cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+6287762810471
Journal Mail Official
manage@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49. Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage
ISSN : 27216608     EISSN : 27978451     DOI : https://doi.org/10.32528/manage
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage adalah publikasi yang dikelola oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jember dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember dengan Nomor p-ISSN: 2721-6608 dan e-ISSN: 2797-8451. Jurnal pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menampung gagasan, telaah dan kajian dan juga informasi tentang penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bidang kajian yang dipublikasikan dalam jurnal pengabdian masyarakat ini meliputi bidang Ekonomi dan Bisnis dengan Scope: Sumber Daya Manusia, Pemasaran / Digital Marketing, Keuangan, Operasional, Akuntansi, Perpajakan, Enterpreneur. Proses penerbitan jurnal pengabdian masyarakat ini bersifat ilmiah yang dapat dikemas dalam bentuk hasil penerapan ilmu pegetahuan dan teknologi kepada masyarakat dari kalangan ahli, akademisi maupun praktisi. Jurnal pengabdian ini diterbitkan setiap enam bulan sekali. Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage ini diterbitkan setiap bulan februari dan Agustus
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025): Februari" : 15 Documents clear
Teknik Dasar Pemasaran Untuk Meningkatkan Daya Tarik Produk Lokal Pada Pedagang PKL Di Simpang Lima Gumul Laely, Nur; Wahyu Dede Gustiawan; Bothy Dewandaru; Eunike Sintia; Nurul Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2641

Abstract

Para pedagang juga diajarkan tentang pentingnya pelayanan pelanggan yang baik, yang dapat menciptakan pengalaman positif bagi konsumen dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Teknik-teknik praktis seperti komunikasi yang efektif dan penanganan keluhan pelanggan diintegrasikan dalam sesi pelatihan untuk memberikan keterampilan yang lebih holistik. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan para pedagang. Banyak peserta melaporkan perubahan dalam strategi pemasaran mereka setelah mengikuti pelatihan. Misalnya, mereka mulai menggunakan media sosial untuk mempromosikan produk dan menarik pelanggan baru, serta mengimplementasikan teknik branding yang lebih menarik. Evaluasi yang dilakukan setelah pelatihan menunjukkan adanya peningkatan jumlah pelanggan dan penjualan produk, yang menjadi indikator keberhasilan dari kegiatan ini. Beberapa pedagang juga melaporkan bahwa mereka merasa lebih percaya diri dalam menghadapi konsumen dan bersaing di pasar
Pelatihan Pemberian Tagline atau Judul Pada Sebuah Konten yang Menarik Untuk Jualan Pada Karang Taruna Perkasa Kelurahan Sukorame Kota Kediri Pangastuti, Ria Lestari; M. Dian Ruhamak; Jhovanka Yobel Christian Ade; Intan Putri Viona; Elsa Febiola
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2642

Abstract

Di era digital saat ini, persaingan dalam dunia pemasaran semakin ketat, terutama bagi usaha kecil dan menengah (UKM). Salah satu kunci untuk menarik perhatian konsumen adalah kemampuan dalam menciptakan konten yang menarik, termasuk penggunaan tagline atau judul yang efektif. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota Karang Taruna Perkasa di Kelurahan Sukorame, Kota Kediri, dalam menciptakan tagline atau judul yang menarik pada konten jualan. Di era digital, pemilihan tagline yang tepat memiliki peran penting dalam menarik perhatian konsumen dan memaksimalkan efektivitas promosi di media sosial. Melalui sesi pelatihan yang komprehensif, para peserta diajarkan teknik-teknik dalam membuat tagline yang kreatif dan relevan serta bagaimana cara menyesuaikannya dengan target audiens. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta dalam menciptakan judul konten yang mampu menarik perhatian, meningkatkan minat beli konsumen, serta mendukung pengembangan usaha mereka. Evaluasi pasca-pelatihan mengindikasikan peningkatan minat peserta dalam memanfaatkan media sosial sebagai media promosi dan menunjukkan adanya dampak positif dalam strategi pemasaran mereka
Membangun Pendidikan Literasi Keuangan Syariah Dalam Merubah Mindset Bank Konvensional Ke Bank Syariah Pada Pengurus Pemuda Muhammadiyah Cabang Gumelar Balung Jember Huda, Hairul; Syafi’i, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2650

Abstract

Lembaga keuangan Syariah mengalami perjalanan Panjang mulai dari perkembangan regulasi yang muncul pada tahun 1992 hingga dengan regulasi Undang-Undang No. 21 tahun 2008. Keberadaan bank Syariah di Indonesia berbanding terbalik dengan informasi yang didapatkan oleh masyarakat, maksudnya adalah masih banyak kalangan masyarakat yang belum memahami akan keberadaan dan produk dari bank Syariah itu sendiri, hal ini bisa disebabkan karena: pertama, minimnya sumber daya manusia (SDM) yang memahami akan perbankan Syariah sendiri. Kedua, faktor layanan bank Syariah yang masih dibilang belum maksimal. Ketiga, minimnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bank Syariah. Metode PKM dalam Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahap. Tahapan tersebut antara lain: (a) Observasi lapangan; (b) koordinasi dengan mitra, (c) sosialisasi program; (d) pelaksanaan program; dan (e) evaluasi. Hasil PKM ini memberikan tambahan refrensi, edukasi serta pemahaman berkaitan dengan Lembaga keuangan Syariah, baik dari segi penjelasan pokok, sejarah perkembangan, produk-produk serta manajemen kelembagaan keuangan Syariah, sehingga Lembaga keuangan Syariah menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat khususnya masyarakat muslim
Asistensi Penyusunan RAPBM Pada Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah Se-Jawa Timur Probowulan, Diyah; Anna Marina; Fityan Izza Noor Abidin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2662

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan asistensi kepada bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah Se-Jawa Timur dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Muhammadiyah (RAPBM) melalui One Day Workshop dan sesi asistensi, sehingga mereka dapat memahami dan menerapkan teknik penyusunan anggaran yang efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi tahap pengumpulan peserta melalui undangan resmi, diikuti oleh workshop dan asistensi penyusunan RAPBM yang dilakukan secara berkelompok untuk bendahara dan pengelola PDM-PDM se-Jawa Timur, dengan tim penyusun bertindak sebagai panitia dan asisten. Hasil kegiatan PKM ini adalah suksesnya penyusunan dokumen RAPBM yang akuntabel dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh para bendahara dan pengelola PDM se-Jawa Timur. Kegiatan asistensi ini berhasil meningkatkan kapasitas bendahara dalam penyusunan RAPBM, memperkuat pengelolaan keuangan di PDM-PDM se-Jawa Timur, dan membangun komunitas yang saling mendukung, dengan harapan dapat berkontribusi pada pengelolaan anggaran yang lebih baik dan transparan di masa depan
Integrasi Sistem Baqutolak di Masyarakat Pedesaan Bidarti, Agustina; Husin, Laila; Irwanto, Dedi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2665

Abstract

Penerapan integrasi sistem Bioflok, Aquaponik, dan Ikan Toman Lokal (Baqutolak) ditujukan untuk masyarakat Pedesaan, terutama anggota Kelompok Budidaya Ikan (Pokdatan) Toman Kito Desa Pedamaran VI, Kecamatan Pedamaran, OKI, Sumatera Selatan. Baqutolak ini penting mengingat kebutuhan ikan toman sangat tinggi untuk acara perkawinan di Pedamaran serta meningkat pendapatan pembudidaya ikan toman. Metode yang digunakan dalam kegiatan berupa penyuluhan tatap muka, visitasi, pendampingan dan pengembangan alih teknologi rancang Baqutolak. Kegiatan pelaksanaan selama 6 bulan. Berdasar hasil pelaksanaan pengabdian dengan beberapa tahapan diperoleh adanya peningkatan pengetahuan anggota Pokdatan Toman Kito tentang pembuatan dan penggunaan kolam integrasi sistem Baqutolak pada pre-test rata-rata 42.50% meningkat di post-test rata-rata 88.00% kategori sangat baik. Sedangkan keterampilan pembuatan dan penggunaan Baqutolak dari pre-test 45.00% menjadi rata-rata 86.50% pada saat post-test kategori sangat baik. Peserta kegiatan dapat memiliki keterampilan budidaya ikan toman di Baqutolak yang nantinya dapat menambah pendapatannya.
Peningkatan Keterampilan Siswa Di Luar Sekolah: Memasak Makanan Tradisional Titin Lestariningsih; Daniel Pandu Mau; Andreas Dachi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2744

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan memasak makanan tradisional pada siswa di luar sekolah, sekaligus memperdalam pemahaman mereka terhadap nilai budaya lokal yang melekat pada kuliner daerah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan praktik langsung (hands-on training), bimbingan oleh ahli kuliner. Dengan metode berbasis praktik dan bimbingan mentor, siswa belajar secara interaktif, memahami teknik memasak yang benar, serta mendapatkan pengetahuan tentang filosofi dan sejarah di balik hidangan tradisional. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan memasak siswa, pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya kuliner, serta rasa percaya diri dan kemandirian dalam memasak. Secara keseluruhan, program ini tidak hanya mengasah keterampilan memasak, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta siswa terhadap budaya kuliner daerah, mempererat hubungan antara siswa dan masyarakat, serta mendorong pelestarian warisan kuliner lokal.
Pelatihan Penggunaan Software CAM untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa di SMKN 1 Tambakboyo Tuban Dian Setiya Widodo; Ahmad Jabir; Wisnu Yulianto Nugroho; Wahyudi, Pongky; Yusuf Eko Nurcahyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2751

Abstract

Computer Aided Manufacturing (CAM) merupakan perangkat lunak yang dipakai mengendalikan mesin memakai perangkat komputer untuk mengotomatisasi aktifitas proses manufaktur. Terdapat tiga komponen yang diperlukan agar CAM mampu bekerja, ketiga komponen tersebut diantaranya software, kemudian mesin dan Post Processing. Ketiga komponen itu sangat berpengaruh terhadap kemampuan tenaga dan keterampilan manusia sebagai operator. CAM dan CAD selalu digunakan secara bersamaan dimana Computer Aided Desain (CAD) berfokus pada desain komponen atau produk, sementara CAM sendiri berfokus pada cara pembuatannya. Penguasaan program CAM sangat dibutuhkan oleh siswa terutama pada program keahlian teknik mesin dan sejenisnya. Kemampuan siswa di SMKN 1 Tambakboyo Tuban dalam penguasaan program CAM dirasa perlu ditingkatkan lebih lanjut.. Metode pelatihan yang digunakan adalah pelatihan intensif selama dua hari dengan durasi pelatihan tiap harinya 8 jam dengan total durasi 16 Jam. Kegiatan program pelatihan dilakukan di lab. komputer SMKN 1 Tambakboyo Tuban.  Pelatihan dilakukan dengan memberikan perintah-perintah dasar yang sering dipakai dan memberikan beberapa soal latihan untuk memperkuat pemahaman dan mempermudah kelancaran dalam menggunakan program CAM. Di akhir sesi kegiatan dilakukan evaluasi berupa menguji langsung pemahaman peserta dalam mengoperasikan CAM. Hasil evaluasi kegiatan pelatihan ini disimpulkan bahwa sebanyak 60.97% (25 siswa) memiliki kemampuan yang sedang, 24.39% (10 siswa) memiliki kemampuan yang tinggi, dan 14.64% (6 siswa) memiliki kemampuan yang rendah dalam pengoperasian CAM.
Pengembangan UMKM Melalui Strategi Pemasaran Dan Penguatan Legalitas Usaha (NIB, PIRT, Halal) Fatimah, Feti; Rusdiyanto; Rahayu, Jekti; Sumowo, Seno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2753

Abstract

Wuluhan is a sub-district located in the south of Jember Regency. The location of Wuluhan District is close to Ambulu, Puger and Balung Districts. The government center is in Dukuh Dempok Village. There are seven villages in Wuluhan District, namely: Lojejer, Ampel, Dukuh Dempok, Taman Sari, Glundengan, Tanjungrejo and Kesilir. MSMEs in Kesilir Village are starting to try to get back on their feet after being affected by the Covid pandemic. The development that must be carried out by MSMEs is through marketing strategies and strengthening business legality (NIB, PIRT, Halal). Activities agreed upon between the implementation team and partners include: First, emphasizing training and assistance in determining and determining marketing strategies, and the second priority scale is emphasizing training and assistance regarding strengthening business legality (NIB, PIRT, Halal).
Membangun Kapasitas Keuangan Petani Jeruk Siam di Sambas melalui Integrasi Teknologi SIAPIK Wahyu Ningrum, Wulan; Tezar, Muhammad; Nazarudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2756

Abstract

Siamese oranges are a leading commodity in Indonesia, including in Sambas Regency, West Kalimantan, which produces the highest production in the region. Despite its great potential, citrus farmers maintain challenges in the financial management of their business, which is still done manually and unstructured. This hinders business desirability and appropriate decision-making. This study aims to improve the financial management capacity of citrus farmers through the use of the SIAPIK application, a financial recording system developed by Bank Indonesia. The research approach used the Asset-Based Community Development (ABCD) method which focuses on empowerment through the utilisation of local assets. This activity was carried out through three main stages: socialisation and training, intensive mentoring, and evaluation. The results show that farmers who previously did not have organised financial records are now able to use the SIAPIK application to regularly record transactions, such as income, expenses and debts. Farmers' ability to read and analyse financial reports has also improved, which helps them plan financing and optimise farm management. This research shows that technology-based approaches and community empowerment can improve financial and technological literacy among farmers. In addition, the programme contributed to farm business efficiency, increased income and financial independence of citrus farmers in Sambas. These results provide a technology-based empowerment model that can be replicated to support the economic welfare of the agricultural sector in other areas.
Berdaya bersama Aisyiyah: Merintis Usaha Mikro yang Berkelanjutan melalui Mini Market Suharto, Akhmad; Ika Sari, Maheni; Aspirandi, Rendy Mirwan; Endah Supeni, Retno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2767

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kaliwates melalui pengembangan unit usaha berupa mini market. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan berupa pendampingan dalam merintis usaha mikro berupa mini market yang didirikan di kantor PCA Kaliwates. Metode kegiatan dilaksanakan melalui pendampingan dengan tahapan yang dimulai dari perencanaan model bisnis mini market, pengadaan sarana prasarana, penataan lay out dan monitoring dan evaluasi. Pendampingan tersebut diharapkan dapat menciptakan usaha mikro yang berkelanjutan dan berkembang dengan baik. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya pengalaman dalam manajemen bisnis dan keterbatasan modal. Pendekatan sistematis melalui perencanaan strategis, pengadaan, serta monitoring dan evaluasi dilakukan guna menjawab tantangan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas perempuan anggota Aisyiyah dalam pengelolaan bisnis ritel dan terwujudnya amal usaha rintisan berupa unit bisnis dalam bentuk mini market

Page 1 of 2 | Total Record : 15