cover
Contact Name
Andi Ulfah Khuzaimah
Contact Email
jpftonline@gmail.com
Phone
+6285397596856
Journal Mail Official
jpftonline@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika-FKIP, Universitas Tadulako Jl. Soekarno-Hatta Km.9, Palu-Indonesia 94119
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23383240     EISSN : 25805924     DOI : https://doi.org/10.22487/jpft.v12i3.3706
The Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online is a peer-reviewed journal published three times a year (April, August, and December) by the Physics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Tadulako. The journal serves as a communication platform for researchers, academics, and practitioners to discuss and explore empirically relevant issues in physics education. Scope JPFT: Jurnal Pendidikan Fisika covers a wide range of topics, including: Enhancement of physics teaching techniques Development of physics evaluation instruments Creation of physics teaching media Development of physics teaching models that consider local wisdom and are enriched with religious and cultural principles Theoretical and current contributions in applied physics
Articles 188 Documents
Analisis Level Konsepsi Siswa SMA Menggunakan Tes Diagnostik Pada Materi Fluida Dinamis Sanuhung, Rahmawati; Nurjannah, Nurjannah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 11 No. 3 (2023): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v11i3.3749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis level konsepsi siswa SMA menggunakan tes diagnostik pada materi fluida dinamis. Waktu penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2022-2023. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuasi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Buko sebanyak 50 siswa. Responden pada penelitian ini sebanyak 22 siswa. Data penelitian ini diperoleh dengan cara memberikan tes pilihan ganda beralasan sebanyak 10 nomor pertanyaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 6% siswa mengalami paham konsep, siswa yang mengalami kurang paham konsep 55,2%, siswa mengalami false positive 6,2%, siswa yang mengalami false negative 12,4%, dan siswa yang mengalami miskonsepsi 20,2%.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL)Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Pengukuran Firda, Nyoman; Syamsuriwal, Syamsuriwal; Gustina, Gustina; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 3 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i3.3754

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi pengukuran di kelas X SMA Negeri 1 Balinggi. Jenis penelitian ini merupakan Quasi Eksperimen (Eksperimen Semu) dengan desain The Nonequivalent pretest-posttest design. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XC dan XE. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran langsung atau Direct Learning. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa tes dan lembar pengamatan/observasi. Tes hasil keterampilan proses sains yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 70,00 dan kelas kontrol 65,00. Sedangkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 81,29 dan kelas kontrol 76,33. Hasil uji hipotesis, diperoleh nilai thitung 2,68 dan ttabel 2,00 dengan keputusan H1 diterima karena thitung > ttabel. Pada hasil lembar pengamatan dengan persentase nilai rata-rata pada kelas eksperimen 88,75% dan kelas kontrol 75%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi pengukuran dikelas X SMA Negeri 1 Balinggi.
Perbandingan Keterampilan Proses Sains Terpadu Siswa Berdasarkan Gender Veristina, Yuanita; Werdhiana, I Komang; Paramita, Ielda; Gustina, Gustina; Zaky, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 3 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i3.3755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbandingan keterampilan proses sains terpadu siswa SMA Negeri 1 Balinggi berdasarkan gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif komparatif. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI IPA yang terdiri dari XI IPA 1, XI IPA 2, dan XI IPA 3 yang secara keseluruhan berjumlah 94 siswa, yaitu 48 orang siswa laki-laki dan 46 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini untuk mengumpulkan data yaitu tes keterampilan proses sains terpadu. Data yang diperoleh dari responden kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data tes keterampilan proses sains terpadu diperoleh nilai rata-rata siswa laki-laki sebesar 6,42, sedangkan nilai rata-rata siswa perempuan sebesar 7,37, dan hasil uji statistik menunjukkan nilai ttabel sebesar 1,98 sedangkan nilai thitung sebesar 2,32 sehingga dapat dinyatakan ada perbedaan keterampilan proses sains terpadu antara siswa laki-laki dan perempuan. Berdasarkan nilai rata-rata bahwa keterampilan proses sains terpadu siswa perempuan lebih tinggi daripada siswa laki-laki.
Analisis Konsepsi Siswa Pada Materi Elastisitas Aswad, Hajar; Darsikin, Darsikin; Kamaluddin, Kamaluddin; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Gustina, Gustina; Miftah, Miftah; N. Laratu, Wahyuni
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 3 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i3.3759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan Konsepsi Siswa Pada Materi Elastisitas di SMA Gamaliel Palu. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Gamaliel Palu.yang berjumlah 18 orang peserta didik dan telah melalui mata pelajaran fisika materi elastisitas. Data diperoleh dari lembar tes pilihan ganda dengan jumlah tes 18 butir soal pilihan ganda. Persentase konsepsi peserta didik pada setiap kategori diperoleh yang paham konsep sebesar 58,95%, tidak paham konsep sebesar 22,53% dan miskonsepsi 18,52%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peserta didik di SMA Gamaliel Palu telah memahami konsep elastisitas. Persentase konsepsi siswa berdasarkan butir soal diperoleh persentase tertinggi pada setiap kategori yaitu sebesar 100% untuk kategori paham konsep yang terletak pada butir soal no 1, 44,44% untuk kategori tidak paham konsep yang gterletak pada soal no 10 dan 77,78% untuk kategori miskonsepsi yang terletak pada soal no 16. Persentase konsepsi peserta didik berdasarkan konsep elastisitas diperoleh persentase terbesar untuk setiap kategori konsepsi yaitu sebesar 90,74% untuk kategori paham konsep yang terletak pada konsep benda elastis dan plastis, 31,48% untuk kategori tidak paham konsep yang terletak pada konsep hukum Hooke dan 44,44% untuk kategori miskonsepsi yang terletak pada konsep pegas seri dan paralel.
Pengaruh Metode Mind Mapping Terhadap Pemahaman Konsep Peserta Didik Pada Materi Getaran, Gelombang Dan Bunyi Punnari, Nurfadilah; Syamsuriwal, Syamsuriwal; N. Laratu, Wahyuni; Ratnaningtyas, Delthawati Isti; Zaky, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 3 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i3.3806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode mind mapping terhadap pemahaman konsep peserta didik pada materi getaran, gelombang dan bunyi di SMP Negeri 1 Lampasio, Kabupaten Tolitoli. Mind mapping merupakan metode pembelajaran inovatif yang memanfaatkan visualisasi untuk membantu peserta didik mengorganisasi informasi secara terstruktur sehingga lebih mudah dipahami dan diingat. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan populasi penelitian seluruh siswa kelas VIII. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh, dengan kelas VIII A sebagai kelas eksperimen menggunakan metode mind mapping, dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian meliputi soal tes, lembar observasi, serta perangkat pembelajaran seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample t-test pada data posttest dengan tingkat signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil analisis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan metode mind mapping terhadap pemahaman konsep peserta didik.
Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Zat Dan Perubahannya Khoirunnabila, Azza Ilma; Wakhidah, Nur; Fajar Arum, Wahyuni; Inayah, Nailil; Ummah, Khoirotul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 3 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i3.3837

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan salah satu keterampilan yang penting dalam pembelajaran IPA. Kemampuan proses sains dapat diartikan sebagai serangkaian kemampuan yang diperlukan untuk melakukan sebuah penyelidikan ilmiah dan memahmi fenomena alam. Analisis keterampilan proses sains diperlukan karena dengan adanya keterampilan proses sains siswa dapat menghubungkan konsep-konsep IPA denga kehidupan sehari-hari salah satunya dengan melakukan penyelidikan ilmiah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, responden dalam penelitian adalah siswa kelas VII-3 MTs Bilingual Muslimat NU Sidoarjo pada tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 31 siswa. Pengambilan data menggunakan tes uraian yang berjumlah 5 soal dimana masing-masing soal telah sesuai dengan indikator keterampilan proses sains tepadu. Analisis data dengan memberikan skor pada setiap nomor atau butir soal dengan skala 0-4 dengan deskripsi skor penilaian sesuai aspek pada setiap indikator keterampilan proses sains. Skor yang diperoleh kemudian dihitung rata-ratanya dan dianalisis dengan menggunakan kategori yang sesuai perhitungan yaitu kurang, cukup, baik, sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata yang didapat secara keseluruhan adalah 29,1 dantermasuk dalam kategori kurang baik atau rendah.
Pengaruh Model Pembelajaran Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain (PDEODE) Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Yuliana Sumbung, Dewi; Supriyatman, Supriyatman; Paramita, Ielda; Kamaluddin, Kamaluddin; Santoso, Rudi; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 1 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i1.3846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain (PDEODE) terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) di SMAN 1 Bulutaba. Penelitian ini menggunakan quasi-eksperiment dengan desain control group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X dengan sampel penelitian yang terdiri dari 27 siswa kelas X4 sebagai kelas kontrol dan 27 siswa kelas X5 sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian dengan taraf signifikansi 0,05 pada aplikasi SPSS 25 untuk uji t diperoleh nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,021. Nilai Sig.(2-tailed) 0,05 artinya Ha diterima. Penelitian ini menggunakan uji N-Gain untuk melihat peningkatan atas perlakuan yang sudah dilaksanakan pada kedua kelompok tersebut. hasil perhitungan uji N-Gain menunjukkan nilai kelas eksperimen sebesar 65,37% termasuk kriteria cukup efektif dan kelas kontrol sebesar 53,10% termasuk kriteria kurang efektif. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran fisika menggunakan strategi pembelajaran PDEODE dan pembelajaran konvesional untuk kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi usaha dan energi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran PDEODE yang cukup efektif terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Bulutaba.
Pengaruh Penerapan Teknologi Instruksional Terhadap Self-Efficcacy dan Penguasaan Konsep Dasar Fisika Mahasiswa Pendidikan Fisika Samsuh M Saleh, Moh Fahrul; Werdhiana, I Komang; Kamaluddin, Kamaluddin; Gustina, Gustina; Santoso, Rudi
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 1 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i1.3987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh teknologi instruksional terhadap keyakinan diri dan penguasaan konsep dasar mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Tadulako. Sampel terdiri dari 33 mahasiswa semester 3–5 angkatan 2021, 2022, dan 2023. Data keyakinan diri dikumpulkan melalui kuesioner, sementara penguasaan konsep fisika melalui tes. Analisis data mencakup uji normalitas, linearitas, regresi linier sederhana, dan korelasi Pearson. Hasil menunjukkan teknologi instruksional berpengaruh signifikan terhadap keyakinan diri (32,9%) dan penguasaan konsep fisika (32,5%). Korelasi positif ditemukan antara keyakinan diri dan penguasaan konsep dasar (r=0,562, Sig=0,001). Dalam teknologi instruksional, perangkat keras memiliki dampak terendah (1,9). Pada keyakinan diri, keyakinan memahami konsep dasar fisika terendah (3,02), sementara dalam penguasaan konsep, penerapan konsep untuk pemecahan masalah terendah (56,9). Temuan ini menyoroti pentingnya intervensi tambahan untuk meningkatkan pemahaman konsep dasar fisika. Integrasi teknologi instruksional disarankan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan pemahaman mahasiswa.
Perbedaan Hasil Belajar Fisika Materi Usaha Dan Energi Melalui Experiential Learning Berbasis Video dengan Pembelajaran Konvensional Nisra, Nisra; Saehana, Sahrul; Paramita, Ielda; Adi Untara, Ketut Alit; Ratnaningtyas, Delthawati Isti
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 1 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i1.4080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika materi usaha dan energi melalui experiential learning berbasis video dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan quisi-eksperimen desain nonequivalent pretest-postest group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA,  sampel penelitian yang terdiri dari 30 siswa di kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas XI IPA 5 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian dengan taraf signifikansi 0,05 untuk uji t diperoleh nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000. Nilai sig. (2-tailed) 0,05 artinya H1 diterima. Hasil perhitungan uji N-Gain menunjukkan nilai kelas eksperimen sebesar 71,99% termasuk kriteria cukup efektif dan kelas kontrol sebesar 46,07% termasuk kriteria kurang efektif. Hasil penelitian pembelajaran fisika menggunakan strategi model pembelajaran experiential learning dan konvensional untuk hasil belajar pada materi usaha dan energi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar terhadap pengaruh model pembelajaran experiential learning yang cukup efektif terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 pasangkayu.
Sikap Siswa Terhadap Modul Ajar Fisika Berbasis Kurikulum Merdeka dan Hubunganya dengan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Daud, Susmawati; Darsikin, Darsikin; Jarnawi, Muhammad; Kamaluddin, Kamaluddin; Sani, Nurul Kami; Ilmianih, Rizki
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 1 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i1.4094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap siswa terhadap modul ajar fisika berbasis kurikulum merdeka dan hubunganya dengan hasil belajar siswa. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan model penelitian korelasional. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan korelasi sebesar 0,503. Hal ini berarti bahwa nilai rhitung 0.503> rtabel 0,250, dengan nilai Signifikansi; Sig. (2-tailed) sebesar <.001  (Sig. < 0,05). Selain itu hasil uji determinasi diperoleh nilai R square sebesar 0.253. Nilai R square ini berasal dari pengkuadratan nilai koefisien korelasi atau “R” yaitu 0.503 = 0.253. Sehingga besarnya angka koefisien determinasi adalah 0.253 atau sama dengan 25,3%. Mengandung arti bahwa variabel sikap siswa (X) berpengaruh terhadap variabel hasil belajar siswa (Y) sebesar 25,3%, sedangkan sisanya sebesar 74,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Berdasarkan hasil pada uji korelasi dan uji determinasi H0 ditolak dan Ha diterima, serta dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara sikap siswa terhadap modul ajar fisika dan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 7 Palu.