cover
Contact Name
Padmi Dhyah Yulianti
Contact Email
padmidyah@upgris.ac.id
Phone
+628179503821
Journal Mail Official
jsip@upgris.ac.id
Editorial Address
FIP Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 - Dr. Cipto Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29855012     DOI : https://doi.org/10.26877/jsip.v1i2.8198
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan adalah jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian yang mengimplementasikan ilmu pendidikan dalam ruang kelas. Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan November. Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Focus & Scope Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan is a peer-reviewed and open-access academic journal with a focus on education. Jurnal Sarajana Ilmu Pendidikan : particularly focuses on the main problems in the academic areas as follows: Education, Social sciences, Guidance and counseling, Pyschology, Elementary school education, Early childhood education, Humanities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI PECAHAN PADA TEKS NONFIKSI KELAS V SD NEGERI KALIKALONG KABUPATEN PATI Oktaviana, Veronika Desi; Sary, Ryky Mandar; Untari, Mei Fita Asri
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v4i1.24506

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika materi pecahan pada teks nonfiksi siswa kelas V SD Negeri Kalikalong Kabupaten Pati. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan subjek 9 siswa terpilih melalui purposive sampling yang mewakili kategori rendah, sedang, dan tinggi. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan langkah-langkah Polya: memahami masalah, merencanakan rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kategori rendah hanya menguasai tahap memahami masalah; kategori sedang menguasai tahap memahami masalah dan merencanakan rencana, namun kurang optimal pada pelaksanaan dan pemeriksaan; sedangkan kategori tinggi menguasai seluruh tahapan dengan baik. Temuan ini menegaskan perlunya pembelajaran kontekstual berbasis masalah autentik untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi pecahan berbasis teks nonfiksi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika pada soal pecahan dalam teks nonfiksi di antara siswa kelas V SD Negeri Kalikalong, Kabupaten Pati. Pendekatan kualitatif digunakan dengan sembilan siswa yang dipilih secara purposive sampling, mewakili kategori kemampuan rendah, sedang, dan tinggi. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan empat langkah pemecahan masalah Polya: memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan meninjau kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam kategori kemampuan rendah hanya menguasai tahap memahami masalah; mereka yang berada dalam kategori kemampuan sedang menguasai pemahaman dan menyusun rencana tetapi kurang optimal dalam melaksanakan dan meninjau; sementara siswa kemampuan tinggi berhasil menguasai semua tahapan. Temuan ini menyoroti perlunya pembelajaran kontekstual berbasis masalah autentik untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah matematika dalam materi pecahan menggunakan teks nonfiksi.
PENYESUAIAN PERKAWINAN PADA PASANGAN MENIKAH USIA DINI Cahyani, Nadia Indah; Putri Dewi, Adinda Maharani; Zerlinda, Puspa; Fauzy, Mohammad Ibnu
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v4i1.21591

Abstract

Penting untuk memahami penyesuaian perkawinan pada pasangan muda karena penyesuaian perkawinan merupakan tantangan yang sering dihadapi pasangan muda, seperti ketidakstabilan emosi, ketidakstabilan finansial, dan kurangnya kesiapan mental, yang dapat mempengaruhi keharmonisan hubungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tantangan utama yang dihadapi dan strategi penyesuaian yang diterapkan oleh pasangan muda dalam kehidupan pernikahan mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, penyesuaian finansial, hubungan harmonis dengan keluarga, dan pengelolaan kebutuhan seksual menjadi faktor kunci dalam menciptakan pernikahan yang harmonis. Strategi yang dilakukan pasangan antara lain saling merendahkan ego, berdiskusi terbuka, dan melakukan aktivitas bersama. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya penyesuaian, dukungan keluarga, dan stabilitas keuangan dalam menghadapi tantangan pernikahan dini.Kata kunci: Penyesuaian perkawinan; Usia dini; Pernikahan; Pasangan
PERAN STRATEGIS REMAJA, ORANGTUA DAN GURU DALAM MENCEGAH FEAR OF MISSING OUT (FOMO) Nur Kartika, Dhyah Shanti; Yulianti, Padmi Dhyah
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v4i2.25149

Abstract

Abstrak  Fear of missing out (FOMO) menjadi salah satu permasalahan yang sering dialami oleh remaja di era digital. FOMO merupakan bentuk kecemasan sosial yang muncul saat seseorang merasa tertinggal atau tidak ikut dalam pengalaman yang dijalani orang lain, khususnya melalui media sosial. Bagi para remaja yang membutuhkan eksistensi sosial, fomo berdampak serius terhadap kesehatan mental. Artikel ini menyajikan telaah literatur untuk memahami bagaimana fomo memengaruhi kondisi psikologis remaja dan bagaimana peran dari remaja, orangtua, guru dalam mencegah isu ini. Kajian ini berbasis studi kepustakaan pada jurnal nasional dan internasional yang peneliti akses mulai tahun 2020- 2025 untuk mendapatkan kebaruan data. Hasil temuan menunjukkan fomo berkaitan dengan kesehatan mental remaja dan diperburuk oleh penggunaan media sosial yang tidak terkontrol. Perlunya peran remaja, orang tua dan guru untuk mencegah agar remaja tidak terjebak dalam fomo. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya. 
Survei Minat Siswa Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Bola Basket di SMA Negeri 1 Tabanan Tahun Ajaran 2024/2025 Sukapermana, I Putu Dedi Arya; Sumerta, I Ketut; Palgunadi, I Komang Adi
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v4i2.24147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 1 Tabanan Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri atas seluruh siswa yang aktif mengikuti ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 1 Tabanan, sebanyak 30 siswa. Data dikumpulkan melalui metode survei menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif menggunakan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 siswa, sebanyak 2 siswa (6,7%) memiliki minat dalam kategori sangat tinggi, 15 siswa (50%) dalam kategori tinggi, 10 siswa (33,3%) dalam kategori rendah, dan 3 siswa (10%) dalam kategori sangat rendah. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa tingkat minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 1 Tabanan Tahun Ajaran 2024/2025 berada dalam kategori tinggi, dengan presentase sebesar 50%.
Penyusunan Instrumen Keterampilan Sosial pada Anak Usia Dini ASD (Autism Spectrum Disorder) di TK Inklusi Fun & Play Semarang Prasetyo, Agung Prasetyo; Selliawati, Atiek Selliawati
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v4i2.25158

Abstract

Keterampilan sosial pada anak usia dini ASD (Autism Spectrum Disorder) belum memiliki instrumen pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun instrumen pengukuran keterampilan sosial pada anak usia dini Autism Spectrum Disorder di TK Inklusi Fun Play Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia dini ASD usia 4-6 tahun yang bersekolah di TK Inklusi Fun Play Semarang. Penyusunan instrumen terdiri dari 3 tahap, yaitu (1) penulisan item skala keterampilan sosial; (2) uji validitas; (3) uji reliabilitas melalui cronbach alpha. Hasil penelitian ini adalah skala keterampilan sosial anak usia dini Autism Spectrum Disorder terdiri dari 9 item dengan nilai cronbach alpha sebesar 0,603. Artinya skala yang telah disusun layak digunakan sebagai instrumen pengukuran keterampilan sosial anak usia dini ASD (Autism Spectrum Disorder).
STUDI LITERATUR KETERGANTUNGAN EMOSIONAL MAHASISWA FATHERLESS Pangesti, Lia Nanik; Handayani, Arri; Ajie, Gregorius Rohastono
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v4i2.24376

Abstract

Fenomena fatherless atau ketidakhadiran sosok ayah dalam kehidupan anak menjadi isu yang semakin menonjol di Indonesia. Mahasiswa yang tumbuh dalam kondisi fatherless sering kali mengalami tantangan psikologis yang kompleks, salah satunya berupa ketergantungan emosional. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara kondisi fatherless dengan kecenderungan ketergantungan emosional pada mahasiswa. Melalui telaah pustaka dari berbagai sumber nasional dan internasional, ditemukan bahwa ketidakhadiran ayah dalam masa perkembangan individu berdampak pada pembentukan regulasi emosi, harga diri, dan kemampuan menjalin relasi sosial. Ketergantungan emosional pada mahasiswa fatherless dapat muncul dalam bentuk kebutuhan akan validasi, rasa aman, serta kesulitan mengambil keputusan secara mandiri. Temuan ini mempertegas pentingnya pemahaman terhadap aspek emosional mahasiswa yang mengalami fatherlessness sebagai landasan dalam perancangan intervensi psikososial dan layanan bimbingan di perguruan tinggi.Kata kunci: fatherless; ketergantungan emosional; mahasiswa; perkembangan psikologis; studi literaturThe phenomenon of fatherlessness, or the absence of a father figure in a child's life, has become an increasingly prominent issue in Indonesia. Students who grow up in fatherless conditions often experience complex psychological challenges, one of which is emotional dependence. This literature review aims to examine the relationship between fatherlessness and the tendency toward emotional dependence in students. Through a review of various national and international sources, it was found that the absence of a father during an individual's developmental period impacts the formation of emotional regulation, self-esteem, and the ability to establish social relationships. Emotional dependency in fatherless students may manifest as a need for validation, a sense of security, and difficulty making decisions independently. These findings emphasize the importance of understanding the emotional aspects of students experiencing fatherlessness as a foundation for designing psychosocial interventions and counseling services in higher education institutions. Keywords: fatherlessness; emotional dependency; students; psychological development; literature review
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DI KELAS 2 SEKOLAH DASAR Dewi, Citra Septiana; Sary, Ryky Mandar; Purnamasari, Veryliana
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v4i2.24500

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan pemecahan siswa kelas II SDIT Al-Madinah Juwana pada materi penjumlahan, khususnya dalam menyelesaikan soal cerita. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 20 siswa, dilengkapi wawancara pada 6 siswa dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan langkah-langkah Polya. Hasil penelitian menunjukkan: (1) indikator memahami masalah: 50% siswa mampu, 50% belum mampu; (2) membuat rencana: 66,7% mampu, 33,3% belum; (3) melaksanakan rencana: 66,7% mampu, 33,3% belum; (4) melihat kembali: seluruh siswa belum menuliskan kesimpulan dengan benar. Disarankan guru lebih membimbing siswa menyelesaikan soal secara bertahap dan membiasakan memeriksa kembali jawaban.
NARRATIVE THERAPY UNTUK MEMPERKUAT IDENTITAS REMAJA INDONESIA DI TENGAH PENGARUH MEDIA SOSIAL: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Marsha, Fildza Syarafina
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v4i2.25150

Abstract

Perkembangan pesat media sosial telah membawa dampak kompleks terhadap pembentukan identitas remaja Indonesia, baik dari sisi positif maupun negatif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis efektivitas narrative therapy sebagai strategi intervensi dalam memperkuat identitas remaja di era digital dengan fokus pada teknik eksternalisasi masalah. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, mengkaji artikel jurnal terakreditasi nasional dan internasional dari tahun 2020 hingga 2025 yang relevan dengan topik terapi naratif, media sosial, dan identitas remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberi pengaruh signifikan dalam proses pembentukan identitas, baik melalui peluang ekspresi diri maupun risiko psikologis. Narrative therapy memberikan pendekatan yang memberdayakan remaja untuk memisahkan diri dari masalah yang dihadapi, membangun narasi diri yang positif, dan meningkatkan resiliensi psikologis. Studi juga mengindikasikan perlunya adaptasi terapi naratif yang kontekstual dengan budaya Indonesia untuk hasil yang efektif. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa narrative therapy, khususnya teknik eksternalisasi, berpotensi kuat menjadi intervensi yang relevan dalam memperkuat identitas remaja Indonesia di tengah pengaruh media sosial yang dominan. Implikasi penelitian mendorong pengembangan model intervensi konseling berbasis narrative therapy yang sesuai dengan karakteristik lokal serta riset lanjutan menggunakan desain eksperimental dan longitudinal.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK BEHAVIORAL UNTUK MEREDUKSI PERILAKU MEROKOK SISWA DI MAN 2 GROBOGAN Chasanah, Wiwit Cahyatil; Fitriana, Siti; Venty, Venty
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v5i2.22976

Abstract

Maraknya perilaku merokok yang menjadi salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Berdasarkan data  Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2022, prevalensi merokok pada penduduk usia 13-14 tahun ke atas di Indonesia mencapai 34,8%. Penelitian ini berlokasi di MAN 2 Grobogan dengan indikasi perilaku merokok pada siswa di sekolah. Konseling kelompok menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kebiasaan perilaku merokok, dan bimbingan kelompok yang ingin diujikan adalah dengan teknik behavioral dengan perlakuan konseling secara kelompok yang berfokus untuk mengetahui perilaku siswa.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experimental design dengan desain penelitian One Group Pre-test Post-test. Sampel dalam penelitian berjumlah 10 siswa dengan teknik sampel jenuh.Hasil penelitian dapat dilihat dari hasil yang diperoleh dari perbandingan hasil skor pretest dan posttest. Hasil yang diperoleh setelah diberikan perlakuan menunjukkan selisih sebesar 31,3. Uji analisis dalam uji hipotesis menggunakan uji paired sample test dan diperoleh hasil signifikansi (2-tailed) untuk Post-test adalah 0,000. Berdasarkan pengambilan keputusuan uji Paired sample test, nilai 0,000 0,05 maka H0: ditolak dan Ha: diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik behavioral efektif untuk menurunkan Perilaku Merokok siswa di MAN 2 Grobogan. Kata kunci: Konseling Kelompok, Teknik Behavioral, Perilaku Merokok
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I A SDN GISIKDRONO 02 SEMARANG Sa'adah, Nur; Untari, Mei; Baedowi, Sunan
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v5i2.23460

Abstract

Abstrak Membaca permulaan merupakan suatu keterampilan awal yang harus dipelajari atau dikuasai oleh siswa. Keterampilan membaca diajarkan pada tingkat sekolah dasar. Kemampuan membaca diantaranya 1) mengenal dan membaca huruf, 2) membaca suku kata, 3) membaca kata dan 4) membaca kalimat. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang, mengetahui faktor yang menyebabkan kesulitan membaca siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang, serta mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala sekolah, guru kelas I A, dan siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang yang berjumlah 28 siswa, 20 siswa (71,42%) diantaranya sudah mampu membaca dengan lancar dan 8 siswa (28,57%) belum mampu membaca permulaan dengan lancar dikarenakan belum mampu membedakan huruf abjad dan belum mampu membaca beberapa suku kata, kata, dan kalimat dengan benar serta masih mengeja. Hal tersebut disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu kurangnya minat baca siswa, kemampuan intelektual siswa yang berbeda-beda, dan kurangnya kebiasaan untuk membaca. Dan faktor eksternal yaitu kurangnya bimbingan orang tua terhadap anaknya dalam belajar membaca permulaan. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas I A SDN Gisikdrono 02 Semarang yaitu dengan memberikan jam tambahan bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Kata kunci: Analisis, Membaca Permulaan, Sekolah Dasar  Abstract Reading is an early skill that students must learn or master. Reading skills are taught at the elementary school level. Reading skills include 1) recognizing and reading letters, 2) reading syllables, 3) reading words, and 4) reading sentences. The objectives of this study are to analyze the difficulties in early reading among first-grade students at SDN Gisikdrono 02 Semarang, identify the factors causing these difficulties, and describe the efforts made by teachers to address these challenges. This study used a qualitative research design. Data collection in this study was conducted using observation, interviews, and documentation with the school principal, first-grade teacher, and first-grade students at SDN Gisikdrono 02 Semarang. The results of this study indicate that out of the 28 students in Class I A at SDN Gisikdrono 02 Semarang, 20 students (71.42%) are already able to read fluently, while 8 students (28.57%) are not yet able to read fluently at the beginning level because they are unable to distinguish letters of the alphabet and cannot read certain syllables, words, and sentences correctly, and still rely on sounding out words. This is caused by internal and external factors. Internal factors include a lack of interest in reading among students, varying intellectual abilities among students, and a lack of reading habits. External factors include a lack of parental guidance in helping their children learn to read. The teacher's efforts to address the reading difficulties of first-grade students at SDN Gisikdrono 02 Semarang include providing additional time for students who are struggling with early reading. Keywords: Analysis, Reading Beginners, Elementary School