cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 663 Documents
Hubungan Persepsi Pasien Dengan Kualitas Pelayanan Rawat Inap Di Rumah Sakit Grha Permata Ibu Depok Tahun 2024 Nodius Zendrato; Oci Etri Nursanty; Indah Maulina
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.855

Abstract

Pelayanan adalah aktivitas untuk memenuhi kebutuhan orang lain, sedangkan pelayanan berkualitas ditandai oleh pemahaman kebutuhan pasien dan pemberian nilai tambah yang menimbulkan kepuasan. Kualitas pelayanan menjadi salah satu tolok ukur penting dalam menilai kinerja penyelenggara layanan kesehatan, termasuk rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan Persepsi Pasien dengan Kualitas Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Grha Permata Ibu Depok Tahun 2024. Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif yang bersifat analitik. Desain penelitian yang digunakan merupakan studi cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat inap di Rumah Sakit Grha Permata Ibu sebanyak 12.298 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 99 responden dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisis data dengan menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil uji statistik dengan uji chi square terkait Kehandalan didapatkan nilai p value = 0,000 berarti p value < α (0,05), Daya Tanggap didapatkan nilai p value = 0,000 berarti p value < α (0,05), Jaminan didapatkan nilai p value = 0,000 berarti p value < α (0,05), Empati didapatkan nilai p value = 0,000 berarti p value < α (0,05), Bukti Fisik didapatkan nilai p value = 0,000 berarti p value < α (0,05), sehingga disimpulkan ada persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan meliputi kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik pada pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Grha Permata Ibu Depok Tahun 2024. Diharapkan Rumah Sakit Grha Permata Ibu Depok diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan rawat inap pada seluruh dimensi SERVQUAL.
Pandangan Hukum Islam Terhadap Falia Berkebun Di Desa Rangka Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Ermianti Ato
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.856

Abstract

Falia berkebun merupakan pantangan yang berlaku dalam masyarakat Muna. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk ungkapan Falia saat berkebun dalam masyarakat Muna di Desa Rangka, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna; dan (2) mengetahui pandangan hukum Islam terhadap falia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai eksistensi dan praktik tradisi falia. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi falia merupakan salah satu tradisi suku Muna yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tradisi ini termasuk dalam ‘urf al-Shahih, karena bertujuan menjaga tanaman, menciptakan ketertiban, dan menghindari kerusakan kebun bukan sebagai keyakinan mistis atau kekuatan ghaib yang bertentangan dengan aqidah Islam.
The Influence Of Return On Assets And Growth Of Assets On Dividend Payout Ratio: A Study On Food & Beverage Sub-Sector Companies Listed On The Indonesia Stock Exchange For The Period 2022–2025 Azmi Fauziah; Uswatun Hasanah; Indri Utami
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.857

Abstract

This study aims to analyze the effect of Return on Assets (ROA) and Growth of Assets (GA) on Dividend Payout Ratio (DPR) in Food & Beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2025 period. The study employed a quantitative approach using descriptive and verificative methods. The population consisted of 83 Food & Beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The sampling technique used purposive sampling, resulting in 13 companies with a total of 52 observations. The data used were secondary data obtained from annual financial statements and analyzed using panel data regression with EViews 12 software. Based on the Chow Test and Hausman Test results, the most appropriate estimation model was the Fixed Effect Model (FEM). Classical assumption tests included heteroscedasticity and multicollinearity tests. The results indicate that Return on Assets partially has a negative and significant effect on Dividend Payout Ratio with a probability value of 0.0103 < 0.05. This finding suggests that higher profitability tends to reduce dividend distribution because companies prioritize retained earnings for internal financing purposes. Meanwhile, Growth of Assets has no significant effect on Dividend Payout Ratio with a probability value of 0.0866 > 0.05. Simultaneously, ROA and GA variables are able to explain 87.41% of the variation in DPR, while the remaining percentage is influenced by other variables outside the research model.
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Digital Dalam Meningkatkan Performa Karyawan Pada Era Transformasi Digital: Kajian Literatur Sistematis Ana Februari Abduloh; Rena Agrita Pratiwi; Andhini Hardianti; Ratu Zahra Cecillia Fatihah; Angga Pramadista Sudrajat
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.858

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong transformasi menyeluruh dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di berbagai organisasi di seluruh dunia. Kemajuan kecerdasan buatan, big data analytics, cloud computing, dan platform digital telah mengubah cara organisasi menarik, mengembangkan, memotivasi, dan mempertahankan talenta terbaiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis strategi manajemen SDM berbasis digital yang terbukti efektif dalam meningkatkan performa karyawan di era transformasi digital. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, merujuk pada 10 sumber pustaka ilmiah dari jurnal internasional bereputasi dan jurnal nasional terakreditasi yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi High-Performance Work System (HPWS), pelatihan digital berkelanjutan dan program reskilling, rekrutmen berbasis kecerdasan buatan (AI), sistem manajemen kinerja real-time berbasis OKR dan KPI digital, kompensasi berbasis performa, serta pendekatan HR agile terbukti secara signifikan meningkatkan produktivitas, keterlibatan, dan kepuasan kerja karyawan. Kepemimpinan transformasional yang visioner dan budaya organisasi yang mendukung inovasi, eksperimentasi, dan kolaborasi menjadi prasyarat keberhasilan implementasi strategi SDM digital. Namun demikian, tantangan seperti resistensi karyawan terhadap perubahan, defisit kompetensi digital, bias algoritmik, keamanan data, dan risiko dehumanisasi tempat kerja masih menjadi hambatan utama yang memerlukan strategi mitigasi yang komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan manajemen SDM di era digital sangat ditentukan oleh kemampuan organisasi mengintegrasikan teknologi dengan pendekatan manajemen yang humanis, adaptif, dan berbasis bukti empiris guna mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Pengukuran Kinerja Keuangan Bali United FC Menggunakan Metode Economic Value Added (EVA) K. A. Ardiawan; F. Yudiaatmaja
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (Bali United FC) menggunakan metode Economic Value Added (EVA) selama periode 2021–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidaksesuaian antara peningkatan aset perusahaan dengan penurunan laba dalam beberapa tahun terakhir. Metode EVA digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah ekonomi setelah memperhitungkan biaya modal perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis dilakukan melalui perhitungan Net Operating Profit After Tax (NOPAT), Invested Capital, Weighted Average Cost of Capital (WACC), Capital Charge, dan EVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai EVA Bali United FC mengalami fluktuasi selama periode penelitian. Pada tahun 2021–2023 perusahaan menghasilkan EVA positif yang menunjukkan adanya penciptaan nilai tambah ekonomi, sedangkan pada tahun 2024 EVA bernilai negatif yang menandakan perusahaan belum mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi investor. Penurunan kinerja tersebut dipengaruhi oleh menurunnya laba, meningkatnya beban operasional, serta bertambahnya biaya modal perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan efisiensi operasional, mengendalikan biaya, dan mengoptimalkan pengelolaan modal agar mampu menciptakan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan serta memenuhi harapan investor dan pemegang saham di masa mendatang secara lebih baik dan konsisten kedepannya.  
Strategi Pemasaran Digital Dalam Meningkatkan Brand Awareness Pada CV. CS Fire Fighter Gresik Abdurahim Suranto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.861

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perusahaan untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran dalam meningkatkan brand awareness di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh CV. CS Fire Fighter Gresik dalam meningkatkan brand awareness perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pemilik usaha dan pihak yang terlibat dalam kegiatan pemasaran perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang dilakukan melalui media sosial, penyebaran informasi produk secara online, dan pemanfaatan platform digital mampu membantu perusahaan memperluas jangkauan promosi serta meningkatkan pengenalan merek kepada masyarakat. Namun, implementasi strategi pemasaran digital masih menghadapi beberapa hambatan, seperti keterbatasan pengelolaan konten dan kurangnya konsistensi publikasi media digital. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi pemasaran digital yang lebih optimal agar brand awareness perusahaan dapat meningkat secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Grup Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Dalam Sekaa Teruna Teruni Ardhya Garini Di Desa Adat Nyitdah I Wayan Bagus Laksana Putra; I Dewa Ayu Hendrawathy Putri; Bagus Ade Tegar Prabawa
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Grup WhatsApp sebagai media komunikasi dalam Sekaa Teruna Teruni (STT) Ardhya Garini di Desa Adat Nyitdah, khususnya terkait karakteristik penggunaan, motif pemanfaatan fitur, serta perannya dalam mendukung komunikasi organisasi dan hubungan sosial anggota. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling yang melibatkan pengurus dan anggota aktif STT. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grup WhatsApp telah menjadi media utama komunikasi organisasi yang mendukung transformasi komunikasi dari tatap muka menuju komunikasi digital yang lebih cepat, fleksibel, dan partisipatif. WhatsApp dimanfaatkan untuk koordinasi kegiatan adat dan organisasi, penyebaran informasi, pembagian tugas, serta pemeliharaan hubungan sosial melalui komunikasi informal. Berbagai fitur seperti chat, voice note, dokumen, foto, dan polling digunakan secara adaptif sesuai kebutuhan komunikasi kelompok. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, seperti penyebaran informasi pada beberapa grup, information overload, miskomunikasi, dan belum optimalnya norma komunikasi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi digital dalam organisasi pemuda adat tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh struktur komunikasi, aturan kelompok, dan kemampuan organisasi mengelola interaksi digital secara sistematis.
Implementasi E-Court Dalam Upaya Peningkatan Literasi Digital Para Pihak Berperkara Di Pengadilan Agama Palu Refka Wahyu Aiynal Fitnar; ⁠Ahmad Jailani; Ike Sulimi; Nadia Wulandari Irwan; Fauziah Apriliany; Aria Bintang Rakhmansyah; Nani Suciati; Ira Rahmawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.865

Abstract

Kemajuan teknologi informasi mendorong modernisasi sistem peradilan di Indonesia melalui penerapan layanan E-Court Mahkamah Agung berdasarkan PERMA No. 1 Tahun 2019. Meskipun infrastruktur sistem telah berjalan sebagaimana mestinya, implementasi E-Court di Pengadilan Agama Palu Kelas IA masih menghadapi kendala nonteknis berupa rendahnya literasi digital para pihak berperkara. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital para pihak berperkara melalui edukasi dan pendampingan teknis penggunaan layanan E-Court. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan partisipatif, melalui observasi, wawancara, dan pendampingan langsung di area PTSP dan ruang tunggu sidang selama periode 10 Februari hingga 22 Mei 2026. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014) serta diuji keabsahannya menggunakan kriteria Lincoln dan Guba (1985). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna mengalami kesulitan dalam proses login, pengunggahan dokumen, dan pemahaman alur administrasi elektronik. Setelah dilakukan pendampingan individual, para pihak menunjukkan peningkatan kemampuan mengakses layanan secara mandiri dan berkontribusi pada percepatan proses pelayanan di PTSP. Kegiatan pendampingan perlu dilanjutkan secara berkelanjutan disertai pengembangan media edukasi seperti booklet, poster alur layanan, dan video tutorial berbasis QR code guna mendukung pelayanan peradilan yang lebih efektif, efisien, dan inklusif.
Pengaruh Kepemimpinan Dan Kompetensi Pegawai Terhadap Pelayanan Sosial Melalui Etos Kerja Di Dinas Sosial Kota Medan Tasya Humairo Utami; Elazhari Elazhari; Nova Riani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan kompetensi pegawai terhadap pelayanan sosial melalui etos kerja pada pegawai di Dinas Sosial Kota Medan. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas pelayanan sosial yang dipengaruhi oleh faktor sumber daya manusia, khususnya kepemimpinan, kompetensi pegawai, dan etos kerja dalam organisasi pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai pada Dinas Sosial Kota Medan, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket atau kuesioner yang disusun berdasarkan indikator variabel penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan program statistik untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh langsung sebesar 0,300 terhadap pelayanan sosial dan berpengaruh tidak langsung sebesar 0,0488 melalui etos kerja, sehingga total pengaruhnya menjadi 0,349. Kompetensi pegawai berpengaruh langsung sebesar 0,695 dan tidak langsung sebesar 0,0932, dengan total pengaruh sebesar 0,788. Etos kerja berperan sebagai variabel mediasi dengan kontribusi pengaruh tidak langsung sebesar 14,2%. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,748 menunjukkan bahwa 74,8% variasi pelayanan sosial dapat dijelaskan oleh kepemimpinan, kompetensi pegawai, dan etos kerja secara simultan. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelayanan sosial di Dinas Sosial Kota Medan dapat dilakukan melalui penguatan kepemimpinan yang efektif, peningkatan kompetensi pegawai, serta pembentukan etos kerja yang tinggi dalam lingkungan kerja.
Kepraktisan Model Cooperative Learning Berbasis Interdependensi Sosial (CLBIS) Pada Mata Kuliah Pengembangan Kurikulum Di Sekolah Dasar Yessi Rifmasari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.868

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan presentasi kolaboratif mahasiswa pada Mata Kuliah Pengembangan Kurikulum di Sekolah Dasar. Hasil studi pendahuluan terhadap 55 mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar menunjukkan bahwa dimensi presentasi kolaboratif menjadi aspek terendah dibandingkan dimensi keterampilan kolaborasi lainnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan kerja kelompok belum sepenuhnya berkembang menjadi kolaborasi akademik yang bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepraktisan Model Cooperative Learning Berbasis Interdependensi Sosial (CLBIS) pada Mata Kuliah Pengembangan Kurikulum di Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (research and development) yang diadaptasi dari Borg and Gall (1983). Uji coba terbatas melibatkan 32 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Adzkia pada semester genap tahun akademik 2025/2026. Kepraktisan model dianalisis berdasarkan lima indikator, yaitu kemudahan implementasi, kejelasan prosedur pembelajaran, keberfungsian perangkat pendukung, efisiensi waktu, serta respons dosen dan mahasiswa. Data dikumpulkan melalui angket respons dosen dan mahasiswa, lembar observasi keterlaksanaan model, serta catatan lapangan singkat. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung skor rata-rata kepraktisan dan persentase keterlaksanaan sintaks model CLBIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CLBIS memperoleh skor rata-rata kepraktisan sebesar 3,70 dari skala 4,00 dengan tingkat keterlaksanaan sebesar 88% dan termasuk dalam kategori sangat praktis. Aspek perangkat pendukung memperoleh skor tertinggi, sedangkan efisiensi waktu masih memerlukan penyesuaian pada tahap awal implementasi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa model CLBIS praktis digunakan pada Mata Kuliah Pengembangan Kurikulum di Sekolah Dasar dan berpotensi memperkuat keterampilan kolaborasi mahasiswa.