadap aspek seperti interaksi obat dan penyimpanan insulin masih rendah, namun setelah diberikan leaflet, lebih dari 90% peserta dapat menjawab dengan benar pada hampir semua indikator. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelayanan informasi obat dengan media leaflet secara efektif meningkatkan pemahaman pasien tentang manajemen pengobatan DM. Kesimpulannya, edukasi berbasis leaflet merupakan strategi sederhana, praktis, dan efektif untuk mendukung peningkatan pengetahuan pasien DM di layanan kesehatan primer.
Edukasi Masyarakat Tentang Penyimpanan Dan Penggunaan Obat Yang Aman Di Desa Talang Bulang, PALI Azzahra, Nia
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.98

Abstract

Penggunaan dan penyimpanan obat yang tidak tepat masih menjadi masalah serius di masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Tingginya praktik swamedikasi serta kurangnya edukasi tentang manajemen obat menyebabkan risiko terhadap kesehatan individu dan pencemaran lingkungan.  Penyimpanan dan penggunaan obat harus memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan batas penggunaan setelah dibuka (Beyond Use Date/BUD), di Desa Talang Bulang pemahaman tentang BUD masih rendah. Penting menjaga kualitas obat dengan penyimpanan dan penggunaan yang tepat serta membuang obat yang melewati Expired Date atau Beyond Use Date secara benar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan dan penyimpanan obat yang aman melalui pendekatan edukatif berbasis program Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang Obat dengan Benar. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi interaktif, simulasi praktik penyimpanan dan pembuangan obat, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 21 Februari 2025 di Balai Desa Talang Bulang dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, terlihat dari perbandingan skor pre-test dan post-test. Peserta mampu memahami jenis obat, batas waktu penggunaan, serta cara penyimpanan dan pembuangan yang benar. Edukasi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam membangun kesadaran masyarakat, bahkan pada kelompok dengan latar belakang pendidikan dasar. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkala dengan cakupan wilayah yang lebih luas serta melibatkan kolaborasi antara tenaga kefarmasian, pemerintah desa, dan institusi pendidikan untuk menciptakan masyarakat yang sadar dan bertanggung jawab dalam pengelolaan obat.
Penyuluhan Pengaruh Durasi Dan Frekuensi Menyusui Terhadap Amenore Pasca Persalinan Di Pmb Marlina Palembang Saswita, Reni; Nurbaity; Anggeni, Untari; Elsira, Noviani
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amenore pasca persalinan merupakan kondisi alamiah yang terjadi pada ibu setelah melahirkan, di mana menstruasi belum kembali dalam jangka waktu tertentu. Keadaan ini berkaitan erat dengan aktivitas menyusui, terutama dalam hal durasi dan frekuensi. Melalui kegiatan penyuluhan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, tim pelaksana berupaya memberikan edukasi kepada ibu menyusui tentang pentingnya menyusui secara rutin, bukan hanya untuk kesehatan bayi tetapi juga sebagai salah satu cara alami dalam menunda kehamilan. Kegiatan dilakukan di PMB Marlina Palembang dengan sasaran ibu yang memiliki anak di bawah usia dua tahun. Proses edukasi dilaksanakan secara komunikatif melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab, serta penggunaan leaflet sebagai media pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap keterkaitan antara menyusui dan amenore pascapersalinan. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran ibu dalam menyusui secara optimal dan mendukung kesehatan reproduksi yang lebih baik
Pemberian Pendidikan Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Lansia Dengan Asam Urat Di Kelurahan Lebong Gajah Nurjannah; Lindra, Resti Maisa
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat atau penyakit yang dikenal sebagai artritis gout adalah penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak dan berulang dari sendi yang ditandai dengan rasa sakit yang terasa di sendi sangat menyakitkan sebagai akibat dari pengendapan kristal monosodium urat dikumpulkan dikirim karena hiperurisemia atau tingkat asam urat yang tinggi dalam darah hiperurisemia atau tingkat asam urat yang tinggi dalam darah. Lansia sering mengalami kekambuhan karena kurangnya pengetahuan serta kesadaran dalam mencegah kambuhnya penyakit asam urat. Sehingga diperlukannya pendidikan kesehatan tentang asam urat agar dapat meminimalisir terjadinya asam urat serta kekambuhannya pada lansia. Ada banyak jenis media yang dapat digunakan untuk melakukan pendidikan kesehatan salah satunya menggunakan audio visual dengan menggunakan materi dan pemahamannya melalui pengelihatan dan pendengaran diharapkan dapat lebih efektif dalam menyampaikan materi pendidikan kesehatan pada lansia. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Dari hasil analisis diketahui nilai rata-rata setelah pos-test adalah 8,33 > dari nilai pre-test 6,07. Hasil analisis bivariat diperoleh p value 0,000. Artinya terdapat perbedaan rata-rata nilai lansia sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan audio visual terhadap tingkat pengetahuan lansia dengan asam urat diposyandu lansia bina sejahtera.
Penyuluhan Pendidikan Kesehatan Reproduksi bagi Wanita Menopause di RT 36 Kelurahan Lebong Gajah, Palembang Dewi, Bela Purnama; H. Soebyakto, Diana; Xesti, Ecy
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause sendiri merupakan proses biologis alami yang terjadi pada setiap wanita, ditandai dengan berhentinya menstruasi selama 12 bulan berturut-turut. Kondisi ini menyebabkan penurunan fungsi organ tubuh yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan secara keseluruhan, dan umumnya terjadi pada rentang usia 45 hingga 51 tahun (WHO, 2024). Oleh karena itu, penting bagi wanita lansia untuk menerapkan pola hidup sehat guna menjaga daya tahan tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai menopause serta membantu mengurangi keluhan yang berkaitan dengan fase tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk penyuluhan kesehatan mengenai menopause yang ditujukan kepada wanita lansia di RT 36 Kelurahan Lebong Gajah, Palembang, pada tahun 2025. Sasaran utama dalam kegiatan ini adalah masyarakat, khususnya para wanita lansia yang berada di RT 36 Kelurahan Lebong Gajah. Lokasi pelaksanaan dipilih di kediaman Ketua RT 36 sebagai pusat kegiatan. Kegiatan diawali dengan pengkajian wilayah di RT 36, kemudian dilanjutkan dengan koordinasi bersama pengurus RW, RT, serta kader kesehatan setempat. Pendekatan kepada masyarakat dilakukan dengan dukungan langsung dari pihak RT guna mempermudah pelaksanaan dan meningkatkan partisipasi warga. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat didapatkan semua wanita menopause yang hadir mengalami peningkatan pengetahuan Dimana mereka lebih memahami apa itu menopause, tanda gejala, dan hal – hal yang dapat dilakukan apabila ada masalah pada masa tersebut.
Edukasi Teknik Perawatan Payudara Pada Masa Kehamilan dan Menyusui di PMB Misni Herawati Palembang Emilda, Sri; Yuanita, Vera; Marini, Yoan
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyusui merupakan suatu proses alamiah, namun sering ibu-ibu tidak berhasil menyusui atau menghentikan menyusui lebih dini. Oleh karena itu, ibu-ibu memerlukan bantuan agar proses menyusui lebih berhasil. Banyak alasan yang dikemukakan oleh ibu yang tidak menyusui bayinya antara lain payudara ibu tidak memproduksi cukup ASI atau bayinya tidak mau mengisap. Bendungan ASI merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada masa nifas/post partum. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya bendungan ASI, di antaranya intensitas menyusui yang kurang, perawatan payudara yang tidak dilakukan, kelainan pada puting susu serta faktor pengetahuan ibu yang kurang. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai teknik perawatan payudara untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri payudara. Sasaran kegiatan edukasi kesehatan ini ditujukan kepada ibu menyusui di PMB Misni Herawati Palembang. Penyuluhan ini menghasilkan target luaran yaitu meningkatnya pengetahuan peserta yaitu 12 orang ibu menyusui. Berdasarkan kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan para peserta mengerti dan memahami mengenai cara perawatan payudara. Diharapkan seluruh ibu menyusui dapat memahami mengenai cara perawatan payudara dan memberikan ASI eksklusif pada bayinya sampai usia 6 bulan.
Pengaruh Konsumsi Air Kelapa Muda Dan Biji Chia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Sangkal Nopriani, Yora; Amanda, Tarissa; Firdaus, Nuzula
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang sering terjadi pada lansia dan dikenal sebagai “silent killer” karena tidak menunjukkan gejala awal yang jelas. Pengelolaan hipertensi dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis dan nonfarmakologis. Air kelapa muda dan biji chia merupakan alternatif alami yang berpotensi membantu menurunkan tekanan darah. Mengetahui pengaruh konsumsi air kelapa muda dan biji chia terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 56 lansia penderita hipertensi di Posyandu Lansia Bina Sejahtera, Palembang. Intervensi berupa pemberian air kelapa muda 300 ml dan biji chia 1 sendok teh, dua kali sehari selama 7 hari. Evaluasi dilakukan dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Terdapat penurunan tekanan darah sistolik dari rerata 168,91 mmHg menjadi 148,84 mmHg, dan tekanan darah diastolik dari rerata 97,44 mmHg menjadi 82,44 mmHg. Penurunan ini menunjukkan adanya efek positif konsumsi air kelapa muda dan biji chia terhadap tekanan darah. Air kelapa muda dan biji chia efektif menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi dan dapat menjadi alternatif terapi nonfarmakologis yang layak dipertimbangkan
Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang Timah dalam Pencegahan Dampak Kesehatan Lingkungan Oktriyedi, Ferly; Dwibarto, Rendita; Handayani, Lela
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambangan timah di Bangka Belitung menjadi sektor unggulan yang menopang ekonomi lokal dan nasional. Namun, aktivitas penambangan, terutama yang dilakukan secara tradisional dan tanpa pengelolaan lingkungan yang baik, dapat menimbulkan pencemaran lingkungan serta risiko kesehatan serius bagi masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian ini menggunakan desain pra-eksperimental One Group Pre-test and Post-test untuk mengukur efektivitas edukasi dan pemberdayaan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang dampak kesehatan lingkungan akibat tambang timah. Desain ini memungkinkan analisis perubahan skor sebelum dan sesudah intervensi secara kuantitatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang dampak kesehatan lingkungan akibat aktivitas tambang timah. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan skor pengetahuan secara signifikan pada tiga aspek utama: bahaya logam berat, pencemaran air dan tanah, serta pencegahan penyakit akibat tambang (p < 0,001). Pendekatan partisipatif juga mendorong perubahan perilaku positif, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan penggunaan APD. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya edukasi berbasis komunitas dalam membangun kesadaran dan ketahanan masyarakat terhadap risiko lingkungan.
Edukasi Sehat dan Mandiri: Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri tentang Dismenore di SMA Pembina Palembang Oktriyedi, Ferly; Zalila, Rifka; Piko, Sari Octarina; Handayani, Lela
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.108

Abstract

Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling umum dialami oleh remaja putri, terutama pada masa sekolah menengah atas (SMA). Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif partisipatif untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenore secara sehat dan mandiri. Dilaksanakan pada Selasa, 27 Mei 2025 di SMA Pembina Palembang, kegiatan ini melibatkan 25 siswi kelas X dan XI. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test untuk mengukur efektivitas edukasi. Sebelum penyuluhan, peserta mengisi pre-test berupa kuesioner pilihan ganda terkait pengertian, penyebab, gejala, dan penanganan dismenore secara non-farmakologis dan preventif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SMA Pembina pada tanggal 27 Mei 2025, dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi kesehatan tentang dismenore secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja putri. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 50,2 sebelum edukasi menjadi 79,6 setelah edukasi, serta hasil uji t berpasangan yang menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Edukasi yang diberikan dengan metode visual, diskusi kelompok, dan studi kasus terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai gejala, penyebab, dan penanganan dismenore. Oleh karena itu, kegiatan edukasi serupa disarankan untuk dilaksanakan secara berkala di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya promosi kesehatan reproduksi remaja.

Page 1 of 1 | Total Record : 10