cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,650 Documents
Kajian Etika Dan Kebijakan Pengelolaan Ekosistem Mangrove : (Studi Permasalahan Pengelolaan Ekositem Mangrove Di Indonesia) Farid SM; Misnawaty Wantogia; Marini Susanti Hamidun; Haris Panai; Sukirman Rahim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6290

Abstract

Indonesia, sebagai negara dengan garis pantai terpanjang di dunia, memiliki sekitar 23% dari total luas hutan mangrove dunia, menjadikannya negara dengan kawasan mangrove terbesar di dunia. Meskipun demikian, kawasan mangrove di Indonesia mengalami tekanan yang semakin besar akibat konversi lahan untuk berbagai kepentingan, seperti pertanian, perikanan, dan pembangunan infrastruktur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kulitatif dengan pendekatan Literatur review. Hasil penelitian menunjukan Kebijakan hukum pengelolaan kawasan mangrove di Indonesia sudah tertuang pada beberapa produk hukum baik dalam bentuk undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan presiden, peraturan mentri bahkan sampai peraturan daerah. Namun, terdapat permasalahan yang masih melanggar etika dan kebijakan lingkungan diantaranya di wilayah teluk Bintuni di provinsi Papua Barat yang di ulas pada hasil penelitian dari Ardiyanto (2023), selanjutnya, wilayah di pulau Bintan Kepulauan Riau. Kajian ini telah dilakukan penelitian oleh Irman dan Akbar (2021). Permasalahan juga terdapat di wilayah pesisir Negeri Amahai yang berada di Kabupaten Maluku Tengah berdasarkan hasil penelitian Ely et al (2021). Pengelolaan mangrove harus perpayung hukum dan didasarkan pada etika dan kebijakan lingkungan yang harus ditaati oleh semua pihak baik ditingkat local terkecil yaitu desa sampai ditingkat nasional. Berbagai kebijakan tersebut lahir dengan melihat kondisi social masyarakat, topografi wilayah, budaya dan kearifan local.
Manajemen Konflik Internal Perusahaan dan Model Penyelesaiannya (Studi Kasus PT A, PT B & PT C) Menggunakan Grounded Theory Dzaki Zakaria; Erwan Hendrawan; Elja Salwa; Jerry Haikal
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6291

Abstract

Konflik di lingkungan perusahaan dapat terjadi secara personal (antar-pribadi) maupun antar-kelompok yang didasari oleh perbedaan persepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen konflik internal Perusahaan dan model penyelesaiannya dengan studi kasus yang dilakukan pada 3 (tiga) Perusahaan dengan latarbelakang berbeda yaitu; PT A yang bergerak dibidang Asuransi, PT B bergerak dibidang perdagangan besar & jasa, dan PT C bergerak dibidang shipping logistic serta penyelesaiannya. Penelitian dilakukan menggunakan Grounded Theory Design dengan teknik pengumpulan data melalui interview dengan total 18 (delapan belas) responden terdiri 6 (enam) responden dari masing-masing Perusahaan yang diperoleh dari teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh total 45 (empat puluh lima) coding dengan frekuensi sebanyak 57 (lima puluh tujuh) dan setelah dilakukan klasifikasi disimpulan menjadi 7 (tujuh) category dan 5 (lima) tema konflik. Konflik personal memiliki score konflik terbesar dengan score 19 (sembilan belas). Intensi penanganan yang dilakukan menggunakan pendekatan Compromising.
Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas Di Karawang Dafa Ajaria Nurjaman; Intan Dwi Erianti; Bunga Annisa Salsabilla; Cindy Clara Pratiwi Sihombing; Syafa Aulina Prihartiwi; Dea Putri Novita
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6292

Abstract

Enforcement of traffic laws in Karawang has become a very important issue along with the increasing number of vehicles and traffic density. The aim of this research is to determine and analyze the effectiveness of traffic law enforcement in Karawang district, as well as identifying factors that influence the increasing number of traffic accidents in Karawang. There are several factors that influence the effectiveness of laws and regulations in Karawang regarding traffic, including a lack of public understanding of the laws, a lack of traffic facilities, and a driving culture of ignoring the rules and a lack of awareness of the law.
Representasi Fear of Missing Out Dalam Iklan (Studi Semiotika Dalam Iklan Samsung Versi Join The Flip Side) Desti Kornelia Crista; Artyasto Jatisidi; Rocky Prasetyo Jati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6293

Abstract

The phenomenon of Fear of Missing Out has become widespread as a lifestyle related to social media and the internet, however, if it is further elaborated, this phenomenon is more related to how consumers become consumptive towards ownership of an item. The purpose of this research is to find out how advertising represents the FOMO phenomenon into digital advertising messages. This research was conducted with a descriptive qualitative method, using Roland Barthes' semiotic theory, which analyzes signs at the level of denotation, connotation, and myth. Conclusion of this study show that the depiction of the Fear of Missing Out phenomenon is shown in three main stages, namely rejection with self-control, prolonged hallucinations, to decision making to achieve feelings of comfort and security.
Language Strategies in Tourism: Analysing Code-Switching Among Sasak Tour Guides on Social Media Putri Nila Sudewi Ni Ketut; Rukmana Fachrul Islam; Titik Ceriyani Miswaty; Suparlan Suparlan; Abdurrahman Shaleh Reliubun
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6295

Abstract

Social media have transcended their role as mere communication tools, evolving into dynamic spaces where intricate sociolinguistic behaviors are reflected. Lenhart (2020) identified platforms such as Instagram, TikTok, and X becoming integral to daily communication and identity expression. It has facilitated cultural exchange and created opportunities for multilingual communication. This study examines the language strategies employed by Indonesian tour guides on social media, focusing on the phenomenon of code-switching and its functions proposed by Hoffman's (1991). The findings found there were three types of code switching used, such as intra-sentential, inter-sentential, and tag switching. The most type of code switching uttered by the guide is intra-sentential switching. The function is to incorporating local terms and switching languages, they add cultural nuance, emphasize key points, engage the audience, and vividly convey specific behaviors.
Budaya Hukum Yang Hidup Dalam Masyarakat Indonesia Ditinjau Berdasarkan KUHP Nasional Nomor 1 Tahun 2023 Andi Wulan Rahmadania; Muhammad Rizcky Afriyandi; Masayu Nilam Permata Sari; Elsi Kartika Sari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6296

Abstract

Legal culture is a reflection of the mindset, attitudes, and behavior of society towards applicable legal regulations, playing an important role in the formation of legal awareness. In Indonesia, legal culture is formed from a combination of customary values, religion, and the influence of the colonial legal system. Amendments to the Criminal Code (KUHP) through Law Number 1 of 2023 replace the old Criminal Code left behind by the Dutch which is considered no longer relevant, by adjusting criminal regulations to the values ​​of modern society and paying attention to customary law as "living law." The new Criminal Code introduces various controversial provisions related to insulting the government, freedom of expression, and the implementation of the death penalty, which have triggered various responses from society and influenced the existing legal culture. This study uses a descriptive qualitative method with a literature study approach to identify the influence of changes to the Criminal Code on legal culture in society. The results show that the integration of customary law in the Criminal Code strengthens local cultural values ​​and a sense of justice, but faces challenges related to its implementation in accordance with the principles of legality and human rights. The role of local governments in issuing relevant regulations is important so that customary law can be implemented effectively. The integration of customary law into the Criminal Code is expected to enrich the Indonesian legal system in accordance with social developments, as well as support the development of a more inclusive legal culture that reflects the characteristics of Indonesian society
Teori Manajemen Pendidikan: Suatu Analisis Konseptual Dan Aplikasinya Di Sekolah Shelty D.M. Sumual; Joulanda A.M. Rawis; Hartini Ngadiorejo; Lando Sumarauw
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6301

Abstract

Manajemen pendidikan merupakan aspek penting dalam pengelolaan institusi pendidikan. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, pemahaman teori-teori manajemen menjadi krusial. Artikel ini akan menganalisis beberapa teori manajemen pendidikan yang relevan, seperti teori klasik, teori sistem, dan teori kontingensi, serta aplikasinya di sekolah. Artikel ini membahas berbagai teori manajemen pendidikan dan bagaimana teori-teori tersebut diterapkan dalam konteks sekolah. Melalui analisis konseptual, penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara teori manajemen dan praktik di lapangan, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas manajemen pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana teori-teori ini diterapkan dalam konteks sekolah dan bagaimana implementasi yang efektif dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan manajemen yang tepat di sekolah berperan besar dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keberlanjutan pengelolaan institusi pendidikan.
Hubungan Prinsip Dan Gaya Kepemimpinan Dengan Manajemen Pendidikan : Tinjauan Teori Shelty D. M. Sumual; Joulanda A.M. Rawis; Franky R. Kasih; Anne M.S. Umboh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6302

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara nilai dan gaya kepemimpinan dengan manajemen pendidikan, mengingat pengaruh besar kepemimpinan terhadap budaya sekolah, motivasi guru, serta prestasi siswa. Kepemimpinan yang efektif dalam pendidikan dapat membantu membangun budaya positif di sekolah serta mendorong pencapaian akademis dengan cara yang selaras dengan visi organisasi. Artikel ini membahas empat gaya kepemimpinan utama yang berkontribusi secara unik: kepemimpinan transformasionalis, melayani, instruksional, dan distribusi. Kepemimpinan transformasionalis menginspirasi guru dan siswa untuk mencapai tujuan bersama; kepemimpinan melayani memfokuskan perhatian pada kesejahteraan dan pengembangan anggota tim; kepemimpinan instruksional menetapkan arah akademis yang jelas dan mendukung peningkatan kualitas pengajaran; dan kepemimpinan distribusi mendorong keterlibatan kolektif dalam pengambilan keputusan sekolah. Melalui tinjauan teori ini, penelitian mendalami efektivitas berbagai gaya kepemimpinan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis dan produktif, mendukung kolaborasi, serta memperkuat kinerja akademis dan kesehatan organisasi. Dengan pendekatan yang menyeluruh, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai strategi kepemimpinan yang mampu meningkatkan kesejahteraan guru dan hasil belajar siswa.
Persepsi Guru dan Siswa dalam Pemanfaatan Daur Ulang Sampah sebagai Media Pembelajaran di SMP 5 Anggeraja Nurhelmi Prayunda; Sitti Asmah; Sri Wahyuni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6304

Abstract

The recycling process to be used as a learning medium is one of the efforts in waste processing. The aim of this research is to find out the types of learning media that can be made from waste or used goods and to find out the perceptions of teachers and students of SMP 5 Anggeraja, Enrekang Regency regarding the use of recycled waste as a learning media. This research was carried out at SMP 5 Anggeraja, Enrekang Regency using descriptive qualitative research using the interview method as a research instrument. The subjects in this research were 15 teachers and students of SMP 5 Anggeraja, Enrekang Regency, with 1 science subject teacher and 14 class IX students. Overall, functional learning media from used goods that can be used in science learning activities in schools are Chromosome, DNA and Enzyme media.
Peran Kementerian Agama dalam Menangani Hoaks SARA di Indonesia Febri Ade Saputra; Christofel Pandapotan; Muhammad Fredy Winata; William Ricky Thaher
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6305

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Kementerian Agama dalam penanganan hoaks berbasis SARA di Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, studi ini menganalisis berbagai instrumen hukum yang menjadi landasan bagi Kementerian Agama dalam melaksanakan tugasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Kementerian Agama didukung oleh beberapa regulasi kunci, termasuk UU ITE, PP tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, Peraturan Menteri Agama, dan Peraturan Presiden tentang Kementerian Agama. Meskipun demikian, Kementerian Agama menghadapi tantangan signifikan seperti keterbatasan SDM, kompleksitas koordinasi antarlembaga, dinamika perkembangan teknologi, dan resistensi dari kelompok kepentingan tertentu. Untuk mengatasi tantangan tersebut, beberapa strategi penguatan peran telah diimplementasikan, termasuk peningkatan kapasitas SDM, penguatan koordinasi, pengembangan sistem deteksi dini, dan kerja sama dengan platform media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran Kementerian Agama dalam penanganan hoaks SARA memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan aspek hukum, kelembagaan, dan teknologi.