cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,383 Documents
Pengaruh Social Media Marketing dan Brand Image Terhadap Repurchase Intention melalui Customer Satisfaction Irpan, Pakhrul; Nurlinda, Nurlinda
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing (SMM) dan Brand Image terhadap Repurchase Intention yang dimediasi oleh Customer Satisfaction pada konsumen produk Uniqlo di wilayah JABODETABEK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan industri fashion serta peran penting media sosial dan citra merek dalam membentuk kepuasan dan loyalitas konsumen. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 140 responden yang memenuhi kriteria tertentu dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM)Pls. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing dan Brand Image berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Satisfaction dan Repurchase Intention. Selain itu, Social Media Marketing dan Brand Image berpengaruh secara tidak langsung terhadap Repurchase Intention melalui Customer Satisfaction. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman positif konsumen terhadap aktivitas media sosial dan citra merek yang kuat mampu meningkatkan kepuasan, yang pada akhirnya mendorong minat untuk melakukan pembelian ulang. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial bagi perusahaan fashion, khususnya Uniqlo, untuk memperkuat strategi pemasaran digital dan menjaga citra merek demi mempertahankan loyalitas pelanggan.
Peran Mediasi Brand Love dalam Meningkatkan Brand Loyalty melalui Brand Trust pada Brand Fashion Lokal Wijayanto, Aditiya; Tamzil, Fachmi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12156

Abstract

Dalam era modernisasi dan persaingan industri fashion lokal yang semakin kompetitif, keterikatan emosional konsumen terhadap merek menjadi aspek penting dalam membentuk loyalitas jangka panjang. Tujuan penelitian ini untuk memahami bagaimana peran mediasi brand love terhadap produk fashion lokal Erigo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap 105 responden yang memenuhi kriteria sebagai pengguna Erigo di Jakarta. Pengumpulan data di lakukan melalui kuesioner online dan di analisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand love, brand love berpengaruh positif terhadap keputusan brand loyalty, brand trust berpengaruh positif terhadap keputusan brand loyalty dan brand trust yang di hasilkan dari brand loyalty secara positif memediasi brand love Perusahaan Erigo dapat meningkatkan pemasaran dalam menciptakan brand trust dan brand love pada suatu konsumen. Temuan ini menekankan pentingnya kepercayaan dan keterikatan emosional sebagai fondasi utama dalam membangun loyalitas konsumen.
Menggali Motivasi Kerja Narapidana Menggunakan Teori Mcclelland : Pembinaan Kemandirian Melalui Program Barista Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru Lowis Pardede; Mitro Subroto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami motivasi kerja narapidana dalam mengikuti program pembinaan kemandirian sebagai barista di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru, dengan menggunakan teori motivasi McClelland sebagai landasan analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narapidana memiliki motivasi kerja yang cukup tinggi, yang dapat diklasifikasikan ke dalam tiga aspek teori McClelland, yaitu motivasi berprestasi (achievement), afiliasi (affiliation), dan kekuasaan (power). Meskipun demikian, pelaksanaan program pembinaan belum berjalan secara optimal karena beberapa kendala, seperti kurangnya jumlah petugas pemasyarakatan, minimnya kerja sama dengan pihak ketiga, serta keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dukungan dan pengembangan program pembinaan agar tujuan reintegrasi sosial narapidana dapat tercapai secara efektif.
Optimalisasi Pemasaran Pavingblock Melalui Media Sosial Untuk Meningkatkan Jiwa Wirausaha Narapidana Di Rutan Kelas IIB Balige Benyfer E. D. Sibagariang; Mitsal Shafiq Sulasno
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12192

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan narapidana serta memperkenalkan produk yang dihasilkan melalui saluran pemasaran yang efisien, mengingat terbatasnya sumber daya di Rutan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis bagaimana media sosial dapat digunakan untuk mengoptimalkan pemasaran produk paving block dan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pemasaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung di Rutan Kelas IIB Balige. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran melalui media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan TikTok, efektif untuk memperkenalkan produk dan meningkatkan penjualan dengan biaya rendah. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan akses internet, keterbatasan keterampilan digital narapidana, dan masalah distribusi produk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa optimalisasi pemasaran melalui media sosial dapat meningkatkan penjualan dan keterampilan wirausaha narapidana, namun diperlukan peningkatan infrastruktur dan pelatihan lebih lanjut agar program ini dapat berjalan lebih efektif.
Implementasi Pembinaan Kemandirian Bidang Pertanian Untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam Steven Novanotona Laoli; Andi Kurniawan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembinaan kemandirian bidang pertanian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam dalam mendukung program ketahanan pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan dari George C. Edward III serta teori ketahanan pangan dari Maxwell & Frankenberger. Berdasarkan teori implementasi kebijakan publik dan teori ketahanan pangan maka peneliti menemukan atau mendeskripsikan hasil penelitian bahwa implementasi program telah berjalan cukup baik, meskipun masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, serta faktor cuaca. Program pertanian ini berkontribusi positif terhadap penyediaan pangan di dalam lembaga pemasyarakatan serta membentuk keterampilan produktif bagi narapidana. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembinaan kemandirian bidang pertanian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam melaksanakan pembinaan kemandirian bidang pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan dengan baik karena mengimplementasikan sesuai dengan teori implementasi yang terdiri dari 4 (empat) variabel dan teori ketahanan pangan terdiri dari 4 (empat) dimensi.
Optimalisasi Pembinaan Kemandirian Sablon Dalam Meningkatkan Pemasaran Melalui Pemanfaatan Media Sosial Di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Raihan Nabil Purba; Ade Cici Rohayati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12202

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pembinaan kemandirian sablon dalam meningkatkan pemasaran produk warga binaan melalui media sosial di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung. Pembinaan keterampilan sablon menjadi bekal penting bagi narapidana untuk proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial setelah bebas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembinaan sablon telah berjalan baik dari segi teknis dan partisipasi warga binaan. Namun, pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran belum optimal. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber daya manusia yang memahami digital marketing, minimnya fasilitas teknologi, serta belum adanya strategi promosi yang terstruktur. Kesimpulannya, media sosial memiliki potensi besar dalam memperluas jangkauan pemasaran. Disarankan adanya peningkatan kompetensi digital, penyediaan sarana pendukung, dan penyusunan strategi pemasaran agar hasil pembinaan lebih optimal.
Pengaruh Perceived Consciousness Dan Work-Family Conflict Terhadap Intention To Stay Melalui Job Satisfaction Vindri Hanan, Kheisya; Aidil Fadli, Jul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12211

Abstract

Intention to stay karyawan merupakan indikator penting dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan operasional perusahaan, khususnya di sektor pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung dari perceived consciousness dan work-family conflict terhadap intention to stay, dengan job satisfaction sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada karyawan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bekerja di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dengan pendekatan kuantitatif dan teknik purposive sampling, melibatkan 100 responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived consciousness dan work-family conflict berpengaruh signifikan terhadap job satisfaction. Namun, perceived consciousness tidak berpengaruh langsung terhadap intention to stay. Sebaliknya, job satisfaction terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap intention to stay serta memediasi hubungan antara perceived consciousness maupun work-family conflict dengan intention to stay. Implikasi manajerial dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan job satisfaction untuk mempertahankan karyawan. Perusahaan disarankan menyelenggarakan pelatihan manajemen stres guna memperkuat perceived consciousness.
Model Evaluasi Ciro (Context, Input, Reaction, Outcome) Pada Program Pembinaan Kemandirian Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam Rizky Surya Baskara; Wido Cepaka Warih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pembinaan kemandirian narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam menggunakan Model Evaluasi CIRO yang mencakup empat dimensi: Context, Input, Reaction, dan Outcome. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi Context, program telah dirancang sesuai kebutuhan narapidana namun belum sepenuhnya terintegrasi dengan peluang kerja pasca-bebas. Pada dimensi Input, fasilitas dan sarana prasarana tersedia namun belum didukung oleh instruktur profesional dan kurikulum pelatihan yang sistematis. Pada dimensi Reaction, narapidana memberikan respon positif dan antusiasme tinggi terhadap program, menunjukkan adanya peningkatan motivasi, kepercayaan diri, dan disiplin kerja. Sementara pada dimensi Outcome, sebagian besar narapidana berhasil menguasai keterampilan seperti pembuatan roti, pertukangan, perkebunan, laundry, kuliner, dan barbershop, meskipun belum seluruhnya mendapatkan sertifikasi atau jaminan tindak lanjut usaha setelah bebas. Faktor pendukung keberhasilan program adalah kerja sama dengan pihak eksternal, sedangkan hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, peralatan, dan overkapasitas. Evaluasi ini merekomendasikan perlunya peningkatan kualitas Input dan perencanaan strategis agar program pembinaan benar-benar dapat mendukung reintegrasi sosial narapidana secara berkelanjutan.
Tradisi Penjamasan Astana Susuhunan Amangkurat I Di Desa Pesarean Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal Tahun 2006-2024 Lestiawan, Tsalsabila; Tubagus Umar Syarif Hadiwibowo; Ana Nurhasanah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan tradisi Penjamasan Astana Susuhunan Amangkurat I di Desa Pesarean Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode sejarah yang meliputi pemilihan topik, heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya menghidupkan kembali tradisi penjamasan astana Susuhunan Amangkurat I yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tegal sebagai bentuk menguri-nguri budaya Jawa. Perkembangan awal terjadi mulai tahun 2006 dimana kegiatan dilakukan dengan sederhana dan terbatas pada kegiatan inti. Lalu mulai mengalami perubahan dengan menghadirkan hiburan sebagai kegiatan pendukung. Adanya kegiatan pendukung membuat masyarakat lebih merasakan menjadi bagian dari penggerak tradisi Jawa. Namun adanya pandemi Covid-19 mengubah kegiatan penjamasan sama seperti sebelumnya yang hanya terbatas pada kegiatan inti. Setelah berakhirnya pandemi Covid-19 kegiatan ini mendapatkan respons positif dimana kegiatan penjamasan dilakukan sebanyak dua kali sebagai upaya meningkatkan kembali kebersamaan dan antusiasme masyarakat. Nilai budaya yang terkandung pada ini yaitu religius, etika, dan sosial, serta memiliki makna antara lain: makna hidup manusia (pembersihan spiritual, berbuat baik), makna hubungan manusia dengan makhluk sekitarnya (memanfaatkan alam sebaik-baiknya), persepsi terhadap waktu (waktu pelaksanaan penjamasan), makna dari pekerjaan, karya atau amal dari perbuatan manusia (ritual tradisi), dan hubungan dengan sesama manusia (kebersamaan, gotong royong dan saling menghargai).
Implementasi Reward dan Punishment Mata Pelajaran Sosiologi dalam Membentuk Kedisiplinan Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Serang Putri, Dea Pebriani; Kuntari, Septi; Afrizal, Stevany
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12239

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurangnya kedisiplinan peserta didik dalam pembelajaran sosiologi menyebabkan rendahnya konsentrasi belajar dan pemahaman materi, yang pada akhirnya menimbulkan kecemasan saat ujian serta menjadi hambatan dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi reward dan punishment dalam pembelajaran Sosiologi berperan dalam membentuk kedisiplinan peserta didik kelas XI IPS di MAN 2 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui tiga tahapan, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward yang diberikan guru, seperti pujian atau nilai tambahan, mendorong peserta didik untuk mengulangi perilaku positif, meskipun bagi sebagian peserta didik bentuk reward yang monoton dianggap kurang bermakna. Punishment berupa teguran terbukti efektif bagi sebagian peserta didik dalam menimbulkan rasa jera, namun pada kasus lain dianggap sekadar peringatan biasa sehingga tidak menimbulkan perubahan perilaku yang signifikan. Selain itu, intensitas pemberian reward maupun punishment yang terlalu sering membuat sebagian peserta didik merasa jenuh, sehingga kebermaknaannya berkurang. Temuan ini sejalan dengan proposisi sukses, nilai, dan deprivasi-satiasi dari Homans, yang menegaskan bahwa keberulangan perilaku sangat dipengaruhi oleh manfaat, persepsi nilai, dan variasi stimulus yang diterima peserta didik.