cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
ANALISIS PENAMBAHAN PASIR DAN SEMEN TERHADAP NILAI CBR TANAH DASAR DESA SUKODADI KABUPATEN LAMONGAN - MRK Amalia Varyezqa Dyas; Gerard Aponno; Armin Naibaho
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan faktor yang dapat mempengaruhi struktur konstruksi jalan. Nilai CBR merupakan salah satu parameter untuk mengetahui daya dukung tanah, apabila nilai CBR tinggi maka daya dukung tanah baik sedangkan apabila nilai CBR rendah maka tanah perlu dilakukan stabilisasi. Tujuan dari skripsi ini adalah menentukan karakteristik tanah, menentukan nilai CBR tanah sebelum dan setelah distabilisasi, menyusun metode pelaksanaan dan rencana anggaran biaya pada pekerjaan tanah yang distabilisasi. Penelitian ini meliputi uji kadar air, uji berat isi, uji berat jenis, analisis butiran dengan hidrometer, uji batas atterberg, uji pemadatan (modified), dan uji CBR (modified, soaked-unsoaked). Pada pengujian ini menggunakan variasi penambahan pasir dan semen masing-masing 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% dari berat kering tanah. Dari hasil pengujian, tanah menunjukkan klasifikasi A-7-6 menurut AASHTO dengan nilai CBR rendaman (soaked) 2,98%. Variasi penambahan pasir dan semen sebesar 5% digunakan sebagai stabilisasi tanah dengan nilai CBR rendaman (soaked) 26,31%. Pekerjaan stabilisasi menggunakan Soil Stabilizer/Pulvi Mixer, Watertank Truck, Motor Grader, Vibro Roller, Sheepfoot Roller, Dump Truck, dll. dengan Rencana Anggaran Biaya Rp 6,505,291,980,- (Enam Milyar Lima Ratus Lima Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Satu Ribu Sembilan ratus Delapan Puluh Rupiah).
ANALISIS KARAKTERISTIK BETON NORMAL DENGAN BATU KARANG GUNUNG MADURA SEBAGAI SUBSTITUSI KERIKIL Ziza Ayu Pertiwi; Akhmad Suryadi; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akibat dari melimpahnya batu karang gunung di Pulau Madura yang pada dasarnya secara geografis Pulau Madura tersusun atas pegunungan batuan karang gunung, menyebabkan banyak masyarakat Madura yang memanfaatkan agregat batu karang gunung Madura sebagai agregat kasar dari pada harus mensuplay dari luar Pulau Madura. Untuk itu, penelitian ini dibuat bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan agregat batu karang gunung Madura sebagai bahan alternatif pengganti agregat kasar terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah dengan variasi 0%, 50%, 75% dan 100%. Metode yang digunakan berupa eksperimental dengan mengacu pada SNI 03-2834-2000 untuk rencana pembuatan beton dengan kuat tekan rencana sebesar 25 MPa, benda uji silinder dengan ukuran Ø15 x 30 cm dan umur rencana 7, 21 dan 28 hari untuk kuat tekan dan 28 hari untuk kuat tarik belah beton dengan seluruh kegiatan dilakukan di Laboratorium Uji Bahan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang. Dari hasil penelitian ini nilai kuat tekan dan kuat tarik tidak berpengaruh terhadap beton normal karena nilai kuat tekan tidak mencapai target yang direncanakan yaitu sebesar 25 MPa. Nilai kuat tekan rata-rata optimum umur 28 hari sebesar 18,825 MPa pada variasi 75%. Sedangkan untuk kuat tarik belah optimum umur 28 hari sebesar 2,795 MPa pada variasi 0%.
PERENCANAAN ULANG JARINGAN IRIGASI TERSIER MENGGUNAKAN LINING MODULAR PADA DESA PENDEM, KECAMATAN JUNREJO, KOTA BATU Binar Satria Hartono; Medi Efendi; Moch. Sholeh
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kehilangan air akibat kerusakan saluran pembawa pada Desa Pendem mengkibatkan pendistribusian air ke lahan tidak sempurna. Dengan ini perlu direncanakan ulang saluran irigasi yang dapat mengurangi kehilangan air pada saluran. Dalam perencnaan ini digunakan saluran irigasi modular dengan keunggulan memiliki kualitas aliran yang lebih baik dan dapat mencegah terjadinya longsor pada saluran, Data yang diperlukan dalam perencanaan ini diantaranya peta topografi, data curah hujan dari 3 stasiun terdekat, data klimatologi, dan HSPK Kota Batu, Data diolah menggunakan metode basic year dan untuk evapotranspirasi menggunakan Pennman Modifikasi. Pada hasil perhtitungan diperoleh NFR 0,929 liter/detik/hektar, dimensi saluran yang dipakai untuk saluran pembawa dan pembuang (tersier maupun kuarter) adalah bentuk persegi, saluran tersier berjumlah 9 dengan konfigurasi 0 – 0 ( ba = 0,86m bb = 0,18m H = 0,65m ) dengan tinggi jagaan direncanakan sebesar 0,2 meter, Untuk saluran kuater dimensi terbesar adalah b = 0,88 dan H = 0,24 m dan tinggi jagaan 0,2 meter. Sedangkan saluran pembuang berjumlah 5 dengan dimensi saluran paling besar b = 0,6 meter, h = 1,0 meter dengan tinggi jagaan 0,4 meter. Rencana anggaran biaya perencanaan jaringan irigasi tersier sebesar Rp 4.569.167.600,00
PERENCANAAN ULANG BANGUNAN PELIMPAH (SPILLWAY) PADA BENDUNGAN BAGONG KABUPATEN TRENGGGALEK Bagus Prasetya; Agus Suhardono; Bobby Asukmajaya
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendungan Bagong adalah bendungan bertipe urugan batu yang dibangun untuk pengendali banjir di kabupaten Trenggalek dan sebagai cadangan air irigasi pada musim kemarau. Dalam perhitungan ini didapat analisis penelusuran debit banjir Q100 = 164,742 m3/detik, Q1000 = 182,419 m3/detik, dan QPMF = 394,425 m3/detik, dengan elevasi air di atas mercu +328,67 meter. Pelimpah ini direncanakan dengan tipe pelimpah langsung yang meliputi dari saluran peluncur, dan saluran peredem energi menggunakan kolam olak USBR tipe III. Dengan hasil analisis saluran peluncur ketinggian air maksimum terjadi pada kala ulang QPMF sebesar 2,355 meter dengan kecepatan aliran maksimum 22,78 m2/detik dan nilai froude di akhir saluran sebesar 7,126. Analisis Stabilitas bangunan pelimpah dikontrol menggunakan kontrol guling, kontrol geser, dan kontrol terhadap daya dukung tanah yang semua kontrol tersebut aman untuk bangunan pelimpah. Selanjutnya untuk penulangannya dinding dan lantai saluran menggunakan dinding yang paling tinggi yaitu pada dinding peredam energi setinggi 8 meter dan pada dinding saluran didapat besar tulangan D13-200 yang dikontrol dalam keadaan saluran kosong dan banjir. Sedangkan untuk lantai salurannya didapat besar tulangan D13-300 yang diasumsikan dalam keadaan banjir. Biaya konstruksi untuk pembangunan bangunan pelimpah sebasar Rp. 241.483.929.346.
PERENCANAAN JARINGAN PIPA AIR BERSIH DAN AIR KOTOR PEMBANGUNAN GEDUNG GUEST HOUSE EXINDO GRUP Iqbal Askarin; Sutikno; Armin Naibaho
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembangunan sebuah gedung diperlukan sebuah perencanaan dalam hal struktur, arsitektur dan Mechanical Electrical and Plumbing (MEP) agar fungsi dan tujuan pembangunan gedung berjalan sesuai dengan rencana dan kebutuhan. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mencukupi kebutuhan air bersih dan kebutuhan instalasi plumbing pada Pembangunan Gedung Guest House Exindo Grup. Dalam perencanaan ini dibutuhkan data gambar perencaanaan proyek instalasi plumbing serta daftar harga satuan bahan bangunan dan tenaga kerja pada wilayah Jawa Timur tahun 2020. Tahapan perencanaan yang dilakukan untuk jaringan pipa air bersih dan air kotor yaitu menentukan skema instalasi air yang digunakan, perhitungan jumlah penghuni gedung, perhitungan jumlah kebutuhan air, perhitungan kapasitas ground water tank dan roof tank, perhitungan IPAL dan septic tank serta perhitungan dimensi pipa yang digunakan. Dari hasil perencanaan ini diperoleh jumlah penghuni kamar sebanyak 401 orang dengan kebutuhan air bersih sebesar 69,109 m3/hari, volume air kotor yang dihasilkan sebesar 45,72 m3/hari, dan volume air bekas sebesar 16,32 m3/hari. Dimensi pipa air bersih berukuran ½ inch – 2 inch, dimensi pipa air panas sebesar ½ inch – 1 ¼ inch, dimensi pipa air kotor sebesar 2 ½ inch – 4 inch, serta dimensi pipa hydrant sebesar 3 inch – 6 inch. Kapasitas ground water tank sebesar 25 m3, kapasitas roof tank sebesar 12 m3, kapasitas hot water tank sebesar 4 m3, kapasitas septic tank sebesar 50 m3 dan kapasitas IPAL sebesar 20 m3. Lalu biaya yang dibutuhkan untuk seluruh pekerjaan instalasi sistem air bersih dan air kotor Pembangunan Gedung Guest House Exindo Grup sebesar Rp 2.403.791.328.
PROJECT PLANNING MAINDAM PADA PROYEK PEMBANGUNAN BENDUNGAN BENDO LANJUTAN KABUPATEN PONOROGO Moch. Hafidz Al Basar; Moch. Khamim; Suselo Utoyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Maindam Bendungan Bendo Lanjutan Kabupaten Ponorogo merupakan proyek milik Kementrian PUPR Direktur Jendral Sumber Daya Air BBWS Bengawan Solo SNVT Pembangunan Bendungan PPK Bendungan 1. Proyek ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air dan pengendali banjir di Kabupaten Ponorogo karena pada daerah tersebut dilanda kekeringan dan sering mengalami banjir. Pemanfaatan sumber daya air yang maksimal bisa sangat membantu berbagai aspek kehidupan. Salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya air yang maksimal adalah membangun bendungan. Bendungan berfungsi sebagai tampungan air dari sungai yang dikumpulkan dan dimanfaatkan untuk membantu kegiatan yang ada di masyarakat. Air yang telah ditampung dalam bendungan bisa digunakan untuk mengairi sawah, PLTA, mengontrol banjir dan tentunya sebagai cadangan air baku dikala musim kemarau. Project planning yang tepat diperlukan untuk merealisasikan proyek agar tepat waktu, biaya, dan mutu. Pembahasan project planning mencakup : (1) strategi metode pelaksanaan, (2) rencana mutu, (3) K3, (4) penjadwalan proyek, (5) anggaran biaya. Data-data yang diperlukan dalam penyusunan project planning yaitu gambar proyek, rencana kerja dan syarat-syarat, daftar harga satuan upah, alat, dan material Kabupaten Ponorogo Tahun 2020. Dalam penyusunan jadwal pekerjaan menggunakan program Microsoft Project 2013 dan biaya proyek menggunakan program Microsoft Excel 2010. Hasil penyusunan diperoleh: (1) menggunakan metode zoning dengan pembagian 2 zona, (2) rencana mutu, dengan direncanakan berdasarkan quality plan dan setiap item pekerjaan mengacu spesifikasi teknis dan quality target. (3) Mengenakan alat pelindung diri dan menempatkan rambu-rambu pekerjaan, (4) pelaksanaan proyek dikerjakan dalam 405 hari kerja, (5) dengan biaya sebesar Rp 259.030.729.253,293.
ANALISA PERBANDINGAN PELAKSANAAN SECANT PILE DENGAN DIAPHRAGM WALL SEBAGAI PERBAIKAN PONDASI BENDUNGAN SEMANTOK Adhelia Diah Pitaloka; Moch. Khamim; Diah Lydianingtias
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Bendungan Semantok Paket I merupakan proyek milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Dalam sebuah bendungan agar tidak terjadi rembesan air pada pondasi bendungan, maka diperlukan perbaikan pondasi. Bendungan Semantok menggunakan Secant Pile sebagai perbaikan pondasinya. Disisi lain terdapat perbaikan pondasi lain yaitu Diaphragm Wall yang juga memiliki fungsi yang sama dengan Secant Pile. Analisa Perbandingan Secant Pile dengan Diaphragm Wall ini bertujuan untuk membandingkan metode yang paling efisien dengan parameter K3L, Waktu dan Biaya yang dibutuhkan. Data-data yang diperlukan dalam penyusunan Analisa Perbandingan yaitu gambar rencana kerja Secant Pile dan Diaphragm Wall, spesifikasi teknis pekerjaan perbaikan pondasi, dan harga satuan pekerjaan Kabupaten Nganjuk tahun 2021. Penyusunan Analisa risiko dalam K3L menggunakan HIRARC, jadwal pelaksanaan pekerjaan menggunakan program Microsoft Project 2016 dan rencana biaya menggunakan program Microsoft Excel 2019. Hasil dari Analisa Perbandingan ini diperoleh adalah Diaphragm Wall lebih efisien dari segi metode pelaksanaan, K3L, waktu, dan juga biaya dari pada Secant Pile. Pada Secant Pile terdapat 43 risiko kecelakaan, dengan total waktu pengerjaan 301 hari, serta biaya yang dibutuhkan Rp. 198,009,706,092.05. Pada Diaphragm Wall terdapat 41 risiko kecelakaan, dengan total waktu pengerjaan 74 hari, serta biaya yang dibutuhkan Rp. 149,974,022,220.27.
APLIKASI BIM PADA PEMBANGUNAN PROYEK JEMBATAN UMBUL KAJI KABUPATEN MALANG Amelia Ayu Solicha; Diah Lydianingtias; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi merupakan salah satu tantangan tersendiri di bidang teknik sipil. BIM (Building Information Modeling) merupakan salah satu contoh kemajuan teknologi yang dapat digunakan untuk pelaksanaan proyek konstruksi. Aplikasi BIM yang digunakan adalah aplikasi Infraworks Autodesk, Naviswork Autodesk dan Revit Autodesk. Penerapan BIM ini di pusatkan pada pembangunan proyek jembatan Umbul Kaji Kabupaten Malang. Penggunaan aplikasi Infraworks Autodesk dimaksudkan agar mempermudah penempatan bangunan fasilitas dengan langsung meletakkan bangunan sesuai dengan kondisi topografi. Selanjutnya untuk aplikasi Naviswork Autodesk digunakan agar visualisasi progress penjadwalan sesuai dengan perencanaan. Kemudian aplikasi Revit Autodesk dipergunakan untuk pemodelan 3D hingga mendapatkan volume konstruksi, volume penulangan dan harga pelaksanaan proyek konstruksi. Berdasarkan hasil perencanaan dan perhitungan, struktur organisasi yang digunakan adalah struktur organisasi fungsional. Tata letak berdasarkan Travelling Distance (TD) dan Safety Index (SI) maka dipilih penempatan alternatif 3 dengan nilai TD sebesar 100131 dan SI sebesar 730. Metode pelaksanaan jembatan untuk erection girder menggunakan metode launching gantry. Dalam penyusunan penjadwalan dengan bantuan Microsoft Project dan Naviswork Autodesk maka didapatkan waktu pelaksanaan proyek 230 hari. Serta dengan bantuan Revit Autodesk biaya pelaksanaan proyek Jembatan Umbul Kaji sebesar Rp 46.591.603.677,-.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN PADA JALAN GALUNGGUNG – JALAN RAYA TIDAR – JALAN BONDOWOSO, KOTA MALANG PROVINSI JAWA TIMUR Hanafi Wahyu Wicaksono; Rinto Sasongko; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan arus lalu lintas pada persimpangan jalan yang tidak memiliki infrastruktur yang memadahi tentunya dapat menyebabkan kepadatan kendaraan pada setiap ruas simpang. Kepadatan kendaraan yang terjadi juga berdampak pada tingginya biaya operasional kendaraan yang melewati ruas simpang. Dalam laman malangchannel.com mencantumkan simpang bersinyal yang mempertemukan Jalan Galunggung, Jalan Raya Tidar dan Jalan Bondowoso menjadi salah satu titik rawan kemacetan di Kota Malang. Kepadatan kendaraan terjadi karena banyak kendaraan bermotor menuju ke area tersebut, dimana di area sekitar persimpangan tersebut terdapat pusat kegiatan seperti pertokoan, mall, kampus, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui berapa besar tingkat kinerja simpang dan biaya operasional kendaraan yang melawati simpang kemudian dapat memberikan solusi terbaik agar dapat memperbaiki kinerja simpang dan mengurangi biaya kemacetan simpang. Data yang digunakan mencakup kondisi geometrik simpang, sinyal lalu-lintas, hambatan samping, volume lalu-lintas pada jam puncak, kecepataan rata-rata kendaraan pada jam puncak dan komponen biaya operasional kendaraan. Perhitungan kinerja simpang menggunakan MKJI 1997, biaya operasional kendaraan menggunakan Pasific Consultant International (PCI) dan biaya kemacetan simpang menggunakan Tzedakis 1980. Hasil perhitungan yang didapat menunjukkan bahwa kondisi eksisting simpang tersebut sudah melewati titik jenuh dengan tingkat pelayanan (LOS) simpang F dari tundaan rata-rata sebesar 1013,6 det/smp dan biaya kemacetan sebesar Rp 86.744.635/jam untuk kendaraan ringan (LV) dan Rp 15.424.569/jam untuk kendaraan berat (HV). Penerapan alternatif perbaikan dengan pengaturan ulang fase menjadi 2 dari 4 fase, penyesuaian geometrik jalan dan penambahan flyover, biaya kemacetan dapat dikurangi menjadi Rp 1.319.498 /jam untuk kendaraan ringan (LV) dan Rp. 231.244/jam untuk kendaraan berat (HV) dengan tingkat pelayanaan simpang (LOS) B dari tundaan rata-rata sebesar 14,5 det/smp.
EVALUASI PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PROYEK GEREJA MAWAR SHARON SURABAYA Andrew Tri Rachmanto; Diah Lydianingtias; Joko Setiono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidang jasa konstruksi merupakan salah satu sektor industri yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi. Namun, selama ini kesadaran pelaku konstruksi akan pentingnya program K3 itu masih rendah. Untuk mengurangi tingkat risiko dalam proyek pembagunan Gedung Gereja Mawar Sharon maka diperlukan pengawasan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat penerapan K3 pada proyek tersebut. Evaluasi dilakukan meliputi 3 indikator yaitu keamanan bekerja, standart pemantauan dan pemeliharaan komitmen yang mengacu pada peraturan pemerintah PP No. 50 Tahun 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik dekspriptif kuantitatif dengan penyebaran kuisoner, kemudian hasil kuisoner diolah melalui tabulasi data kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS 24 yang menghasilkan seluruh variabel dan item pernyataan valid dan reliabel. Setelah itu untuk mengetahui presentase tingkat penerapan K3 dilakukan uji analisis deskriptif menggunakan SPSS 24. Hasil dari penelitian ini adalah presentase tingkat penerapan K3 sebagai berikut: a) keamanan bekerja – 83%, b) standar pemantauan – 84%, c) pemeliharaan komitmen – 84%. Dengan demikian, tingkat penerapan K3 pada proyek Gereja Mawar Sharon termasuk dalam kategori tingkat penerapan baik dan perlu ditingkatkan.

Page 18 of 100 | Total Record : 991