cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 663 Documents
Representasi Interseksionalitas Gender dalam Meme ‘Jomok’ dan Implikasinya terhadap Literasi Digital Generasi Z Frans Tory Damara Pradipta; Enda Maharani; Guntur Sumaryandi; Mari Lalang
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.459

Abstract

This study examines the representation of gender intersectionality in “jomok” memes and its implications for the digital literacy of Generation Z. As part of digital culture, memes do not only function as entertainment but also carry constructed meanings related to social identities, particularly gender and sexuality. This research aims to analyze how “jomok” memes represent gender intersectionality and how they influence the understanding and digital literacy of Generation Z. A qualitative approach was employed, with data collected through a questionnaire distributed via Google Form to 30 respondents and visual analysis of meme content circulating on social media. The findings indicate that “jomok” memes represent the intersection of gender identities through ambivalent humor, functioning not only as entertainment but also as a medium that shapes social perceptions. The recurring appearance of specific characters across various meme formats forms a collective narrative that reinforces meaning within digital culture. Meanwhile, respondents demonstrate a relatively good level of digital literacy; however, it is not fully accompanied by critical interpretive skills in understanding the deeper meanings embedded in memes. This study concludes that “jomok” memes play a role in shaping perceptions of gender identity in digital spaces, highlighting the need to strengthen digital literacy that emphasizes not only technical skills but also critical analysis and reflective understanding of media content.
Meta-Analisis : Efektivitas Media Virtual Reality Terhadap Literasi Sains Siswa Pada Pembelajaran Biologi Agnes Junita Veronika Tamba; Maya Meutia Amarsya; Putri Nadilla; Sri Wulandari; Dodi Dwi Risaundi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.461

Abstract

Literasi sains merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran biologi, karena berkaitan dengan kemampuan memahami konsep, menganalisis informasi ilmiah, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, kemampuan literasi sains siswa SMA masih tergolong rendah berdasarkan berbagai hasil evaluasi pendidikan, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi dalam proses pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa secara lebih mendalam. Salah satu inovasi yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemanfaatan media Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kontekstual, dan imersif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media Virtual Reality terhadap literasi sains siswa SMA melalui metode meta-analisis. Data penelitian diperoleh dari berbagai artikel ilmiah yang dipublikasikan pada database akademik nasional dan internasional dengan kriteria inklusi tertentu dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Proses analisis dilakukan dengan menghitung nilai effect size untuk mengetahui besar pengaruh penggunaan media VR terhadap literasi sains siswa. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa penggunaan media Virtual Reality memberikan pengaruh positif dengan kategori sedang hingga tinggi terhadap peningkatan literasi sains siswa. Peningkatan tersebut terutama terlihat pada aspek pemahaman konsep, kemampuan interpretasi data, serta keterampilan berpikir ilmiah, sehingga VR dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan inovatif.
A Analisis Kepuasan Pasien Hemodialisis Pada Pelayanan Hemodialisis Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Rivai Abdullah Palembang Tahun 2025 Okta Susrawita; Yuli Hartati; Sri Utari; Fika Minata
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.462

Abstract

Pelayanan administrasi memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas pelayanan di rumah sakit agar tercipta pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan adil bagi semua pasien. Pelayanan administrasi yang baik akan membantu mempercepat proses pendaftaran, pengelolaan data pasien, serta koordinasi antar unit pelayanan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian adalah 100 responden, ditambah 10 responden sehingga total menjadi 110 pasien hemodialisis. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat untuk mengetahui hubungan antar variabel serta faktor yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dimensi assurance (jaminan pelayanan) dengan kepuasan pasien hemodialisis (p-value = 0,000). Selain itu, dimensi lain seperti reliability, responsiveness, dan empathy juga memberikan kontribusi terhadap tingkat kepuasan pasien meskipun tidak semuanya signifikan secara statistik. Setelah dilakukan pengendalian variabel, terdapat beberapa variabel independen yang tetap bermakna, salah satunya adalah paritas. Analisis multivariat memperlihatkan bahwa variabel assurance merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien dengan nilai OR sebesar 8,205. Hal ini menunjukkan bahwa pasien yang mendapatkan jaminan pelayanan yang baik memiliki peluang lebih besar untuk merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan. Untuk meningkatkan kepuasan pasien, rumah sakit perlu memperbaiki kualitas pelayanan secara menyeluruh, terutama pada dimensi yang dinilai masih kurang baik oleh pasien. Salah satunya adalah fasilitas rumah sakit, misalnya penataan ruang rawat jalan yang dinilai belum rapi, kenyamanan ruang tunggu, serta kebersihan lingkungan pelayanan yang perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.
Perbandingan Pertimbangan Hakim Pada Putusan PN Bogor, PT Bandung, Dan MA Dalam Perkara Nomor 6183 K/Pdt/2025 Jesslein Felisha
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.464

Abstract

Penelitian ini mengkaji sengketa kepemilikan tanah pada objek Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 696/Tanah Sareal yang melibatkan ahli waris almarhum Imam Martadisastra sebagai Penggugat melawan beberapa pihak Tergugat, termasuk Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Inti permasalahan bermula dari adanya dugaan cacat hukum dalam proses peralihan hak melalui Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tahun 2015 dan Akta Jual Beli (AJB) tahun 2023 yang diklaim dilakukan tanpa persetujuan sah dari pemilik asal maupun keterlibatan para ahli waris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter tanggung jawab yuridis PPAT dalam pembuatan akta otentik serta membedah divergensi rasio decidendi (pertimbangan hukum) yang menyebabkan perbedaan putusan pada tingkat Pengadilan Negeri Bogor, Pengadilan Tinggi Bandung, dan Mahkamah Agung.menggunakan metode penelitian kualitatif-normatif dengan pendekatan perundang-undangan, hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab PPAT dalam perkara ini dinilai telah sesuai dengan fungsi administratif karena telah menjalankan verifikasi berdasarkan dokumen formal yang tersedia, seperti Surat Kuasa. Ditemukan disparitas putusan yang signifikan: PN Bogor menyatakan gugatan tidak dapat diterima karena kurangnya pihak (plurium litis consortium) terkait penyewa lahan; PT Bandung memenangkan ahli waris dengan menilai adanya cacat hukum pada dokumen peralihan hak. Namun, Mahkamah Agung melalui Putusan Nomor 6183 K/Pdt/2025 akhirnya menolak seluruh gugatan ahli waris karena dalil penggugat dianggap tidak terbukti secara meyakinkan dibandingkan kekuatan pembuktian akta otentik tergugat. Penelitian menyimpulkan pentingnya prinsip kehati-hatian bagi PPAT dan urgensi tertib administrasi waris bagi masyarakat.
A Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Deep Learning: Analisis Literatur dalam Perspektif Digital Humanisme Ahmad Rofiq; Ingtia Juli Wantari; Linda Nur Ainah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.466

Abstract

Perkembangan era Society 5.0 yang ditandai dengan integrasi teknologi digital seperti Artificial Intelligence (AI), big data, dan Internet of Things (IoT) menuntut transformasi mendasar dalam dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, praktik pembelajaran PAI masih cenderung normatif, tekstual, dan berorientasi pada aspek kognitif, sehingga kurang mampu menginternalisasi nilai-nilai spiritual dan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi pembelajaran PAI berbasis deep learning dalam perspektif digital humanisme sebagai solusi terhadap tantangan pendidikan di era digital. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif-tematik melalui analisis berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning mampu mendorong pembelajaran yang berorientasi pada pemahaman mendalam, refleksi kritis, dan keterkaitan dengan kehidupan nyata. Implementasinya dalam PAI diperkuat melalui integrasi mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning yang menciptakan pengalaman belajar yang holistik. Di sisi lain, digital humanisme berperan sebagai kerangka filosofis yang memastikan pemanfaatan teknologi tetap berorientasi pada nilai-nilai etika, kemanusiaan, dan spiritualitas. Integrasi kedua pendekatan ini menghasilkan model pembelajaran yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga mampu membentuk karakter religius, kritis, dan humanis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pembelajaran PAI berbasis deep learning dalam perspektif digital humanisme merupakan pendekatan yang relevan dan strategis dalam menghadapi tantangan era Society 5.0. Pendekatan ini berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan akhlak mulia. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru, inovasi kurikulum, serta dukungan kebijakan pendidikan untuk mengoptimalkan implementasinya.
The Application Of Criminal Sanctions In Environmental Pollution Cases: A Justice-Based Analysis Of Decision No. 321/PID.SUS/LH/2025/PN BDG Apud Abdul Aziz; Suyud Margono; Hotman Sinambela
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.455

Abstract

This study examines the application of criminal sanctions in an environmental pollution case from the perspective of justice, focusing on Decision No. 321/Pid.Sus/LH/2025/PN Bdg involving PT Mitra Light Block. The issue is significant because environmental criminal law is expected not only to enforce statutory compliance but also to ensure that punishment is imposed in a fair, proportionate, and legally reasoned manner. This article aims to analyze the correlation between environmental law enforcement and the principle of justice in the imposition of criminal sanctions. The study employs normative legal research using statute, conceptual, and case approaches. The analysis is based on primary legal materials, including statutory regulations and the court decision, as well as secondary legal materials in the form of legal doctrines and scholarly literature. The findings indicate that the application of criminal sanctions in environmental cases cannot be assessed solely on the basis of formal statutory violation. It must also consider culpability, proportionality, environmental risk, judicial reasoning, and the broader public interest protected by environmental law. The case demonstrates that although the prohibited act was legally established, the question of justice remains closely tied to the relationship between the unlawful conduct, the degree of harm, and the reasoning underlying the sanction. This study concludes that a justice-based approach to environmental criminal law requires punishment to reflect not only legal certainty but also substantive fairness in responding to environmental violations.
Komparasi Perbandingan Mekanisme Penyelesaian Sengketa Litigasi Perdata Dan Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi Nasional Chrystarina Wijaya; Medi Terania; Khalisa Naila Salsabilla
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.456

Abstract

Litigasi perdata merupakan mekanisme utama dalam penyelesaiansengketa di Indonesia yang menawarkan kepastian hukum melaluiputusan pengadilan yang bersifat mengikat dan memiliki kekuataneksekutorial. Namun dalam praktiknya, mekanisme ini kerapmenghadapi berbagai keterbatasan seperti proses yang relatifpanjang, biaya yang tidak sedikit, serta sifatnya yang formalistik. Di sisi lain, penyelesaian sengketa non-litigasi, seperti mediasidan arbitrase, hadir sebagai alternatif yang lebih fleksibel, efisien, dan berorientasi pada kesepakatan para pihak. Penelitian inibertujuan untuk melakukan eksaminasi komparatif antara litigasiperdata dan mekanisme non-litigasi dalam sistem hukumIndonesia, dengan menelaah kelebihan dan keterbatasan masing-masing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridisnormatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatankonseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa litigasi perdatatetap memiliki peran penting dalam menjamin kepastian hukum, sementara mekanisme non-litigasi lebih unggul dalam aspekefisiensi dan penyelesaian yang bersifat win-win solution. Oleh karenanya, penelitian kali ini menyimpulkan bahwasanyadiperlukan integrasi yang optimal antara kedua mekanismetersebut guna mencapai keadilan yang lebih substantif. Kata kunci: Litigasi Perdata, Penyelesaian Sengketa, Non-Litigasi.
Implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic Religious Education at Bandar Lampung State High School 1 Ingtia Juli Wantari; Ahmad Ainur Rofiq; Linda Nur Ainah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.463

Abstract

The implementation of the Independent Curriculum has brought about changes in the learning system, making it more flexible and student-centered. Islamic Religious Education plays a crucial role in shaping students' religious character. This study aims to describe the implementation of the Independent Curriculum in Islamic Religious Education learning, encompassing planning, implementation, and assessment. This study used a descriptive qualitative approach. The results show that the implementation of the Independent Curriculum in Islamic Religious Education learning is carried out through the development of teaching modules, project-based learning, contextual learning, and authentic assessment. This implementation has resulted in increased student engagement, religious attitudes, and social skills. Thus, the Independent Curriculum is able to improve the quality of Islamic Religious Education learning in a more meaningful and student-centered manner. Keywords : Independent Curriculum, Islamic Religious Education
Meta-Analisis: Efektivitas Pembelajaran Berbasis Isu Sosiosaintifik Terhadap Literasi Sains Siswa SMA Pada Pembelajaran Biologi Jagad S P; Dewi Lamsinar Simarmata; Syarifah Masyail Atsila; Dodi Dwi Risaundi; Sri Wulandari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.465

Abstract

Pembelajaran berbasis Isu Sosiosaintifik (SSI) merupakan pendekatan potensial untuk meningkatkan literasi sains siswa SMA melalui integrasi dilema sosial nyata dalam kurikulum biologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendekatan tersebut terhadap kompetensi ilmiah siswa melalui sintesis data kuantitatif dari berbagai literatur primer. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan prosedur meta-analisis sederhana tanpa merinci langkah baku. Data diperoleh dari 20 artikel jurnal dan prosiding ilmiah yang relevan dalam kurun waktu 2021–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran SSI secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan argumentasi ilmiah siswa. Penguatan hasil ditunjukkan melalui distribusi frekuensi serta nilai loading lamda positif (>0,5) yang mengindikasikan validitas instrumen literasi sains dalam konteks pendidikan biologi. Secara keseluruhan, integrasi SSI terbukti efektif sebagai strategi untuk mendukung pencapaian target literasi sains nasional pada jenjang sekolah menengah, sekaligus mendorong keterlibatan siswa dalam pengambilan keputusan berbasis sains.  
Peran Keheningan dalam Meningkatkan Konsentrasi Atlet Rizky Ilhamdani Simbolon; Indah Verawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.467

Abstract

Konsentrasi merupakan faktor psikologis yang krusial dalam menentukan performa atlet. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh keheningan terhadap konsentrasi, sebuah variabel yang masih jarang dikaji dalam psikologi olahraga. Metode yang digunakan adalah kombinasi eksperimen terkontrol dan wawancara mendalam dengan 60 atlet dari cabang atletik, renang, dan bola basket.  Hasil eksperimen menunjukkan adanya peningkatan skor konsentrasi sekitar 17% ketika atlet berlatih dalam kondisi hening dibandingkan dengan kondisi bising. Data kuesioner memperlihatkan bahwa mayoritas atlet merasa lebih mampu mengendalikan emosi, mengurangi distraksi, serta meningkatkan kesiapan mental. Wawancara mendalam mengungkap bahwa keheningan dipandang sebagai strategi fokus, sarana pemulihan mental, dan ritual pra-pertandingan.  Temuan ini menegaskan bahwa keheningan dapat dijadikan strategi sederhana namun efektif untuk meningkatkan konsentrasi dan kesiapan mental atlet. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pelatih, atlet, dan tim psikologi olahraga dalam merancang program latihan mental yang lebih komprehensif.