cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,996 Documents
Gambaran Pemaknaan Dan Kesiapsiagaan Bencana Alam Pada Warga Di Kota Palu Siti Nurazizah Rivai; Kurniati Zainuddin; Muhrajan Piara
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17356

Abstract

Bencana alam di Kota Palu tahun 2018 berupa gempa bumi, tsunami dan likuifaksi meninggalkan dampak mendalam bagi warga baik secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pemaknaan pengalaman penyintas dan sejauh mana pemaknaan tersebut membentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di masa depan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini adalah warga Kota Palu yang mengalami langsung peristiwa bencana 2018, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan dokumentasi foto pascabencana. Analisis data dilakukan melalui empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dalam kategori dan tema yang diberi kode sesuai kutipan verbatim serta penarikan kesimpan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman bencana memunculkan berbagai persepsi, respons, dan dinamika perubahan emosi yang menjadi dasar terbentuknya pemaknaan. Pemaknaan mencakup aspek spiritual, penguatan hubungan keluarga dan relasi sosial, serta dorongan refleksi dan pengembangan diri, yang selanjutnya memengaruhi persepsi risiko dan perilaku kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa pembentukan kesiapsiagaan bencana perlu mempertimbangkan aspek pemaknaan pengalaman penyintas sehingga program mitigasi dan edukasi kebencanaan dapat dirancang berdasarkan pengalaman dan kondisi nyata warga.
Potensi Dampak Kebijakan Sekolah Rakyat Terhadap Kesenjangan Sosial Dalam Pendidikan di Kota Surabaya (Perspektif SDGs) Lakxit Gustav Nur Aziz; Achmad Kamal Syah Lilah; Indah Prabawati; Firre An Suprapto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan Sekolah Rakyat terhadap kesenjangan sosial dalam sistem pendidikan dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk mengkaji berbagai sumber akademik terkait ketimpangan pendidikan dan kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pendidikan di Indonesia masih dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi, historis, dan kelembagaan, serta belum sepenuhnya teratasi melalui kebijakan pemerataan yang ada. Program Sekolah Rakyat hadir sebagai kebijakan pendidikan untuk memperluas akses bagi kelompok masyarakat kurang mampu. Namun, kebijakan ini memiliki sifat ambivalen, karena selain meningkatkan partisipasi pendidikan dan mengurangi angka putus sekolah, juga berpotensi menciptakan segregasi sosial, memperkuat stigma, dan membatasi interaksi lintas kelas sosial. Selain itu, aspek tata kelola kebijakan menunjukkan adanya potensi fragmentasi dalam sistem pendidikan nasional. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kebijakan yang inklusif, terintegrasi, dan berorientasi pada pemerataan kualitas pendidikan
Peran Konten feed Instagram @hellorubika sebagai Media Penyajian Informasi Pemerintah dalam Komunikasi Publik Nazwa Aurelia Hermansyah; Wahyu Budi Priatna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17481

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi pemerintah menjadi lebih responsif dan strategis melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konten feed Instagram @hellorubika sebagai media penyajian informasi pemerintah dalam komunikasi publik digital. Akun yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media ini digunakan untuk mendiseminasikan program prioritas kepada generasi Z dan milenial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan unit analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten @hellorubika diklasifikasikan menjadi tiga kategori utama: informatif, edukatif, dan hiburan. Strategi komunikasi yang diterapkan menggunakan pendekatan “hard message dengan soft delivery”, yaitu mengemas kebijakan pesan yang formal dengan visual yang menarik dan bahasa santai agar lebih mudah dipahami. Berdasarkan perspektif teori agenda setting, konten @hellorubika berperan dalam mengalihkan perhatian publik terhadap isu strategis pemerintah melalui penonjolan judul dan data numerik. Meskipun efektif dalam interaksi kuantitatif yang menarik, evaluasi dampak terhadap perubahan pemahaman masyarakat masih perlu dikembangkan lebih mendalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa akun tersebut merupakan instrumen strategi dalam membentuk prioritas perhatian masyarakat di ruang digital .
Gambaran Pendampingan Guru Pendamping Khusus (GPK) Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Sekolah Inklusi Zahra Ameylia; Rohmah Rifani; Eka Sufartianinsih Jafar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17509

Abstract

Pendidikan inklusi bertujuan menyediakan layanan pendidikan yang sesuai bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala, terutama pada peran guru pendamping khusus dalam proses pendampingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman guru pendamping khusus, bentuk pendampingan yang diberikan, serta faktor yang memengaruhi pendampingan terhadap ABK di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari tiga guru pendamping khusus yang aktif mendampingi ABK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga responden mengalami kesulitan pada tahap awal pendampingan akibat keterbatasan pengetahuan, namun didukung oleh motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Bentuk pendampingan yang diberikan disesuaikan dengan hambatan yang dialami anak, meliputi berbagai aspek perkembangan. Dampak pendampingan terlihat dari munculnya perilaku seperti agresi fisik serta kepuasan guru terhadap perkembangan anak. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala sesuai dengan program yang telah disusun. Faktor pendukung meliputi pelatihan, lingkungan sekolah, dan terapi yang dijalani anak, sedangkan faktor penghambat meliputi kondisi anak dan keterlibatan orang tua. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan strategi pendampingan yang lebih efektif, serta menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusi.
Pengaturan Ekspor Dan Impor UMKM Indonesia Dalam Mengakses Pasar Global Tithania Amelia; Meria Utama; Muhammad Syaifuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17586

Abstract

Economic globalization encourages openness in international trade, requiring Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to enhance their competitiveness in accessing global markets. However, export and import regulations in Indonesia remain complex and have not fully provided affirmative policies for MSMEs. This study aims to analyze the legal framework governing export and import activities of Indonesian MSMEs within the perspective of national law and its relevance to international trade regimes in supporting MSMEs’ access to global markets. This research employs a normative juridical method using statutory, conceptual, and analytical approaches. The findings indicate that existing regulations, including customs, trade, and MSME laws, remain general in nature, fragmented, and heavily administrative, thereby creating structural barriers for MSMEs in international trade activities. Optimization efforts require simplification of export-import procedures, stronger integration with the Trade Facilitation Agreement (TFA), digitalization of customs services, and capacity building for MSMEs. Therefore, legal reform is required to establish a more inclusive and facilitative regulatory framework for MSMEs in global trade.
Peran Sport Confidence Mempengaruhi Peak Performance Pada Atlet Basket Di Kota Makassar Muhammad Raihan; Faradillah Firdaus; Tri Sulastri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17587

Abstract

Dalam dunia olahraga, seorang atlet perlu memiliki kemampuan fisik, teknik, dan mental yang optimal untuk mencapai peak performance. Salah satu aspek psikologis yang berperan dalam pencapaian tersebut adalah sport confidence, yaitu keyakinan atlet terhadap kemampuannya untuk menampilkan performa terbaik saat bertanding. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sport confidence terhadap peak performance pada atlet basket di Kota Makassar pernah mengikuti pertandingan DBL. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Partisipan berjumlah 401 atlet basket yang pernah mengikuti pertandingan DBL, dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala sport confidence dan skala peak performance. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear. Hasil dari analisis menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara sport confidence terhadap peak performance atlet, dengan nilai signifikansi (p) = 0,000 (p < 0,05) dan koefisien determinasi R2 sebesar 0,130. Sehingga dapat di artikan sport confidence berkontribusi sebesar 13% terhadap peak performance. Semakin tinggi sport confidence seoarang atlet, maka semakin tinggi pula peak performance seorang atlet
Beban Finansial Pasca-Nikah Dalam Perspektif Maqashid Syariah: Studi Kritis Terhadap Perilaku Konsumtif Dalam Walimatul URS Fadhil Adha Mapperennu; M. Hafid Mahmudi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumtif dalam walimatul urs melalui tren intimate wedding, mengidentifikasi bentuk-bentuk beban finansial pasca-nikah yang ditimbulkannya, serta mengevaluasi kedua fenomena tersebut dalam perspektif maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap sumber-sumber fikih klasik dan kontemporer, termasuk kitab al-Muwafaqat karya Imam al-Syatibi, jurnal ilmiah terindeks, serta data empiris yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan metode content analysis dan analisis normatif usul al-fiqh dengan penekanan pada dimensi hifzh al-mal dan hifzh al-nasl. Hasil penelitian pertama menunjukkan bahwa tren intimate wedding mencerminkan perilaku konsumtif yang berlebihan, di mana walimatul urs telah bergeser dari syiar keagamaan menjadi representasi status sosial yang didorong oleh tekanan media sosial dan ekspansi industri pernikahan. Hasil penelitian kedua menunjukkan bahwa beban finansial pasca-nikah termanifestasi dalam empat bentuk: utang konsumtif pernikahan, gangguan arus kas keluarga, hilangnya opportunity cost finansial, dan konflik rumah tangga yang mengancam keberlangsungan pernikahan, dengan akar masalah pada lemahnya literasi keuangan, tekanan struktural media sosial, dan absennya internalisasi nilai Islam tentang kesederhanaan walimah. Hasil penelitian ketiga menunjukkan bahwa perilaku konsumtif dalam walimatul urs secara simultan mengancam kelima dimensi maqashid syariah, dengan ancaman terhadap hifzh al-mal sebagai yang paling konkret dan langsung.
Implementasi Online Single Submission (OSS) Dalam Percepatan Perizinan Di Kabupaten Tabanan Ni Ketut Arniti; I Dewa Putu Angga Primaditha; I Nyoman Subanda; I.G.A.A. Dewi Sucitawathi Pinatih
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17693

Abstract

Efektivitas pengoperasian platform Online Single Submission (OSS) di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Tabanan menjadi objek kajian utama dalam penelitian ini. Peneliti berusaha memotret fenomena tersebut dengan menerapkan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan secara komprehensif lewat studi dokumentasi, observasi lapangan, serta wawancara mendalam. Adapun teori implementasi kebijakan dari George C. Edwards III sengaja dipilih sebagai landasan teoritis guna membedah kualitas pelayanan publik secara mendalam, sekaligus memetakan berbagai kendala nyata di lapangan. Secara umum, kehadiran sistem OSS terbukti memberikan dampak positif dalam mempermudah proses perizinan usaha melalui integrasi sistem dan pemrosesan dokumen yang jauh lebih cepat. Kendati demikian, hasil riset menunjukkan bahwa efisiensi operasional sistem ini belum tercapai seutuhnya. Faktor penghambat utama yang ditemukan meliputi konektivitas internet yang masih minim di wilayah pelosok, rendahnya tingkat literasi teknologi di kalangan pelaku UMKM, serta adanya resistensi masyarakat yang cenderung gemar bertransaksi secara konvensional. Oleh karena itu, output dari kajian ilmiah ini diproyeksikan sebagai bahan referensi strategis untuk menciptakan regulasi perizinan digital yang lebih adaptif dan inklusif. Keywords: Online Single Submission (OSS), pelayanan publik, perizinan berusaha, transformasi digital, DPMPTSP Kabupaten Tabanan, reformasi birokrasi
Peran Desain Visual Dalam Mempertahankan Konsistensi Identitas Merk Pada Media Sosial Instagram @Healthygo_Id Raja Agung Sulaiman; Abung Supama Wijaya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17703

Abstract

Perkembangan media sosial mendorong perusahaan memanfaatkan Instagram sebagai media utama komunikasi pemasaran berbasis visual. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya konsistensi desain visual dalam membangun identitas brand dan meningkatkan engagement audiens pada akun Instagram @healthygo_id milik PT Dapur Sehat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan desain visual serta konsistensinya dalam mendukung strategi komunikasi pemasaran digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi, partisipasi aktif, wawancara, dan studi pustaka selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain visual berperan penting sebagai instrumen komunikasi, namun penerapannya belum optimal karena masih terdapat kelemahan pada hierarki visual, kepadatan informasi, serta inkonsistensi elemen seperti warna, tipografi, dan tata letak. Ketiadaan guideline desain menjadi faktor utama yang menyebabkan ketidakteraturan visual dan lemahnya brand governance. Meskipun demikian, konten dengan desain yang lebih terstruktur terbukti menghasilkan engagement yang lebih tinggi. Penelitian ini menegaskan bahwa konsistensi desain visual dan sistem pengelolaan yang terarah sangat penting untuk meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran digital serta memperkuat identitas brand.
Dinamika Sosial Mahar Pada Generasi Muda Di Lampung Tengah Dan Relevansinya Dengan Maqashid Al-Syariah Diah Novita Sari; Husnul Fatarib; Evy Septiana Rachman
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17725

Abstract

Mahar dalam Islam adalah pemberian wajib dari calon suami kepada calon istri sebagai bentuk rasa hormat, keikhlasan, dan bukti komitmen dalam pernikahan. Namun, perkembangan zaman dan pengaruh media sosial telah memunculkan tren mahar simbolis yang lebih sederhana, unik, dan lebih pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan generasi muda tentang mahar dan kesesuaiannya dengan prinsip syariat maqashid. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara dengan sepuluh informan generasi muda yang telah menikah menggunakan mahar simbolis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda cenderung menafsirkan mahar sebagai simbol cinta dan syarat hukum pernikahan yang tidak harus memiliki nilai materi yang tinggi. Mahar sederhana dinilai lebih relevan dengan kondisi ekonomi saat ini dan mampu memudahkan proses pernikahan. Dalam perspektif maqashid al-syariah, makna ini masih sejalan dengan tujuan syariah, terutama dalam menjaga manfaat, menghindari bahaya, melindungi harta benda (hifz al-mal), dan memudahkan pelaksanaan perkawinan. Dengan demikian, fenomena mahar simbolis mencerminkan perubahan sosial pada generasi muda tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar hukum Islam.