cover
Contact Name
Yogik Setia Anggreini
Contact Email
pppm@poltekkessorong.ac.id
Phone
+6281344755952
Journal Mail Official
pppm@poltekkessorong.ac.id
Editorial Address
Jalan Basuki Rahmat, Klawalu, Sorong Timur, Klawalu, Kec. Sorong, Kota Sorong, Papua Bar. 98416
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Nursing Arts
ISSN : 19786298     EISSN : 2686133X     DOI : https://doi.org/10.36741/na
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Nursing Arts (JNA) is an nursing journal which publishes scientific works for nurses, academics, and practitioners. JNA welcomes and invites original and relevant research articles in nursing, as well as systematic study and case report particularly in nursing. This journal encompasses original research articles, systematic review articles, and case studies. The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: Fundamentals of Nursing Emergency and Trauma Nursing Disaster nursing Gerontological nursing Community nursing Medical-surgical Nursing Critical Care Nursing Family Nursing Mental health nursing Pediatric nursing Maternity nursing Nursing leadership and management Complementary and Alternative Medicine (CAM) in nursing Education in nursing
Articles 98 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET ZAT BESI (FE) Rismawati Rismawati; Allania Hanung PSN; Wahyuningsih Wahyuningsih; Anni Savtia Ningsih
Nursing Arts Vol. 20 No. 1 (2026): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v20i1.232

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan mengonsumsi tablet zat besi (Fe). Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan analitik korelatif pada 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil menunjukkan 40,0% responden memiliki pengetahuan baik dan 60,0% patuh mengonsumsi tablet Fe. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe (p = 0,002). Peningkatan edukasi mengenai anemia diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe sebagai upaya pencegahan anemia pada ibu hamil.
MATERNAL DETERMINANTS OF NEONATAL ANTHROPOMETRY AFTER OXYTOCIN-ASSISTED VAGINAL BIRTHS Bahtiar Yusuf; Butet Agustarika; Lukman Lukman; Yuliati Yuliati
Nursing Arts Vol. 20 No. 1 (2026): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v20i1.236

Abstract

Karakteristik reproduksi maternal dapat memengaruhi luaran antropometri neonatal, namun bukti pada persalinan pervaginam dengan bantuan oksitosin di layanan kesehatan primer masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik reproduksi maternal dengan luaran antropometri neonatal di Puskesmas Maros Baru. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional retrospektif melibatkan 94 pasangan ibu-neonatus menggunakan total sampling. Variabel maternal meliputi usia, gravida, paritas, riwayat abortus, dan usia kehamilan, sedangkan luaran neonatal meliputi berat lahir, panjang badan, dan lingkar kepala. Analisis menggunakan uji Spearman dan regresi linear multivariat. Hasil menunjukkan hanya usia ibu yang berkorelasi negatif lemah dengan berat lahir (r = −0,211; p = 0,041), sedangkan karakteristik reproduksi lainnya tidak berhubungan signifikan. Karakteristik reproduksi maternal memiliki nilai prediksi yang terbatas terhadap luaran antropometri neonatal.
EFEKTIVITAS WALKING EXERCISE TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Dellilah Ainun Safitri; Rizqi Alvian Fabanyo; Yehud Maryen
Nursing Arts Vol. 20 No. 1 (2026): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v20i1.237

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama pada lansia. Walking exercise merupakan salah satu terapi non-farmakologis yang berpotensi membantu mengendalikan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas walking exercise pada lansia dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Mariat. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen two-group pretest–posttest dengan 22 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Intervensi dilakukan selama satu minggu (3 sesi, masing-masing 30 menit). Kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer dan dianalisis dengan paired t-test serta independent t-test. Hasil menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan pada kelompok intervensi (p < 0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna (p > 0,05). Walking exercise efektif sebagai terapi pendamping non-farmakologis untuk mengendalikan kadar glukosa darah pada lansia dengan Diabetes Mellitus Tipe 2.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN MATA AKIBAT PENGGUNAAN GADGET YANG BERLEBIHAN Marsya S; Basri Basri; Bayu Eka Kurniawan
Nursing Arts Vol. 20 No. 1 (2026): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v20i1.238

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan pada remaja dapat menyebabkan gangguan kesehatan mata, seperti mata lelah, mata kering, dan penurunan ketajaman penglihatan. Pengetahuan yang baik mengenai dampak tersebut diharapkan membentuk sikap positif dalam menjaga kesehatan mata. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap remaja tentang kesehatan mata akibat penggunaan gadget berlebihan di SMAN 5 Palu. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 86 siswa kelas X dan XI yang dipilih melalui cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Fisher’s Exact Test. Hasil menunjukkan 53,5% responden memiliki pengetahuan baik dan 83,7% memiliki sikap baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap (p<0,05). Semakin baik pengetahuan remaja, semakin baik pula sikap mereka dalam menjaga kesehatan mata. Sekolah perlu meningkatkan edukasi kesehatan mata melalui kegiatan penyuluhan.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DENGAN TINGKAT INSOMNIA PADA REMAJA Intan Canthika; Suaib Suaib; Agnes Erlita Distriani Patade
Nursing Arts Vol. 20 No. 1 (2026): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v20i1.239

Abstract

Penggunaan media sosial TikTok yang semakin meningkat pada remaja berpotensi menimbulkan gangguan tidur, terutama insomnia. Penggunaan TikTok secara berlebihan, khususnya pada malam hari, dapat mengganggu pola dan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan media sosial TikTok dengan tingkat insomnia pada remaja di SMA Negeri 7 Palu. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional melibatkan 88 siswa kelas XI dan XII yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penggunaan TikTok dan tingkat insomnia yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan uji Fisher’s Exact Test. Hasil menunjukkan 88,6% responden memiliki penggunaan TikTok kategori tinggi dan 67,0% mengalami insomnia ringan. Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan TikTok dan tingkat insomnia (p=0,014). Semakin tinggi penggunaan TikTok, semakin besar risiko terjadinya insomnia. Remaja perlu membatasi penggunaan TikTok, terutama pada malam hari, untuk menjaga kualitas tidur.
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR PADA REMAJA Muhammad Abdul Qodir Alamsyah; Yogik Setia Anggreini
Nursing Arts Vol. 20 No. 1 (2026): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v20i1.240

Abstract

Kebiasaan merokok pada remaja semakin meningkat dan berpotensi menurunkan konsentrasi belajar akibat kandungan nikotin yang memengaruhi fungsi otak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok dengan konsentrasi belajar pada siswa SMKN 3 Kota Sorong. Metode Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 72 siswa perokok aktif yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner konsentrasi belajar dan lembar observasi kebiasaan merokok, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar responden merupakan perokok sedang (43,0%) dengan tingkat konsentrasi belajar sedang (38,9%). Analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dan konsentrasi belajar (p=0,014). Dapat disimpulkan bahwa Kebiasaan merokok berhubungan signifikan dengan konsentrasi belajar siswa. Program promotif dan preventif di lingkungan sekolah diperlukan untuk mengurangi kebiasaan merokok pada remaja dan mendukung peningkatan konsentrasi belajar.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA Nurfita Rumakefing; Rizqi Alvian Fabanyo; Serly A. Marcus
Nursing Arts Vol. 20 No. 1 (2026): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v20i1.247

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan atas maupun bawah dan disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri, atau jamur. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA di wilayah kerja Puskesmas Dum, Kota Sorong. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 47 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi (p=0,050) dan pengetahuan keluarga (p=0,042) berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita. Sebaliknya, perilaku merokok keluarga (p=0,088), status imunisasi (p=0,391), dan ventilasi rumah (p=0,309) tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian ISPA. Disimpulkan bahwa status gizi dan pengetahuan keluarga merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Dum, Kota Sorong.
PENGARUH HEALTH EDUCATION TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM MENGGUNAKAN LIMITOR UNTUK MENCEGAH PERKEMBANGBIAKAN LARVA NYAMUK MALARIA Nursan Rahayaan; Yehud Maryen; Rizqi Alvian Fabanyo
Nursing Arts Vol. 20 No. 1 (2026): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v20i1.248

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah tropis dan subtropis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh health education terhadap tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan limitor untuk mencegah perkembangbiakan larva nyamuk malaria di Pulau Arar, wilayah kerja Puskesmas Mayamuk, Kabupaten Sorong. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sebanyak 97 responden dipilih dari populasi 150 orang menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon setelah uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian health education (p=0,001). Disimpulkan bahwa health education efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan limitor sebagai upaya pencegahan perkembangbiakan larva nyamuk malaria.

Page 10 of 10 | Total Record : 98