cover
Contact Name
Lisa Efriani Puluhulawa
Contact Email
lisaefrianip@gmail.com
Phone
+6282266476569
Journal Mail Official
Jccpjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Joesoef Dalie, Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal of Community and Clinical Pharmacy
ISSN : -     EISSN : 3063296X     DOI : https://doi.org/10.70075/jccp.v1i3.133
Core Subject : Health, Education,
Farmasi Komunitas Layanan Kefarmasian/Pharmaceutical Care Farmasi Klinik Farmasi Rumah Sakit Managemen Farmasi
Articles 35 Documents
Pengaruh Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasien Asam Urat (Gout Arthritis) Di Puskesmas Biluhu, Kabupaten Gorontalo: Effect of Booklets on Knowledge and Attitudes of Gout Arthritis Patients at Biluhu Community Health Center (Puskesmas), Gorontalo Regency Madania, Madania; Ramadhani, Fika Nuzul; Tuloli, Teti Sutriyati; Uno, Wiwit Zuriati; tuna, nindiyani
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3, No. 1 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i1.218

Abstract

Asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat, terutama di usia lanjut. Rendahnya tingkat pengetahuan dan sikap terhadap penyakit ini dapat memengaruhi perilaku pengelolaan dan pencegahan asam urat. Oleh karena itu, dibutuhkan media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian booklet terhadap pengetahuan dan sikap pasien asam urat di Puskesmas Biluhu, Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 54 orang yang dipilih menggunakan metode sensus dan diolah melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, hanya 7,4% responden yang memiliki pengetahuan baik dan 53,7% memiliki sikap positif. Setelah pemberian booklet, terjadi peningkatan dengan 27,8% responden memiliki pengetahuan baik dan 74,1% memiliki sikap positif. Uji statistik menunjukkan bahwa pemberian booklet berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (p = 0,000), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap (p = 0,105). Dengan demikian, media booklet dapat digunakan sebagai sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang asam urat, namun belum mampu membuat perubahan sikap yang signifikan.
Pola Penggunaan Obat Pada Anggota Polri Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut Di Klinik Polda Gorontalo Tuloli, Teti Sutriyati; Ramadhani, Fika Nuzul; Rasdianah, Nur; Hiola, Faramita; Tudja, Tesalonika
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3, No. 1 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i1.221

Abstract

ABSTRAK Tesalonika Tudja, 2025. Pola Penggunaan Obat Pada Anggota Polri Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut Di Klinik Polda Gorontalo. Skripsi. Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Olahraga Dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Dr. Teti Sutriyati Tuloli, M.Si., Apt. Dan Pembimbing II Fika Nuzul Ramadhani, M.Sc., Apt. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan peradangan akut pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi mikroba, bakteri atau virus tanpa atau dengan parenkim paru. Infeksi ini terbagi berdasarkan wilayahnya yaitu ISPA bagian atas dan ISPA bagian bawah. Infeksi bagian atas meliputi common cold, rhinitis, sinusitis, faringitis, laringitis, epiglotitis, tonsillitis dan otitis. Sedangkan, infeksi bagian bawah meliputi bronkhitis akut, bronkhitis kronis, bronkiolitis, dan pneumonia aspirasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat pada anggota Polri pederita ISPA di Klinik Polda Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan secara retrospektif dengan jumlah sampel sebanyak 110 pasien dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada anggota Polri dengan diagnosa ISPA di Klinik Polda Gorontalo dominan diderita oleh pasien dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak (89,09%), dan rentang usia yang paling banyak didiagnosa ISPA pada usia 26-35 tahun sebanyak (41,82%). Penggunaan obat ISPA dengan jenis terapi yang paling banyak digunakan yaitu terapi suportif sebanyak (63,64%), dengan penggunaan golongan obat kombinasi sebanyak (29,41%) dan jenis obat yang banyak diresepkan obat Flukadex sebanyak (18,07%). Penggunaan obat ISPA yang sesuai dengan Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama yaitu tepat obat 97,27%, tepat indikasi 100%, tepat pasien 100%, dan tepat dosis 100%. Kata kunci :Pola Penggunaan Obat, ISPA, Klinik Polda Gorontalo
Studi Farmakovigilance Obat Herbal di Kelurahan Dulomo Selatan Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo Dengan Metode Naranjo Tuloli, Teti Sutriyati; Makkulawu, Andi; Madania, Madania; Papeo, Dizky Ramadhani Putri; Bahtiar, Safitri
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3, No. 1 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i1.223

Abstract

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral sediaan cairan dari bahan (galenik) yang secara turun temurun digunakan. Tujuan penelitian ini untuk melihat adanya ADRs terhadap penggunaan obat herbal masyarakat di kelurahan Dulomo Selatan Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo Dengan Metode Naranjo. Metode penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional dengan pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan Naranjo. Hasil Penelitian dari data karakteristik usia mayoritas umur 31-50 tahun 45 (46,9%), jenis kelamin mayoritas perempuan 53 (55,2%), status pendidikan mayoritas SD/SMP 44 (45,8%), status pekerjaan mayoritas Ibu Rumah Tangga 42 (43,8%), Masyarakat mayoritas menggunakan obat herbal 1-5 tahun 44 (45,8%), sumber informasi obat herbal dari keluarga 74 (77,1%), mayoritas masyarakat meracik sendiri obat herbal 66 (68,8%), mayoritas obat herbal direbus sebanyak 66 (68,8%) dan variasi penggunaan obat herbal 1 kali sehari sebanyak 48 (49,5%). Dari analisis kausalitas menggunakan algoritma Naranjo diketahui bahwa pasien yang menggunakan obat herbal pada kejadian ADRs sebanyak 8 subyek dengan kategori probable sebanyak 5 orang, kategori definite sebanyak 2 orang, dan kategori possible sebanyak 1 orang.
Profil Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo Madania, Madania; Thomas, Nur Ain; Tuloli, Teti Sutriyati; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; manno, mohamad reski; Tahir, Sry Megawaty
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3, No. 1 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i1.229

Abstract

Antibiotik adalah obat yang digunakan pada infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik pada pasien di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo periode April-Juni 2024 dengan fokus pada penyakit, golongan dan jenis antibiotik, dosis dan lama pemberian. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan jumlah sampel sebanyak 168 yang diambil serta total sampling. Data diolah menggunakan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit yang paling banyak pada rawat jalan dan rawat inap yaitu ISPA. Golongan antibiotik yang banyak digunakan yaitu Penisilin jenis Amoxicilin. Dosis paling sering digunakan adalah 3x500 mg untuk antibiotik Amoxicilin, dengan waktu minum yang paling banyak pada pasien rawat jalan adalah 3-4 kali sehari, serta untuk rawat inap dengan waktu minum yang paling banyak adalah 3 kali sehari. Lama pemberian antibiotik tercepat untuk pasien rawat jalan dan pasien rawat inap adalah 3 hari.
Gambaran Potensi Medication Error Pada Proses Compounding Dan Dispensing Di Apotek Kabupaten Bone Bolango: Medication error are incidents that cause harm to patients due to the use of medication during healthcare treatment, which are, in fact, preventable. These errors can occur at any stage of the medication process, including prescribing, transcribing, compounding, dispensing, and administration. Medication errors remain a significant health issue, potentially leading to various adverse outcom Rasdianah, Nur; Hiola, Faramita; Madania, Madania; Pakaya, Mahdalena Sy; Mooduto, Putri Sibby
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3, No. 1 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i1.236

Abstract

Medication error merupakan kejadian yang merugikan pasien akibat pemakaian obat selama penanganan tenaga kesehatan, yang sebenarnya dapat dicegah. Peristiwa kesalahan pengobatan (medication error) dapat terjadi dalam tiap proses alur pengobatan, baik dalam proses prescribing, transcribing, compounding, dispensing, maupun administration. Medication error sampai saat ini tetap menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang banyak menimbulkan berbagai dampak bagi pasien mulai dari risiko ringan bahkan risiko yang paling parah yaitu menyebabkan suatu kematian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya potensi medication error pada proses compounding dan dispensing pada apotek yang tersebar di kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan adalah rancangan penelitian kualitatif deskriptif yang bersifat non-eksperimental. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan dengan jumlah responden sebanyak 13 orang Apoteker atau Asisten Apoteker. Data hasil yang diperoleh dari lembar check list kemudian diolah dan dianalisis menggunakan software pengolah data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya potensi medication error proses compounding pada 3 parameter dan proses dispensing pada 5 parameter dengan masing-masing angka persentase tertinggi yaitu 57,1% dan 30,7%.

Page 4 of 4 | Total Record : 35