cover
Contact Name
Rani Darmayanti
Contact Email
p3h@unupasuruan.ac.id
Phone
+6282245549135
Journal Mail Official
p3h@unupasuruan.ac.id
Editorial Address
Jl. Warungdowo, Pohjentrek, Komplek PCNU, Pasuruan
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Center of Education Journal (CEJou)
ISSN : 27215083     EISSN : 27236358     DOI : https://doi.org/10.55757/cejou.v5i1.606
Core Subject : Education,
The focuses of the manuscript received in the CEJou journal is limited to the topic: 1. Physics Education (Media, Educational Policy, Assessment, Learning Model) 2. Biology Education (Media, Educational Policy, Assessment, Learning Model) 3. Mathematics Education (Media, Educational Policy, Assessment, Learning Model) 4. Education in general (Sampling Model)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 169 Documents
Evaluasi Pembelajaran Bahasa Dalam Penyelesaian Soal Cerita Matematika: Studi Kasus Penguasaan Kosakata Akademik Siswa SMP Mukhzamilah Mukhzamilah
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 5 No. 2 (2024): Central Journal of Education (CEJou) December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v5i2.1188

Abstract

Kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika sering kali berakar pada kegagalan linguistik dibandingkan kegagalan numerik, di mana kendala bahasa menjadi penghambat utama dalam memahami instruksi logika. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pembelajaran bahasa melalui identifikasi hambatan penguasaan kosakata akademik siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, khususnya pada materi aljabar. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik tes diagnostik dan wawancara klinis terhadap 30 siswa SMP untuk membedah proses dekonstruksi bahasa pada soal. Hasil penelitian menunjukkan temuan yang signifikan bahwa 65% kegagalan siswa disebabkan oleh ketidaktahuan arti kata kunci fungsional dalam instruksi matematika, bukan karena ketidakmampuan menghitung. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguasaan kosakata akademik merupakan fondasi krusial dalam literasi numerasi. Implikasinya, diperlukan integrasi strategi literasi bahasa yang eksplisit dalam pembelajaran matematika untuk meminimalisir misinterpretasi soal dan meningkatkan performa akademik siswa. Temuan ini merekomendasikan adanya kolaborasi lintas disiplin antara pengajaran bahasa dan matematika guna menciptakan jembatan pemahaman yang lebih efektif bagi siswa di tingkat sekolah menengah.
Dekonstruksi Fenomena 'OBH Combi Sachet': Bagaimana Algoritma Viralitas di TikTok Mampu Mengubah Wajah Strategi Komunikasi dan Literasi Digital di Lingkungan Pendidikan Tinggi Masa Kini? Rani Darmayanti; Benoudjafer Ibtissam
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 7 No. 1 (2026): Center Journal of Education (CEJou)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v7i1.423

Abstract

Fenomena viralitas iklan "OBH Combi Sachet" di platform TikTok telah menciptakan pergeseran paradigma dalam pola konsumsi informasi digital di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi pola algoritma viralitas tersebut serta menganalisis relevansinya terhadap strategi komunikasi dan literasi digital dalam ekosistem pendidikan tinggi masa kini. Dengan menggunakan metode penelitian netnografi, data dikumpulkan melalui observasi mendalam dan dokumentasi sistematis terhadap konten video yang memiliki engagement tinggi di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi pendek yang menggunakan teknik hook repetitif, seperti frasa "uhuk-uhuk" dan "sat-set", terbukti sangat efektif dalam menarik perhatian audiens secara masif. Temuan ini mengindikasikan bahwa pola komunikasi viral tersebut dapat diadaptasi sebagai strategi pedagogis inovatif untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran digital. Dengan demikian, institusi pendidikan perlu mempertimbangkan adopsi elemen viralitas dalam penyusunan media ajar agar informasi lebih mudah dicerna dan relevan dengan gaya belajar mahasiswa di era disrupsi.
Beyond Traditional Coaching: Tinjauan Sistematis tentang Peran Feedback Real-Time Berbasis Artificial Intelligence dalam Mengoptimalkan Performa Fisik dan Keterampilan Motorik Siswa Dyas Andry Prasetyo; Derese Simegnew Alehegn
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 6 No. 2 (2025): Central Journal of Education (CEJou)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v6i2.445

Abstract

Di era digital yang berkembang pesat, literasi teknologi dan penguasaan keterampilan motorik presisi menjadi kompetensi fundamental bagi siswa, sehingga integrasi kecerdasan buatan (AI) kini dipandang sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dan kreatif untuk akselerasi performa fisik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan metode pelatihan konvensional yang sering kali bersifat subjektif, di mana penelitian terdahulu lebih banyak mengevaluasi durasi latihan daripada kualitas biomekanik, sehingga berdampak pada rendahnya optimalisasi pengembangan motorik halus dan kognitif siswa dalam konteks olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi feedback real-time berbasis AI dalam mengoptimalkan performa fisik dan keterampilan motorik siswa secara objektif. Menggunakan metode systematic literature review (SLR) dengan teknik analisis tematik terhadap berbagai jurnal bereputasi, penelitian ini mengkaji penggunaan perangkat sensor wearable dan computer vision sebagai instrumen pengumpul data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan feedback real-time memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perbaikan teknis gerak melalui mekanisme scaffolding digital yang mampu meminimalisir kesalahan koreksi mandiri; namun, ditemukan pula bahwa variabel kompleksitas antarmuka perangkat tidak berpengaruh terhadap efisiensi perolehan keterampilan jika tidak disertai dengan adaptasi pedagogis yang tepat. Kesimpulannya, integrasi AI sebagai instrumen pendukung dalam pendidikan jasmani berimplikasi pada transformasi pola pembinaan yang lebih presisi, efisien, dan personal.
Psikologi Olahraga Dan Kesejahteraan Mahasiswa: Analisis Kualitatif Dampak Pendekatan Humanistik Terhadap Pengurangan Kecemasan Dalam Penguasaan Keterampilan Renang Dasar Feri Weldani
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 6 No. 2 (2025): Central Journal of Education (CEJou)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v6i2.1714

Abstract

Di era disrupsi saat ini, penguasaan keterampilan motorik dasar seperti renang menjadi krusial bagi mahasiswa pendidikan jasmani untuk menunjang kompetensi profesional. Strategi pembelajaran humanistik yang mengedepankan pendekatan emosional dan suportif dipandang sebagai metode yang efektif dan menarik untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena tingginya tingkat kecemasan mahasiswa dalam penguasaan teknik renang dasar, di mana selama ini banyak penelitian hanya berfokus pada aspek teknis motorik semata, sehingga pengabaian terhadap aspek psikologis sering kali menghambat optimalisasi capaian psikomotorik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam dampak penerapan pendekatan humanistik terhadap penurunan tingkat kecemasan mahasiswa dalam pembelajaran renang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap mahasiswa PJKR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik memberikan dampak positif yang signifikan dalam menciptakan rasa aman, yang berfungsi sebagai scaffolding psikologis untuk menurunkan kecemasan. Tidak ditemukan adanya variabel teknis yang berpengaruh dominan dalam menurunkan kecemasan, melainkan faktor iklim emosional yang diciptakan oleh dosen. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi psikologi olahraga melalui pendekatan humanistik sangat vital dalam pengembangan keterampilan psikomotorik mahasiswa, sehingga perlu diterapkan sebagai strategi pembelajaran berkelanjutan untuk mencapai efektivitas kurikulum pendidikan jasmani yang lebih holistik.
Menjawab Tantangan Pendidikan Jasmani Masa Depan: Systematic Literature Review Mengenai Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis AI Dalam Meningkatkan Literasi Gerak Dan Keterampilan Sosial Feri Weldani; Ayu Ismi Hanifah
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 7 No. 1 (2026): Center Journal of Education (CEJou)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v6i2.1715

Abstract

Di era Society 5.0, keterampilan literasi gerak dan sosial siswa menjadi krusial, menuntut strategi pengajaran yang adaptif, kreatif, dan berbasis teknologi untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pergeseran paradigma pendidikan jasmani yang selama ini cenderung konvensional, sehingga diperlukan evaluasi mendalam terhadap efektivitas integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai media pembelajaran modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran media pembelajaran berbasis AI dalam mengoptimalkan pengembangan kognitif, motorik, dan psikomotorik siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik analisis deskriptif-kualitatif terhadap literatur terpilih dari pangkalan data bereputasi, mencakup pemanfaatan perangkat lunak AI, sensor gerak, dan aplikasi feedback real-time. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa media berbasis AI memberikan dampak positif signifikan terhadap akselerasi keterampilan motorik dan interaksi sosial melalui penyediaan scaffolding yang personal, meskipun terdapat tantangan pada aksesibilitas infrastruktur teknologi yang mempengaruhi efektivitas implementasi di lapangan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi AI bukan sekadar alat bantu, melainkan katalisator strategis dalam transformasi pendidikan jasmani yang berkelanjutan untuk menjawab tantangan kompetensi masa depan. Implikasi dari temuan ini memberikan panduan bagi praktisi pendidikan dalam merancang kurikulum berbasis teknologi yang inklusif dan progresif.
Eksplorasi Ecopedagogy dalam Pendidikan Jasmani: Strategi Outdoor Learning Berbasis Lingkungan untuk Membangun Karakter Peduli Lingkungan dan Sportivitas Mahasiswa Moh Hasan Basri
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 6 No. 2 (2025): Central Journal of Education (CEJou)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v6i2.1717

Abstract

Di era disrupsi digital saat ini, penguasaan keterampilan karakter dan sikap sosial menjadi urgensi bagi mahasiswa, di mana pendekatan outdoor learning berbasis lingkungan dipandang sebagai strategi kreatif dan efektif untuk mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan penelitian terdahulu yang umumnya masih berfokus pada aspek teknis motorik, sehingga diperlukan evaluasi mendalam mengenai dampak ecopedagogy terhadap pengembangan karakter peduli lingkungan dan sportivitas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas penerapan ecopedagogy dalam pendidikan jasmani guna membentuk perilaku pro-lingkungan dan sikap sportif mahasiswa. Metode yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan observasi terstruktur dan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data serta perangkat instrumen evaluasi outdoor behavior scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ecopedagogy memberikan dampak positif signifikan terhadap peningkatan karakter peduli lingkungan dan sportivitas, dengan scaffolding reflektif terbukti sebagai variabel krusial yang memperkuat internalisasi nilai mahasiswa, sementara aspek kognitif tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam jangka pendek. Kesimpulan penelitian ini mengimplikasikan bahwa integrasi ecopedagogy dalam kurikulum pendidikan jasmani mampu menjadi katalisator pengembangan karakter holistik mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Melawan Tirani Sedentari: Dekonstruksi Perilaku Malas Bergerak Siswa Melalui Pendekatan Fenomenologi Media Non-Digital Berbasis Kearifan Lokal dalam Penjas Mas Odi
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 6 No. 2 (2025): Central Journal of Education (CEJou)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v6i2.1718

Abstract

Pada era disrupsi layar saat ini, keterampilan literasi fisik alami dan resiliensi motorik siswa menjadi sangat krusial, di mana pengajaran berbasis gerak nyata yang adaptif, kreatif, dan bebas dari ketergantungan gawai dipandang sebagai strategi paling efektif untuk meningkatkan keterampilan tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya riset penjas yang terlalu berfokus pada digitalisasi, sementara pengajaran ini mengevaluasi dampak dekonstruktif media non-digital berbasis kearifan lokal terhadap perilaku malas bergerak, serta kontribusinya pada pengembangan aspek motorik, afektif, dan psikomotorik anak secara simultan. Tujuan utama penelitian ini adalah menguraikan proses internalisasi aktivitas fisik berbasis budaya lokal dalam mengikis fenomena sedentari siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenologi hermeneutik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, dokumentasi riset penjasorkes, dan wawancara mendalam, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Penelitian ini mencakup wilayah sekolah dasar pesisir tanpa menggunakan perangkat digital, melainkan mengoptimalkan perangkat fisik konvensional. Hasil penelitian memaparkan bahwa pemanfaatan media non-digital berdampak positif signifikan dalam meningkatkan intensitas gerak kasar anak; scaffolding berupa dukungan sosial teman sebaya dan struktur permainan tradisional menjadi variabel utama yang memengaruhi keberhasilan tersebut. Temuan unik menunjukkan bahwa instruksi verbal guru yang terlalu teoritis tidak berpengaruh signifikan terhadap kemauan gerak siswa jika tidak dibarengi modifikasi alat konkret. Kesimpulannya, implikasi hasil ini menegaskan bahwa rekayasa lingkungan belajar non-digital berbasis kearifan lokal efektif memulihkan otentisitas kebugaran anak dari ancaman sedentari akut.
Anatomi Krisis Kebugaran Motorik: Eksplorasi Kualitatif Hambatan Psiko-Fisik Anak Pesisir Menggunakan Analisis Tematik Rekaman Dokumentasi Riset Penjasorkes Dyas Andry Prasetyo
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 7 No. 1 (2026): Center Journal of Education (CEJou)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v7i1.1720

Abstract

Di era digital dan globalisasi saat ini, keterampilan literasi fisik serta adaptabilitas psikomotorik anak menjadi modal krusial yang harus dimiliki siswa untuk menghadapi tantangan masa depan. Pengajaran berbasis pendekatan personal, adaptif, dan kontekstual dipandang sebagai strategi kreatif serta efektif untuk menstimulasi aspek tersebut secara optimal. Namun, sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada evaluasi kuantitatif kebugaran umum tanpa membedakan batasan geografis yang spesifik. Penelitian Penjasorkes ini mengevaluasi hambatan nyata, dampak isolasi geografis, serta faktor psiko-fisik yang memengaruhi tingkat kebugaran motorik anak-anak di wilayah pesisir. Tujuan utama dari penelitian kualitatif ini adalah mengeksplorasi secara mendalam anatomi krisis kebugaran motorik serta mengidentifikasi hambatan internal maupun eksternal yang dihadapi mereka. Menggunakan desain eksploratif kualitatif dengan teknik analisis tematik, pengumpulan data dilakukan melalui rekaman dokumentasi riset Penjasorkes terdahulu yang mencakup catatan klinis, observasi gerak, dan wawancara terstruktur tanpa melibatkan perangkat digital khusus. Hasil penelitian mengungkap dampak negatif yang signifikan akibat keterbatasan ruang publik dan hambatan psikologis berupa kecemasan gerak terhadap performa motorik anak. Ditemukan bahwa scaffolding dalam bentuk dukungan lingkungan sosial dan variasi permainan tradisional menjadi variabel utama yang memengaruhi peningkatan kemampuan psikomotorik mereka secara positif, sementara faktor sarana olahraga formal modern terbukti tidak berpengaruh signifikan dalam memicu minat gerak mandiri. Kesimpulannya, krisis ini memerlukan intervensi kurikulum Penjasorkes kontekstual berbasis kearifan lokal guna memulihkan keterbatasan psiko-fisik anak.
Menggugat Olahraga Modern: Studi Etnografi Kualitatif Revitalisasi Permainan Tradisional Madura Sebagai Media Pembentuk Karakter Orisinal Non-Digital Siswa Dyas Andry Prasetyo; Mas Odi
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 6 No. 2 (2025): Central Journal of Education (CEJou)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v6i2.1721

Abstract

Di era digital dan kecerdasan buatan saat ini, pembentukan karakter orisinal non-digital serta keterampilan motorik otentik menjadi sangat krusial bagi siswa. Revitalisasi permainan tradisional dipandang sebagai strategi pengajaran yang efektif, kreatif, dan menarik untuk mengimbangi dominasi gawai. Selama ini, penelitian lebih banyak berfokus pada modernisasi olahraga berbasis teknologi, sehingga penelitian ini hadir untuk mengevaluasi devaluasi nilai budaya serta dampak degradasi karakter sosial-afektif terhadap perilaku siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi hegemoni olahraga modern dan merevitalisasi permainan tradisional Madura sebagai media pembentuk karakter psikomotorik, kognitif, dan afektif siswa. Metode yang digunakan adalah studi etnografi kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif mendalam, wawancara klinis, dan dokumentasi, dengan cakupan interaksi sosial budaya siswa di lingkungan sekolah. Analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman, berbantuan perangkat lunak analisis data kualitatif NVivo untuk pengkodean temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi permainan tradisional Madura memberikan dampak positif yang signifikan berupa penguatan scaffolding moral, kerja sama, ketangkasan fisik, dan regulasi emosi siswa. Karakter sosial bertindak sebagai variabel utama yang mempercepat internalisasi nilai etis, sementara ketergantungan gawai yang tinggi ditemukan tidak berpengaruh secara signifikan ketika siswa sepenuhnya terlibat dalam dinamika permainan fisik yang interaktif. Kesimpulannya, penelitian ini berimplikasi pada pentingnya integrasi kurikulum berbasis kearifan lokal sebagai media pemulihan karakter orisinal anak.