cover
Contact Name
Yesy Kusumawati
Contact Email
yesykusumawati75@kahuripan.ac.id
Phone
+628179322344
Journal Mail Official
jurnal.abdikmas@kahuripan.ac.id
Editorial Address
Univesitas Kahuripan Kediri Jl. PB Sudirman No. 27 Kecamatan Pare - Kabupaten Kediri
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27459993     EISSN : 28297768     DOI : -
Jurnal Abdikmas merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yaitu jurnal pengembangan dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Abdikmas diterbitkan dua kali dalam setahun (Mei dan November) oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kahuripan Kediri
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
KONSERVASI VEGETATIF DENGAN PENANAMAN HIJAUAN MAKANAN TERNAK (HMT) GUNA MENCEGAH EROSI DAN MEMPERBAIKI PAKAN TERNAK KAMBING Armayanti, Andi Kurnia; Wahyuni, Andi Panca; Amin, Akriandi; Haerunnisa, Haerunnisa; Aras, Usri; Supra, Supra; Asri, Muh. Rahmat
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/qcnhjn04

Abstract

Pulau Kodingare yang terletak di Desa Padaelo merupakan pulau kecil dengan jumlah penduduk paling sedikit diantara ke sembilan pulau lainnya. Terdapat kelompok budidaya perikanan yang akan menjadi sasaran mitra yakni kelompok pembudidaya perikanan tunas muda yang di ketuai oleh bapak Asiswanto. Mitra menjadi sasaran pengabdian dikarenakan beberapa anggota mitra memiliki ternak kambing, namun kebutuhan pakan ternak kambing tidak terpenuhi. Sehingga kebanyakan kambing di pulau kodingare terlihat lebih kurus dibandingkan kambing pada umumnya. Kebutuhan nutrisi ternak kambing harus terpenuhi agar perfoman meningkat sehingga nilai jual ternak bisa meningkat. Peningkatan nutrisi pakan ternak kambing dapat di lakukan dengan penanaman hijauan makanan ternak (HMT) yang bisa membantu meningkatkan nutrisi pakan ternak dan juga berguna sebagai pencegah erosi tanah melalui program konservasi tanah vegetatif. Pelaksanaan konservasi tanah vegetatif dengan hijauan makanan ternak guna mencegah erosi pantai dan meningkatkan nutrisi pakan ternak kambing dilakukan dengan beberapa tahap. Tahap pertama proses persiapan, tahap kedua proses penanaman HMT, tahap ketiga adalah proses pemeliharaan HMT dan pembuatan pupuk organik dari limbah ternak kambing dan tahap terakhir berupa proses panen pupuk, pengemasan pupuk, analisis pupuk organik, pemasaran ternak kambing dan pupuk organik serta tahap monitoring dan evaluasi dari hasil penanaman HMT dan keberhasilannya dalam pencegahan erosi di pulau kodingare. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan bahwa Program Kemitraan Masyarakat (PKM) telah tepat sasaran Kata Kunci : Pulau, Kodingare, HMT, Limbah, POC.   Abstract Kodingare Island, which is located in Padaelo Village, is a small island with the smallest population among the nine other islands. There is a fishery cultivation group that will be targeted by partners, namely the young shoot fishery cultivator group headed by Mr. Asiswanto. Partners are the target of service because several partner members have goats, but their goat feed needs are not met. So most of the goats on Kodingare Island look thinner than goats in general. The nutritional needs of goats must be met so that their performance increases so that the selling value of the livestock can increase. Increasing the nutrition of goat feed can be done by planting forage (HMT) which can help increase the nutrition of livestock feed and is also useful as preventing soil erosion through a vegetative soil conservation program. The implementation of vegetative soil conservation with forage to prevent coastal erosion and increase the nutrition of goat feed is carried out in several stages. The first stage is the preparation process, the second stage is the process of planting HMT, the third stage is the process of maintaining HMT and making organic fertilizer from goat waste and the final stage is the process of harvesting fertilizer, packaging fertilizer, analyzing organic fertilizer, marketing goats and organic fertilizer as well as the monitoring and monitoring stages. evaluation of the results of forage planting and its success in preventing erosion on Kodingare Island. Based on the activities that have been carried out, it can be concluded that the Community Partnership Program (PKM) has been right on target. Keywords: Island, Kodingare, HMT, Waste, POC.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN CANGKANG TELUR KOMBINASI INOVASI ALAMI UNTUK MENGHASILKAN PANGAN FUNGSIONAL PENCEGAH KANKER DAN OSTEOPOROSIS Rajmi Faridah; Hermawansyah, Hermawansyah; Yustisia, Dian; Irsang, Irsang; Zulfatwa, Nurisma
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/v7t67379

Abstract

Desa Mattunreng Tellue merupakan desa yang berjarak 18 km dari kota Sinjai (ibukota kabupaten) dan 5 km dari ibukota kecamatan Sinjai Tengah. Mata pencaharian masyarakat dominan petani dengan tingkat pedidikan yang rendah sehingga tingkat pendapatannya juga tergolong rendah. Hasil pertanian utama di Desa Mattunreng Tellue yaitu pisang dan gula merah, kedua komoditas tersebut dijual secara langsung tanpa adanya pengolahan menjadi produk dan tidak ada sentuhan inovasi sehingga nilai ekonomisnya tergolong masih sangat sangat rendah. Oleh karena itu dibutuhkan inovasi untuk mengolah bahan baku tersebut menjadi lebih berguna baik secara ekonomis dan untuk kesehatan tubuh. Metode yang digunakan merupakan gabungan dari beberapa inovasi hasil riset dari tim pengabdian. Riset tersebut yaitu pembuatan es krim berbahan dasar bahan lokal berupa pisang dan gula merah kemudian ditambahkan inovasi terapan berupa bubuk cangkang telur sebagai sumber kalsium pencegah osteoporosis dan kasumba turate sebagai bahan yang tinggi antioksidan yang berguna mencegah kanker. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu menstimulus wirausaha mitra yaitu Masyarakat Desa Mattunreng Tellue mulai dari pembuatan produk (hulu) sampai pemasaran produk sehingga pendapatan ekonomi masyarakat dapat lebih meningkat. Kata kunci : Mattunreng Tellue, Es Krim, Inovasi alami    Abstract  Mattunreng Tellue Village is a village located 18 km from the city of Sinjai (the district capital) and 5 km from the capital of the Sinjai Tengah subdistrict. The dominant livelihood of the community is farmers with a low level of education so that their income level is also relatively low. The main agricultural products in Mattunreng Tellue Village are bananas and brown sugar, these two commodities are sold directly without any processing into products and there is no touch of innovation so their economic value is still considered very, very low. Therefore, innovation is needed to process these raw materials to make them more useful both economically and for body health. The method used is a combination of several innovations resulting from research from the service team. The research involved making ice cream from local ingredients in the form of bananas and brown sugar, then adding applied innovation in the form of egg shell powder as a source of calcium to prevent osteoporosis and kasumba turate as an ingredient high in antioxidants which is useful for preventing cancer. The aim of the service activity is to stimulate entrepreneurial partners, namely the Mattunreng Tellue Village Community, starting from product manufacturing (upstream) to product marketing so that the community's economic income can increase further. Keyword: Mattunreng Tellue, Ice Cream, Natural innovation
USAHA BUDIDAYA JAMUR TIRAM UNTUK PENINGKATAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI KELURAHAN PAKISTAJI PROBOLINGGO JAWA TIMUR Tjahjaningsih, Yustina Suhandini; Prihatiningsih, Tri; Aprilia, Ira; Umi Zuhro, Mimik; Rahmawati , Anisa; Dwicaksono, Pramuditya F.
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/wq1nnz21

Abstract

Salah satu  usaha yang menjanjikan saat ini adalah budidaya jamur. Peluang usaha budidaya jamur ini perlu dikembangkan karena mempunyai dampak positif bagi peningkatan ekonomi rumah tangga. Permasalahan yang timbul adalah pengetahuan  berwirausaha  masih kurang, lahan kosong milik kelompok masyarakat belum  diberdayakan sebagai sarana  usaha yang bernilai ekonomi dan belum mempunyai kemampuan untuk  mengembangkan hasil panen untuk olahan pangan yang bervariatif. Tujuan Kegiatan Pengabdian ini yang pertama untuk memberdayakan kelompok masyarakat yang belajar berwirausaha pada usaha budidaya jamur sebagai peluang bisnis untuk peningkatan ekonomi rumah tangga. Tujuan kedua memanfaatkan lahan kosong milik mitra untuk diberdayakan menjadi aset yang bernilai ekonomi dengan usaha budidaya jamur, sekaligus mendukung program ketahanan pangan dengan mengembangkan hasil panen jamur sebagai makanan olahan. Pelatihan budidaya jamur dan pembuatan olahan jamur dilakukan untuk kelompok masyarakat di Kelurahan Pakistaji dan hasilnya usaha budidaya jamur terwujud dengan kemampuan menghitung usaha dan pembuatan olahan jamur sehingga ekonomi rumah tangga meningkat. Kata kunci: Budidaya, Jamur Tiram , Olahan Jamur.   Abstract  One of the promising businesses currently is mushroom cultivation. This mushroom cultivation business opportunity needs to be developed because it has a positive impact on improving the household economy. The problems that arise are the entrepreneurial knowledge is still lacking, empty land belonging to community groups has not been utilized as a means of business with economic value and they cannot develop harvests for varied food processing. The aim of this service activity is firstly to empower community groups who are learning entrepreneurship in mushroom cultivation as a business opportunity to improve the household economy. The second objective is to utilize empty land owned by partners to turn it into an asset of economic value by cultivating mushrooms, as well as supporting food security programs by developing mushroom harvests as processed food. Training on mushroom cultivation and making processed mushrooms was carried out for community groups in Pakistaji Village and as a result, the mushroom cultivation business was realized with the ability to calculate business and make processed mushrooms so that the household economy improved.  Keywords: Cultivation, Oyster Mushrooms, Processed Mushrooms.  
PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBER UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KETAHANAN PANGAN PADA REMAJA WAHIDIYAH Latifah, Tarbiyatul; Muniroh, Putri Nur; Latifa, Charisma Ulil; Nuralam, Ali; Lestari, Fajar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/qa06vz85

Abstract

Isu resesi global yang diprediksi terjadi pada tahun 2023 membuat banyak pihak baik pemerintah ataupun swasta melalukan strategi persiapan untuk mengantisipasi akibat resesi global yang dimungkinkan akan mempengaruhi banyak sektor salah satunya sektor ketahanan pangan. Oleh karena itu, pengetahuan tentang ketahanan pangan merupakan hal yang penting untuk dimiliki setidaknya untuk lingkungan terkecil yaitu keluarga. Kemajuan teknologi sekarang menawarkan banyak cara sederhana dan mudah dilakukan oleh masyarakat untuk meminimalisir biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi gizi harian, salah satunya yaitu pembudidayaan ikan dan sayur dalam ember (Budikdamber). Budikdamber adalah sistem pemeliharaan dengan menebar ikan dan sayuran dalam suatu wadah dalam pemeliharaan secara bersama-sama yang tidak membutuhkan lahan luas sehingga bisa diaplikasikan pada pekarangan yang sempit. Kegiatan pelatihan Budikdamber menjadi salah satu cara untuk mengedukasi remaja wahidiyah Gang Tangkis Barat. Program ini dilakukan dalam waktu 4 bulan berupa kegiatan pelatihan Budikdamber pada 10 September 2023 yang dihadiri 17 Remaja Wahidiyah. Hasil pelatihan ini yaitu peningkatan pengetahuan dan keterampilan Remaja Wahidiyah terkait pengetahuan ketahanan pangan melalui Budidaya Ikan dan Sayur dalam Ember. Kata Kunci: Ketahanan Pangan, Budikdamber, Remaja Wahidiyah   Abstract  The issue of a global recession that is predicted to occur in 2023 has led many parties, both government and private, to carry out preparatory strategies to anticipate the consequences of a global recession that is likely to affect many sectors, one of which is the food security sector. Therefore, knowledge about food security is important to have, at least for the smallest environment, namely the family. Technological advances now offer many simple and easy ways for people to minimize the costs incurred to meet their daily nutrition needs, one of which is fish and vegetable cultivation in buckets (Budikdamber). Budikdamber is a rearing system by stocking fish and vegetables in a container in joint maintenance that does not require a large area so that it can be applied to a narrow yard. Budikdamber training activities are one way to educate Wahidiyah Gang Tangkis Barat youth. This program was carried out within 4 months in the form of Budikdamber training activities on 10 September 2023 which was attended by 17 participants from Wahidiyah Youth. The result of this program is increasing the knowledge through cultivating fish and vegetables in buckets. Keywords: Food Security, Budikdamber, Wahidiyah Teenagers
PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK BERBAHAN DASAR URINE KAMBING Mangalisu, Azmi; Mawar, Mawar; Ahmad, Ahfandi; Adil, M.; Amalia, Rezky
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/p5xng551

Abstract

Desa Palangka memiliki potensi dibidang pertanian terkhususnya usaha tani porang dan merica yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan terlihat dari sumber daya alam yang memadai dan juga didukung dengan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia untuk dirawat dan diolah agar mendapatkan keuntungan yang dapat meningkatkan taraf hidup petani porang. Namun, porang dan cengkeh banyak diserang oleh hama dan penyakit tanaman. Petani pada umumnya menggunakan pestisida kimia untuk membasmi hama tersebut karena pestisida kimia banyak dijual di pasaran dan sangat efektif dalam membasmi hama. Mereka tidak mengerti jika akibat yang ditimbulkan dari penggunaan pestisida kimia, apalagi pada jangka waktu yang lama dan terus-menerus sangat berbahaya. Permasalahan yang dihadapi petani mitra dalam tanaman perkebunan adalah banyaknya hama yang menyerang tanaman perkebunan khususnya porang dan merica. Porang banyak mengalami kerusakan daun karena terserang ulat umbi. Tanaman merica juga banyak mengalami gagal panen karena tanaman ditumbuhi jamur. Jamur mudah tumbuh di area perkebunan petani karena cuaca di Desa Palangka yang dingin dan lembab. Pengetahuan masyarakat Desa Palangka mengenai pengolahan limbah ternak sangat rendah. Pengetahuan masyarakat juga sangat rendah mengenai penggunaan pestisida kimia berbahaya untuk hasil perkebunan dan pertanian. Alternatif penggunaan pestisida organik yang jauh lebih ramah lingkungan dan tidak beracun merupakan solusi yang lebih baik untuk menggantikan peran pestisida kimia. Salah satu pestisida organik dapat dibuat dari limbah cair ternak kambing yaitu urine. Pencapaian tujuan kegiatan PKM dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan masyarakat yang diperoleh dari kesadaran petani menggunakan pestisida organik berbahan dasar urine kambing. Pestisida ini dapat digunakan sebagai pengendalian hama dan penyakit tanaman perkebunan. Beberapa indikator capaian pada kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat, produksi pestisida organik berbahan dasar urine kambing, pengemasan produk yang menarik, dan memudahkan kelompok mitra dalam mengurus izin produk di lembaga terkait. Kata kunci: hama, merica, pestisida, porang, urine. Abstract Palangka Village has potential in the agricultural sector, especially porang and pepper farming which is quite promising to be developed as seen from adequate natural resources and is also supported by community awareness to utilize the available natural resources to be cared for and processed in order to obtain profits that can improve the standard of living of farmers. porang. However, porang and cloves are often attacked by pests and plant diseases. Farmers generally use chemical pesticides to eradicate these pests because chemical pesticides are widely sold on the market and are very effective in eradicating pests. They do not understand that the consequences of using chemical pesticides, especially over a long period of time and continuously, are very dangerous. The problem faced by partner farmers in plantation crops is the large number of pests that attack plantation crops, especially porang and pepper. Porang suffers a lot of leaf damage due to being attacked by tuber caterpillars. Many pepper plants also experience crop failure because the plants grow fungus. Mushrooms grow easily in farmers' plantation areas because the weather in Palangka Village is cold and damp. The knowledge of the Palangka Village community regarding livestock waste processing is very low. Public knowledge is also very low regarding the use of dangerous chemical pesticides for plantation and agricultural products. The alternative use of organic pesticides which are much more environmentally friendly and non-toxic is a better solution to replace the role of chemical pesticides. One of the organic pesticides can be made from liquid waste from goat livestock, namely urine. Achievement of the objectives of PKM activities can be seen from increasing public knowledge gained from farmers' awareness of using organic pesticides made from goat urine. This pesticide can be used to control pests and diseases of plantation crops. Some indicators of achievements in this activity are increasing public knowledge, producing organic pesticides made from goat urine, attractive product packaging, and making it easier for partner groups to process product permits at relevant institutions. Keywords: pests, pepper, pesticides, porang, urine.
PENGENALAN SPORT MASSAGE KEPADA MASYARAKAT PADA EVENT CAR FREE DAY DI KEDIRI Hana, Choirul; Sugeng, Imam; Zar’in, Arika Umi; Manja, Era Sapitra Alifiana; Supriyadi, Stevanus Gatot; Suhaimi, Imam; Kusumawati, Yesy
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/58a83w20

Abstract

Sport massage adalah kegiatan olah tubuh yang bisa menyegarkan kembali tubuh seperti semula. Banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya sport massage dan beranggapan bahwa sport massage hanya digunakan dikalangan olahragawan. Oleh karena itu tim pengabdian dari Universitas Kahuripan Kediri yang terdiri dari dosen dari berbagai program studi seperti Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), Prodi Akuntansi, Prodi Manajemen, dan Prodi Agrobis melaksanakan pengenalan sport massage kepada masyarakat agar masyarkat dapat mengetahui manfaatnya. Pengabdian dilaksanakan di Car Free Day sepanjang jalan protocol Pare di Kabupaten Kediri yang dilaksanakan setiap hari minggu antar pukul 06.00 – 09.00 selama kurang lebih 2 (dua) bulan, Tim dari kegiatan ini selain dari dosen juga dari mahasiwa, panitia dies natalis dan panitia Car Free Day. Setelah dilakukan beberapa kali pengenalan masyarakat mulai mengetahui manfaat dari sport massage dan mulai tertarik, hal ini dibuktikan semakin banyaknya masyarakat yang berkunjung di stand sport massage. Selain bermanfaat untuk kesehatan, sport massage ini juga dapat dijadikan sebagai ide bisnis yang dapat dilakukan oleh lulusan dari Universitas Kahuripan Kediri dan juga peluang bisnis bagi unit bisnis di lingkungan Universitas Kahuripan Kediri. Abstract Sports massage is a physical activity that can revitalize the body beginning. Many people are not aware of the existence of sports massages and think that sports massages are only used among athletes. Therefore, the service team from Kahuripan University Kediri, which consists of lecturers from various study programs such as the Health and Recreation Physical Education Study Program (PJKR), Accounting Study Program, and Agribusiness Study Program, carried out the introduction of the sport massage to the public so that the public could know the benefits. The service is carried out at Car Free Day along the Pare protocol road in Kediri Regency which is held every Sunday between 06.00 – 09.00 for approximately 2 (two) months. The team for this activity apart from lecturers is also from students, the anniversary committee and the Car Free committee Day. After several introductions, people began to understand the benefits of sports massages and became interested, this was proven by the increasing number of people visiting the sports massage stand. Apart from being beneficial for health, this sport massage can also be used as a business idea that can be carried out by graduates from Kahuripan University Kediri and also a business opportunity for business units within Kahuripan University Kediri.
JERAMI FERMENTASI UNTUK SCALLING UP PRODUKSI SUSU SAPI PERAH DI KOPERASI SUSU SINTARI Faridah, Rajmi; Fattah, Abdul Hakim; Syamsuryadi, Bahri; Armayanti, Andi Kurnia; Hermawansyah, Hermawansyah; Yustisia, Dian
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/arzsbg29

Abstract

Koperasi Susu SINTARI bergerak dari hulu sampai hilir mulai dari peternakan sapi perah sampai pengolahan menjadi susu pasteurisasi. Koperasi tersebut mempunyai sarana dan prasarana yang sangat mendukung dengan nilai yang sangat tinggi mulai dari ternak sapi perah, perkandangan, lahan, gedung pengolahan, alat-alat pengolahan, kendaraan, serta laboratorium uji masih lengkap dan terjamin. Namun beberapa tahun terakhir, kegiatan koperasi mengalami kemunduran karena dihadapkan oleh berbagai macam permasalahan terutama dalam hal manajemen pakan. Hal tersebut menyebabkan penurunan produktifitas dan kualitas susu karena tidak terpenuhinya kebutuhan nutrisi sapi. Solusi yang ditawarkan yaitu dengan memanfaatkan limbah jerami padi Keunggulan yaitu serat kasar yang rendah tetapi sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ternak. Selain dapat menjadi solusi permasalahan dalam pemenuhan nutrisi sapi, juga dapat menjadi solusi untuk memenuhi kekurangan ketersediaan pakan pada musim paceklik sehingga kebutuhan sapi sepanjang tahun dapat terpenuhi. Manfaat untuk mitra yaitu dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang sedang dihadapi sehingga koperasi menjadi lebih maju dan kesejahteraan sesuai asas koperasi dapat tercapai. Abstract The SINTARI Milk Cooperative operates from upstream to downstream from dairy farming to processing into pasteurized milk. This cooperative has very supportive facilities and infrastructure with very high value, starting from dairy cattle, barns, land, processing buildings, processing equipment, vehicles, and testing laboratories that are still complete and guaranteed. However, in recent years, cooperative activities have experienced setbacks because they have been faced with various problems, especially in terms of feed management. This causes a decrease in productivity and milk quality because the cow's nutritional needs are not met. The solution offered is by utilizing rice straw waste. The advantage is that it is low in crude fiber but is expected to be able to meet the nutritional needs of livestock. Apart from being a solution to problems in fulfilling cow nutrition, it can also be a solution to meet the shortage of feed availability during the lean season so that cows' needs throughout the year can be met. The benefit for partners is that it can be a solution to the problems being faced so that the cooperative becomes more advanced and prosperity in accordance with cooperative principles can be achieved.
PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN PKK HARMONY RESIDENCE SENDANGMULYO SEMARANG MELALUI PEMBUATAN POJOK TAMAN SAYUR DAN TOGA Kristiani, Elizabeth Betty Elok; Kasmiyati, Sri; Cahyaningrum, Desti Christian; Sukmana, Andreas Binar Aji; Araujo, Otilda Fatima; Siahaya, Esty Vicariat; Indrianasari, Putri; Trisianna, Jessica Ayu Trisianna
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/pb0v1r49

Abstract

Keluarga merupakan penyangga masyarakat termasuk negara. Kesehatan dan ketahanan pangan keluarga menjadi faktor penting terbentuknya masyarakat yang sehat. Pembangunan di berbagai aspek kehidupan yang meliputi aspek sosial, politik, ekonomi dan juga kesehatan akan dapat terwujud apabila dilaksanakan melalui pemberdayaan masyarakat. Ibu-ibu PKK Harmony Residence mengalami kendala dala. upaya menerapakan pengadaan tanaman sayur (TS) dan tanaman obat keluarga (TOGA) di lingkungan rumah karena kurangnya pengetahuan tentang jenis dan manfaat tanaman serta cara menanam yang baik.Fakultas Biologi UKSW mengadakan kegiatan PkM dengan mitra PKK Harmony Residence, Sendangmulyo, Semarang. Kegiatan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat mitra melalui pendampingan pembuatan pojok TS-TOGA sebagai upaya kesadaran kesehatan dan ketahanan pangan masyarakat. Kegiatan terdiri atas observasi dan identifikasi potensi serta permasalahan, persiapan dan sosialisasi kegiatan, sarasehan dan edukasi tentang kesehatan dan pojok TS -TOGA, pelatihan dan praktik pembuatan PTS-TOGA, pemantauan indikator ketercapaian program. Lebih dari 80% ibu-ibu PKK mengalami peningkatan wawasan mengenai jenis dan cara budidaya TS-TOGA, memotivasi untuk menerapkan gaya hidup sehat dan membuat TS-TOGA di lingkungan rumah masing-masing, Pojok TS-TOGA yang dibuat bermanfaat nyata untuk  mencukupi kebutuhan sayur dan obat alami. 75% ibu-ibu PKK menyatakan akan melanjutkan menjalankan program secara mandiri setelah kegiatan berakhir.
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN UMKM DESA BAWANGAN, PLOSO, JOMBANG MELALUI PENDAMPINGAN MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN Aminin, Aminin; Wasis, Wasis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/1r1svd29

Abstract

  Pendampingan manajemen kewirausahaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat STIE PGRI Dewantara Jombang, dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing bisnis lokal, terutama dalam hal efisiensi dan produktivitas UMKM. Metode pendampingan melibatkan observasi, sosialisasi, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM, dengan indikator keberhasilan berupa partisipasi aktif, peningkatan pemahaman dan penerapan manajemen kewirausahaan, serta peningkatan kualitas produk dan layanan. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman manajemen kewirausahaan, strategi pemasaran yang lebih efektif, dan peningkatan kualitas produk. Meskipun demikian, tantangan seperti kendala branding produk dan keterbatasan sumber daya tetap ada. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan masyarakat dapat memberikan solusi, seperti merancang label produk untuk meningkatkan daya tarik pasar. Rekomendasi untuk masa depan mencakup pelatihan tambahan dalam manajemen kewirausahaan dan dukungan berkelanjutan untuk pertumbuhan UMKM di Desa Bawangan.  
PEMBERDAYAAN PENGETAHUAN DAN PERSIAPAN PENGUSAHA UMKM DALAM MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN DI DESA KAMPUNGBARU, KECAMATAN PLANDAAN, KABUPATEN JOMBANG Hendrawan , Suluh Agus; Muji, Djoko
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/w92qj675

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peranan penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam menghadapi krisis perekonomian. Namun, masih terdapat tantangan yang dihadapi UMKM dalam memahami dan menghasilkan laporan keuangan yang baik. Program pendampingan yang dilakukan di Desa Kampungbaru oleh STIE PGRI Dewantara Jombang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pembuatan laporan keuangan yang akurat dan terstruktur. Melalui serangkaian kunjungan dan sesi pembelajaran praktis, UMKM didorong untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam operasional bisnis mereka. Data analisis situasi menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM di Desa Kampungbaru menghadapi tantangan dalam pencatatan keuangan dan penyusunan laporan keuangan yang terstruktur. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam membuat laporan keuangan yang baik, dengan indikator keberhasilan berupa kemampuan UMKM untuk menyusun laporan keuangan yang akurat dan terstruktur. Sejumlah peserta UMKM dari berbagai sektor usaha turut serta dalam program pendampingan ini, dengan total peserta sebanyak 13 peserta. Hasil kegiatan pendampingan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam pembuatan laporan keuangan. Tindak lanjut dari program ini adalah melanjutkan pendampingan dan pengembangan metode pelatihan yang lebih efektif untuk memastikan bahwa semua UMKM di Desa Kampungbaru dapat mengelola keuangan mereka dengan baik, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara menyeluruh.