cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,090 Documents
Eksplorasi Peran Stifin dalam Memetakan Gaya Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran PAI (Studi di SDIT Andalusia Parepare) Sahrul, Sahrul; Hamdanah, Hamdanah; Muzakkir, Muzakkir; Aminah, St.; Mujahidah, Mujahidah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Science of Talents through Intelligence Fingerprint (STIFIn) dalam memetakan gaya belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Andalusia Parepare. Penelitian dilatarbelakangi oleh keberagaman karakteristik dan kecenderungan belajar peserta didik yang menuntut pembelajaran lebih adaptif dan berpusat pada individu. STIFIn digunakan untuk mengidentifikasi tipe kecerdasan dominan, yaitu Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Instinct. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru PAI, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa STIFIn mampu memberikan gambaran komprehensif tentang kecenderungan belajar peserta didik serta membantu guru memahami perbedaan karakter belajar. Pemanfaatannya dalam pembelajaran PAI telah mendukung perancangan strategi yang lebih adaptif, meskipun implementasinya belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa STIFIn berperan strategis sebagai dasar pemetaan gaya belajar dan berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI jika diintegrasikan secara konsisten dalam proses pembelajaran.
Hubungan Regulasi Emosi Dengan Resiliensi Diri Korban Kekerasan Seksual Di Provinsi Gorontalo Anissa, Anissa Dwi Putri Said Nurkamiden; Anik Indarwati; Zulkarnain, Zulkarnain
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16436

Abstract

The number of sexual violence cases against children continues to rise, showing a significant increase each year. This form of violence has long-lasting psychological effects and has become a complex social problem. This study aims to determine the relationship between emotion regulation and self-resilience among victims of sexual violence in Gorontalo Province. Sexual violence can lead to serious psychological impacts, such as trauma, anxiety, and depression, making emotion regulation and resilience essential factors in victims’ recovery. This research uses a quantitative approach with a correlational method. The population consists of 57 victims of sexual violence in Gorontalo Province. The sample includes 37 victims selected through purposive sampling. Data were collected using an emotion regulation scale and a resilience scale. The results of data analysis indicate a significant positive relationship between emotion regulation and self-resilience (r = 0.994; p = 0.000). This means that the higher the level of emotion regulation, the higher the level of self-resilience among victims of sexual violence.
Pergeseran Model Pertahanan di Negara Nirmiliter: Penetrasi Geopolitik terhadap Institusi Kepolisian Sipil Samoa Ramadhani, Yoga; Wiswayana, Wishnu Mahendra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16463

Abstract

Posisi negara nirmiliter umumnya dipandangstatis di tengah persaingan kekuatan global, namundinamika transformasinya jarang mendapat sorotan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseranmodel pertahanan di Samoa akibat penetrasi geopolitik.Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desainstudi kasus, penelitian ini membedah manuver SelandiaBaru, Amerika Serikat, Australia, dan Tiongkok terhadapinstitusi kepolisian sipil Samoa (Samoa Police, Prisons andCorrections Services/SPPCS) melalui kerangka Models ofDefence Organisation dari Grant dan Milenski. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ketiadaan militer danjaminan keamanan Selandia Baru secara historismenempatkan Samoa ke dalam Politics Dominant model,yang menjadikan SPPCS berada dalam kekosongankapasitas operasional. Namun, eskalasi ancaman gray zonewarfare mendorong kekuatan eksternal lain mengeksploitasicelah struktural tersebut. Manuver Amerika Serikat danAustralia terbukti menggeser SPPCS menuju RationalModel melalui pembebanan standar kesiapan berskalamiliter tanpa memberikan otonomi komando yangindependen. Di sisi lain, manuver pengadaan infrastrukturTiongkok menarik institusi tersebut ke arah EmotionalModel melalui pembangunan fasilitas kepolisian berskalamasif yang menanamkan ketergantungan teknologi danutang. Akibat dari tarik-menarik asimetris ini, SPPCS padaakhirnya mengalami sebuah dualitas operasional, tertahandi garis demarkasi antara paksaan kesiapan operasionaldengan standar militer dan ilusi kemajuan infrastruktur.Pergeseran model pertahanan ini tidak bermuara padakemandirian strategis, melainkan menghasilkanketergantungan struktural. Penelitian ini menegaskanbahwa tanpa kemandirian dan kapasitas internal, institusikepolisian sipil di negara nirmiliter, seperti Samoa padaakhirnya akan kehilangan kedaulatan operasionalnya akibatpenetrasi geopolitik.
Pemenuhan Hak Orang Dengan Gangguan Jiwa: Studi Implementasi Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Pasal 6 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 Tentang Pemenuhan Hak Disabilitas Di Dinas Sosial Kota Bandar Lampung Persepektif Siyasah Tandfidziyyah Anggraini, Dheswita Septia; Relit Nur Edi; Ahmad Fauzi Furqon
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16511

Abstract

Hak Asasi Manusia menjamin bahwa ODGJ berhak memperoleh perlindungan, layanan, dan pemenuhan hak tanpa diskriminasi. Namun, pelanggaran seperti penelantaran masih terjadi di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menganalisis pelaksanaan pemenuhan hak ODGJ oleh Dinas Sosial berdasarkan Perda Kota Bandar Lampung Nomor 4 Tahun 2024. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian menemukan bahwa Dinas Sosial berperan dalam penjangkauan, asesmen kesehatan, rujukan medis, serta rehabilitasi melalui yayasan mitra pemerintah. ODGJ tanpa identitas menjadi tanggung jawab penuh pemerintah dengan dukungan anggaran. Hambatan utama terdapat pada sosialisasi, koordinasi antarlembaga, dan pendekatan terhadap masyarakat yang keluarga pasien.
Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Meaningful Learning dalam Membangun Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Nurul Yusri; Putri Intan Purwari; Rizka Safitri; Neyla Sabrina; Ahmad Hilmi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16519

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membangun karakter religius siswa sejak dini. Namun, pembelajaran PAI masih kerap berorientasi pada aspek kognitif dan hafalan, sehingga nilai-nilai agama belum sepenuhnya terinternalisasi dalam perilaku siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran PAI berbasis meaningful learning dalam membangun karakter religius siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka, seperti buku, artikel jurnal, hasil penelitian terdahulu, dan dokumen ilmiah lain yang relevan, kemudian dianalisis melalui teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI berbasis meaningful learning dapat memperkuat pembentukan karakter religius melalui pengaitan materi dengan pengalaman nyata siswa, pembiasaan nilai-nilai keagamaan, keteladanan guru, serta aktivitas reflektif dan kontekstual. Strategi ini menjadikan pembelajaran lebih bermakna, mendorong keterlibatan aktif siswa, dan mendukung internalisasi nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penerapan meaningful learning dalam pembelajaran PAI penting dijadikan landasan konseptual dan praktis untuk membangun karakter religius siswa sekolah dasar secara lebih efektif.
Power Relations and Self-Transformation in Bucha (2024) Prasetyo, Andika; Koiri, Much.
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16540

Abstract

The Russo-Ukrainian war that sparked since 2014 has triggered a national turmoil that affects the Ukrainian film industry. In the context of contemporary Ukrainian cinema, the ongoing Russo-Ukrainian war with the indication of the presence of the Russian Armed Forces in Ukrainian soil, has allowed Ukraine to produce films and documentaries depicting resistance and the bravery of Ukrainian society towards the enemy of oppression. Following the journey of the main character, Kostia, in an attempt to rescue Ukrainian citizens of Bucha from the grasp of the Russian Armed Forces, Bucha (2024) becomes a film where Kostia acquires his self-transformation journey due to the presence of power relations. Using the visual and textual analysis of the selected scenes and dialogues in the film, curated by Foucault’s power relations and Nietzsche’s self-transformation concepts, this study discovered that in Bucha (2024), power relations specifically tied to the Kostia are manifested through mind and body, and has caused Kostia to have consciousness of old values (camel phase), evoking resistance to the oppression (lion phase), and defining his new values (child phase).
Pengaruh Inflasi Dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Kemiskinan Di Jawa Timur Sagita Wulansari; Lela Puspitasari; Danu setiyawan; Agus Eko Sujianto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16591

Abstract

Kemiskinan tetap menjadi tantangan utama dalam pembangunan di Provinsi Jawa Timur, walaupun laju pertumbuhan ekonominya terlihat cukup stabil. Ketimpangan antara kemajuan ekonomi dan distribusi kesejahteraan kemungkinan besar dipicu oleh aspek-aspek makroekonomi, terutama laju inflasi dan angka pengangguran yang belum terserap. Kajian ini dimaksudkan untuk menyelidiki dampak kedua faktor tersebut pada tingkat kemiskinan di wilayah tersebut. Pendekatan yang diterapkan adalah metode kuantitatif melalui analisis regresi linier ganda, dengan menggunakan data deret waktu dari tahun 2007 hingga 2020 yang bersumber dari laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa baik inflasi maupun tingkat pengangguran terbuka memberikan kontribusi positif dan bermakna terhadap angka kemiskinan, baik secara individu maupun secara bersama-sama. Koefisien determinasi yang mencapai 0,733 menunjukkan bahwa 73,3 persen fluktuasi kemiskinan dapat dijelaskan oleh kedua variabel bebas dalam model tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh elemen-elemen lain di luar ruang lingkup kajian ini. Hasil ini menekankan urgensi pengendalian inflasi serta langkah-langkah untuk memperluas kesempatan kerja sebagai langkah strategis dalam upaya mengurangi kemiskinan di Jawa Timur.
Tantangan Pelestarian Tradisi Aggalara’ Pada Acara Pasunna’ Di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan Henri; Nasir
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16596

Abstract

Tradisi Aggalara’ di Kabupaten Jeneponto merupakan salah satu warisan budaya yang kaya akan nilai-nilai spiritual dan sosial. Meski begitu, tradisi ini mengalami sejumlah tantangan signifikan, terutama akibat pengaruh modernisasi dan pergeseran nilai di kalangan generasi muda. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode seperti wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi lapangan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam melestarikan tradisi Aggalara’. Berdasarkan Analisis Teori Struktural Fungsional AGIL dari Talcott Parsons, hasil penelitian mengungkapkan empat tantangan utama: (1) dominasi budaya populer yang membuat minat generasi muda terhadap budaya lokal semakin menurun, (2) kurangnya regenerasi dalam penurunan nilai-nilai tradisional, (3) pandangan negatif terkait praktik tradisional yang dianggap kuno atau bertentangan dengan keyakinan agama, dan (4) fragmentasi sosial budaya yang menyebabkan pelestarian tradisi ini hanya berlangsung di kalangan terbatas. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pelestarian yang berorientasi pada pendidikan budaya, keterlibatan generasi secara lintas umur, dan kolaborasi erat antara para pemangku kepentingan agar tradisi Aggalara’ tetap relevan dan hidup di tengah berbagai perubahan sosial yang berlangsung dinamis.
Perubahan Nilai Sosial dalam Cerpen Dari Masa ke Masa Karya A.A. Navis Rahardian fajrul falah; Dea Sholihatun Ni'mah; Jenia evelin luthfianingtyas; Mohammad Kanzunnudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16626

Abstract

Penelitian ini membahas perubahan nilai-nilai sosial dalam cerpen Dari Masa ke Masa karya A.A. Navis melalui pendekatan sosiologi sastra. Cerpen tersebut merefleksikan pergeseran nilai religius, moral, budaya, dan kemanusiaan yang terjadi dalam masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Minangkabau, akibat pengaruh modernisasi dan perubahan pola hidup. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis isi teks secara mendalam melalui teknik baca-catat dan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa Navis menampilkan konflik nilai antara generasi tua dan muda, serta menggambarkan melemahnya nilai-nilai tradisional seperti religiusitas, gotong royong, kesederhanaan, dan empati. Melalui gaya satire dan realisme sosial, Navis menghadirkan kritik terhadap masyarakat modern yang cenderung pragmatis dan individualistis. Temuan penelitian menegaskan bahwa karya sastra berfungsi sebagai cermin sosial yang mengungkap transformasi nilai dalam masyarakat dan memberikan peringatan moral agar kemajuan zaman tetap diimbangi dengan pelestarian nilai-nilai luhur budaya dan kemanusiaan.
Students Perception on the Use of Blooket for Vocabulary Mastery Artanti Callista Raihan; Putu Dian Danayanti Degeng
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16668

Abstract

This study investigates students’ perceptions of using Blooket, a web-based game platform, for English vocabulary mastery. Employing a mixed-method design, the study collected quantitative data from 29 students at SMAS Widyagama through a nine-item Likert-scale questionnaire, and qualitative data through semi-structured interviews with five students. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were analyzed using thematic analysis following Braun and Clarke’s (2006) six-phase framework. The findings indicate that students hold an overall positive perception of Blooket with mean = 3.68, Agree. The highest-rated aspect was students’ interest due to game variety, driven primarily by competitive ranking and scoring mechanics. Qualitative findings confirmed and enriched the quantitative results, revealing that neutral questionnaire responses were attributable to three non-substantive factors: memory lapse, limited English proficiency, and rushed questionnaire completion. Additionally, Blooket is most effective when used as a post-instruction reinforcement activity. These results suggest that game-based learning tools can positively enhance student engagement and vocabulary learning when implemented appropriately.