cover
Contact Name
Karto Wijaya
Contact Email
jurnalarsitekturarcade@gmail.com
Phone
+6281220697972
Journal Mail Official
kartowijaya@ukri.ac.id
Editorial Address
Jln. Terusan Halimun No.37 (Pelajar Pejuang 45) Bandung 40263, Jawa Barat, Indonesia (+62) 22-7301987
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Arsitektur ARCADE
ISSN : 25808613     EISSN : 25973746     DOI : 10.31848
Core Subject : Engineering,
Jurnal Arsitektur Arcade is Open Journal System published by Prodi Architecture (UKRI) in 2023 has migrated to the link: https://e-journal.ukri.ac.id/arcade. This journal is a means of research publications that concentrate on the study of architecture to accommodate authors interested in the field of heritage architecture, built environment, urban design, housing and settlement, Building Technology, Interior Design. Jurnal Arsitektur Arcade was published for the first time in 2017 for its e-ISSN 2597-3746 (Online) and p-ISSN 2580-8613 (Print) publications which are published 3 times a year in March, July and November. The Editorial Board of Jurnal Arsitektur ARCADEÂ starting in 2023 publishes an e-ISSN 2597-3746 (Online) edition which will be published every 3 months, namely in March, June, September and December each year.
Articles 448 Documents
SPASIAL KONFIGURASI KAWASAN PERMUKIMAN PASCA GEMPA DI GASOL, CIANJUR Wibowo, Heru; Dewi, Nitih Indra Komala; Putra, Wahyu Buana
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Earthquakes have a significant impact on the spatial structure of urban networks, as observed in Kampung Nagrog, Desa Gasol, following the Sesar Cugenang earthquake. The impacts include fragmentation of the spatial network, reduced accessibility, and changes to the spatial configuration of residential areas. This study aims to analyze the spatial changes in the residential area before and after the earthquake using the Space Syntax method. This method was employed to identify changes in spatial parameters such as connectivity, integration, and Visibility, supporting more effective disaster risk mitigation strategies. The findings indicate a decline in connectivity, Point First Moment, and Point Second Moment, reflecting the fragmentation of the spatial network. However, the increase in Gate Counts suggests that certain routes have become primary pathways post-disaster. A spatial reconfiguration of the area is recommended to improve accessibility and Visibility, with priority given to evacuation routes in areas with high Gate Counts.Keyword: Space Syntax, mitigation, depthmapx, post-earthquake settlement.  Abstrak: Gempa bumi memberikan dampak signifikan terhadap struktur jaringan ruang, seperti yang terjadi di Kampung Nagrog, Desa Gasol, akibat gempa Sesar Cugenang. Dampaknya mencakup fragmentasi jaringan ruang, penurunan aksesibilitas, serta perubahan tata ruang permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan spasial kawasan permukiman sebelum dan sesudah gempa dengan menggunakan metode Space Syntax. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi perubahan parameter spasial, seperti konektivitas, integrasi, dan visibilitas, serta mendukung strategi mitigasi risiko bencana yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan penurunan parameter connectivity, Point First Moment, dan Point Second Moment, yang mencerminkan fragmentasi jaringan ruang. Namun, peningkatan Gate Counts mengindikasikan beberapa jalur menjadi rute utama pasca bencana. Penataan ulang kawasan direkomendasikan untuk meningkatkan aksesibilitas dan visibilitas, dengan memprioritaskan jalur evakuasi pada area dengan Gate Counts tinggi.Kata Kunci: Space Syntax, mitigasi, depthmapx, permukiman paska gempa.
MEMAHAMI CITRA KOTA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMAHAMAN BENTUK KOGNISI SPASIAL DAN PERSEPSI PENGAMATAN (STUDI KASUS: KOTA SURABAYA) Prabarini, Hanifah Fairuza; Rukayah, R. Siti; Wijayanti, Wijayanti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identitas kota selayaknya sarat dengan nilai sejarah dari kota itu sendiri. Identitas kota yang dibentuk dengan terburu-buru hanya menghadirkan kepalsuan karena dipenuhi oleh manipulasi saja. Citra kota akan dapat mudah dipahami apabila disampaikan dalam bentuk spasial jika dibandingkan secara visual. Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia, yang masuk administratif Provinsi Jawa Timur, dengan memiliki luas 374,1 km². Lanskap yang ditampilkan oleh Kota Surabaya cukup beragam. Beberapa objek-objek yang menjadi representatif dari citra Kota Surabaya di antaranya adalah Kawasan Patung Suro-Boyo, Kawasan Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Taman Bungkul, Kampung Bulak, Jalan Kembang Jepun, Kawasan Monumen Bambu Runcing, Food Junction Grand Pakuwon serta Hotel Majapahit. Identitas kota seharusnya berakar kuat pada nilai sejarahnya. Studi ini mengeksplorasi kognisi spasial dan persepsi citra kota Surabaya melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Elemen-elemen kota, seperti landmark, path, node, edge, dan district yang membentuk citra kota secara kognitif akan diidentifikasi. Observasi lapangan mengungkapkan elemen-elemen ikonik seperti Patung Suro-Boyo, Tugu Pahlawan, dan Taman Bungkul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen-elemen ini berperan penting dalam mempertahankan identitas unik kota Surabaya di tengah modernisasi.
IMPLEMENTASI SIRSMA PADA TATA RUANG RAWAT INAP RS MUHAMMADIYAH RODLIYAH ACHID Adhitama, Adyan Virgie
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: According to Permenkes No. 3 of 2020, hospitals are institutions that provide health services, one of which is inpatient services. In Pemalang Regency there is the Muhammadiyah Rodliyah Achid Hospital which belongs to the Health Charity owned by the Muhammadiyah association. There is a standard guide to the Muhammadiyah-Aisyiyah Hospital which is regulated in the SIRSMA book. This research aims to analyze the suitability of SIRSMA with the existing conditions of the Inpatient Layout of Muhammadiyah Rodliyah Achid Hospital. The method used is descriptive literature method with a library research approach to produce design criteria. The results in this study Muhammadiyah Rodliyah Achid Hospital has not perfectly implemented SIRSMA in the Inpatient Room Governance. The importance of implementing SIRSMA at Muhammadiyah-Aisyiyah Hospital is to make Al Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) become the soul of the hospital and the entire hospitalia community.Keyword: SIRSMA, Hospital, Inpatient Care, Muhammadiyah-Aisyiyah Hospital;Abstrak: Menurut Permenkes No. 3 Tahun 2020 bahwa Rumah Sakit adalah institusi yang menyediakan pelayanan kesehatan salah satunya pelayanan rawat inap. Di Kabupaten Pemalang terdapat Rumah Sakit Muhammadiyah Rodliyah Achid yang merupakan milik Amal Usaha Kesehatan milik persyarikatan Muhammadiyah. Terdapat panduan standar pada Rumah Sakit Muhammadiyah-Aisyiyah yang diatur pada buku SIRSMA. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian SIRSMA dengan kondisi eksisting Tata Ruang Rawat Inap RS Muhammadiyah Rodliyah Achid. Metode yang digunakan menggunakan metode deskriptif literatur dengan pendekatan kepustakaan (library research) untuk menghasilkan kriteria perancangan. Hasil pada penelitian ini RS Muhammadiyah Rodliyah Achid belum secara sempurna menerapkan SIRSMA pada Tata Kelola Ruang Rawat Inap. Pentingnya penerapan SIRSMA pada RS Muhammadiyah-Aisyiyah untuk menjadikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) menjadi jiwa bagi rumah sakit dan segenap civitas hospitalia.Kata Kunci: SIRSMA, Rumah Sakit, Rawat Inap, RS Muhammadiyah-Aisyiyah
TRANSFORMASI MORFOLOGI PERMUKIMAN PESISIR: PERTUMBUHAN DAN DINAMIKA SPASIAL KAMPUNG TUA TANJUNG RIAU, KEPULAUAN RIAU Suwarlan, Stivani Ayuning; Nursyamsu, Lathifa
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Kampung Tua Tanjung Riau, located in the Riau Islands, has experienced significant settlement growth due to shifting livelihoods of its coastal population. Traditionally, residents of Kampung Tua Tanjung Riau were primarily fishermen, but over time, many have transitioned to land-based occupations. This shift has led to a rapid increase in settlement distribution, with unregulated housing development creating a more densely populated and irregular urban fabric. This morphological study aims to analyze the growth and transformation of these coastal settlements using a qualitative approach. The methodology involves two key stages: (1) processing aerial photographs into graphic maps using Autocad, and (2) identifying and shading building masses based on morphological changes. The analysis focuses on three primary components: road network patterns, open space transformations, and changes in building units. The findings reveal significant morphological shifts in Tanjung Riau’s settlement structure, driven by evolving economic activities and spontaneous settlement development. Keywords: Tanjung Riau, morphology, patterns Abstrak: Kampung Tua Tanjung Riau, yang terletak di Kepulauan Riau, telah mengalami pertumbuhan permukiman yang signifikan karena pergeseran mata pencaharian penduduk pesisirnya. Secara tradisional, penduduk Kampung Tua Tanjung Riau sebagian besar adalah nelayan, tetapi seiring waktu, banyak yang beralih ke pekerjaan berbasis daratan. Pergeseran ini telah menyebabkan peningkatan pesat dalam distribusi permukiman, dengan pembangunan perumahan yang tidak diatur menciptakan struktur perkotaan yang lebih padat penduduknya dan tidak teratur. Studi morfologi ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan transformasi permukiman pesisir ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metodologi ini melibatkan dua tahap utama: (1) memproses foto udara menjadi peta grafis menggunakan Autocad, dan (2) mengidentifikasi dan mengarsir massa bangunan berdasarkan perubahan morfologi. Analisis difokuskan pada tiga komponen utama: pola jaringan jalan, transformasi ruang terbuka, dan perubahan unit bangunan. Temuan tersebut mengungkapkan pergeseran morfologi yang signifikan dalam struktur permukiman Tanjung Riau, didorong oleh kegiatan ekonomi yang berkembang dan pembangunan permukiman spontan.Kata Kunci: Tanjung Riau, morfologi, pola
PENDEKATAN SMART ARCHITECTURE PADA KAWASAN WISATA KASUS: EKOWISATA SUBAK UMA LAMBING Saraswati, Anak Agung Ayu Oka; Setiawan, I Nyoman; Candrakirana, Gracella Renia; Arismayanti, Putu Cantika; Aristina, Ni Putu Bintang Aisa; Putra, Gede Agus Pramuditya; Saputra, Kadek Dwitya Artady
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan peningkatan jumlah wisatawan telah memicu perubahan di sektor pariwisata di Bali, termasuk pengembangan ekowisata berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi dan implementasi arsitektur cerdas dalam merancang ekowisata Subak Uma Lambing untuk meningkatkan pengalaman wisata dan mendukung kelestarian lingkungan. Metode penelitian yang digunakan meliputi survei lapangan, analisis data spasial, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam desain arsitektur seperti panel surya dan penggunaan material alami dapat meningkatkan pengalaman wisatawan, efisiensi pengelolaan sumber daya, dan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan pengunjung dan masyarakat lokal di Subak Uma Lambing.
PENERAPAN BUDAYA LOKAL TANJAK PADA FASAD BANGUNAN (STUDI KASUS : BANGUNAN INSTANSI PEMERINTAH KOTA PALEMBANG) Primanisa, Qoyyimah; Rukayah, R Siti
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The application of local cultural elements in architecture is one way to strengthen regional identity and preserve cultural heritage. This research focuses on the use of tanjak, one of the proud symbols of Palembang culture, as the main element in the design of building facades of government agencies in Palembang City. Tanjak, a traditional headdress, was chosen for its strong symbolism in reflecting social status, honor, and local wisdom. This study analyzes how the form and meaning of tanjak are translated into architectural elements on public building facades. The results show that the motifs and forms of tanjak are applied through modern materials such as aluminum and concrete composite panels, with paste and high print techniques resembling reliefs. The application of tanjak not only strengthens the visual character of the building, but also reinforces local cultural identity in harmony with the development of contemporary architecture. The use of this element is expected to be an inspiration in designing public buildings that integrate local cultural symbols more broadly.
ANALISIS EFEKTIFITAS DESAIN KONTEKSTUAL PADA FASAD BANGUNAN BARU HOTEL CONCORDIA BANDUNG Shane, Derry; Hertoety, Dianna Astrid; Yusuf, Stephanie Arvina
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang merupakan sebuah bangunan bersejarah yang dulunya merupakan tempat pertemuan kaum elit yang mengalami alih fungsi menjadi sebuah Hotel. Transformasi ini menimbulkan tantangan dalam menjaga nilai sejarah sambil memenuhi kebutuhan masa kini. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas desain kontekstual pada fasad bangunan baru Hotel Concordia, dengan fokus pada prinsip harmoni dan kontras. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, analisis mendalam dilakukan terhadap elemen pembentuk fasad. Hasilnya menunjukkan penerapan prinsip arsitektur kontekstual dengan baik, meskipun terdapat perbedaan pada beberapa elemen, seperti pola pintu dan atap namun hal tersebut tetap sejalan dengan prinsip kontras. Secara keseluruhan, Hotel Concordia berhasil mengintegrasikan elemen baru dengan konteksnya, menciptakan harmoni visual dan menghormati warisan arsitektural.
STRATEGI ADAPTASI PERMUKIMAN DI KAWASAN RAWAN BANJIR Studi Kasus: Perumahan Lampu Satu Indah Merauke, Papua Selatan Simorangkir, Yosi Valentina
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan masalah yang berulang di kompleks perumahan Lampu Satu Indah, yang terletak di Merauke. Ketinggian lahan yang rendah dan sistem drainase yang tidak memadai memperburuk masalah banjir, yang menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur serta berdampak buruk pada kesehatan penduduk.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi adaptasi banjir yang telah diterapkan oleh masyarakat dan mengusulkan solusi untuk meningkatkan ketahanan terhadap banjir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengumpulan data primer dan sekunder. Observasi lapangan, wawancara dengan penduduk dan otoritas setempat, serta dokumentasi dilakukan untuk mengumpulkan data primer.  Data sekunder diperoleh dari laporan pemerintah dan studi akademik terkait. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif untuk mengidentifikasi tema-tema utama terkait adaptasi banjir, termasuk modifikasi bangunan dan perbaikan drainase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah utama adaptasi yang dilakukan meliputi peninggian lantai rumah dan teras sebesar 20-60 cm serta perbaikan sistem drainase. Namun, saluran drainase yang ada masih belum memadai, sehingga menyebabkan genangan air yang berkelanjutan. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan peningkatan elevasi lantai bangunan lebih lanjut dan perluasan saluran drainase dari 20 cm menjadi 40 cm untuk menangani kelebihan air saat hujan deras. Kesimpulannya, implementasi rekomendasi ini sangat penting untuk mengurangi dampak banjir dan meningkatkan ketahanan kompleks perumahan Lampu Satu Indah.
Studi Pencahayaan dan Sirkulasi Udara pada Perumahan di Kawasan Pademangan Barat Elysia, Elysia; Fatimah, Titin; Lianto, Fermanto; Siwi, Samsu Hendra
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jakarta sebagai kota yang maju membuat masyarakat tertarik datang untuk bekerja dan menetap. Hal ini membuat kepadatan dan tingkat kerapatan bangunan semakin tinggi. Perumahan di Pademangan Barat berbentuk kampung kota mempunyai karakter kehidupan sosial keseharian masyarakatnya sebagaimana sebuah kampung yang mempunyai kerekatan sosial dalam bertetangga. Area ini memiliki wilayah permukiman yang sangat padat sehingga beberapa rumah dalam satu blok berderet dan saling menempel, dan bukaannya sangatlah minim. Kenyamanan rumah sangat penting bagi penghuninya sebagai sebuah persyaratan rumah sehat. Kenyamanan penghuni ditunjang oleh pengudaraan dan pencahayaan alami yang baik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi pada kawasan penelitian seluas kecamatan, kemudian diambil area yang paling padat sebagai objek penelitian. Tujuan penelitian adalah menganalisis kawasan pemukiman Pademangan Barat, dengan fokus minimnya pengudaraan dan pencahayaan alami yang masuk ke dalam rumah. Hasil penelitian berupa rekomendasi modul desain lima buah objek rumah.
KAJIAN REVITALISASI GALANGAN KAPAL VOC: MENGHIDUPKAN ZONA PERDAGANGAN KELAUTAN BATAVIA Nathanael, Jovano
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batavia yang kini dikenal sebagai Jakarta, sejak abad ke-17 menjadi pusat administrasi dan perdagangan Belanda di Asia Tenggara, dengan pelabuhan Sunda Kelapa sebagai kawasan perdagangan kelautan utama. Pelabuhan ini dipenuhi gudang-gudang rempah, termasuk gudang di barat (kini Museum Bahari) dan Gedung Galangan Kapal di timur. Gedung Galangan Kapal VOC, peninggalan bersejarah, dialihfungsikan menjadi restoran dan hotel setelah renovasi tahun 1996. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, gedung ini dilindungi untuk menjaga dan memanfaatkan warisan budaya secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi pengelolaan dan promosi agar zona perdagangan kelautan Batavia dapat dihidupkan sebagai destinasi wisata. Metode kualitatif digunakan dengan penelusuran online, jurnal, e-book, dan survei lapangan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta diharapkan dapat mengintegrasikan Galangan Kapal, Museum Bahari, Menara Syahbandar, dan Pasar Hexagon menjadi kawasan wisata maritim yang menarik, berkontribusi pada ekonomi lokal, serta melestarikan arsitektur dan sejarah.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2025 Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2025 Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2024 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2024 Vol 7 No 4 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2023 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2023 Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2022 Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2022 Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2021 Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2020 Vol 4 No 2 (2020): Jurnal arsitektur ARCADE Juli 2020 Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2020 Vol 3 No 3 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2019 Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2019 Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2019 Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2018 Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2018 Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2018 Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2017 Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2017 More Issue