cover
Contact Name
Oksfriani Jufri Sumampouw
Contact Email
oksfriani.sumampouw@unsrat.ac.id
Phone
+628114342467
Journal Mail Official
oksfriani.sumampouw@unsrat.ac.id
Editorial Address
Program Pascasarjana Prodi S2 IKM Unsrat Jl. Kampus Bahu Unsrat Manado 95115
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine
ISSN : -     EISSN : 27219941     DOI : https://doi.org/10.35801/ijphcm.v5i4
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine (IJPHCM) is on public health as discipline and practices related to preventive and promotive measures to enhance health of the public through scientific approach applying variety of technique. This focus includes area and scope such as biostatistics, epidemiology, health education and promotion, health policy and administration, environmental health, public health nutrition, sexual and reproductive health, and occupational health and safety.
Articles 65 Documents
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Sulfur Dioksida (SO2) dan Nitrogen Dioksida (NO2) di Sekitar Kawasan Shopping Center Manado tahun 2020 Ronald Alexander Wenas; Odi Roni Pinontoan; Oksfriani Jufri Sumampouw
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 2 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.2.2020.29431

Abstract

Latar belakang: Menurut data WHO tahun 2016 korban tewas karena polusi udara mencapai 61 ribu orang atau rata-rata-rata 25 orang meninggal per 100 ribu kapita terjadi di Indonesia. Polutan udara yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat seperti Sulfur Dioksida (SO2), Nitrogen Dioksida (NO2). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai risiko kesehatan masyarakat pada pedagang kaki lima (PKL) yang terpajan udara yang mengandung SO2 dan NO2 di Kawasan Shopping Center kota Manado tahun 2020. Metode: Metode penelitian observasional. Subyek penelitian ini yaitu udara sebanyak 5 titik yaitu bagian timur, utara, barat, selatan dan tengah dari kawasan Shopping Center Manado. Sebanyak 10 orang PKL di setiap titik untuk menjadi subjek penelitian. Kriteria yang menjadi subjek penelitian yaitu yang telah beraktifitas sebagai PKL minimal 7 tahun di lokasi studi. Jadi secara keseluruhan ada 50 PKL yang menjadi subjek penelitian. Analisa kualitas udara ambien SO2 dan NO2 dilakukan dengan tim dari laboratorium BTKLPP Kelas 1 Manado.   Hasil: Hasil penelitian pada PKL di Kawasan Shopping Center kota Manado, menunjukkan bahwa konsentrasi SO2  di udara berkisar 110,88-132,12 μg/Nm3 dan NO2 berkisar 130,69-205,10 μg/Nm3. Nilai tersebut masih berada pada NAB. Nilai RQ SO2  secara real time tidak ditemukan responden yang berisiko (nilai RQ>1). Nilai RQ SO2  life time ditemukan sebanyak 12 responden (24,0%) yang berisiko (nilai RQ>1) terhadap pajanan gas SO2. Nilai RQ NO2 secara ditemukan sebanyak 1 responden (2%) yang berisiko (nilai RQ>1). Nilai RQ NO2 life time ditemukan sebanyak 28 responden (56,0%) yang berisiko (nilai RQ>1) terhadap pajanan gas NO2. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini yaiu pajanan gas SO2  pada PKL secara real time tidak berisiko namun secara life time ditemukan berisiko terhadap kesehatan. Pajanan gas NO2 pada PKL baik secara real time maupun life time. berisiko terhadap kesehatan Disarankan perlu adanya pemeriksaan udara berkala dan diadakannya promosi kesehatan pada PKL di Kawasan Shopping Center kota Manado.
Evaluasi Pelaksanaan Surveilans Corona Virus Disease 2019 di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado tahun 2020 Fifie Polak; Oksfriani Jufri Sumampouw; Odi Roni Pinontoan
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 3 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.3.2020.29448

Abstract

Latar Belakang: Covid-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh World Health Organization. Selain itu, telah ditetapkan sebagai bencana nasional oleh Presinden Indonesia. Salah satu upaya preventif masuknya penyakit pada suatu daerah yaitu melalui kegiatan surveilans Covid-19. Bandar Udara Sam Ratulangi Manado merupakan salah satu pintu masuk negara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi kegiatan Surveilans Corona Virus Disease 2019 di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Bandar Udara Sam Ratulangi Manado pada April-Juli 2020. Informan dalam penelitian ini yaitu kepala seksi Surveilans Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandar Udara Sam Ratulangi Manado. Variabel dalam penelitian ini yaitu sistem surveilans Covid-19.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara, kamera, tape recorder dan alat tulis menulis. Analisis data dilakukan melalui analisis kesenjangan (gap analysis). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya jarak/ gap antara pedoman dan pelaksanaan sistem surveilans Covid 19 di Bandara Sam Ratulangi Manado sebesar 18,1%. Selain itu, diperoleh nilai Qi < 0. Ini berarti nilai pelaksanaan sistem surveilans Covid-19 dinyatakan belum memenuhi pedoman pelaksanaan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pelaksanaan sistem surveilans Covid-19 di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado sudah berjalan namun belum memenuhi pedoman pelaksanaan yang ada. Perlu dilakukan upaya penyebarluasan informasi, sosialisasi dan penyediaan SDM dan sarana prasaran yang lebih baik.
Analisis Kondisi Jalan dan Cuaca yang Berhubungan dengan Kecelakaan Kerja pada Pengemudi Ojek di Kota Bitung Petersen Jecson; Diana Vanda D. Doda; Odi Roni Pinontoan
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 3 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.3.2020.29632

Abstract

Latar belakang : Kecelakaan merupakan salah satu penyebab kematian di seluruh dunia dan setiap tahun sebanyak 1,25 juta orang meninggal dan hampir 50 juta orang cedera akibat kecelakaan. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa setiap tahun sebanyak 1,25 juta orang meninggal dan hampir 50 juta orang cedera akibat kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kondisi jalan dan cuaca yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pengemudi ojek di Kota Bitung. Metode : Penelitian ini adalah studi observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengemudi ojek yang ada di Kota Bitung pada tahun 2019, pengambilan sampel menggunakan rumus lemeshow dengan jumlah populasi tidak diketahui. Hasil perhitungan besar sampel pada penelitian ini, memperoleh sampel sebesar 96,04 atau sebanyak 96 orang. Dalam penelitian ini sampel digenapkan menjadi 100 orang pengemudi ojek di Kota Bitung. Variabel dalam penelitian ini yaitu jalan rusak, jalan berlubang, jalan licin dan hujan, dengan variabel dependen yaitu kecelakaan kerja pengemudi ojek. Data hasil penelitian dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil : hasil penelitian yang dianalisis menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara mengemudi di jalan rusak (p = 0,004), mengemudi di jalan berlubang (p = 0,002), mengemudi di jalan licin (p = 0,007), mengemudi waktu hujan dengan (p = 0,002) dengan kecelakaan kerja pada pengemudi ojek di Kota Bitung. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara kondisi jalan dan cuaca dengan kecelakaan kerja pada pengemudi ojek di Kota Bitung.
Emergency Respond Time, Waktu Tunggu, Waktu Tunggu Rawat Jalan dan Kekerasan pada Perawat Rumah Sakit Viermont Pakaya; Ora Et Labora Palendeng; Erwin Kristanto
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 3 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.3.2020.29867

Abstract

Background: Response time is the speed in the treatment of patients, calculated since the patient comes to a good handling for the patient is ≤ 5 minutes. Violence is an expression made by individuals or groups both physically and verbally, reflecting aggressive actions and attacks on freedom or dignity. The study aims to determine the Emergency Response Time And Outpatient Waiting Time With The Violence On The Nurses Of The General Hospital District of Luwuk Banggai. Method: This research was conducted in August to September in 2019 with a Respoden in research was a Nurse who works in the Public Hospital Of Luwuk area a number of 120 nurses. Research subject were 60 respondents. Variables in this study were response time, outpatient waiting time and behavior of violence. Data analysis using Chi Square. Result: the effectiveness of response time handling patterns especially in RSUD Luwuk Banggai 55.00% of respondents said that it was good enough. The results of the research prove that the handling of outpatient waiting time at the Luwuk Banggai District General Hospital 53.33% of respondents stated that it was very adequate forms of physical violence that had been done as many as 63.34% of respondents gave answers that physical violence was carried out including damaging Hospital Buildings, pelting glass, chairs, benches and various other equipment. Conclusion: The conclusion of this study is relationship between Emergency Response Time with Violent Behavior for Nurses is to maximize the handling of response time with ABCD procedures. This can also be achieved by improving human resources facilities and infrastructure and emergency room management or outpatient, hospital. In the relationship between waiting time Outpatient with Behavior Quality of service includes dimensions, namely: Determination of service time,Ease in meeting the needs of a patient,Convenience and hospitality,Aspects of Human Resources,Paying attention and others.
Pengetahuan dan Tindakan tentang Pencegahan Demam Berdarah Dengue Sindy Naomi Kasenda; Odi Roni Pinontoan; Oksfriani Jufri Sumampouw
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.4.2020.30355

Abstract

Latar Belakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit dengan tingkat penyebarannya tiap tahun meningkat. DBD saat ini selalu menjadi ancaman Kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Minahasa. Faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD seperti pengetahuan dan tindakan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan pengetahuan dan tindakan pencegahan DBD dari penderita DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Koya Kabupaten Minahasa. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan penelitian survei deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Koya Kabupaten Minahasa pada Juni-Juli 2020. Responden penelitian berjumlah 43 orang. Variabel dalam penelitian ini yaitu pengetahuan dan tindakan masyarakat. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, kamera, dan alat tulis menulis. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 11-20 tahun, berjenis kelamin perempuan, pelajar/ mahasiswa, berpendidikan SMA. Selanjutnya, sumber informasi tentang DBD berasal dari keluarga dan sumber informasi yang terpercaya tentang DBD yaitu tenaga kesehatan. Selanjutnya, pengetahuan responden masuk kategori baik dengan jumlah 20 responden (46,5%) dan tindakan responden masuk kategori baik dengan jumlah 29 responden (67,4%). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pengetahuan dan tindakan responden sudah baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dan tindakan melalui kegiatan promosi kesehatan.
Perilaku Safety Riding pada Pengendara Becak Motor (Bentor) Cindy Meisy Kairupan; Odi Roni Pinontoan; Oksfriani Jufri Sumampouw
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.4.2020.30359

Abstract

Transportasi mempunyai peranan penting dalam perwujudan wawasan nusantara dan mampu memperkokoh ketahanan nasional dan sangat berperan dalam hal mobilitas masyarakat, khususnya dalam pemindahan barang dan orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dengan perilaku safety riding pada pengendara Bentor di Togop Kecamatan Kotamobagu Barat. Metode Penelitian: penelitian menggunakan penelitian survei analitik, menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional (studi potong lintang) dan jumlah populasi yang diambil adalah seluruh pengendara bentor yang berjumlah 52 pengendara. Instrumen penelitian yaitu menggunakan kuesioner daring. Analisis yang digunakan yaitu uji chi square. Hasil Penelitian: Hasil yang didapatkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku safety riding (p=0,000, p=<0,05), terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku safety riding (p=0,037, p=<0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku safety riding, terdapat hubungn antara sikap dengan perilaku safety riding.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara Pada Masa Pandemi Covid 19 Festy Debora Umpung; Junita Maya Pertiwi; Grace Ester Caroline Korompis
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.4.2020.31024

Abstract

Latar Belakang: Tenaga kesehatan harus memiliki motivasi kerja yang tinggi agar puskesmas bisa berperan optimal pada masa pandemi Covid-19. Beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seperti kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengukur hubungan antara kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal dengan motivasi kerja tenaga kesehatan di puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara.  Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Tenggara pada Maret-Oktober 2020. Responden dalam penelitian ini yaitu 61 tenaga kesehatan di puskesmas Minahasa Tenggara. Variabel dalam penelitian ini yaitu kompensasi, kondisi kerja, kebijakan, hubungan interpersonal dan motivasi kerja. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner, dan lainnya. Data diperoleh melalui secara online menggunakan google form. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kompensasi (p=0,000; r=0,615), kondisi kerja (p=0,000; r=0,731), dan kebijakan (p=0,000; r=0,723) dengan motivasi kerja dimana hubungan antar variabel termasuk pada kategori kuat dan hubungan antar kedua variabel ini searah atau semakin tinggi kompensasi, kondisi kerja, dan kebijakan akan diikuti dengan semakin tinggi motivasi kerja atau sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara hubungan interpersonal (p=0,000; r=0,474) dengan motivasi kerja dimana hubungan antar variabel termasuk pada kategori sedang dan hubungan antar kedua variabel ini searah atau semakin baik hubungan interpersonal akan diikuti dengan semakin baiknya motivasi kerja atau sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh nilai β untuk kebijakan sebesar 0,968 (nilai terbesar) sehingga variabel yang paling dominan mempengaruhi motivasi kerja yaitu variabel kebijakan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal berhubungan dengan motivasi kerja tenaga kesehatan di puskesmas kabupaten Minahasa Tenggara. Variabel yang paling besar pengaruhnya yaitu kebijakan. Berdasarkan hasil penelitian ini maka pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara harus memperhatikan kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal di puskesmas sehingga tenaga kesehatan dapat bekerja secara optimal khususnya pada masa pandemi Covid 19.
Hubungan Konsumsi Fast Food, Makanan/ Minuman Manis dan Aktifitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Dan Status Gizi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Christine Evelyn Sitorus; Nelly Mayulu; John Wantania
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.4.2020.31025

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran dengan jumlah jam pelajaran yang banyak, dan tuntutan akademik yang tinggi merupakan faktor terjadinya perubahan pola makan, dan asupan yang buruk serta aktifitas fisik yang kurang, akibatnya dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskuler pada saat dewasa nanti karena kaitannya dengan penyakit metabolic sindrom, bila tidak dideteksi sejak dini dan diintervensi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara konsumsi fast food, makanan/minuman manis dan aktifitas fisik dengan kadar gula darah dan status gizi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.  Metode Penelitian: Jenis penelitian ini yaitu penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Jumlah responden sebanyak 140 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Variabel yang diteliti yaitu konsumsi fast food, makanan/ minuman manis, aktifitas fisik (variabel bebas) dan kadar gula darah dan status gizi (variabel terikat) Data diperoleh dengan mengukur asupan makanan (kuesioner food recall 3 x 24 hour), mengukur status gizi (Indeks Masa Tubuh), dan mengukur aktifitas fisik (kuesioner PAR yang dimodifikasi). Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan, status gizi normal 98 responden, status gizi gemuk, 114 responden sering mengkonsumsi makanan/minuman manis, 51 responden sering konsumsi fast food, 17 responden beraktifitas fisik ringan, 11 responden dengan kadar gula darah hiperglikemik. Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat korelasi positif antara konsumsi fast food dengan status gizi (p=0,041; R=0,628); tidak terdapat kolerasi antara konsumsi fast food dengan kadar gula darah (p=0,524; R=0,056); kolerasi positif antara makanan/ minuman manis dengan status gizi (p=0,000; R=0,141); tidak terdapat kolerasi antara makanan/minuman manis dengan kadar gula darah (p=0,116; R=0,134); terdapat kolerasi positif antara aktifitas fisik dengan status gizi (p=0,046; R=0,169); terdapat kolerasi antara aktifitas fisik dengan kadar gula darah (p=0,018; R=0,200). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat korelasi positif antara konsumsi fast food, makanan/minuman manis dan aktifitas fisik terhadap status gizi, dan terdapat kolerasi positif antara aktifitas fisik dengan kadar gula darah.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Penderita Tuberkulosis dengan Hasil Terapi di Puskesmas Biak Banggai I Wayan Baliasa; Wulan Pingkan Julia Kaundang; Barnabas Harold Ralph Kairupan
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.4.2020.31162

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis (TB) is a direct infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. In the province of Central Sulawesi, the cure rate and success of pulmonary TB treatment in 2009 to 2012 ranged from 87-88%, this data shows that it has met the national target of> 85%. The purpose of this study was to determine the correlation between the knowledge, attitudes and actions of TB patients with theraupetic of TB. Methods: The research design used in this study was a descriptive analytical study, with a cross sectional approach. The subject in this study were 49 pulmonary tuberculosis patients in 9 villages and 2 sub-districts which were included in the working area of Biak Public Health Center, Luwuk Utara, Banggai Regency. The research instrument used in this study was a questionnaire. Data was analyzed using SPSS with correlation test. Results: The results of this research was showed that there are correlation between knowledge and the results of therapy (p< 0,05; r=0,374). Meanwhile, there is no correlation between attitude and action variables and therapy results. Conclusion: The conclusion of this study is that there a correlation between knowledge about pulmonary TB and the results of therapy. Based on this result, it is necessary to promote the community about TB so that it can increase knowledge about TB.
Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Aktivitas Fisik dan Penerapan Prinsip Gizi Seimbang Pada Mahasiswa Pascasarjana M. Fadhel Nurmidin; Fatimawali Fatimawali; Jimmy Posangi
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.4.2020.31169

Abstract

Latar Belakang: Aktivitas fisik dan penerapan prinsip gizi seimbang pada saat pandemi Covid-19 kemungkinan akan mengalami perubahan dikarenakan pandemi Covid-19 yang mengharuskan semua orang untuk bekerja dan belajar dari rumah. Salah satunya yang terdampak dengan kondisi ini yaitu mahasiswa termasuk mahasiswa program Pascasarjana. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh pandemi Covid-19 terhadap aktivitas fisik dan penerapan prinsip gizi seimbang pada mahasiswa Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni-Juli 2020 terhadap 51 mahasiswa program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi. Variabel dalam penelitian ini yaitu aktivitas fisik dan penerapan prinsip gizi seimbang. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden terdistribusi paling banyak berumur 20-30 tahun (68,6%), berjenis kelamin perempuan (60,8%), telah bekerja (76,5%) dan tidak mempunyai fasilitas olahraga (58,8%). Selanjutnya, terlihat bahwa nilai rataan aktivitas fisik sebelum pandemi sebesar 3017,49 dan mengalami penurunan saat pandemi sebesar 2289,90. Nilai rataan penerapan prinsip gizi seimbang sebelum pandemi sebesar 70,02 menjadi 74,12 selama pandemi. Analisis data menunjukkan bahwa ada pengaruh pandemi Covid-19 terhadap aktivitas fisik (p-value= 0,03) dan penerapan prinsip gizi seimbang (p-value=0,000). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pandemi Covid-19 terhadap aktivitas fisik dan penerapan prinsip gizi seimbang. Berdasarkan hasil penelitian ini maka responden harus menjaga imunitas tubuh melalui melakukan aktivitas fisik setiap hari minimal 30 menit dan mengkonsumsi makan bergizi seimbang