cover
Contact Name
Nurain Suryadinata
Contact Email
semnasdies@fkip.unila.ac.id
Phone
+6285269017688
Journal Mail Official
nurain.suryadinata@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 2716053X     DOI : https://doi.org/10.23960/prosemfkip
Core Subject : Education,
Prosiding seminar nasional pendidikan FKIP Universitas Lampung merupakan media publikasi artikel-artikel ilmiah yang dipresentasikan dalam kegiatan seminar nasional pendidikan yang dilaksanakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Artikel-artikel yang dimuat dalam prosiding ini merupakan artikel-artikel yang membahas kajian-kajian tentang dunia pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 118 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas IV di UPTD SDN 122349 Pematangsintar Tahun Ajaran 2023/2024 Ika Aprilita Sinaga; Dedy Dores Sidabariba
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dipicu oleh rendahnya nilai belajar IPA dan kurangnya keterlibatan dalam proses pembelajaran di kelas IV UPTD SDN 122349 Pematangsiantar. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai apakah penggunaan model pembelajaran Quantum Teaching berpengaruh terhadap nilai belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas IV UPTD SDN 122349 Pematangsiantar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan desain penelitian one group pretest-posttest. Lokasi penelitian ini adalah UPTD SDN 122349 Pematangsiantar. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun 2023/2024 dengan jumlah sampel penelitian yaitu 32 siswa. Instrumen penelitian soal tes hasil belajar berjumlah 20 dengan bentuk soal pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji ANAVA satu jalan. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis yang tertulis pada lampiran, yaitu: "Hipotesis diterima (H_0:µ_A1=µ_A2) ditolak, jika Fh > Ft pada taraf signifikansi 0,05". Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak dari penggunaan model Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa kelas IV UPTD SDN 122439 Pematangsiantar.
Pemahaman Nilai Piil Pesenggiri sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa di SMP Berbasis Profil Pelajar Pancasila Khaerul Fikri; Ayu Setiyo Putri
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini mempermudah manusia bertukar informasi. Hal ini memunculkan banyak tantangan baru, salah satunya lunturnya budaya atau kearifan lokal. Tergerusnya budaya berdampak terhadap perubahan karakter. Saat ini banyak siswa SMP yang terjerat kasus pidana. Perundungan, tawuran, dan penistaan agama, ini hanya segelintir kasus yang menandakan turunnya karakter pada siswa SMP. Untuk menangani permasalahan tersebut, strategi yang dapat ditempuh adalah melakukan penguatan karakter pada siswa SMP dengan menanamkan pemahaman nilai-nilai Piil Pesenggiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui studi pustaka. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya hubungan antara nilai-nilai dalam Piil Pesenggiri dengan karakteristik Profil Pelajar Pancasila. Selain itu, Piil Pesenggiri dapat digunakan untuk memperkuat karakter siswa sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini sangat penting karena hasilnya dapat menjadi strategi untuk memperkuat karakter. Diharapkan setelah memahami nilai yang terkandung dalam Piil Pesenggiri, siswa memiliki karakter yang kuat. Sehingga kedepannya tidak terjadi kasus pidana yang menjerat siswa SMP.
Integrasi Nilai-Nilai Budaya Ketimuran dan Inovasi Smart Society 5.0 Sebagai Strategi Pencegahan Bullying di Sekolah Indonesia: Sebuah Pendekatan Aksiologis Alivinda Aulia Safira Musyarofah
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menginvestigasi hasil integrasi nilai-nilai budaya ketimuran dan inovasi smart society 5.0 sebagai strategi pencegahan bullying di sekolah indonesia dengan pendekatan aksiologis. Budaya Ketimuran memiliki nilai-nilai yang melibatkan kesopanan, gotong royong, dan keterlibatan sosial yang kuat. Namun, masih ada kasus-kasus bullying yang terjadi di sekolah-sekolah Indonesia, yang bertentangan dengan nilai-nilai ini. Penelitian ini menggunakan metode SLR dan analisis kualitatif untuk menganalisis fenomena nilai-nilai budaya Ketimuran dapat mempengaruhi kasus-kasus bullying, baik sebagai pemicu atau sebagai faktor yang dapat mengurangi insiden-insiden tersebut. Selain itu terlibat juga dalam proses mengeksplorasi upaya-upaya yang dapat diambil dalam konteks aksiologi untuk meminimalkan kasus-kasus bullying dan mempromosikan lingkungan sekolah yang lebih aman dan inklusif. Hasil penelitian ini mengungkapkan pentingnya memahami bagaimana nilai-nilai budaya lokal dapat berperan dalam memahami dan mengatasi bullying di sekolah Indonesia. Studi ini memberikan wawasan yang berharga tentang kajian aksiologi yang dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan pemahaman tentang fenomena sosial ini dan merumuskan strategi intervensi yang lebih efektif dalam konteks budaya Ketimuran.
Pembelajaran Muatan Lokal Seni Rampak Bedug pada Materi Alat Musik Tradisional Kelas XI di SMAN 2 Pandeglang Aldi Purwanto; Syamsul Rizal; Rian Permana
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali informasi mengenai pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug pada materi alat musik tradisional di kelas XI. SMA Negeri 2 Pandeglang adalah salah satu sekolah yang terpilih menjadi sekolah penggerak di Kabupaten Pandeglang, dan sudah menerapkan kurikulum pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan menginterpretasikan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug pada materi alat musik tradisional di kelas XI dalam proses pembelajaran melibatkan beberapa tahapan. Tahapan pertama adalah pra kegiatan, di mana guru melakukan pengecekan perangkat pembelajaran. Tahap berikutnya adalah kegiatan awal dimana siswa melakukan pemanasan dan olah tubuh. Tahap berikutnya adalah kegiatan inti dimana siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu pemusik dan penari untuk memfokuskan latihan. Tahap selanjutnya yaitu evaluasi dimana guru mengevaluasi hasil dari pembelajaran. Tahapan yang terakhir yaitu penutup dimana siswa harus membereskan alat-alat yang sudah dipakai saat pembelajaran. Hasil pembelajaran dapat disimpulkan bahwa pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug meliputi penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini memberikan dukungan penting dalam pemahaman pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug dalam proses pembelajaran. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan dan referensi bagi para guru dan pihak-pihak yang terkait.
Analisis Studi Literatur: Pentingnya Literasi Digital Terhadap Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Theresia Anggraini; Masduki Ahmad; Ivan Hanafi
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya literasi digital terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru dengan menggunakan metode analisis studi literatur, yakni dengan melihat dari hasil penelitian terdahulu atau artikel ilmiah yang dipublikasi di jurnal internasional maupun nasional dalam jangka waktu 2019 sampai 2023. Pada penelitian ini peneliti memilih sebanyak 20 artikel yang dianalisis dan diambil kesimpulannya. Berdasarkan hasil studi literatur didapatkan bahwa literasi digital berpengaruh secara positif terhadap kompetensi pedagogik guru.
Pentingnya Dukungan Orang Tua dalam Mengatasi Stres Akademik Siswa SMA: Sebuah Studi Literatur Nadia Pramugarini Mutiara Dewi; Daru Wahyuningsih; Elvin Yusliana Ekawati
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres akademik menjadi tantangan signifikan bagi siswa SMA, dan peran orang tua dalam memberikan dukungan emosional dan praktis dapat berperan penting dalam mengatasi dampak negatifnya. Studi ini menggunakan metode studi literatur untuk menyelidiki pentingnya dukungan orang tua dalam membantu siswa SMA mengatasi stres akademik. Dengan meninjau serangkaian artikel ilmiah dan sumber literatur lainnya, peneliti menganalisis berbagai dimensi dukungan orang tua, termasuk dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan informasional, serta cara-cara implementasinya dalam mengurangi stres akademik. Studi literatur ini juga mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual dan dinamika hubungan orang tua-siswa yang dapat memengaruhi efektivitas dukungan. Hasil studi literatur ini menyoroti bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam kehidupan akademik siswa SMA dapat memberikan dampak positif pada kesejahteraan mental dan prestasi akademik mereka. Implikasi praktis dari penelitian ini termasuk pengembangan program dukungan orang tua di tingkat sekolah dan upaya kolaboratif antara orang tua, guru, dan siswa untuk mengurangi beban stres akademik. Penelitian ini memberikan landasan teoritis yang kuat untuk memahami peran krusial orang tua dalam membantu siswa SMA mengatasi stres akademik, dan mendorong upaya lebih lanjut untuk memperkuat keterlibatan orang tua dalam mendukung kesejahteraan psikologis anak-anak mereka di masa sekolah menengah atas.
Analisis Kualitas Pengajaran Guru dalam Kurikulum Merdeka Ani Nurdiana; Undang Rosidin; Agung Putra Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka berhubungan erat dengan proses pengarahan dalam sebuah pendidikan. Perubahan Kurikulum merdeka memberikan ruang bagi guru untuk beradaptasi dengan kebutuhan pembelajaran di kelas. hasil supervisi perencanaan pada sekolah yang diteliti mendapatkan hasil yang maksimal pada setiap guru, tentu akan berbeda pada pelaksanaan ketika ditinjau dari guru yang memiliki pengalaman lebih lama dan guru yang masuk di dunia pendidikan beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pengajaran guru dalam kurikulum merdeka melalui instrumen penilaian guru pada saat pelaksanaan pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian sebanyak dua orang guru, yakni guru senior dan guru junior yang mengajar di kelas X dengan Kurikulum Merdeka. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Observasi pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui lembar observasi penilaian guru di kelas dengan waktu yang berbeda, Teknik analisis data dilakukan dengan mengelompokkan dan menyeleksi data dari lembar observasi penilaian berdasarkan aspek yang diamati, kemudian menggambarkan dan menyimpulkan hasilnya untuk menjawab permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru senior maupun guru junior memiliki performa yang sangat baik dalam penerapan proses pembelajaran. Namun demikian, terdapat perbedaan skor antara keduanya. Guru senior memiliki nilai yang cukup sebesar 68,2 pada aspek “Pemanfaatan sumber belajar atau media pembelajaran” sedangkan pada guru junior dalam aspek penerapan program pembelajaran dengan skor 72 dengan predikat Cukup. Meskipun kedua guru memperoleh predikat baik, refleksi terhadap hasil supervisi dapat menjadi landasan untuk terus meningkatkan aspek-aspek tertentu guna mencapai standar yang lebih tinggi dalam penerapan Kurikulum Merdeka.
Peningkatan Minat Belajar Siswa dalam Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dengan Menggunakan Media Pembelajaran Flash Card pada Siswa Kelas VII MTs Arifah Gowa Ahmad Suryadi; Husnusaadah; Hapsah; Ratnasari
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal dan mengingat gambar berhala menggunakan media pembelajaran flash card pada siswa kelas VII MTs Arifah Gowa Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Menurut Suharsimi Arikunto, dkk (2007: 3) penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan dari kegiatan pembelajaran berupa tindakan yang sengaja dimunculkan dan terjadi pada sebuah kelas secara bersama. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam menggunakan media pembelajaran flash card pada siswa kelas VII MTs Arifah Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Pada siklus I pada pertemuan pertama persentase keaktifan siswa sebesar 34,29%, kemudian pada pertemuan kedua rata-rata persentase keaktifan siswa ialah 54,28%. Sedangkan pada siklus II pada pertemuan ke-1 dan ke-2 meningkat menjadi 74,28% dan 88,57%. Hasil evaluasi pada saat pra siklus rata-rata nilai ketuntasan yang didapat ialah 70.57, siklus pertama nilai rata-rata yang diperoleh ialah 78,54 dan siklus kedua rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 84.63.
Ideologi Matriarki Seni Tari Tradisional Ronggeng Bugis (Studi Kasus pada Sanggar Pringgading Cirebon) Yuliawan Kasmahidayat; Muhamad Rizki Abdilah; Tarisa Damayanti
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengembangan minat dan bakat seseorang dalam dunia pendidikan adalah hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah minat dan bakat di bidang tari. Namun, pada kenyataannya, tarian lebih identik dengan perempuan sehingga keadaan laki-laki yang menjadi minoritas dalam menekuni bidang tersebut memunculkan anggapan feminim yang dikaitkan dengan penggunaan tata rias ketika menari, ataupun seringnya berinteraksi dan bergaul dengan perempuan. Tari Ronggeng Bugis yang dibahas dalam penelitian ini dibawakan oleh laki – laki, yang tentunya menuai kontra pada awalnya. Adanya ideologi matriarki di tarian ini sangat berpengaruh terhadap penilaian masyarakat tehadap laki – laki menari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan teknik kualitatif. Hasil analisis dalam penelitian ini adalah pelaku seni atau seniman dalam Tari Roggeng Bugis banyak mempunyai peluang usaha, membuat lapangan pekerjaan bagi orang, dan juga ikut serta dalam melestarikan budaya Indonesia agar tidak punah.
Profesionalisme Guru dalam Mendidik Pola Perilaku Siswa pada Sekolah Penggerak di MA Darul Ulum Palangka Raya Saiful Lutfi; Hamdi; Norhidayani
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya kemajuan zaman membuat pola perilaku terpengaruh dan terkikisnya adab, baik pengaruh lingkungan maupun kurangnya kendali orang tua dan guru. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Profesionalisme Guru dalam Mendidik Pola Perilaku Siswa Pada Sekolah Penggerak di MA Darul Ulum Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriftif. Subjek data berjumlah 3 orang (1 orang Guru, wakamad Kurikulum dan Kepala sekolah). 1orang guru untuk memperoleh peran guru dalam menanamkan pola perilaku siswa, wakamad kurikulum untuk memperoleh terkait pelaksanaan kurikulum merdeka dan dengan kepala sekolah untuk memperoleh bagaimana kendali kebijakan kurikulum merdeka yang ada di MA Darul Ulum Palangka Raya. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles and Huberman (1984), menggali dan meninjau kembali data sampai diperoleh data yang jenuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Profesionalisme Guru sangat berperan penting dalam membentuk pola perilaku siswa, khususnya dalam mewujudkan karakter pelajar pancasila di sekolah penggerak yang mana dalam proses pembelajaran guru harus bisa menguasai siswa sehingga akan mudah membentuk pola perilaku siswa dalam keseharian, hal ini diwujudkan dengan menanamkan sikap berwibawa kepada siswa agar tingkat kesetaraan tidak ada dalam mendidik.

Page 6 of 12 | Total Record : 118