cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,228 Documents
Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia 4-6 Tahun Di Kelurahan Faobata Winsensiana Emilia Ina; Yasinta Maria Fono; Gde Putu Arya Oka; Marsianus Meka
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16277

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memahami bagaimana pola asuh orang tua dapat berpengaruh tingkat kemandirian anak usia dini di kelurahan Faobata. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pembentukan kemandirian pada anak usia dini dapat menumbuhkan kebiasaan - kebiasaan yang dapat dikerjakan sendiri pada anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pola asuh orang tua dalam membentuk kemandirian anak usia 4-6 tahun di Kelurahan Faobata penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian ini adalah pola asuh orang tua dalam membentuk kemandirian anak. Metode pengumpulan data menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis dari Miles dan Huberman, yang mencakup empat tahapan utama yaitu: 1) Pengumpulan data, 2) Reduksi data, 3) Penyajian data, 4) Penarikan kesimpulan Hasil Penelitian menunjukan adanya dinamika pola pengasuhan yang berperan penting dalam pembentukan kemandirian aak usia 4-6 tahun di kelurahan faobata.sebagian besar orang tua cendrung menerapkan pola asuh demokratis yang ditandai dengan pemberian kesempatan kepada anak untuk melakukan berbagai aktivitas secara mandiri.
Berbagai Faktor yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan pada Startup yang Terdaftar di BEI Julia Safitri; Prisilia Damayanti; Ruri Widyastuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16476

Abstract

Studi ini melihat bagaimana likuiditas, pertumbuhan, profitabilitas, dan struktur modal berdampak pada nilai startup yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2017 hingga tahun 2024. Random Effect Model (REM) di EViews digunakan untuk menganalisis data yang diambil dari laporan keuangan tahunan dengan purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa secara parsial: likuiditas, pertumbuhan dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan, namun struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Keempat variabel memiliki dampak yang signifikan jika digunakan bersamaan. Temuan ini mendukung teori sinyal bahwa investor dapat menggunakan laporan keuangan untuk menilai prospek perusahaan. Diharapkan penelitian ini membantu manajemen membuat keputusan investasi startup dan membantu mereka membuat strategi keuangan
Literasi Digital Guru dan Kesiapan Implementasi Kurikulum Abad 21 di Indonesia: Sintesis Tematik Temuan Studi Systematic Literature Review Nur Asiah; Eogenie Lakilaki; Nur Jumriatunnisah; Jimmy Malintang; Muhammad Rizky
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16478

Abstract

Transformasi digital pasca-pandemi telah mempercepat adopsi teknologi di bidang pendidikan, menjadikan literasi digital guru sebagai prasyarat utama untuk perencanaan, pengajaran, dan penilaian berkualitas tinggi, serta implementasi kurikulum abad ke-21 di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mensintesis bukti mengenai literasi digital guru dan kesiapan mereka dalam mengimplementasikan tuntutan kurikulum abad ke-21 di Indonesia. Studi ini menggunakan tinjauan literatur sistematis dengan sintesis tematik dan melaporkan proses tinjauan menggunakan PRISMA 2020. Populasi terdiri dari artikel jurnal yang telah direview oleh rekan sejawat tentang guru/sekolah Indonesia (2021–2025), dengan sampel mencakup studi yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditentukan. Data dikumpulkan menggunakan lembar ekstraksi terstruktur dan protokol pengkodean tematik, kemudian dianalisis melalui pengkodean terbuka, pengembangan tema, dan interpretasi lintas studi. Hasil menunjukkan pergeseran dari konsepsi teknis ke konsepsi pedagogis literasi digital, sementara kesiapan dipengaruhi oleh faktor pedagogis, infrastruktur, dan organisasional. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa indikator standar dan dukungan pada tingkat ekosistem diperlukan untuk memperkuat implementasi kurikulum yang adil.
Konsep Baik dan Buruk Meliza Olivia; Raidatul Hafizah; Riska Febrianti; Ajahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14336

Abstract

Jurnal ini mengkaji konsep baik dan buruk dalam beberapa mazhab dan Islam sebagai landasan moral yang penting bagi manusia. Dalam jurnal ini, penulis menjelaskan bahwa konsep baik dan buruk memiliki makna yang berbeda di setiap mazhab. Konsep baik dan buruk juga tidak hanya berfokus pada aspek ritual ibadah, tetapi juga sistem nilai yang mengatur perilaku individu dalam masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Jurnal ini menekankan bahwa perbedaan antara baik dan buruk bersifat objektif dan universal, berdasarkan berbagai aspek seperti wahyu Allah SWT dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Jurnal ini membahas definisi baik dan buruk menurut berbagai mazhab dan dari perspektif Islam, serta argumen-argumen yang menyebutkan baik dan buruk. Hasil jurnal ini akan menunjukkan bahwa pemahaman tentang baik dan buruk penting untuk membentuk karakter yang mulia sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam masyarakat. Dengan demikian, jurnal ini akan menjadi salah satu bahan bagi individu untuk memahami makna konsep baik dan buruk dalam menghadapi tantangan kehidupan modern, serta pentingnya usaha dalam meraih ridha Allah SWT.
Perbandingan Peraturan Hak Asasi Manusia dan Penyelesaian Suatu Kasus di Indonesia dan India Novyra Fitriany Karno; Meisa Purnama Ayu; Nabila Ratu Adelia; Nabila Pasya Aisyah; Clara Ridha Nur Sinta; Uut Rahayuningsih
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pengaturan hak asasi manusia serta mekanisme penyelesaian kasus pelanggaran HAM di Indonesia dan India. Fokus kajian mencakup persamaan dan perbedaan kerangka hukum serta praktik penegakan HAM di kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan komparatif melalui analisis konstitusi, peraturan perundang-undangan, serta instrumen hukum terkait, antara lain Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, Constitution of India 1950, serta Protection of Human Rights Act 1993, disertai studi kasus pelanggaran HAM di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia dan India sama-sama menjamin hak asasi manusia secara konstitusional serta membentuk lembaga nasional, yaitu Komnas HAM dan National Human Rights Commission of India. Keduanya juga mengadopsi instrumen internasional, seperti International Covenant on Civil and Political Rights, namun terdapat perbedaan dalam implementasi. Indonesia menunjukkan kecenderungan penguatan perlindungan korban melalui regulasi dan mekanisme pemulihan, sedangkan India lebih menonjol dalam pendekatan litigasi dan penyelesaian yuridis jangka panjang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas perlindungan HAM di kedua negara sangat dipengaruhi oleh budaya hukum, independensi lembaga penegak hukum, serta partisipasi masyarakat dalam proses pengawasan.
Estetika Seni Ukir Jepara Sebagai Representasi Budaya Dan Upaya Meningkatkan Kreativitas Pengrajin Elok Nashihah Fitriani; Wasis Wijayanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14379

Abstract

Seni ukir Jepara memiliki nilai estetika yang tinggi dan memiliki makna simbolik yang menunjukkan identitas budaya masyarakat setempat. Seni ukir tradisional menghadapi tantangan karena perubahan selera pasar, regenerasi pengrajin, dan tuntutan inovasi produk di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari nilai estetika seni ukir Jepara sebagai representasi budaya dan bagaimana nilai estetika tersebut berubah ketika mereka mendorong kreativitas pengrajin untuk menghadapi tantangan modernitas. Studi ini dilakukan dengan metode studi kasus di Desa Teluk Awur, Jepara, dan menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan studi kasus yang dilakukan di Desa Teluk Awur, Jepara. Setelah data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara semi-terstruktur, dan observasi, model Miles dan Huberman digunakan untuk menganalisisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai estetika seni ukir Jepara tidak hanya berfungsi sebagai representasi budaya lokal, tetapi juga mengalami perubahan dalam bentuk, fungsi, dan desain, yang mendorong kreativitas pengrajin. Perubahan ini memungkinkan seni ukir Jepara tetap lestari dan tetap sesuai dengan persyaratan pasar modern dan pertumbuhan ekonomi kreatif yang didasarkan pada budaya lokal.
Kreativitas Pengrajin Seni Ukir Rumah Joglo Sebagai Konservasi Budaya Di Desa Klumpit Muhammad Faris Ananta R; Wasis Wijayanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14415

Abstract

Seni ukir pada rumah Joglo Kudus merupakan warisan budaya Jawa yang tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga memuat nilai estetika dan filosofi yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat setempat. Arus modernisasi yang terus berkembang berpotensi menggeser keberadaan seni ukir tradisional, sehingga diperlukan kajian mendalam sebagai upaya konservasi budaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji kreativitas pengrajin seni ukir rumah Joglo di Desa Klumpit, Kabupaten Kudus, khususnya dalam memaknai motif ukiran serta nilai estetika-filosofis yang terkandung dalam unsur arsitektur rumah Joglo Kudus. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik triangulasi, meliputi observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan pengrajin, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ukiran seperti nanasan jogo satru, dada peksi jogo satru, dan kathong gajah mengandung makna simbolik berupa perlindungan, keseimbangan, keberanian, serta harmoni hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan. Selain itu, unsur arsitektural seperti atap Joglo, tumpang sari, dan soko guru merepresentasikan identitas budaya lokal Kudus.
Nilai Sosial Cerpen “Rumah yang Terang” karya Ahmad Tohari dalam Kajian Sosiologi Sastra Suhaibatul Musdalifah; Azka Ilham Najan; Anfa Nurul Aizzatinni'mah; Elmeriana Ximenes Pinto; Mohammad Kanzunnudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerita pendek “Rumah yang Terang” karya Ahmad Tohari menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Sastra merupakan refleksi kehidupan manusia yang mencatat realitas sosial dan nilai-nilai yang hidup di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra Wellek dan Warren. Sumber data primer adalah cerita pendek “Rumah yang Terang” dari kumpulan cerita pendek Senyum Karyamin (1989), sedangkan data sekunder berasal dari buku-buku teori dan penelitian sebelumnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan catatan, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita pendek "Rumah yang Terang" mengandung sembilan nilai sosial, yaitu: (1) pengabdian, (2) saling membantu, (3) kekerabatan, (4) kepedulian sosial, (5) disiplin, (6) empati, (7) keadilan, (8) toleransi, (9) kerja sama. Nilai-nilai ini mencerminkan dinamika sosial masyarakat pedesaan Jawa dan menggambarkan konflik antara nilai-nilai tradisional dan tekanan modernisasi. Cerita ini menunjukkan kontras antara nilai-nilai pengabdian dan kekerabatan yang kuat dari tokoh utama dan memudarnya nilai-nilai saling membantu dan toleransi dalam lingkungan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi sosiologi sastra di Indonesia dan memperkaya pemahaman tentang peran karya sastra dalam membentuk dan mencerminkan nilai-nilai sosial masyarakat.
Kesulitan Belajar Matematika Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Berpenyebut Tidak Sama Orin Permatasari; Mareeta Nara Puspitaningrum; Istiqomah; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14428

Abstract

Pembelajaran matematika terkait penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut yang berbeda di sekolah dasar masih menjadi salah satu materi yang sulit dipahami oleh siswa. Kesulitan dalam memahami materi tersebut berdampak pada kemampuan siswa yang rendah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan matematika, terutama yang berkaitan dengan pemahaman konsep serta langkah-langkah dalam melakukan operasi pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk pengkajian berbagai kesulitan yang dihadapi siswa dalam mempelajari operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut berbeda. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah 15 artikel penelitian yang bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi bentuk kesulitan belajar dan faktor penyebabnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kendala dalam memahami konsep dasar pecahan, menyamakan penyebut, melakukan prosedur operasi hitung, serta menginterpretasikan soal cerita. Kesulitan yang dialami siswa berkaitan dengan aspek dari dalam diri, seperti rendahnya dorongan belajar dan lemahnya penguasaan konsep awal, serta kondisi di luar siswa, di antaranya penerapan strategi pembelajaran yang kurang beragam dan keterbatasan penggunaan media pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif untuk mengatasi kesulitan belajar pecahan di sekolah dasar.
Desain Dan Pembuatan Media Tangga Metrika Dan Volcube Untuk Materi Pengukuran Panjang, Massa, Dan Volume Vivian Nikadinata; Erni Pradita; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14436

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pengembangan media konkret Tangga Metrika dan Volcube sebagai alat bantu krusial dalam pengajaran matematika di SD, khususnya pada materi konversi satuan dan volume yang bersifat abstrak. Menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4D (terbatas pada tahap define, design, dan develop), media Tangga Metrika dirancang untuk memvisualisasikan hubungan satuan panjang/massa melalui susunan hierarkis. Sementara itu, media Volcube didesain sebagai kubus besar dari unit-unit kecil untuk memfasilitasi pemahaman volume secara manipulatif. Hasilnya, kedua media menunjukkan karakteristik visual yang jelas, mudah digunakan, dan sesuai dengan tingkat kognitif siswa SD. Media ini diharapkan dapat menjadi alternatif konkret untuk mendukung pemahaman konsep pengukuran yang lebih bermakna.