cover
Contact Name
Adi Iwan Hermawan
Contact Email
hermawanadi328@gmail.com
Phone
+6281359142808
Journal Mail Official
adihermawan@unimudasorong.ac.id
Editorial Address
Jalan K.H. Ahmad Dahlan No.1, Mariat Pantai, Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra dan Pengajarannya
ISSN : 27211533     EISSN : 27211533     DOI : -
Core Subject : Education,
The Frasa Journal contains articles and research results. The scope of the research includes learning and studying Indonesian Indonesian literature, both Indonesian as a first language, second language, and foreign language. The scope of research/articles that can be published in the Frasa Journal includes Indonesian microlinguistics, such as phonology, morphology, syntax, semantics, discourse, historical linguistics, comparative linguistics, comparative historical linguistics, diachronic linguistics, synchronic linguistics, contrastive linguistics. Interdisciplinary Macrolinguistics, such as psycholinguistics, sociolinguistics, stylistics, and semiotics as well as language skills listening, speaking, reading, and writing. Indonesian literature such as literary theory, literary history, literary criticism, comparative literature, and sociology of literature. Indonesian Language and Literature Education such as lesson planning, learning strategies, learning evaluations, curriculum, teaching materials, and learning media.
Articles 148 Documents
PENGGUNAAN ABREVIASI DI MEDIA SOSIAL FACEBOOK PADA AKUN MOTOJELAJAH. Regina Jois Bless; Ismail Marzuki; Kartika Tiara Syarifuddin
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.6175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis, bentuk asli, serta proses pembentukan abreviasi yang digunakan pada media sosial Facebook. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan paradigma postpositivisme. Sumber data penelitian ini adalah akun Facebook motojelajah, sebuah akun pembuat konten yang berfokus pada destinasi wisata di Provinsi Papua Barat Daya. Data penelitian berupa kata dan frasa yang mengandung unsur abreviasi di dalam status maupun kolom komentar akun tersebut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode simak dengan teknik lanjutan berupa teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat menggunakan instrumen kartu data berkode. Analisis data dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data (data display) dalam bentuk teks naratif, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Melalui metode ini, fenomena kebahasaan berupa penggunaan abreviasi di media sosial dapat digambarkan secara objektif, sistematis, dan sesuai dengan realitas penggunaan bahasa di lapangan.
PEREMPUAN DALAM JERAT KAPITALISME: KAJIAN FEMINISME MARXIS DALAM NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI Shafira Dzikriyya; Yusri Arifah Aminnur; Zalva Zanira Amri
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i2.6185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan posisi perempuan terhadap jeratan kapitalisme dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari melalui feminisme Marxis. Sumber data pada penelitian ini merupakan novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa kutipan pada novel Home Sweet Loan yang menggambarkan kedudukan tokoh utama perempuan serta tokoh perempuan lain dalam novel terhadap jeratan kapitalisme melalui kajian feminisme Marxis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedudukan tokoh perempuan dalam novel ini tercermin dalam kehidupan Kaluna, Miya, dan Thanis yang harus menghadapi tekanan ekonomi dan beban kerja yang domestik dalam sistem kapitalisme patriarkal. Sistem tersebut memaksa mereka mengejar stabilitas ekonomi melalui kepemilikan aset, yang secara simbolik dianggap sebagai tolak ukur kesuksesan. Namun, muncul bentuk-bentuk resistensi melalui solidaritas dan dukungan emosional antar perempuan. Hal tersebut menandakan benih kesadaran kelas yang merepresentasikan awal dari perlawanan kolektif. Berdasarkan hal tersebut, dapat dipahami bahwa novel ini menggambarkan ketimpangan kelas dan gender yang menekan kehidupan perempuan urban dalam masyarakat kapitalis.
ABJEKSI TAK TUNTAS: RESPONS DEJECT TOKOH AJO KAWIR DALAM NOVEL EKA KURNIAWAN Marsita Amalia Apriliani
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i2.6300

Abstract

Impotensi tokoh Ajo Kawir dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan selama ini dibaca sebagai sesuatu yang menimpa dirinya, baik sebagai akibat trauma menyaksikan kekerasan seksual, sebagai metafora ketidakberdayaan rakyat kecil, maupun sebagai kekurangan yang dikompensasi melalui kekerasan. Seluruh pembacaan tersebut mengandaikan subjek yang pasif menerima lalu bereaksi, sementara penerapan abjeksi Kristeva dalam kajian sastra Indonesia cenderung mengoperasikannya sebagai marginalisasi sosial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi abjeksi pada diri Ajo Kawir beserta posisinya sebagai deject, dan mendeskripsikan respons yang ia lakukan dari posisi tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan abjeksi Julia Kristeva, teknik pembacaan simptomatik, serta klasifikasi data ke dalam empat kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impotensi Ajo Kawir merupakan jejak dari operasi abjeksi yang ia lakukan terhadap dirinya sendiri, yakni pembuangan atas kemungkinan bahwa ia sanggup memerkosa, yang dipicu bukan oleh adegan menonton melainkan oleh perintah untuk menjadi pelaku. Karena yang dibuang merupakan bagian dari dirinya sendiri, operasi itu tidak pernah tuntas dan jejaknya menjadi permanen. Vonis aparat meratifikasi pembuangan tersebut menjadi posisi sosial. Dari posisi deject, Ajo Kawir merespons melalui jouissance dalam perkelahian dan melalui sublimasi berupa penamaan kemaluannya sebagai Si Burung. Bagian penutup novel, yang lazim dibaca sebagai kesembuhan, justru memperlihatkan bahwa abjek tidak lenyap melainkan hanya bergeser dari gejala yang membisu menjadi lawan bicara yang meminta izin untuk tidur.
DINAMIKA STRUKTUR KEPRIBADIAN TOKOH DALAM CERPEN DARI MASA KE MASA KARYA A.A. NAVIS: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA SIGMUND FREUD ABDUL HAFID; Ihram
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i2.6361

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika struktur kepribadian tokoh dalam cerpen Dari Masa ke Masa karya A.A. Navis menggunakan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konflik batin tokoh sebagai representasi kondisi psikologis manusia dalam karya sastra. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks cerpen, sedangkan data dikumpulkan melalui teknik studi pustaka dan baca-catat. Analisis dilakukan berdasarkan tiga struktur kepribadian Freud, yaitu id, ego, dan superego. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek id tampak melalui luapan emosi spontan berupa kemarahan, kejengkelan, kerinduan, dan kekecewaan. Aspek ego terlihat pada kemampuan tokoh merefleksikan pengalaman, mengambil keputusan secara rasional, serta menyesuaikan diri dengan realitas. Sementara itu, aspek superego tercermin melalui kesadaran moral, tanggung jawab, penghormatan terhadap norma sosial, serta komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan generasi sebelumnya. Temuan ini menegaskan bahwa ketiga struktur kepribadian Freud saling berinteraksi dalam membentuk karakter dan perkembangan psikologis tokoh dalam cerpen karya A.A. Navis.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM FILM SORE: ISTRI DARI MASA DEPAN: KAJIAN PRAGMATIK GRICE Nensilianti; Ridwan; Nurul Mutmainnah
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i2.5612

Abstract

This study is motivated by the limited research exploring implicit meanings in film dialogues from a pragmatic perspective. This study aims to describe conversational implicatures in the film Sore: Istri dari Masa Depan. The study employs a descriptive qualitative method with a pragmatic approach, using dialogue between characters containing implicit meanings as the data. Data were collected through observation and note-taking techniques by repeatedly watching the film and transcribing relevant dialogues. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal various forms of conversational implicatures, including metaphor, hyperbole, indirect warnings, criticism, emotional support, and commitment reinforcement. These implicatures arise due to deviations from cooperative principles in conversation. This study concludes that film dialogues contain complex implicit meanings and serve as a rich object for pragmatic analysis.
KEGAGALAN BAHASA SIMBOLIK DAN PEMBENTUKAN SUBJEKTIFITAS TERLUKA DALAM NOVEL PERANG KARYA RAMA WIRAWAN: KAJIAN PASCASTRUKTURALISME JULIA KRISTEVA Ridwan; Nensilianti; Aliyah Rusyaehda Adnan
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i2.5613

Abstract

This research begins with an attempt to understand how language is not always able to accommodate inner experiences, particularly in traumatic situations such as war. The focus of this study is to examine how the failure of symbolic language simultaneously shapes wounded subjectivity in Rama Wirawan's novel, Perang. Utilizing Julia Kristeva's poststructuralist perspective, the analysis focuses on the relationship between the symbolic and semiotic dimensions, the concept of abjection, and the notion of the subject in process. This research uses a qualitative descriptive method. The results indicate that the experience of war trauma causes symbolic language to lose its representational power; what the characters experience can no longer be fully expressed through structured language. In this situation, a semiotic overflow emerges in the form of emotions, rhythms, and expressions that feel linguistically "unfinished." As a result, the characters experience not only inner conflict but also alienation from themselves, which then forms a wounded subjectivity an incomplete identity that continually confronts traumatic memories. Through these findings, this research is expected to contribute to the study of literary psycholinguistics, particularly in understanding the complex relationship between language, trauma, and the formation of subjectivity.
ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA PEMBELAJARAN MENULIS SISWA KELAS II SD YPK KLASAMAN II KOTA SORONG Tirhana Fiay; Anis Alfian Fitriani; Adi Iwan Hermawan
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i2.5900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran menulis siswa kelas II SD YPK Klasaman II Kota Sorong. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan kemampuan menulis peserta didik serta pentingnya penerapan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar siswa dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas II dan siswa kelas II SD YPK Klasaman II Kota Sorong. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan dalam pembelajaran menulis melalui diferensiasi konten, proses, dan produk. Guru menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kemampuan dan kebutuhan siswa melalui penggunaan media pembelajaran yang bervariasi, pemberian tugas sesuai tingkat kemampuan siswa, serta pendampingan khusus bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi membantu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran menulis sehingga siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran.
Model Role Playing Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Materi Cerita Rakyat: Ratna Putri Nurazizah; Riga Zahara Nurani; Deni Chandra
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i2.6391

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa pada materi cerita rakyat di kelas VI SDN Saguling akibat kurang bervariasinya model pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan peningkatan keaktifan belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran Role Playing pada materi cerita rakyat. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 49 siswa kelas VI SDN Saguling. Data dikumpulkan melalui observasi, tes unjuk kerja, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran meningkat dari nilai 70,83 pada siklus I menjadi 89,58 pada siklus II. Pelaksanaan pembelajaran juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh aktivitas guru dari skor 47 menjadi 57 atau nilai 78,33 menjadi 95, serta aktivitas siswa dari skor 28 menjadi 37 atau nilai 70 menjadi 92,5. Keaktifan belajar siswa melalui tes unjuk kerja meningkat dari rata-rata 59,44 dengan 16 siswa berkategori Baik dan Sangat Baik pada siklus I menjadi rata-rata 74,61 dengan 38 siswa berkategori Baik dan Sangat Baik pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Role Playing mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa pada materi cerita rakyat di kelas VI SDN Saguling.