cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 4,259 Documents
Legalitas dan Mitigasi Risiko Perjanjian Lisan Studi Kasus Transaksi Jual Beli Telur pada UMKM CV Makmur Jaya Suyanto, Suyanto; Astuti, Endang Kusuma
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan hukum dan implementasi mitigasi risiko pada perjanjian lisan dalam transaksi jual beli telur ayam di ekosistem UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumen pada CV Makmur Jaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun perjanjian lisan memiliki kekuatan mengikat berdasarkan Pasal 1338 KUHPerdata, terdapat risiko tinggi terkait pembuktian wanprestasi pada komoditas yang memiliki fluktuasi harga harian ekstrem dan risiko kerusakan fisik barang. Sebagai solusi, penelitian ini mengidentifikasi penggunaan digitalisasi pencatatan keuangan sederhana sebagai instrumen pendukung bukti transaksi yang efektif dalam menutupi celah hukum kontrak lisan. Kesimpulannya, penguatan kepastian hukum pada UMKM retail tidak harus melalui formalitas kontrak yang kaku, melainkan melalui integrasi antara etika bisnis, digitalisasi administrasi, dan edukasi hukum yang berkelanjutan.
Pertanggungjawaban Kurator dalam Pengurusan Kepailitan yang Mengedepankan Prinsip Independen Berdasarkan UU Nomor 37 Tahun 2004 Priftadi, Muhammad Ahnaf Rangga; Yuliawan, Indra Yuliawan; Latif, Muhamad; Astuti, Endang Kusuma
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16715

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, kurator memiliki peran sentral dalam mengurus dan membereskan harta pailit sejak putusan pailit dijatuhkan hingga proses kepailitan berakhir. Dalam pelaksanaannya, kurator dituntut untuk bertindak secara profesional, objektif, dan independen karena setiap tindakan yang diambil memiliki konsekuensi hukum bagi debitor dan kreditor. Namun demikian, dalam praktik masih ditemukan potensi konflik kepentingan, perbedaan penafsiran kewenangan, serta keterbatasan mekanisme pengawasan yang dapat memengaruhi akuntabilitas kurator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban hukum kurator dalam pengurusan kepailitan serta menelaah urgensi penerapan prinsip independensi dalam pelaksanaan tugasnya. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, yang diperkuat dengan pendekatan empiris melalui wawancara dengan praktisi kepailitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurator dapat dimintai pertanggungjawaban hukum, baik secara perdata maupun pidana, apabila terbukti melakukan kelalaian atau perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian terhadap harta pailit. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan prinsip independensi yang konsisten serta penguatan sistem pengawasan terhadap kinerja kurator menjadi krusial untuk menjamin kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan bagi para pihak dalam proses kepailitan.
Perlindungan Hukum terhadap Nelayan Tradisional dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Siregar, Emiel Salim; Widiyanti, Siska; Ihsani, Dini; Anggraini, Lola; Rahma, Putri Aulia
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16716

Abstract

Nelayan tradisional merupakan kelompok masyarakat pesisir yang masih menghadapi berbagai persoalan, khususnya terkait keterbatasan perlindungan hukum dan kepastian usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan dan bentuk perlindungan hukum terhadap hak-hak nelayan tradisional dalam sistem hukum perikanan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif dengan pola pikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap nelayan tradisional telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 serta Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan. Perlindungan tersebut meliputi jaminan keselamatan, kepastian usaha, pemberdayaan, dan bantuan hukum. Namun, dalam praktiknya pelaksanaan perlindungan hukum masih belum optimal akibat kendala implementasi dan rendahnya kesadaran hukum nelayan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan dan peran pemerintah guna mewujudkan perlindungan hukum yang efektif bagi nelayan tradisional
Pengaruh Promosi Online Dan Kualitas Pelayanan Yang Dimediasi Oleh Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Sembiring, Menanti; Sitepu, Ingan Ukur; Ginting, Lyasna Rosalina Br; Ginting, Prinsa Ekarina Br
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16814

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh promosi online dan kualitas pelayanan yang dimediasi oleh word of mouth terhadap keputusan pembelian konsumen pada CV. Tigan Barat Kabanjahe. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang membeli produk CV. Tigan Barat Kabanjahe. Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara insidental artinya siapa saja konsumen yang ditemui peneliti yang sedang membeli produk CV. Tigan Barat pada saat penelitian dilakukan dan dianggap representatif mewakili populasi dijadikan sampel penelitian. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah analisis jalur dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Promosi online berpengaruh signifikan terhadap Word of Mouth, (2) Kualitas Pelayanan berpengaruh signifikan terhadap Word of Mouth, (3) Promosi online secara langsung berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen, (4) Kualitas Pelayanan secara langsung berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen (5) Word of Mouth berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen, (6) Promosi online yang dimediasi oleh Word of Mouth berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen,dan (7) Kualitas Pelayanan yang dimediasi oleh Word of Mouth berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Negeri 43 Manado Ginting, Putri Emia Noventa Br; Tuerah, Roos M. S.; Pinontoan, Marien; Tuerah, Astrid Maria
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial melalui penerapan model pembelajaran problem solving pada siswa kelas IV di SD Negeri 43 Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilakukan secara siklikal. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis, kemudian dianalisis untuk mengukur tingkat ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem solving mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dari siklus awal hingga siklus lanjutan. Peningkatan tersebut juga diikuti oleh meningkatnya keaktifan, kemampuan berpikir kritis, serta partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran problem solving efektif digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam mendorong keterlibatan aktif dan pengembangan kemampuan berpikir siswa. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara berkelanjutan.
Kontribusi Kearifan Lokal Minahasa Terhadap Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Rindengan, Mersty E.
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kearifan lokal Minahasa dalam mendukung penguatan pendidikan karakter peserta didik di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik di salah satu sekolah dasar yang berada di wilayah Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara bertahap melalui proses pengelompokan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan penerapan triangulasi sebagai upaya menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal Minahasa, seperti mapalus sebagai wujud gotong royong, falsafah si tou timou tumou tou sebagai prinsip saling memanusiakan, serta nilai toleransi, tanggung jawab, kerja keras, dan kepedulian sosial, telah diterapkan dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sekolah. Implementasi nilai-nilai tersebut mampu membentuk karakter peserta didik yang lebih disiplin, peduli terhadap lingkungan sosial, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan baik. Selain itu, penerapan kearifan lokal juga berperan dalam memperkuat identitas budaya peserta didik di tengah pengaruh globalisasi. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Minahasa merupakan pendekatan yang kontekstual dan efektif untuk diterapkan di sekolah dasar
Pemikiran Ekonomi Islam Abad VI H/12M dan Abad VII H/13M Alyah, Muhsyi; Oktaviana, Restiara; Kamiruddin, Kamiruddin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif perkembangan pemikiran ekonomi Islam pada abad VI H hingga VII H melalui analisis terhadap kontribusi tiga tokoh utama, yaitu Nasiruddin al-Thusi, Ibnu Rusyd, dan Ibnu Taimiyah. Kajian dilakukan dengan metode kualitatif berbasis literature review yang menelaah berbagai sumber ilmiah terkait pemikiran ekonomi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Thusi memberikan landasan etika ekonomi yang menekankan pentingnya keadilan, kerja sama sosial, dan pengelolaan sumber daya secara proporsional, termasuk pandangannya mengenai harta, konsumsi, pertanian, dan regulasi fiskal. Ibnu Rusyd melengkapi pemikiran tersebut melalui analisis rasional terhadap aktivitas ekonomi, khususnya dalam pembahasan akad qiradl atau mudlarabah, fungsi uang, serta prinsip keadilan dalam transaksi, yang menegaskan keterkaitan antara norma syariah dan logika ekonomi. Sementara itu, Ibnu Taimiyah menawarkan konsep yang lebih sistematis terkait mekanisme pasar, penentuan harga, upah, serta stabilitas moneter, sekaligus menegaskan peran negara dalam menjaga keseimbangan dan mencegah praktik ekonomi yang merugikan masyarakat. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa ketiga tokoh tersebut tidak hanya menghadirkan gagasan normatif, tetapi juga menawarkan kerangka teoritis yang relevan bagi pengembangan ekonomi Islam kontemporer. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman mengenai fondasi historis ekonomi Islam serta relevansinya dalam menjawab persoalan ekonomi modern.
Keterlibatan Kearifan Budaya Lokal Minahasa Terhadap Pembinaan Nilai dan Sikap di Sekolah Dasar Rindengan, Mersty E.
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan kearifan budaya lokal Minahasa dalam mendukung penguatan pembentukan nilai dan sikap peserta didik pada jenjang sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan peserta didik di salah satu sekolah dasar yang berlokasi di wilayah Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, serta telaah dokumentasi. Proses analisis data dilakukan secara bertahap melalui kegiatan pengkodean dan pengelompokan data, penyajian data, serta penarikan simpulan, dengan penerapan triangulasi sebagai upaya untuk menjamin keabsahan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan budaya lokal Minahasa, seperti mapalus sebagai bentuk kerja sama, falsafah si tou timou tumou tou sebagai prinsip saling menghargai dan memanusiakan sesama, serta nilai toleransi, tanggung jawab, etos kerja, dan kepedulian sosial, telah diimplementasikan dalam aktivitas pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari di sekolah. Penerapan nilai-nilai tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya karakter peserta didik yang lebih disiplin, peduli terhadap lingkungan sosial, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama secara efektif. Selain itu, integrasi kearifan budaya lokal juga memperkuat jati diri dan identitas budaya peserta didik di tengah arus globalisasi. Dengan demikian, pembentukan nilai dan sikap berbasis kearifan budaya lokal Minahasa dapat dinilai sebagai pendekatan yang kontekstual dan efektif untuk diterapkan di sekolah dasar.
Konsideran dalam Mempersembahkan Pertunjukan Budaya oleh Desa-Desa di Boyolali dalam Rangkaian Acara Kirab Malam Satu Suro Handayani, Sri; Mahbub, Moh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai pertimbangan yang mendasari keputusan desa-desa di Kabupaten Boyolali dalam menentukan bentuk pertunjukan budaya pada peristiwa Kirab Malam Satu Suro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi pada beberapa desa yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dengan validitas data dijaga melalui teknik triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima pertimbangan utama yang menjadi dasar dalam pengambilan keputusan budaya, yaitu pertimbangan historis, sosial, spiritual, ekonomi, dan kultural-politik. Pertimbangan historis tercermin dalam upaya pelestarian kesenian tradisional sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, sementara pertimbangan sosial terlihat dalam semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat. Pertimbangan spiritual tampak dalam praktik ritual sebagai bentuk penghormatan terhadap kekuatan transendental. Adapun pertimbangan ekonomi dan kultural-politik menunjukkan bahwa pertunjukan budaya juga berfungsi sebagai sarana pemberdayaan ekonomi serta media diplomasi budaya antara masyarakat dan pemerintah desa. Temuan ini menegaskan bahwa pertunjukan budaya dalam Kirab Malam Satu Suro tidak hanya berfungsi sebagai hiburan atau ritual tradisional, tetapi juga sebagai medium pelestarian nilai, penguatan identitas, serta pengembangan sosial ekonomi berbasis budaya lokal.
Keterampilan Negosiasi dalam Perkembangan UMKM di Era Globalisasi Pakapahan, Fajaruddin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16848

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia’s economy, particularly in employment creation and economic growth. However, in the era of globalization, MSMEs face increasing challenges due to intense market competition and dynamic business environments. One of the key factors influencing the sustainability and growth of MSMEs is negotiation skills, which are closely related to persuasive communication abilities. This study aims to examine the role of negotiation skills in supporting MSME development in the globalization era, with a focus on identifying barriers to persuasive communication and strategies for strengthening them. This research employs a qualitative approach using a literature review method by analyzing relevant scientific journals published between 2020 and 2025. The findings indicate that effective negotiation skills supported by persuasive communication significantly contribute to improving competitiveness, expanding market access, and ensuring business sustainability for MSMEs. Furthermore, strengthening human resource capacity, adapting to cross-cultural communication, utilizing digital technology, and applying ethical and trust-based communication are essential strategies to enhance negotiation effectiveness. This study is expected to provide conceptual insights for MSME development and serve as a reference for academics and practitioners in designing negotiation skill enhancement programs.