cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,996 Documents
Makna Pengalaman Learned Helplessness pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Pacaran Ainayya Nahdahunnisa; Andi Nurul Khalifah; Kurniawati Zainuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna pengalaman ketidakberdayaan yang dipelajari pada perempuan korban kekerasan dalam pacaran (KDRT). Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan fenomenologi transendental. Partisipan terdiri dari dua perempuan muda yang pernah mengalami hubungan pacaran yang melibatkan kekerasan psikologis, verbal, dan emosional. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, catatan lapangan, dan jurnal reflektif peneliti. Analisis data menggunakan prosedur fenomenologi psikologis Moustakas, yang meliputi epoche, horizonalisasi, identifikasi unit makna, pengelompokan tema, deskripsi tekstual, deskripsi struktural, dan sintesis esensi pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakberdayaan yang dipelajari terbentuk melalui paparan berulang terhadap kekerasan, manipulasi emosional, ketergantungan psikologis, dan rendahnya persepsi kontrol atas hubungan tersebut. Partisipan menunjukkan defisit motivasi, kognitif, dan emosional yang membuat mereka terjebak dalam hubungan yang destruktif. Lebih lanjut, faktor budaya, hubungan interpersonal, dan pengalaman traumatis sebelumnya memperkuat kondisi ketidakberdayaan tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa ketidakberdayaan yang dipelajari pada korban kekerasan dalam pacaran adalah pengalaman psikologis yang kompleks dan multidimensional, yang membutuhkan pendekatan intervensi yang empatik, kontekstual, dan berorientasi pada pemulihan psikologis.
Pertimbangan Penyidik Dalam Memberikan Rekomendasi Rehabilitasi Medis Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Maruba Binghot Sihombing; Henny Yuningsih; Irsan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17924

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan penyidik dalam memberikan rehabilitasi medis terhadap penyalahgunaan narkotika, penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (Statute Approach), pendekatan kasus (Case Approach), pendekatan konsep (Conseptual Approach). Adapun permasalahan yang dibahas Adalah 1). Factor-faktor apa saja yang mempengaruhi proses penyidikan dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika? 2). Apa yang menjadi pertimbangan penyidik dalam memberikan rekomendasi rehabilitasi medis terhadap penyalahgunaan narkotika? Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi penyidikan Adalah adanya kewenangan ganda antara BNN dan POLRI dalam hal penyidikan terhadap penyalahgunaan narkotika, penyidik memberikan rekomendasi rehabilitasi medis berdasarkan hasil Assesmen dari tim assesmen terpadu Narkotika.
Analisis Yuridis terhadap Perlindungan Hukum Anak Korban Kekerasan Seksual dalam Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 35/Pid.Sus-Anak/2023 suhaila zulkifli; Sukses Marhasak Panungkunan Siburian; Cinta Sri Wulanda Sinurat; Nabillah Putri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17946

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki peran penting dalam keberlangsungan hidup masyarakat dan negara. Oleh karena itu, anak memerlukan perlindungan agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Perlindungan terhadap anak telah dijamin dalam Pasal 28B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menegaskan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta memperoleh perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Meskipun berbagai peraturan telah mengatur perlindungan anak, kasus kekerasan seksual terhadap anak masih sering terjadi dan memberikan dampak berat terhadap korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, mengkaji kedudukan serta perlindungan hak anak korban dalam sistem peradilan pidana anak berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, serta menganalisis penerapan perlindungan hukum dalam Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 35/Pid.Sus-Anak/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan sifat deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif perlindungan anak korban kekerasan seksual telah diatur secara jelas, namun dalam praktik perlindungan korban masih belum optimal terutama dalam pemulihan melalui restitusi karena terkendala kemampuan ekonomi pelaku.
Kritik Diri dan Meyakinkan Diri pada Mahasiswa: Peran Dukungan Sosial dan Lama Masa Studi Feri Andriadi; Kurniati Zainuddin; Irdianti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17952

Abstract

Kritik diri merupakan kecenderungan individu untuk mengevaluasi diri secara negatif berdasarkan standar personal yang tinggi. Pada mahasiswa tingkat akhir, kondisi ini kerap muncul seiring meningkatnya tuntutan akademik selama penyusunan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan lama masa studi terhadap kritik diri mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini melibatkan 420 mahasiswa aktif semester 7–14 Universitas Negeri Makassar yang sedang menyusun skripsi, dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan Forms of Self-Criticism/Attacking & Self-Reassuring Scale dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh negatif signifikan terhadap kritik diri dan terhadap meyakinkan diri. Sebaliknya, lama masa studi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan sosial tetap berperan dalam menurunkan kecenderungan kritik diri mahasiswa, namun pada saat yang sama berkaitan dengan penurunan kemampuan meyakinkan diri, sementara lama masa studi tidak memiliki pengaruh secara langsung. Hasil ini mendorong perlunya program pendampingan mahasiswa akhir yang tidak hanya memperkuat dukungan sosial, tetapi juga melatih meyakinkan diri agar mahasiswa mampu mengelola kritik diri secara mandiri saat menghadapi tekanan akademik.
Lost In Scroll: Analisis Kualitatif Learning Loss Pada Siswa Smk Akibat Kecanduan Media Sosial : (Studi Kasus di SMK Negeri 2 Slawi, Kabupaten Tegal) Eni Rakhmawati Eni; M. Abdun Nasukha; Muhammad Rahmat Dwi Putra; Sahrizal
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18028

Abstract

Kecanduan media sosial pada kalangan remaja telah menjadi fenomena yang kian mengkhawatirkan di era digital, namun dampaknya terhadap learning loss khususnya pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih minim dikaji secara kualitatif dengan pendekatan kontekstual. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam pola learning loss yang dialami siswa SMK Negeri 2 Slawi akibat kecanduan media sosial, mencakup dimensi kognitif, afektif, dan perilaku akademik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 8 informan siswa, observasi kelas, serta telaah dokumen akademik. Data dianalisis menggunakan teknik thematic analysis dengan verifikasi member checking dan triangulasi sumber. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema utama learning loss: defisit konsentrasi, prokrastinasi akademik, penurunan prestasi, gangguan pola tidur, isolasi sosial produktif, dan degradasi literasi. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan media sosial lebih dari 6 jam per hari secara signifikan menggerus kapasitas belajar mandiri siswa dan merusak ritme akademik mereka. Kontribusi utama penelitian ini adalah menghadirkan kerangka konseptual baru yang mengintegrasikan teori Uses and Gratifications, Cognitive Load Theory, dan perspektif pendidikan karakter Islam dalam memahami learning loss berbasis kecanduan digital.
Pengaruh Pemanfaatan Chromebook Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Lamijo Lamijo; Parji Parji; Hanif Hanif
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18045

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan bantuan Chromebook terhadap motivasi dan hasil belajar IPAS siswa kelas VI di SDN 03 Madiun Lor dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain ex post facto. Sampel penelitian mencakup seluruh siswa kelas VI yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket pemanfaatan Chromebook, angket motivasi belajar, dan tes hasil belajar. Validitas instrumen diuji menggunakan korelasi Product Moment Pearson, sedangkan reliabilitas instrumen diuji menggunakan Cronbach’s Alpha. Data dianalisis melalui statistik deskriptif dan inferensial dengan korelasi Pearson, koefisien determinasi, dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Chromebook memiliki hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar serta hasil belajar IPAS siswa. Pemanfaatan perangkat tersebut mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif. Dengan demikian, optimalisasi pemanfaatan Chromebook dapat menjadi salah satu strategi pendukung pembelajaran IPAS berbasis digital dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Meskipun demikian, hasil penelitian perlu dipahami sesuai dengan karakteristik subjek dan konteks sekolah yang diteliti.
Peran Job Burnout dalam Memediasi Hubungan Workload dan Work-Life Balance terhadap Turnover Intention Gen Z di Sektor Digital E-Commerce Diah Febriyani; M. Irfani Hendri; Dody Pratama Marumpe; Titik Rosnani; Arman Jaya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workload dan work-life balance terhadap turnover intention dengan job burnout sebagai variabel mediasi pada karyawan Generasi Z di sektor digital e-commerce di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain causal-comparative. Sampel penelitian terdiri dari 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria Generasi Z yang bekerja di industri e-commerce minimal satu tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 1–5, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan SmartPLS untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa workload berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dan job burnout. Selain itu, work-life balance juga berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dan job burnout. Penelitian ini juga menemukan bahwa job burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Lebih lanjut, job burnout terbukti memediasi pengaruh workload dan work-life balance terhadap turnover intention.Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan kerja dan keseimbangan kehidupan kerja memengaruhi niat berpindah kerja tidak hanya secara langsung tetapi juga melalui kondisi psikologis berupa kelelahan kerja. Oleh karena itu, perusahaan di sektor digital e-commerce perlu mengelola beban kerja secara efektif, meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja, serta mencegah terjadinya burnout guna menekan tingkat turnover intention karyawan Generasi Z.
Pengaruh Person-Job Fit dan Etos Kerja terhadap Kinerja Karyawan melalui Komitmen Organisasi sebagai Mediator Gita Rizky Ananda Putri; M. Irfani Hendri; Dody Pratama Marumpe; Titik Rosnani; Arman Jaya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18050

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan elemen krusial yang menentukan keberhasilan organisasi dan dapat tercermin melalui kinerja karyawan. Pada PT XYZ masih mengalami inkonsistensi dalam mencapai target kerja setiap bulannya, yang menunjukkan belum optimalnya efektivitas kerja dan diindikasikan dipengaruhi oleh fenomena mismatch serta lemahnya etos kerja. Sehingga, studi ini bertujuan untuk menguji serta menganalisis pengaruh person-job fit dan etos kerja terhadap kinerja karyawan melalui komitmen organisasi sebagai mediator, mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian eksplanatori. Pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert 1-5 yang dibagikan secara offline kepada seluruh 55 karyawan. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa person-job fit tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi maupun kinerja karyawan. Etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan. Serta, komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan mampu memediasi pengaruh etos kerja terhadap kinerja karyawan, namun tidak memediasi pengaruh person-job fit. Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan etos kerja dan komitmen organisasi melalui keterlibatan, pemberian penghargaan, serta strategi manajemen SDM guna mendorong kinerja yang lebih produktif dan meningkatkan kapabilitas SDM yang kompetitif dan berdaya saing global.
Misi dan Strategi dalam Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi Pendidikan Islam: Tinjauan Manajemen Strategis Kontemporer Hafizh Taufiq Fadlur Rahman; Betty Anggoro Weni; Ice Rosina Sari; Subandi; Amiruddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18061

Abstract

Pendidikan Islam menghadapi tantangan kompleks di era globalisasi dan transformasi digital yang menuntut profesionalisme pengelolaan organisasi. Perencanaan strategis muncul sebagai instrumen krusial bagi kepemimpinan pendidikan Islam untuk mempertahankan relevansi dan mencapai keunggulan kompetitif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran misi dan strategi dalam konteks kepemimpinan dan perilaku organisasi di lembaga pendidikan Islam. Dengan menggunakan metode studi pustaka (library research), penelitian ini mengkaji integrasi antara prinsip manajemen modern dengan nilai-nilai fundamental Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa perencanaan strategis bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi intelektual dan etis yang mengarahkan organisasi menuju realisasi tujuan jangka panjang. Komponen utama seperti pengembangan misi yang berlandaskan nilai spiritual, penetapan sasaran yang terukur, dan formulasi strategi yang adaptif menjadi pilar keberhasilan organisasi. Kepemimpinan yang menginternalisasi nilai tadbir (manajemen bijak) dan syura (musyawarah) terbukti efektif dalam menciptakan harmoni antara dimensi spiritual dan pragmatis, yang pada akhirnya berkontribusi pada pencapaian visi pembentukan insan kamil.
Peran Guru IPS dalam Menanamkan Karakter Siswa Generasi Alpha melalui Pembelajaran IPS di SMPN 1 Wonodadi Blitar Mohammad Gunawan Juanda; Jani Jani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18070

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang masif membawa pergeseran orientasi nilai moral dan perilaku sosiologis pada Generasi Alpha. Penelitian lapangan ini bertujuan menganalisis peran strategis guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai fasilitator, motivator, dan teladan moral dalam menginternalisasi nilai-nilai karakter peserta didik di UPT SMPN 1 Wonodadi Blitar. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan melalui teknik pengumpulan data berupa observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik analisis data interaktif model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS berhasil mengintegrasikan lima nilai karakter utama (tanggung jawab, disiplin, kerja sama, toleransi, dan jujur) melalui manajemen diskusi heterogen, pemberian penguatan psikologis, serta pemanfaatan media visual adaptif. Kesadaran moral guru dan dukungan kebijakan institusi menjadi faktor pendorong utama, sedangkan hambatan muncul dari pola pergaulan instan digital serta lemahnya pengawasan orang tua di rumah. Sinergi peran guru secara konsisten terbukti efektif membentuk integritas moral peserta didik selaik rujukan regulasi pendidikan nasional.