cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Analisis Hukum Perikatan dalam Kontrak Perjanjian Jual Beli dan Implikasinya Terhadap Perlindungan Para Pihak Intan Fajriana Putri Halmahera; Aisha Tsabita Naila Hilmansyah; Muhammad Irfan Maulana; Sumiati Sumiati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1124

Abstract

Perkembangan aktivitas perdagangan dan transaksi bisnis yang semakin kompleks, baik secara konvensional maupun digital, menyebabkan meningkatnya penggunaan kontrak jual beli sebagai instrumen hukum untuk mengatur hubungan antara penjual dan pembeli. Dalam praktiknya, tidak semua perjanjian jual beli dapat berjalan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Berbagai permasalahan seperti ketidakjelasan klausul perjanjian, ketidaksesuaian objek yang diperjualbelikan, wanprestasi, serta sengketa mengenai hak dan kewajiban para pihak masih sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian. Selain itu, perkembangan transaksi elektronik juga menimbulkan tantangan baru terkait keabsahan perjanjian dan perlindungan hukum bagi para pihak yang terlibat. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kajian mengenai hukum perikatan dalam kontrak perjanjian jual beli guna memahami dasar hukum yang mengatur hubungan para pihak serta bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan ketika terjadi pelanggaran terhadap perjanjian. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hukum perikatan dalam kontrak perjanjian jual beli, mengkaji hak dan kewajiban para pihak, serta menjelaskan implikasi hukum yang timbul akibat wanprestasi dalam pelaksanaan kontrak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan hukum dalam kontrak jual beli didasarkan pada syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam KUHPerdata, yang melahirkan hak dan kewajiban timbal balik antara penjual dan pembeli. Pelaksanaan kontrak harus berlandaskan asas kebebasan berkontrak, asas konsensualisme, dan asas itikad baik. Apabila salah satu pihak tidak melaksanakan prestasinya sebagaimana yang telah diperjanjikan, maka dapat timbul wanprestasi yang mengakibatkan konsekuensi hukum berupa pemenuhan prestasi, ganti rugi, pembatalan perjanjian, maupun penyelesaian sengketa melalui mekanisme litigasi dan nonlitigasi. Dengan demikian, hukum perikatan memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan hukum bagi para pihak dalam pelaksanaan kontrak jual beli.
Hambatan Finansial dalam Pemenuhan Terapi Tumbuh Kembang Anak Down Syndrome pada Keluarga dengan Ekonomi Berbeda: Studi Kasus Komparatif Dhia Lu’lu’ Luqyana; Ainniyah Khotimah Hentihu; Salma Faiza; Meiske Yunithree Suparman
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1125

Abstract

Down Syndrome merupakan kondisi genetik akibat adanya kelainan pada kromosom 21 Down Syndrome merupakan kondisi genetik yang disebabkan oleh adanya salinan tambahan kromosom 21 yang dapat memengaruhi perkembangan fisik, intelektual, motorik, bahasa, dan sosial anak. Kondisi ini menyebabkan anak dengan Down Syndrome membutuhkan intervensi dan terapi tumbuh kembang secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan adaptif serta kualitas hidupnya. Namun, dalam pelaksanaannya, pemenuhan kebutuhan terapi sering menghadapi berbagai hambatan, salah satunya adalah keterbatasan finansial keluarga. Biaya terapi yang harus dilakukan secara rutin, biaya transportasi, serta kebutuhan pendukung lainnya dapat menjadi beban tambahan bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan finansial dalam pemenuhan terapi tumbuh kembang anak Down Syndrome pada keluarga dengan latar belakang ekonomi berbeda serta melihat dampaknya terhadap perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus komparatif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi terhadap dua keluarga yang memiliki anak Down Syndrome di Sanggar Komunitas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ekonomi keluarga memiliki pengaruh terhadap keberlangsungan terapi anak. Anak yang mendapatkan terapi secara rutin dengan dukungan keluarga yang konsisten menunjukkan perkembangan motorik, sosial, komunikasi, dan kesiapan sekolah yang lebih baik dibandingkan anak yang mengalami keterbatasan akses terapi akibat hambatan finansial. Hambatan biaya menyebabkan terapi menjadi tidak konsisten sehingga kesempatan anak memperoleh stimulasi perkembangan menjadi terbatas. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pembiayaan, akses layanan terapi yang lebih terjangkau, serta dukungan keluarga dan komunitas untuk membantu optimalisasi perkembangan anak Down Syndrome.
Pemanfaatan Pojok Literasi dalam Meningkatkan Kebiasaan Membaca Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Aceh Utara Suci Ramadhani; Zurriyati Zurriyati; Samsul Bahri
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1127

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran penting dalam menumbuhkan budaya literasi, khususnya kebiasaan membaca siswa. Namun, pasca terjadinya banjir dan longsor di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Aceh Utara, aktivitas literasi siswa mengalami penurunan akibat kerusakan sarana pendukung pembelajaran dan terbatasnya akses terhadap bahan bacaan. Salah satu upaya yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan kebiasaan membaca siswa adalah melalui pemanfaatan pojok literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kebiasaan membaca siswa, pemanfaatan pojok literasi dalam meningkatkan kebiasaan membaca siswa, serta faktor-faktor pendukung dalam pemanfaatan pojok literasi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Aceh Utara pasca banjir dan longsor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas IV dan guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Aceh Utara yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi kebiasaan membaca siswa pasca bencana, efektivitas pemanfaatan pojok literasi dalam meningkatkan kebiasaan membaca siswa, serta faktor-faktor yang mendukung pelaksanaannya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi sekolah dalam mengembangkan program literasi yang lebih efektif dan berkelanjutan guna meningkatkan budaya membaca siswa.
Impact of Foreign Direct Investment and Tax Revenues on the Economic Growth of Five Asean Countries Fibria Anggraini Puji Lestari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1128

Abstract

This study was conducted to examine the impact of domestic foreign investment and tax revenues in ASEAN countries, in particular Indonesia, Malaysia, the Philippines, Thailand and Vietnam, between 2014 and 2024. This study uses secondary data on foreign direct investment (FDI), independent tax variables, and economic growth. According to the study, foreign direct investment and income tax variables affect the economic growth of five ASEAN countries, namely Indonesia, Malaysia, Thailand, the Philippines and Vietnam, both simultaneously and partially. The governments of each country have taken various measures to promote economic growth, including cutting red tape, tax reform, improving business, ensuring financial security and stability, allowing foreign direct investment to come in and increasing tax revenues. So, it can be used to finance development and influence the economic growth of each ASEAN country.
Integrasi Etnosains Dalam Media Komik Pada Materi Penyakit Yang Menyerang Sistem Gerak: Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Murid Kelas VI SD Inpres Timika XII Ina Sulistiandari; Wigati Yektiningtiyas; Suwita Suwita; Ewendi W. Mangolo
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1129

Abstract

Pendidikan IPA di sekolah dasar tidak hanya bertujuan mengembangkan penguasaan konsep, tetapi juga kemampuan berpikir kritis yang diperlukan dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Namun, kemampuan berpikir kritis dan literasi sains peserta didik di Indonesia masih relatif rendah, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan sumber belajar dan bahan ajar kontekstual seperti Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kondisi ini menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi penyakit yang menyerang sistem gerak karena konsep yang dipelajari cenderung bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi integrasi etnosains dalam media komik sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid kelas VI SD Inpres Timika XII. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui pengumpulan, analisis, dan sintesis berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan etnosains, media komik, pembelajaran IPA, dan kemampuan berpikir kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat Mimika, seperti pemanfaatan Daun Gatal dan praktik pengobatan tradisional Moweme, memiliki keterkaitan dengan konsep ilmiah pada sistem gerak manusia dan dapat direkonstruksi menjadi materi pembelajaran yang kontekstual. Media komik mampu menyajikan konsep tersebut secara visual dan menarik sehingga mendukung pemahaman konsep, literasi sains, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, integrasi etnosains dalam media komik berpotensi menjadi inovasi pembelajaran IPA yang relevan, bermakna, dan mendukung pelestarian budaya lokal.
Hubungan Intensitas Penggunaan Game Roblox Dengan Perilaku Social Withdrawal Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Kevin Pramudya; Desy Safitri; Dian Alfia Purwandari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1130

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong mahasiswa sebagai bagian dari generasi Z untuk semakin bergantung pada internet secara intensif, termasuk dalam memainkan game online seperti Roblox. Tingginya intensitas penggunaan Roblox berpotensi menggantikan interaksi sosial secara langsung dan memicu kecenderungan perilaku social withdrawal di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan game Roblox dengan perilaku social withdrawal pada mahasiswa Universitas Negeri Jakarta yang tergabung dalam komunitas Discord UNJ Roblox. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 92 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 77 mahasiswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang mengukur intensitas penggunaan game Roblox berdasarkan dimensi frekuensi dan durasi penggunaan, serta perilaku social withdrawal berdasarkan dimensi frekuensi keluar rumah dan gangguan fungsi kehidupan. Analisis data dilakukan melalui uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan game Roblox pada mayoritas responden berada pada kategori sedang (30%), sedangkan perilaku social withdrawal berada pada kategori tinggi (47%). Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,535, yang menunjukkan hubungan dengan tingkat keeratan sedang dan arah hubungan positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan game Roblox, maka semakin tinggi pula kecenderungan perilaku social withdrawal pada mahasiswa Universitas Negeri Jakarta.
Efektivitas Ai-Generated Content Dalam Pembuatan Aset Multimedia Pembelajaran Untuk Mempercepat Produksi Bahan Ajar Digital Burhanuddin Burhanuddin; Andi Prayudi; Adrian Adrian; Anan Ma’ruf
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1131

Abstract

Perkembangan AI-Generated Content (AIGC) telah mentransformasi pembelajaran digital secara cepat. Penelitian ini menguji efektivitas AIGC dalam mempercepat produksi aset multimedia pembelajaran sekaligus mengevaluasi kualitas luaran yang dihasilkan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental yang melibatkan 60 responden, sampel dibagi ke dalam kelompok eksperimen yang menggunakan AIGC dan kelompok kontrol dengan metode konvensional. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan bahwa AIGC meningkatkan efisiensi produksi secara signifikan dengan memotong waktu kerja dari 120–180 menit menjadi 45–60 menit. Meskipun demikian, kualitas visual dan pedagogis luaran tetap sangat bergantung pada intervensi human-in-the-loop. Moderated Regression Analysis (MRA) membuktikan bahwa kontrol manusia bertindak sebagai pure moderator yang memperkuat kualitas konten agar sesuai dengan Cognitive Theory of Multimedia Learning (CTML). Penelitian ini menyimpulkan bahwa paradigma optimal bergeser ke arah content co-creation, di mana AI berfungsi sebagai co-creator dan pendidik bertindak sebagai validator utama.
Pelaksanaan Inventarisasi Sarana Prasarana Pendidikan di MTs Nasyril Islamiyah Palembang Alvin Choirul Wafi; Leny Marlina; Bambang Irawan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1132

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan inventarisasi sarana dan prasarana pendidikan di MTs Nasyril Islamiyah Palembang serta mengidentifikasi kendala dan solusi yang diterapkan dalam pengelolaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala sarana dan prasarana, kepala tata usaha, dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan inventarisasi sarana dan prasarana telah berjalan cukup baik melalui kegiatan pencatatan, pengkodean, verifikasi kondisi barang, dan penyimpanan data menggunakan buku inventaris. Pelaksanaan inventarisasi didukung oleh koordinasi, motivasi, komunikasi, dan pengarahan yang melibatkan seluruh pihak terkait. Koordinasi dilakukan untuk menjaga kesesuaian data dengan kondisi barang di lapangan, motivasi diberikan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab dalam pengelolaan aset, komunikasi berperan dalam memperlancar pertukaran informasi, sedangkan pengarahan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan inventarisasi berjalan sesuai prosedur. Namun masih ditemukan beberapa kendala, yaitu penomoran barang yang belum optimal, pencatatan yang masih manual, keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya sarana pendukung, pemeliharaan yang belum maksimal, serta keterbatasan ruang penyimpanan. Untuk mengatasi kendala tersebut, sekolah melakukan perbaikan koordinasi, pengecekan barang secara berkala, penataan ruang penyimpanan, pencatatan lokasi barang secara lebih jelas, serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan inventaris. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, pemeliharaan, dan akurasi inventarisasi sarana dan prasarana pendidikan. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan inventarisasi fasilitas dan infrastruktur pendidikan di MTs Nasyril Islamiyah Palembang dan mengidentifikasi kendala serta solusi yang diterapkan dalam pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Informan terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang fasilitas dan infrastruktur, staf administrasi, dan guru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan inventarisasi telah dilakukan dengan cukup baik melalui pencatatan, pengkodean, verifikasi fisik, dan penyimpanan data inventaris menggunakan buku inventaris. Pelaksanaan tersebut didukung oleh koordinasi, motivasi, komunikasi, dan arahan yang melibatkan semua pihak terkait. Koordinasi dilakukan untuk menjaga kesesuaian antara catatan dan aset aktual, motivasi mendorong tanggung jawab dalam pengelolaan aset, komunikasi memfasilitasi pertukaran informasi, dan arahan memastikan bahwa kegiatan inventarisasi dilakukan sesuai prosedur. Namun, beberapa kendala teridentifikasi, termasuk penomoran aset yang tidak lengkap, sistem pencatatan manual, keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas pendukung yang tidak memadai, pemeliharaan yang suboptimal, dan keterbatasan ruang penyimpanan. Untuk mengatasi tantangan ini, sekolah meningkatkan koordinasi, melakukan inspeksi berkala, menata ulang area penyimpanan, memperjelas catatan lokasi aset, dan mendorong penggunaan teknologi dalam manajemen inventaris. Upaya-upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, keteraturan, dan akurasi manajemen inventaris fasilitas dan infrastruktur pendidikan.
Tinjauan Kriminologis Terhadap Faktor Penyebab Penyalahgunaan Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Bengkulu Anisha Putri Maharani; Fitri Anita; Addy Chandra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab penyalahgunaan narkotika berdasarkan perspektif kriminologi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Bengkulu, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam upaya penanggulangannya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris (socio-legal) dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi kepustakaan terhadap empat narasumber yang terdiri atas Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Staf Pengamanan, dan dua narapidana kasus narkotika. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Bengkulu dipengaruhi oleh dua kategori faktor utama. Faktor internal meliputi ketergantungan atau kecanduan, tekanan psikologis berupa stres dan kejenuhan selama menjalani masa pidana, serta lemahnya kontrol diri. Faktor eksternal meliputi pengaruh pergaulan negatif antar narapidana, koneksi dengan jaringan narkotika di luar lapas, dan keterbatasan jumlah petugas pengawasan. Ditinjau dari perspektif kriminologi, penyalahgunaan narkotika ini dapat dijelaskan melalui Teori Asosiasi Diferensial (Sutherland) yang memandang perilaku kriminal sebagai hasil proses belajar sosial, serta Teori Kontrol Sosial yang menekankan peran ikatan sosial dan pengawasan dalam mencegah perilaku menyimpang. Hambatan dalam penanggulangan meliputi ketimpangan rasio petugas dengan narapidana (7 petugas untuk 734 narapidana), modus penyelundupan narkotika yang terus berkembang, serta rendahnya motivasi sebagian warga binaan dalam mengikuti program rehabilitasi. Meskipun demikian, hasil tes urine yang dilaksanakan bekerja sama dengan BNN dan BNP pada April 2026 menunjukkan seluruh narapidana dinyatakan negatif narkotika, yang membuktikan efektivitas upaya preventif yang telah dilakukan.
Viktimologi Penganiayaan Guru Oleh Oknum Orang Tua Siswa Di Sekolah Faruk Rumbu Raya Rabani Ente; Lisnawaty Badu; Karlin Z. Mamu
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1137

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas tentang pendekatan viktimologi terhadap Penganiayaan oleh oknum orang tua siswa terhadap guru di sekolah serta realisasi penegakan hukum terhadap guru sebagai korban penganiayaan oleh oknum orang tua siswa di sekolah. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pengumpulan bahan hukum dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, kebijakan perundangan. Hasil penelitian skripsi ini menunjukkan bahwa pendekatan viktimologi terhadap penganiayaan oleh oknum orang tua siswa terhadap guru di sekolah menunjukan bahwa guru tetap berkedudukan sebagai korban dilihat dari teori presiptasi korban, tetapi terdapat tindakan atau sikap tertentu dari guru yang ikut memicu kemarahan orang tua hingga terjadi penganiayaan, tanpa berarti menyalahkan atau menghapus status korban tersebut. Realisasi penegakan hukum terhadap guru yang mengalami penganiayaan, dilihat dari sudut viktimologi, menekankan posisi guru sebagai korban struktural yang rentan dalam lingkungan pendidikan, di mana faktor presipitasi seperti teguran disiplin atau kesalahpahaman komunikasi dengan orang tua siswa. Penelitian juga menemukan bahwa secara yuridis perbuatan pelaku memenuhi unsur pasal 351 KUHP, namun kasus diselesaikan melalui mekanisme restorative justice dengan mediasi oleh aparat penegak hukum, sehingga hubungan anatara guru, orang tua, dan sekolah dapat dipulihkan tanpa proses pidana formal, sekaligus menegaskan pentingnya perlindungan hukum bagi guru melalui UU No.14 tahun 2005 tentang guru dan dosen dan UU No.13 tahun 2006 tentang perlindungan saksi dan korban.

Page 74 of 147 | Total Record : 1464