cover
Contact Name
Asrul
Contact Email
asrulidrus18@gmail.com
Phone
+6285343704372
Journal Mail Official
asrulidrus18@gmail.com
Editorial Address
Jln. K.H. Ahmad Dahlan No. 1 Kelurahan Mariat Pantai Distrik Aimas Sorong Papua Barat
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 27155110     DOI : 10.36232
Core Subject : Education,
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang Ruang Lingkup Pendidikan Dasar meliputi 5 bidang (pendidikan bahasa indonesia, pendidikan IPA, pendidikan Matematika, Pendidikan IPS, dan PJOK), Literasi, Proses Berpikir, Pengembangan Pembelajaran serta Pengembangan Kurikulum. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan dasar yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 181 Documents
Keefektifan Media Peta Harta Karun Berbasis HOTS Materi Satuan Berat di Sekolah Dasar Oktriyanti, Dea Iintri; Erwandi, Rudi; Valen, Andri
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v6i3.1858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji keefektifan media peta harta karun berbasis HOTS materi satuan berat di Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan desain ADDI­­E. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 2 Lubuklinggau berjumlah 29 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan tes. Adapun instrumen yang digunakan yakni berupa soal tertulis. Data hasil pretest dan posttest dianalisis menggunakan rumus N-Gain. Hasil penelitian pada uji keefektifan kegiatan pretest diperoleh skor rata-rata yakni 38,10 kemudian nilai rata-rata siswa saat posttest sebesar 82,41. Diketahui nilai N-Gain dari rata-rata pretest dan posttest yaitu sebesar 0,72 dengan klasifikasi tinggi sehingga media peta harta karun berbasis HOTS dinyatakan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Maka dari itu berdasarkan rekapitulasi nilai N-Gain dari rata-rata pretest dan posttest serta didukung oleh penelitian yang relevan maka dapat disimpulkan bahwa media peta harta karun berbasis HOTS materi satuan berat dapat dinyatakan efektif untuk digunakan dalam materi satuan berat kelas II SDN 2 Lubuklinggau.
Metode Read Aloud Berbantuan Flash Card untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar Mufidah, Siti; Supriyono, Supriyono; Rahayuningsih, Sri
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v6i3.1859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode read aloud berbantuan flashcard untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas I sekolah dasar. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi dan tes. Subjek dari penelitian ini yaitu Guru kelas I beserta siswa kelas I SD yang berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian dari penelitian ini pada siklus I diketahui siswa yang tuntas sebanyak 15 siswa atau 47% sedangkan yang belum tuntas sebanyak 17 siswa atau 53% dari 32 siswa yang mengikuti proses pembelajaran di kelas dengan jumlah rata-rata pada siklus I sebesar 59,25%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan metode read aloud berbantuan flashcard untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan di kelas I belum berhasil. Sedangkan pada siklus II siswa yang mencapai kriteria tuntas sebanyak 26 siswa atau 81% sedangkan yang yang belum tuntas sebanyak 6 siswa atau 19% dari jumlah keseluruhan 32 siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas dengan jumlah rata-rata pada siklus II sebesar 72,00%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode read aloud berbantuan flashcard dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas I sekolah dasar.
Mengoptimalkan Manajemen Kurikulum untuk Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar Yaasmin, Labiibah Shafiyyah
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v6i3.1860

Abstract

Pendidikan inklusif dipahami sebagai suatu sistem layanan pendidikan yang mengikutsertakan anak berkebutuhan khusus yang belajar bersama anak seusianya di sekolah umum. Dalam hal ini berarti anak-anak yang berkebutuhan khusus seperti, tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras dan anak-anak berkesulitan belajar lainnya juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Tujuan dari literature review ini adalah menjelaskan bagaimana manajemen kurikulum inklusif diterapkan di sekolah dasar dan menjelaskan hasilnya. Berdasarkan 20 jurnal yang digunakan sebagai penelitian terdahulu dikatakan bahwa dalam membangun lingkungan inklusif yang baik diperlukan kerjasama dari beberapa pihak, diantaranya kepala sekolah, guru, dan orang tua. Guru menjadi faktor utama dalam proses pendidikan inklusif, dan bantuan dari perangkat sekolah yang lainnya dapat memaksimalkan pendidikan inklusif. Dari hasil penulisan literature review dapat disimpulkan bahwa manajemen kurikulum dalam konteks pendidikan inklusif di sekolah dasar dapat optimal apabila tenaga pendidik memahami ruang lingkup dari manajemen kurikulum, ruang lingkup manajemen kurikulum meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum dan juga diperlukan kerjasama dari beberapa pihak yaitu kepala sekolah, guru, dan orang tua. Kurikulum juga harus disesuaikan dengan kondisi ataupun karakter peserta didik berkebutuhan khusus supaya peserta didik berkebutuhan khusus dapat mengikuti pembelajaran seperti siswa normal lainnya.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Mesis Madu Berbasis Android Mata Pelajaran IPAS untuk Kelas V Sekolah Dasar Prasetio, Feddy; Nugraha, Ugi; Sofwan, Sofwan
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v6i3.1861

Abstract

Penelitian ini menggunakann metode penelitian model ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation). Penelitian ini menggunakan sumber data berupa observasi, angket, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan terhadap subyek penelitian yaitu Siswa-Siswi Kelas V dan Guru di Sekolah Dasar Negeri 73/X Bandar Jaya, Kecamatan Rantau Rasau, Kab. Tanjung Jabung Timur. Pengembangan dilakukan terhadap materi harmoni dalam ekosistem pada pembelajaran IPAS di Kelas V Sekolah Dasar yaitu berbentuk media pembelajaran interaktif mesis madu berbasis android. Penelitian ini juga telah divalidasi dengan validator ahli yaitu ahli materi, ahli bahasa dan ahli media. Hasil validasi oleh validator ahli pada penelitian ini menunjukkan persentase keberhasilan sebesar 95% dimana, validator materi memberikan penilaian sebesar 94%, validator bahasa memberikan penilaian sebesar 100% dan validator media memberikan nilai sebesar 92%. Kemudian, hasil kepraktisan penelitian ini menunjukkan persentase keberhasilan sebesar 98% dari peserta didik dan hasil kepraktisan oleh pendidik sebesar 98%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dilakukan oleh peneliti sangat layak digunakan untuk proses pembelajaran mata pelajaran IPAS untuk Kelas V Sekolah Dasar.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS melalui Media Pop Up Book Berbasis Augmented Reality pada Materi Kekayaan Budaya Indonesia Kelas IV SD As'zaroh, Ustazah Mutiara; Arianti, Arin
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v6i3.1862

Abstract

Pada penerapan pembelajaran abad ke-21, teknologi telah menjadi bagian penting dari pendidikan. Namun masih banyak guru yang belum mahir untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Hal ini membuat peserta didik lebih sulit dalam memahami suatu materi karena kurangnya media pembelajaran yang dapat menunjang keberlangsungan proses pendidikan itu sendiri. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari implementasi media pembelajaran Pop Up Book berbasis Augmented Reality dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV pada muatan pelajaran IPAS materi Kekayaan Budaya Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus pembelajaran yang dilakukan dengan subjek penelitian pada kelas IV SDN Joho 03 Mojolaban sejumlah 22 peserta didik. Beberapa teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian untuk analisis data dilakukan dengan tiga fase yang meliputi : reduksi data, penyajian data, dan inferensi data. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dengan penerapan media pembelajaran Pop Up Book berbasis Augmented Reality pada materi kekayaan budaya Indonesia ini mengalami kenaikan yakni pada siklus 1 menjadi 45% peserta didik yang sudah tuntas dan pada siklus 2 mengalami kenaikan ketuntasan belajar menjadi 86% pada siklus 2 dengan rincian peserta didik yang sudah tuntas berjumlah 19 siswa dari 22 siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Take and Give terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 26 Kota Sorong Malaende, Nurhasanah; Raharja, Surya Putra; Rokhima, Nur
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v6i3.1863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe take and give berpegaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri 26 Kota Sorong. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain One Grup Pretest-Posttest. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 26 Kota Sorong tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 17 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pretest, dan posttest. Pretest dan posttest berisi soal yang berkaitan materi Bilangan Pecahan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas dan uji t statics wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe take and give terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Negeri 26 Kota Sorong. Hal ini ditunjukkan uji normalitas data pretest dan posttes berada pada distribusi tidak normal, sehingga dilanjutkan dengan uji statistik non parametrik dengan mengunakan uji t statics wilcoxon. Hasil uji Wicoxon Signeg Ranks Test diperoleh nilai rerata positive ranks adalah 7,50 dan negative rank adalah 0,00. Ini berarti terjadi peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah mendapatkan perlakuan model pembelajaran take and give sedangkan berdasarkan taraf signifikansi pada uji statistik wilixon hasil dari nilai pre-test dan post-test diperoleh nilai signifikansinya (sig. (2 – tailed)) adalah 0,000 maka sesuai dengan kriteria pengambilan keputusan jika nilai probabiliats maka ditolak, diterima.
Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 02 Waisai Nur Almaidah Rumasukun; Muhammad Faizin; Gika Apia
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka belajar berfungsi sebagai Educator, Manajer, Administrator, Supervisior, Leader, Inovator, Motivator. Tujuan Penelitian adalah mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam pelaksanaan kurikulum merdeka di SD Negeri 02 Waisai dan faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam pengembangan kurikulum merdeka. Menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh dalam penelitian ini yaitu berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian peran kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka bisa dikatakan sudah baik, kepala sekolah mampu menggerakkan, mengarahkan anggota secara tepat, memberikan bimbingan kepada guru dalam rangka rapat-rapat, mengikutsertakan guru dalam kegiatan pelatihan dan pembinaan, memberikan fasilitas baik sarana dan prasaran yang mendukung IKM di sekolah, monitoring dan evaluasi dengan mengadakan rapat secara rutin. Kepala sekolah sangat berperan dalam implementasi kurikulum merdeka, meskipun masih ada beberapa hambatan yang perlu diatasi, diantaranya beberapa guru yang masih beradaptasi dengan perubahan pembelajaran, orang tua yang kurang berperan aktif. Faktor pendukungnya yaitu fasilitas sarana dan prasarana, sosialisasi kurikulum merdeka belajar, peran guru, serta peran orang tua. Bisa dikatakan bahwa Peran kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 02 Waisai sudah baik. Peran kepala sekolah merupakan kepemimpinan yang melaksanakan perannya sebagai pendidik, supervisor dan pemimpin secara visioner dalam pengimplementasian kurikulum merdeka.
Kreativitas Karya Dekoratif Siswa dalam Pembelajaran Project Based Learning pada Kelas IV SD 5 Gondangmanis Kabupaten Kudus Widya Sinta Kumala Sari; Nur Fajrie; Lintang Kironoratri
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kemampuan kreativitas siswa yang cenderung meniru apa yang dilakukan oleh guru. Sehingga siswa tidak dapat mengetahui potensi kreativitas dalam dirinya. Oleh karena itu, guru membantu dan memfasilitasi berbagai keterampilan untuk mengembang kreativitas siswa melalui pembelajaran yang aktif salah satunya adalah pembelajaran project based learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil kreativitas karya dekoratif siswa dalam pembelajaran seni budaya berbasis project based learning pada kelas IV SD 5 Gondangmanis Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif pendekatan narasi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD 5 Gondangmanis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses kreativitas dalam pembelajaran project based learning termasuk dalam kategori sangat baik. Bentuk indikator kreativitas siswa terdiri dari kelancaran, keluwesan/fleksibilitas, keaslian, dan elaborasi dtermasuk dalam kategori baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran project based learning siswa mampu mengembangkan kreativitasnya membuat karya dekoratif.
Analisis Kemampuan Kolaborasi Siswa Kelas IV SD Negeri Banyudono dalam Proyek Profil Pancasila Festival Permainan Tradisional Julaita Putri Haryanti; F. Shoufika Hilyana; Moh. Syaffruddin Kuryanto
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inti permasalahan yang mendasari penelitian ini yaitu kemampuan kolaborasi siswa kelas IV SD Negeri Banyudono yang dinyatakan rendah dalam implementasi proyek profil Pancasila. Adapun tujuan penelitian ini guna mendeskripsikan kemampuan kolaborasi siswa dalam proyek profil Pancasila dengan kegiatan festival permainan tradisional. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri Banyudono, Rembang. Populasi dan sampel yang digunakan yaitu seluruh siswa kelas IV sejumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data yang diterapkan berupa angket dan lembar observasi, kedua instrumen penelitian tersebut telah dinyatakan valid serta reliabel melalui proses uji coba instrumen dan validasi ahli. Data penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, didapati rata-rata dari keseluruhan indikator kemampuan kolaborasi sebesar 73,07% berkategori sedang, dengan rincian rata-rata pada tiap indikatornya ialah: indikator berkomunikasi sebesar 72,80% berkategori sedang, indikator berpendapat sebesar 68,40% berkategori sedang, indikator bekerja dengan produktif sebesar 70,80% berkategori sedang, indikator berkompromi sebesar 73,40% berkategori sedang, indikator mengelola proyek dengan baik sebesar 75,20% berkategori sedang, dan indikator bertanggung jawab sebesar 77,80% berkategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan kolaborasi siswa kelas IV masih berada dalam kategori sedang, sehingga perlu dilaksanakan pembaruan terhadap pola interaksi antar siswa dalam sistem pembelajaran proyek profil Pancasila.
Perkembangan Kognitif Jean Piaget dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Eti Endang Kusmiati; Widartiningsih Widartiningsih; Endang Fauziati; Muhibbin Muhibbin
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kognitif Jean Piaget dan implemetasinya pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Sumber data berasal dari buku, jurnal, dan hasil penelitian. Analisis data dilakukan melalui content analysis. Content analysis merupakan teknik apapun yang digunakan untuk menarik kesimpulan dalam upaya menemukan ciri-ciri suatu pesan, dan dilakukan secara objektif dan sistematis yang terkandung dalam media komunikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan implikasi teori Piaget, peserta didik harus dapat difasilitasi untuk belajar secara mandiri melalui keadaan yang diciptakan oleh seorang pendidik. Oleh karena itu, dalam belajar IPA yang biasanya kebanyakan menghitung dan menganalisa contoh soal disarankan menggunakan metode pembelajaran aktif yang berpusat pada siswa seperti metode discovery learning dan pembelajaran kontekstual. Pendidik sebagai fasilitator harus dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar serta berpartisipasi aktif dalam pembelajaran dan bukan sebatas menyampaikan isi dari suatu bahan ajar kepada peserta didik.