cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,090 Documents
Efektivitas Program “Pelaku Paradewi” dalam Meningkatkan Layanan Pengurusan Surat Pindah Keluar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto Safinah, Faidatus; Singgih Manggalou
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14460

Abstract

Pelayanan publik merupakan tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi hak dasar warga negara, salah satunya melalui administrasi kependudukan. Seiring dengan perkembangan e-government, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto meluncurkan program Pelaku Paradewi (Pelayanan Administrasi Kependudukan Khusus Petugas Registrasi Desa/Kelurahan melalui Website) sebagai inovasi berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Pelaku Paradewi dalam pelayanan dokumen Surat Keterangan Pindah Keluar, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Efektivitas diukur melalui empat indikator efektivitas menurut Budiani, yaitu ketepatan sasaran, sosialisasi, tujuan, dan pemantauan program. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Informan dipilih dengan teknik purposive sampling dari pegawai Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto serta masyarakat pengguna layanan. Data dianalisis melalui model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pelaku Paradewi telah berjalan cukup efektif. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pengurusan Surat Keterangan Pindah Keluar melalui layanan online. Namun pada aspek sosialisasi masih perlu ditingkatkan agar pemanfaatan program dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Pengelolaan Arsip Melalui Aplikasi SRIKANDI Di Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Lamongan Salma Zakiyah Azzahra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14461

Abstract

SRIKANDI adalah sebuah platform digital yang dirancang untuk membangun kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan Kearsipan Nasional, terutama dalam pengembangan yang berfokus terhadap proses digitalisasi surat-menyurat dan kearsipan dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan arsip melalui aplikasi SRIKANDI di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan melalui lima komponen fungsi manajemen actuating yaitu arahan, motivasi, komunikasi, koordinasi, supervisi (pengawasan). Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan sifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fungsi actuating dalam pengelolaan arsip melalui aplikasi SRIKANDI di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan telah berjalan cukup efektif. Pimpinan memberikan arahan yang jelas agar pegawai memahami prosedur, sedangkan motivasi pegawai dalam menggunakan SRIKANDI bersifat internal, Komunikasi berlangsung secara top down, adanya sosialisasi dan bimbingan teknis ketika terjadi kendala. Namun, tidak adanya koordinasi, karena sekretariat menjadi satu-satunya unit pengelola arsip. Pengawasan dilakukan melalui audit internal tahunan oleh Dinas Kearsipan untuk memastikan kepatuhan terhadap SOP dan standar kearsipan. Meskipun belum sepenuhnya beralih ke sistem digital, tapi transformasi terus dilakukan secara bertahap.
Pengungkapan Nilai Budaya dalam Naskah Drama “RT Nol RW Nol” karya Iwan Simatupang Zumala’in Nuriyasari; Binti Tsaniatul Wakhidah; Selfi Ananda Putri; Kanzunnudin, Mohammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14467

Abstract

Drama as a literary work does not merely present plot and conflicts but also reflects the cultural values embedded within a society. The script RT Nol RW Nol by Iwan Simatupang portrays the life of a marginalized community living under a bridge, facing severe social, economic, and physical limitations. This study aims to reveal the cultural values expressed in the drama and examine how these values are internalized through dialogue, character interactions, and the social dynamics developed throughout the narrative. This research employs a descriptive qualitative method with a cultural value approach. Data were collected using reading and note-taking techniques on selected excerpts of the drama, then analyzed through descriptive and interpretative procedures to uncover the cultural meaning embedded within the characters’ actions and dialogues. The findings show that the script contains material, vital, and spiritual values that represent the identity and social reality of impoverished communities. These values are manifested through depictions of economic hardship, solidarity among characters, and internal reflections that serve as their mental resilience. Additionally, the values of truth, aesthetics, morality, and religiosity enrich the cultural representation found in the drama. The study concludes that drama functions as a reflective medium that illustrates cultural values and serves as an educational tool for understanding the existence and social dynamics of marginalized communities within the Indonesian context.
Pengaruh Current Ratio dan Debt Asset Ratio Terhadap Return On Asset Pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2020-2024 Syafitri; Irwan Rutlan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR) dan Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh perusahaan yang memenuhi syarat selama periode pengamatan. Metode analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Current Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets, yang mengindikasikan bahwa tingkat likuiditas perusahaan tidak secara langsung memengaruhi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Sementara itu, Debt to Asset Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets, yang menunjukkan bahwa peningkatan proporsi utang dalam struktur pendanaan perusahaan cenderung meningkatkan beban keuangan dan menurunkan tingkat profitabilitas. Secara simultan, Current Ratio dan Debt to Asset Ratio berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets, yang menegaskan bahwa kinerja profitabilitas perusahaan dipengaruhi oleh kombinasi kebijakan likuiditas dan struktur pendanaan yang diterapkan manajemen. Temuan ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu menjaga keseimbangan antara likuiditas dan penggunaan utang agar dapat meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan, serta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor dan pihak terkait dalam menilai kinerja perusahaan sektor makanan dan minuman.
Menjaga Warisan Di Tengah Perubahan: Nilai Budaya Dan Identitas Batik Bakaran Pati Dalam Era Modern Lorensa Anantatya; Wijayanto , Wasis
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14478

Abstract

Batik Bakaran merupakan salah satu warisan budaya tertua di Kabupaten Pati yang tumbuh dari tradisi masyarakat pesisir utara Jawa. Sebagai seni rupa tradisional, Batik Bakaran menyimpan nilai estetika, filosofi, dan simbol identitas budaya yang diwariskan sejak masa Kerajaan Majapahit melalui tokoh Nyai Banoewati. Ciri khas batik ini terletak pada warna sogan gelap, pola geometris sederhana, serta motif simbolik yang merefleksikan karakter masyarakat Pati yang religius dan pekerja keras. Di tengah arus modernisasi dan perubahan selera pasar, keberlanjutan Batik Bakaran menghadapi tantangan dalam mempertahankan nilai budaya dan identitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai estetika Batik Bakaran, menganalisis kreativitas pengrajin dalam pengembangannya, serta menjelaskan fungsi dan peran sosial Batik Bakaran di era modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus di Desa Bakaran, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batik Bakaran memiliki kekuatan estetika dan identitas budaya melalui motif Gandrung, Padas Gempal, Liris, Manggaran, dan Mina Tani. Inovasi pengrajin serta peran Museum Batik Bakaran dan UMKM lokal berkontribusi terhadap pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat.
Seni Ukir Pendapa Nalumsari Jepara Dalam Perspektif Sejarah, Motif, Dan Teknik Pahatan Lely Nur Hidayah; Wijayanto, Wasis; Harun Isma’il
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14505

Abstract

Jepara dikenal sebaga Kota Ukir yang memiliki kekayaan budaya yaitu seni ukir kayu yang memiliki nilai estetika dan filosofi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah perkembangan seni ukir pendapa di Nalumsari, Jepara, menganalisis ragam motif ukir pendapa beserta makna simboliknya, serta mengidentifikasi teknik ukir yang digunakan oleh para pengrajin. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun manfaat penelitian ini adalah dapat memberikan konstribusi dalam pengembangan penelitian seni ukir, khusunya berkaitan mengenai sejarah, motif, dan teknik ukir pendapa sebagai upaya pelestarian warisan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni ukir di Nalumsari sejarah masyarakat setempat masih mempertahankan nilai-nilai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Motif yang dihasilkan para pengrajin dan banyak diminati masyarakat sebab mempunyai nilai simbolik dan estetika tinggi. Teknik ukir masih menggunakan teknik tradisional sebab para pengrajin masih mempertahankan ilmu yang diwariskan secara turun temurun. Seni ukir pendapa selain berfungsi sebagai elemen arsitektur merupakan bentuk mencerminkan identitas budaya, nilai spiritual, serta kearifan lokal masyarakat Jepara.
Transparansi Informasi Publik Pada Sistem Informasi Domain Desa.id Di Desa Kendalpecabean Kabupaten Sidoarjo Zulfika Naula Shafa; Muhammad Agus Muljanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14570

Abstract

Transparansi informasi publik merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang akuntabel dan mendorong partisipasi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan transparansi tersebut adalah melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID) dengan domain desa.id sebagai media penyedia informasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan transparansi informasi publik melalui Sistem Informasi Desa berbasis domain desa.id di Desa Kendalpecabean Kabupaten Sidoarjo dengan menggunakan teori transparansi Kristianten, yang mencakup kesediaan dan aksesibilitas dokumen, kejelasan dan kelengkapan informasi, keterbukaan proses, serta kerangka regulasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Kendalpecabean telah memiliki domain desa.id dan menyediakan beberapa informasi dasar desa. Namun, pelaksanaan transparansi informasi publik melalui sistem tersebut belum berjalan optimal karena informasi masih terbatas, kurang diperbarui, serta belum sepenuhnya memenuhi prinsip kejelasan dan kelengkapan. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas aparatur desa, kendala teknis pengelolaan sistem, dan rendahnya pemanfaatan SID oleh masyarakat.
Makna Batik Parijoto Sebagai Warisan Budaya Kota Kudus Dalam Perspektif Estetis Khofifah Endah Saputri; Wijayanto, Wasis
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14619

Abstract

Salah satu motif khas Kudus adalah batik Parijoto, yang berasal dari buah Parijoto (Medinilla speciosa), yang tumbuh di lereng Gunung Muria. Buah ini memiliki makna doa, keberkahan, dan harapan untuk masyarakat. Namun, pemahaman masyarakat tentang makna filosofis dan estetis dari motif Batik Parijoto masih terbatas. Akibatnya, diperlukan kajian lebih lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki sejarah penciptaan motif Batik Parijoto, proses kreatif yang digunakan oleh perajin, makna estetis dan simbolik yang terkandung di dalamnya, dan bagaimana fungsinya berubah dalam perkembangan budaya dan industri kreatif modern. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Untuk mengumpulkan data, observasi lapangan, wawancara mendalam dengan perajin batik, dan dokumentasi visual digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika Batik Parijoto tercermin dalam stilasi bentuk buah dan daun yang mempertahankan karakter aslinya, penggunaan warna yang harmonis, dan nilai simbolik yang terkait dengan kesuburan dan spiritualitas. Selain itu, motif Parijoto berubah menjadi fungsi yang dapat disesuaikan untuk berbagai produk kontemporer sambil mempertahankan identitas budaya lokal. Oleh karena itu, Batik Parijoto memiliki peran penting sebagai warisan budaya Kudus yang memiliki nilai estetika yang harus dilestarikan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Teknologi Pendidikan untuk Meningkatkan Kesadaran Konservasi Lingkungan pada Mahasiswa Azzahra Naila Putri; Hummaira Azzahra; Naira Aimi Khairunnisa; Jagad Evaniata Sukowati; M. Fikri Amrullah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14659

Abstract

Kemajuan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam membangun kesadaran konservasi lingkungan di kalangan mahasiswa. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan melalui pemanfaatan teknologi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah berbagai jurnal Indonesia periode 2019–2025 yang berkaitan dengan pembelajaran digital dan konservasi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa penggunaan Learning Management System (LMS), Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan media sosial edukatif mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap isu lingkungan serta mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan konservasi kampus. Pembelajaran berbasis digital juga mendukung terbentuknya budaya green campus melalui pendekatan berbasis pengalaman dan proyek nyata. Dengan demikian, integrasi teknologi pendidikan dalam program konservasi merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan kesadaran ekologis dan perilaku berkelanjutan pada mahasiswa.
Tantangan dan Strategi Kurikulum di Era Digital: Studi Literatur untuk Inovasi Pendidikan Ibrahim, Ibrahim; Nadia Jannah; Dita Febriana Sari; Shobira Afifah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14665

Abstract

Digital transformation has reshaped education, demanding adaptive curricula that integrate 21st-century competencies amid challenges like low teacher digital literacy and infrastructure gaps. This study aims to analyze challenges and strategies in digital-era curriculum development through systematic literature review (SLR) for educational innovation. Qualitative research employed SLR methodology, targeting journal articles indexed in Garuda portal as population, with purposive sampling of SINTA 2 articles (2023-2025) on digital curriculum. Instruments included search keywords via Boolean operators; data analysis used thematic analysis and CASP quality appraisal. Findings reveal multidimensional challenges including educator competency deficits, infrastructure disparities, change resistance, and value preservation issues, countered by strategies like systematic technology integration, project-based learning for 21st-century skills, and IT-based curriculum management. In conclusion, comprehensive policy support and stakeholder collaboration enable inclusive digital curricula enhancing educational quality.