cover
Contact Name
Awardin
Contact Email
awardin@umkendari.ac.id
Phone
+6285241717409
Journal Mail Official
awardin@umkendari.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 10 Kota Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 30890209     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51454/religi.v1i1
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal berkala ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari, terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember. Fokus jurnal ini adalah isu-isu penting dan aktual tentang pendidikan agama Islam seperti pendidik ditinjau dari pendidikan Islam, peserta didik ditinjau dari pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, manajemen pendidikan Islam, metode pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, media pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, lembaga pendidikan Islam, sejarah pendidikan Islam, kajian tafsir tarbawi, dan kajian hadits tarbawi
Articles 58 Documents
Kemampuan Menghafal Al Qur'an Anak di Rumah Tahfidz Al-Jannah Kendari Warsyah Putri, Nur Andina; Arsam, Arsam; Awardin, Awardin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Religi, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i1.1188

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Anak Di Rumah Tahfidz Al-Jannah Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mendeskripsikan kemampuan menghafal Al-Qur’an anak-anak di Rumah Tahfidz Al-Jannah Kendari. 2) Untuk mengetahaui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mencari pola atau tema yang relevan terkait kemampuan menghafal anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menghafal Al-Qur’an anak di Rumah Tahfidz Al-Jannah bervariasi, yakni rendah, sedang, tinggi, sesuai ketekunan individu, lingkungan belajar, dan metode pengajaran yang diterapkan. Anak-anak yang mendapatkan bimbingan intensif dari ustadzah serta dukungan dari orang tua cenderung memiliki hafalan yang lebih kuat dan lancar. Konsistensi dalam muroja’ah juga berperan penting dalam mempertahankan hafalan mereka. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan menghafal Al-Qur’an anak terbagi menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi motivasi, kedisiplinan, serta kemampuan individu dalam menyerap ayat-ayat Al-Qur’an. Sementara itu, faktor eksternal mencakup pendampingan orang tua, lingkungan belajar yang kondusif, dan metode pengajaran seperti metode Talaqqi yang terbukti efektif dalam membantu anak menghafal dengan baik. Sedangkan faktor penghambat yang ditemukan dalam penelitian ini, antara lain kesulitan membaca Al-Qur’an, rendahnya konsentrasi anak yang mudah teralihkan, serta daya ingat yang masih terbatas, yang menyebabkan hafalan mudah terlupakan jika tidak dilakukan pengulangan secara rutin
Dinamika Psikososial Dalam Perkembangan Remaja: Studi Kasus Pada Pengaruh Teman Sebaya Ramadhan, Gilang; Nurjanna, Umi; Ardiyani Rahayu, Nining; Natasya, Natasya; Marshela, Marshela; Amril, Amril
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika psikososial yang terjadi pada masa remaja, dengan fokus pada pengaruh teman sebaya terhadap perkembangan emosional, perilaku, dan identitas diri. Masa remaja merupakan periode krusial dalam pembentukan jati diri dan hubungan sosial, di mana peran teman sebaya menjadi sangat signifikan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa remaja di lingkungan sekolah menengah pertama dan atas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya dapat memberikan dampak positif dalam hal dukungan emosional, peningkatan rasa percaya diri, dan pembentukan nilai-nilai sosial. Namun, ditemukan pula pengaruh negatif seperti tekanan untuk mengikuti perilaku menyimpang dan konflik internal. Temuan ini menegaskan pentingnya peran lingkungan sosial dalam membentuk perilaku remaja serta perlunya keterlibatan orang tua dan pendidik dalam mengarahkan interaksi sosial remaja secara sehat
Penerapan Strategi Peer Lesson Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Al-Qur’an Hadist Pada Peserta Didik Muliyani, Muliyani; Sitti Aisyah; Kholida, Leliy
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Religi, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i1.1282

Abstract

The purpose of this study is to find out the application of peer lesson strategies to improve the learning outcomes of the Qur'an Hadith in grade VII students at MTsN 1 Konawe, Tangkombuno Wawonii Islands, Northeast. This type of research is class action research or PTK which is carried out in two cycles, each cycle consists of two meetings, each cycle consists of 4 stages, namely Planning, Implementation of Actions, Observation and Reflection. The results of the study explained that 1) The application of this peer lesson strategy can improve the learning outcomes of students in the subject of Al-Qur'an Hadith at MTsN 1 Konawe Islands, it can be seen from the stage of implementation of learning analysis that the researcher got from the implementation stage is that from the first meeting to the last meeting, all students in the experimental class are very enthusiastic and enthusiastic to participate in the learning activities that are Implemented. Based on the results of the research that has been carried out, in the pre-cycle there are 4 students or 33% who have reached the KKM while there are 8 students or 66% who have not reached the KKM. Then in the implementation of cycle 1 there were 7 students or 58% who had reached KKM while there were 5 students or 41% who had not reached KKM in the implementation of cycle 2 there were 11 students or 91% who had reached KKM while there was one student or 8% who had not reached KKM with the results of the indicator research having reached 95% so that this research was declared successful
Penguatan Kinerja Pemasaran UMKM: Peran Kepemimpinan Profetik dan Kolaborasi Berbasis Ta'awun Dalam Meningkatkan Adaptivitas Pasar Bagus A, Wisanggeni; Fatkhurrokhman , Tiyan; Akbar, Tian Khusni; Handoko, Puji
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Religi, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i1.1338

Abstract

Abstract This study examines the influence of prophetic leadership on the marketing performance of Muslim community-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), with market adaptivity as a mediating variable and ta’awun-based collaboration as a moderating variable. The research is motivated by the challenges of an increasingly dynamic business environment (VUCA) and the need to strengthen marketing agility grounded in Islamic values. A quantitative approach was employed using a survey method involving 150 MSMEs in Central Java, selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM-PLS). The findings reveal that prophetic leadership does not have a direct effect on marketing performance, while market adaptivity also shows no significant influence, thus failing to mediate the relationship. However, prophetic leadership has a positive effect on market adaptivity, and ta’awun-based collaboration significantly moderates the relationship between prophetic leadership and marketing performance. These results highlight the crucial role of Islamic social capital rooted in ta’awun in optimizing prophetic leadership to enhance MSME marketing performance. The study’s implications emphasize the integration of spiritual values and social collaboration into marketing strategies, and it opens opportunities for future research to explore alternative mediating variables such as innovation capability or market sensing capability.
Bunuh Diri Bukan Solusi: Fenomena Jembatan Teluk Kendari dalam Perspektif Psikologi dan Edukasi Hadist Ahmad Baiquni
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Religi, Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i2.1386

Abstract

Fenomena bunuh diri yang berulang di Jembatan Teluk Kendari menunjukkan adanya krisis psikologis dan rapuhnya ketahanan keluarga yang membutuhkan pendekatan multidisipliner untuk dipahami dan ditangani. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena bunuh diri dari perspektif psikologi dan edukasi hadist, guna menawarkan solusi preventif dan kuratif yang berorientasi pada kesehatan mental dan spiritualitas Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus deskriptif, melalui analisis berita, artikel ilmiah, kitab, dan literatur psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunuh diri dipengaruhi oleh faktor tekanan psikologis, kurangnya dukungan sosial, impulsivitas, dan lemahnya pemaknaan religius. Dari perspektif psikologi, intervensi yang relevan meliputi cognitive behavioral therapy (CBT), penguatan berbasis keluarga, psikoedukasi, serta pemanfaatan media digital untuk penyebaran informasi positif. Sementara itu, edukasi hadist berkontribusi dalam membentuk kesadaran kritis, bukan sekadar larangan tekstual, tetapi sebagai penanaman nilai kasih sayang, iman, dan harapan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam pendidikan Islam, dengan menegaskan pentingnya integrasi psikologi dan studi hadist dalam membangun ketahanan keluarga, memperkuat pendidikan karakter, serta menciptakan pendekatan pembelajaran yang reflektif terhadap isu kesehatan mental.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas IV di Sdit Al-Kubro Wakatobi Meliyana, Jayanti; Safei, Suhardin; AlHaqq, Nur Rahma
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Religi, Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i2.1391

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama islam (PAI) pada siswa kelas IV di SDIT Al-Kubro Wakatobi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa dalam mata Pelajaran PAI yang disebabkan oleh kurangnya variasi metode pembelajaran yang digunakan oleh guru, di mana metode cerama masih mendominasi. Hal ini menyebabkan siswa  menjadi cepat bosan, pasif dan kurang  focus terhadap Pelajaran. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiapa siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDIT Al-Kubro Wakatobi yang berjumlah 13 orang. Teknik pengumupalan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan terhasil belajar.   Kata Kunci: Team Games Tournament (TGT); Cooperative Learning; Islamic Religious Education (PAI); Learning Outcomes; Classroom Action Research  
Realitas Pendidikan Islam dan pandangan Filosofis Tokoh Pendidikan Islam Indonesia Azis, Ardianto; Yusuf, Yusuf; Amin, Amin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Religi, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i1.1429

Abstract

This study aims to examine the reality of Islamic education in Indonesia through a philosophical approach by exploring the perspectives of prominent Indonesian Islamic education figures. The research method employed is library research with descriptive-qualitative analysis, focusing on the works, thoughts, and contributions of figures such as Ki Hajar Dewantara, KH. Ahmad Dahlan, and KH. Hasyim Asy’ari. The findings indicate that Islamic education in Indonesia is rooted in Islamic values combined with local wisdom and national spirit, creating a unique educational system that remains relevant to contemporary developments. The novelty of this research lies in its integration of philosophical analysis with the practical realities of education, offering a comprehensive perspective on the direction, challenges, and opportunities of Islamic education in Indonesia.
Living Hadis "Berkata yang Baik atau Diam" dalam Komunikasi Mahasiswa: Studi Etika dan Pengamalan Hadis Fatma, Jutika; Marhumah
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Religi, Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i2.1502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hadis “berkata yang baik atau diam” hidup dalam praktik komunikasi mahasiswa, baik di lingkungan kampus maupun ruang digital. Perkembangan teknologi dan intensitas penggunaan media sosial telah mengubah pola komunikasi mahasiswa, sehingga pesan moral hadis mengenai etika berkomunikasi menemukan relevansi baru dalam konteks era digital. Meskipun hadis tersebut banyak dikaji secara tekstual dan normatif, kajian yang menyoroti bagaimana mahasiswa benar-benar memahami, menginternalisasi, dan mengamalkannya masih jarang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menangkap pengalaman subjektif mahasiswa. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi ringan, dan dokumentasi terhadap lima mahasiswa PAI sebagai informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap hadis pada umumnya sesuai dengan makna literal yang dijelaskan ulama, meskipun tingkat kedalamannya berbeda. Dalam praktiknya, mahasiswa mengimplementasikan hadis tersebut melalui kontrol ucapan dalam diskusi kelas, pengendalian emosi dalam organisasi, dan sikap dalam berkomunikasi di media sosial. Faktor internal seperti kesadaran religius dan pengalaman spiritual menjadi pendorong utama pengamalan hadis, sedangkan tekanan pergaulan, budaya komunikasi digital yang impulsif, serta tren meme dan roasting menjadi penghambatnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hadis “berkata baik atau diam” tetap sangat relevan dalam membentuk etika komunikasi mahasiswa modern, sekaligus menampilkan bagaimana nilai hadis hidup dan bertransformasi dalam konteks sosial-digital generasi muda Muslim. Temuan ini berkontribusi pada kajian living hadis dan menegaskan pentingnya penguatan akhlak lisan dalam pendidikan agama Islam.