cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,090 Documents
Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran SD Negeri 26 Muara Sugihan Mamik Harisanti; Syaiful Eddy; Muhammad Fahmi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15572

Abstract

This study aims to explain: (1) the quality of the principal’s leadership at SD Negeri 26 Muara Sugihan; (2) the performance of teachers at SD Negeri 26 Muara Sugihan; and (3) strategies for improving learning quality through the principal’s leadership and teacher performance. This research employed a qualitative approach with a descriptive method. The study was conducted at SD Negeri 26 Muara Sugihan, involving seven informants. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the principal’s leadership quality has a significant influence on teacher performance and learning quality. The principal demonstrates communicative and adaptive leadership characteristics and is capable of supporting the implementation of contextual curricula. In addition, the principal is proactive in providing coaching and professional development. This leadership quality serves as a key factor in creating a conducive learning environment. The study also found that teacher performance is in an improving phase; teachers have begun to apply varied teaching methods and integrate technology, although the implementation is not yet evenly distributed due to capacity limitations, administrative demands, and inadequate facilities. The principal’s role in supervision, mentoring, and professional support is identified as a driving factor in enhancing teacher performance. Furthermore, improving learning quality is carried out through continuous coaching, exemplary leadership, strengthened collaboration, innovation, and emotional and technical support. Teachers perceive that the leadership applied is open and provides space for professional growth. With a combination of enhanced teacher competence, improved facilities, and continuous evaluation, the learning quality at SD Negeri 26 Muara Sugihan has the potential to continue improving.
Strategi Sosial Media dalam Promosi Usaha Mikro pada Akun Tiktok @kudareog Farhan Arviyanto; Natalina Nilamsari; Eko Nugroho
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15658

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi usaha mikro dengan keterbatasan anggaran pemasaran. Salah satu platform yang banyak dimanfaatkan adalah TikTok karena kemampuannya menjangkau audiens secara luas melalui konten video pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi media sosial akun TikTok @kudareog dalam mempromosikan produk usaha mikro dengan mengacu pada elemen promotion mix dalam media digital serta konsep Social Media Marketing Theory (SSMMT). Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap konten TikTok, serta dokumentasi aktivitas pemasaran digital yang dilakukan oleh akun @kudareog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi yang diterapkan berfokus pada pemanfaatan konten edukatif sebagai sarana utama untuk membangun kredibilitas dan meningkatkan brand awareness secara organik tanpa menggunakan iklan berbayar. Selain itu, integrasi lintas platform antara TikTok dan Shopee dimanfaatkan secara optimal sebagai media komunikasi pemasaran dan saluran transaksi. Penelitian ini juga menemukan bahwa audiens pasif memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian melalui ulasan pada marketplace meskipun tidak aktif berinteraksi di media sosial. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas promosi digital UMKM sangat dipengaruhi oleh konsistensi komunikasi dan kemampuan menjaga hubungan jangka panjang dengan audiens.
Perlindungan Hukum Terhadap Keanekaragaman Hayati Dan Habitat Gajah Sumatera Di Kabupaten Bengkulu Utara Hazirah, Fadiah; Rahmadani, Oktavia; Satmaidi, Edra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15661

Abstract

Gajah Sumatera merupakan salah satu satwa dilindungi yang keberadaannya semakin terancam akibat degradasi habitat dan meningkatnya konflik antara manusia dan satwa liar. Di Kabupaten Bengkulu Utara, penyempitan habitat akibat alih fungsi lahan, pembukaan perkebunan, dan pembangunan infrastruktur telah mempersempit ruang jelajah gajah Sumatera, sehingga meningkatkan potensi konflik dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap keanekaragaman hayati dan habitat gajah Sumatera serta mengkaji efektivitas implementasi kebijakan konservasi di Kabupaten Bengkulu Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, serta didukung data sekunder dari laporan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum nasional telah mengatur perlindungan gajah Sumatera secara komprehensif, namun implementasinya di tingkat daerah masih menghadapi kendala berupa lemahnya pengawasan, konflik kepentingan ekonomi, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan hukum daerah, peningkatan pengawasan, dan pelibatan aktif masyarakat dalam upaya konservasi guna menjamin keberlanjutan habitat gajah Sumatera.
Urgensi Penetapan Kebijakan Hukum Konservasi Taman Wisata Alam Pantai Panjang Dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan Di Kota Bengkulu Viona Yoan Kornelia Laiskodat; Khaula Alhanif Syafania; Edra Satmaidi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15686

Abstract

Pantai Panjang merupakan kawasan strategis di Kota Bengkulu yang memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pariwisata sekaligus berfungsi sebagai kawasan penyangga ekosistem pesisir. Namun, pesatnya aktivitas pembangunan dan pariwisata yang tidak terkendali telah menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan, seperti abrasi pantai, pencemaran, degradasi ekosistem pesisir, dan alih fungsi lahan. Kondisi tersebut menunjukkan urgensi penetapan kebijakan hukum konservasi yang komprehensif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penetapan kebijakan hukum konservasi Taman Wisata Alam Pantai Panjang dalam perspektif pembangunan berkelanjutan serta mengkaji bentuk kebijakan hukum yang ideal untuk menjamin keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan kebijakan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan regulasi khusus serta lemahnya pengawasan menjadi faktor utama degradasi lingkungan di kawasan Pantai Panjang. Oleh karena itu, diperlukan penetapan kebijakan hukum konservasi yang tegas, terintegrasi, dan partisipatif guna mewujudkan pengelolaan kawasan wisata yang berkelanjutan.
Analisis Strategi Operasi Pengamanan Perairan Sektor XYZ Guna Menanggulangi Kasus Smuggling dalam Rangka Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut Rafael Bimantoro Putro; Abdul Kadir Mulku; Jaka Lelana; Tohonan Evangelista Siagian
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15721

Abstract

Luasnya cakupan wilayah nusantara dan beragamnya pilihan jalur masuk dan keluar yang harus diawasi dan dikendalikan, juga berdampak pada tindak pidana smuggling. Meningkatnya permintaan negara lain akan sumber daya alam sebagai bahan baku industri, keadaan ekonomi domestik yang belum mampu bersaing dengan impor, kemauan dan kapasitas aparat penegak hukum, kurangnya keterlibatan warga negara dalam koordinasi pemerintah, dan sejumlah faktor lain yang berhubungan secara kausal untuk mendorong konsumsi produk lokal, isu smuggling di laut harus ditangani dari sudut pandang preventif, represif, dan penegakan hukum. Perairan Indonesia yang luas merupakan wilayah strategis sekaligus rentan terhadap aktivitas ilegal, khususnya penyelundupan (smuggling) yang mengancam kedaulatan dan ekonomi nasional. Penegakan hukum di laut sering kali menghadapi kendala berupa keterbatasan alutsista, tumpang tindih kewenangan antarinstansi, serta terbatasnya dukungan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menetapkan prioritas strategi operasi pengamanan perairan guna menghadapi kasus penyelundupan melalui pendekatan pengambilan keputusan multikriteria. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menerapkan Analytic Hierarchy Process (AHP) serta didukung oleh analisis sensitivitas untuk menguji keandalan hasil yang diperoleh. Pengambilan data dilakukan melalui studi literatur dan wawancara mendalam dengan panel ahli yang diintegrasikan dengan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Kriteria utama yang digunakan dalam model AHP meliputi kapabilitas operasional, kolaborasi kelembagaan, manajemen risiko, dan dukungan logistik & anggaran. Data diperoleh melalui studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam dengan para narasumber terkait baik dari Koarmada YZ, Kodaeral DEF, dan Lanal ABC. Hasil penelitian mengidentifikasi empat alternatif strategi, yaitu strategi SO (agresif), ST (diversifikasi), WO (stabilitas), dan WT (defensif). Hasil analisis diharapkan dapat memberikan kontribusi strategis bagi pengambil kebijakan dalam mengoptimalkan sumber daya pengamanan perairan untuk menekan angka kasus smuggling secara signifikan dan berkelanjutan.
Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) Sebagai Mitra Epistemik Dalam Pengembangan Fiqh Muamalah Ainurrokhim, Muhammad Faqih; Muhaini, Achmad; Ma’rufi, Anwar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15894

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi keuangan digital telah secara signifikan meningkatkan kompleksitas fiqh muamalah kontemporer, terutama dalam konteks integrasi sistem berbasis data dan algoritma. Artikel ini menegaskan urgensi memposisikan Artificial Intelligence (AI) bukan sekadar sebagai instrumen teknis, melainkan sebagai mitra epistemik dalam pengembangan yurisprudensi ekonomi Islam. Tujuannya adalah menjelaskan bagaimana AI dapat berkontribusi terhadap proses hukum tanpa menggeser otoritas normatif mujtahid dan institusi fatwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif berbasis teori hukum Islam yang diperkaya dengan kerangka maqāṣid al-sharī'ah, serta melakukan pemetaan epistemologis untuk menempatkan AI dalam hierarki sumber dan metode nalar uṣūl al-fiqh. Analisis hukum komparatif juga dilakukan untuk memahami bagaimana AI dioperasionalkan dalam sistem hukum kontemporer sebagai konteks evaluatif. Temuan menunjukkan bahwa AI tidak dapat diposisikan sebagai mujtahid independen karena ketiadaan intensionalitas moral, kapasitas etis, dan akuntabilitas hukum. Namun demikian, AI memiliki potensi signifikan sebagai instrumen analitik berbasis data yang memperkuat ijtihad kolektif, khususnya melalui deteksi pola, pemodelan risiko, dan evaluasi dampak berbasis maqāṣid pada produk keuangan kompleks. Artikel ini mengusulkan model istinbāṭ kolaboratif manusia–AI yang menempatkan AI secara augmentatif, bukan substitutif, serta merekomendasikan pengembangan kerangka pengelolaan etis bagi integrasi lembaga AI dalam fatwa dan regulasi keuangan Islam.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru SMP Negeri Tanjung Lubuk Kholidan, Kholidan; Bukman Lian; Muhammad Juliansyah Putra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15900

Abstract

This study aims to examine and analyze the influence of transformational leadership and principals’ work motivation on teachers’ performance at public junior high schools in Tanjung Lubuk District. The research background is based on the importance of improving teachers’ performance as a key determinant of the quality of learning processes and student outcomes. This research employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of all 86 teachers from public junior high schools in Tanjung Lubuk District, all of whom were included as samples through a census technique. The research instrument was a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using multiple linear regression to determine the partial and simultaneous effects of transformational leadership (X₁) and principals’ work motivation (X₂) on teachers’ performance (Y). The findings indicate that transformational leadership has a positive and significant effect on teachers’ performance. Principals’ work motivation also has a positive and significant effect on teachers’ performance. Simultaneously, both variables contribute significantly to improving teacher performance. Thus, it can be concluded that enhancing transformational leadership practices and principals’ work motivation plays a vital role in improving teachers’ professionalism and performance at public junior high schools in Tanjung Lubuk District.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Urban Farming Di Desa Masangan Kulon Sidoarjo Dengan Pendekatan Asset Based Community Development Syari'ah, Arfiani; Yusrianti, Yusrianti; Nurmaningsih, Dyah Ratri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15906

Abstract

Urban Farming menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan akibat perubahan iklim, termasuk di kawasan Desa Masangan Kulon, Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pengembangan kampung tematik urban farming dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang menekankan pemetaan dan optimalisasi asset fisik maupun nonfisik masyarakat. Pengabdian dilaksanakan melalui pemilihan lokasi prioritas di beberawa RW, pemetaan asset, observasi potensi fisik, wawancara serta Focus Group Discussion (FGD), yang diintegrasikan dalam tahapan ABCD yaitu discovery, dream, design, define dan destiny. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bentuk urban farming yang diminati warga meliputi hidroponik, aquaponic dan budikdamber namun hidroponik lebih diprioritaskan karena keterbatasan lahan, kemudahan pengelolaan dan minim dampak bau. Desain yang dihasilkan berupa modul hidroponik 1x2 meter yang adaptif untuk lahan sempit maupun luas dan dengan dukungan organisasi kemasyarakatan sebagai penggerak awal tata kelola. Keberlanjutan program ini lebih ditentukan oleh kemauan dan komitmen masyarakat disbanding aspek teknis sehingga pendampingan dan penguatan kelembagaan menjadi kunci keberhasilan program urban farming berbasis ABCD.
Dialektika Kebenaran dan Kebohongan: Rekonstruksi Metode Kisah Abu Hurairah dan Setan dalam Menanamkan Literasi Kritis Anak Usia Dini Fauziah, Siti Alfi; Achmad Baiquni; Nurwahid Zulkarnaen; Dwi Puspa Krismayanti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15907

Abstract

Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di era postmodern menghadapi tantangan hyperreality dan simulacra, di mana batas antara kebenaran dan manipulasi informasi semakin kabur. Metode kisah konvensional yang cenderung dogmatis dan pasif dinilai tidak lagi memadai untuk membekali nalar kritis anak. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi narasi Hadits Abu Hurairah dan Setan (terkait Ayat Kursi) dari sekadar dogma teologis menjadi instrumen pedagogis literasi kritis. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan pisau analisis Hermeneutika Gadamerian (Fusion of Horizons) dan teori konstruktivisme sosial Vygotsky, penelitian ini membedah struktur dialektika dalam teks Sahih Al-Bukhari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah ini menawarkan model pembelajaran inkuiri melalui tiga dimensi: (1) Dekonstruksi simulacra melalui paradoks "sumber jahat (Setan) yang membawa konten benar (Ayat Kursi)" untuk melatih anak memisahkan pesan dari pembawa pesan; (2) Penerapan scaffolding dan pembelajaran enaktif (Bruner) melalui proses investigasi berulang selama tiga malam; dan (3) Transformasi metode dari storytelling pasif menjadi role-playing investigatif untuk membangun habitus tabayyun (validasi). Implikasi studi ini merekomendasikan pergeseran peran guru dari penceramah menjadi fasilitator otoritatif yang memvalidasi temuan anak, sejalan dengan fungsi Nabi SAW dalam narasi hadits tersebut.
Tantangan Dan Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Di Era Merdeka Belajar SDN 1 Lubuk Ketepeng Marini, Marini; Edi Harapan; Pahlawan, Pahlawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15920

Abstract

This study examines the challenges and leadership strategies of the principal in implementing the Merdeka Belajar policy at SDN 1 Lubuk Ketepeng. It focuses not only on identifying obstacles but also on how the principal interprets, adapts, and applies the policy to align with the school’s context and characteristics. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through in-depth interviews, direct observations, document analysis, and a Likert-scale questionnaire distributed via Google Form. Findings reveal key challenges, including shifts in the learning paradigm requiring teacher creativity and autonomy, limited ICT skills among some educators, heavy administrative demands, and restricted access to continuous professional development. To address these challenges, the principal implemented strategies such as fostering teacher collaboration, conducting regular supervision and coaching, optimizing communication with parents and the school committee, and organizing internal digital literacy training. Questionnaire results from 16 respondents indicated a highly positive perception of the principal’s leadership, with an average score of 4.07 (81.4%). The study concludes that the principal’s leadership is adaptive and collaborative, yet further strengthening of teachers’ technical and professional competencies is needed to optimize Merdeka Belajar implementation. These findings provide practical insights for educational leadership in enhancing school performance under national policy reforms.