cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN JALAN LINTAS SELATAN PANTAI SINE – BATAS KABUPATEN BLITAR I Asshidiqie, Mohammad Haikal; Riskiyah, Indah Ria; Purnomo, Fadjar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4246

Abstract

The Project Planning of Development of Trans South Road Sine Beach – Blitar District Border 1, located in Tulungagung District, with the total length is 6.55 km. The challenging and remote terrain, logistical activities, as well as adverse weather conditions, have caused delays in the project, necessitating an accurate and efficient project planning. This project can be realized by considering cost, time, and good quality. The objectives of  this project planning are including appropriate organizational structure planning, site layout, execution strategies and methods, quality planning, occupational health and safety planning, implementation budget planning, and project work scheduling. The required data includes project drawings, work plans and specifications, and the list of labor unit prices  in Tulungagung District 2023. Project cost estimation is performed using Microsoft Excel 2019, and scheduling and the use of the S-curve are achieved through the Gantt Chart method using Microsoft Project 2016. This Project Planning results in a pure project organizational structure, 2 alternative site layout options, execution strategy divided into 4 zones, quality control carried out through work implementation inspections and material testing, and occupational health and safety control applied in the project involves identifying potential hazards in the work environment (HIRARC), with a duration of 336 calendar days and a total implementation cost is Rp283,573,377,000.00.
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR Aprilianti, Sylvia; Suhardono, Agus; Charits, Moh.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4268

Abstract

Kecamatan Pujon merupakan kawasan perbukitan dengan luas wilayah sebanyak 130,75 km² atau sekitar 4,39 persen dari total luas Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan proyeksi jumlah penduduk dengan umur rencana 10 tahun, debit kebutuhan air dengan umur rencana 10 tahun, desain jaringan pipa distribusi untuk memenuhi kebutuhan air, dimensi reservoir, dan rencana anggaran biaya dari pekerjaan pipa dan bangunan penunjang yang digunakan. Dalam menentukan proyeksi penduduk menggunakan metode aritmatika, geometri, dan eksponensial. Dari hasil hitungan diperoleh jumlah penduduk di daerah pelayanan Kecamatan Pujon pada tahun 2032 sebesar 74045 jiwa. Kebutuhan air total di daerah pelayanan Kecamatan Pujon sebesar 268.777 lt/dt. Dengan demikian, pada perencanaan jaringan distribusi air bersih di dapatkan diameter pipa menggunakan pipa HDPE PN-16 Ø250 mm sepanjang 2867 m, pipa HDPE PN-16 Ø225 mm sepanjang 1423 m, pipa HDPE PN-16 Ø200 mm sepanjang 20279 m, pipa HDPE PN-16 Ø180 mm sepanjang 5033 m, pipa HDPE PN-16 Ø160 mm sepanjang 11857 m, pipa HDPE PN-16 Ø140 mm sepanjang 8235 m, pipa HDPE PN-16 Ø125 mm sepanjang 5768 m, pipa HDPE PN-16 Ø110 sepanjang 3517 m, pipa HDPE PN-16 Ø90 mm sepanjang 6436 m, pipa HDPE PN-16 Ø75 mm sepanjang 2533 m.
ANALISA BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN JALUR LINTAS SELATAN LOT 8 JARIT-PUGER DENGAN JALAN EKSISTING MENGGUNAKAN METODE MOVING CAR OBSERVER (MCO) Zurroyyan, Muhammad Faiz; Burhamtoro, Burhamtoro; Subkhan, Muhammad Fajar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4276

Abstract

Pada daerah Jarit sampai Puger terdapat keberadaan pasar dan kegiatan lokal aktifitas masyarakat sekitar sehingga menyebabkan terjadinya hambatan di sepanjang jalan tersebut yang mengakibatkan menurunya kecepatan kendaraan yang melintasi jalan tersebut, yang mempengaruhi pada waktu tempuh kendaraan yang semakin lama dan peningkatan konsumsi BBM. Tahapan metode penelitian yaitu dimulai dengan menghitung volume lalu lintas di lapangan. Dari hasil pehitungan volume tersebut dicari volume puncak, dan juga mencari kecepatan rata-rata kendaraan yang melintas. Setelah itu menghitung BOK dengan metode Moving Car Observer (MCO). Metode MCO ini dimulai dengan mengobservasi kerdaraan yang melewati Jalur Lintas Selatan (JLS), jalan eksisting 1 dan jalan eksisting 2. Berdasarkan 1. Dari hasil analisis dan perhitungan volume kendaraan, didapatkan nilai derajat kejenuhan (DS) kondisi Jalur Lintas Selatan (JLS) sebesar 0,21; jalan eksisting 1 pada segmen 1 sebesar 0,82 , segmen 2 sebesar 0,59 , segmen 3 sebesar 0,82; jalan eksisting 2 pada segmen 1 sebesar 0,82 , segmen 2 sebesar 0,58 , segmen 3 sebesar 0,84 , segmen 4 sebesar 0,28 ,dan segmen 5 sebesar 0,21. Perbandingan BOK Jalur Lintas Selatan (JLS) lebih ekonomis bila dibandingan jalan eksisting 1 dan jalan eksisting 2. Dimana nilai BOK yang melewati Jalur Lintas Selatan (JLS) pada kendaraan mobil penumpang (LV) sebesar Rp 3.576,89 dan untuk jalan eksiting 1 sebesar Rp 3.576,89 untuk jalan eksisting 2 sebesar Rp 3.576,90 . Pada kendaraan berat menengah (HV) sebesar Rp7.646,09 dan untuk jalan eksiting 1 sebesar Rp7.806,23 untuk jalan eksisting 2 sebesar Rp 7.856,35 Pada kendaraan bus besar (LT) sebesar Rp 8.388,39 dan untuk jalan eksiting 1 sebesar Rp 8.550,63 untuk jalan eksisting 2 sebesar Rp 8.601,11
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS TERHADAP PEMBANGUNAN APARTEMEN URBAN SIGNATURE – LRT CITY CIRACAS Saputra, Wahyu Rinaldi Hendra; Sasongko, Rinto; Burhamtoro, Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4286

Abstract

Dalam perubahan tata guna lahan akan mengakibatkan perubahan suatu sistem  lalu-lintas yang disebabkan oleh adanya bangkitan dan tarikan akibat bangunan baru atau perubahan tata guna lahan. Pembangunan yang tidak disertai dengan kajian dampak lalu lintas, tidak akan dapat diketahui efek yang terjadi seperti kemacetan atau tundaan. Berdasarkan Analisa Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) maka dapat diperhitungan berapa besarnya bangkitan, tarikan, dan nilai Derajat Kejenuhan (DS). Dengan mengetahui hal tersebut dapat dilakukan penangan rekayasa lalu-lintas dan manajemen lalu-lintas untuk mengatasi dampaknya. Adhi Commuter Properti melakukan pembangunan gedung baru di kawasan Jakarta Timur yaitu Apartemen Urban Signature. Pembangunan ini diperkirakan akan berpengaruh terhadap volume lalu-lintas pada sekitar area pembangunan diantaranya: Jl. Raya Ciracas dan Jl. Pengantin Ali. Pada tahun 2022 Jl. Raya Ciracas memiliki nilai Derajat Kejenuhan (DS) sebesar 1,80 dan 1,79 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F,pada tahun 2027 Jl. Raya Ciracas memiliki nilai DS sebesar 2,73 dan 2,72 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F, sedangkan Jl. Pengantin Ali pada tahun 2022 memiliki nilai DS sebesar 1,19 dan 1,16 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F, pada tahun 2027 Jl. Pengantin Ali memiliki nilai DS sebesar 1,80 dan 1,76 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F.
PENGARUH SERAT KAWAT BENDRAT PADA BETON NORMAL TERHADAP PERFORMA BETON (KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR) Agnantasya, Celya Dwi; Qomariah, Qomariah; Lestari, Agustin Dita
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4289

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan bangunan yang mempunyai sifat yang getas. Pada sebuah konstruksi digunakan tulangan baja untuk menahan lentur pelat. Penggunaan baja dalam jumlah banyak tidak menjadikan beton tersebut menjadi ekonomis. Maka dari itu digunakan alternatif dengan mencampur serat (fiber) kawat bendrat untuk dapat mencegah retak dan menahan patah yang terjadi pada beton. Sehingga diperlukan penelitian laboraturium untuk meninjau kuat tekan dan kuat lentur beton menggunakan serat kawat bendrat BWG-21 dengan diameter 1,00mm dan panjang 50mm dengan mutu beton fc’22MPa. Sampel yang digunakan untuk uji kuat tekan terdiri dari 60 benda uji silinder, dengan diameter 150mm dan tinggi 300mm, sedangkan untuk uji lentur digunakan 12 benda uji balok dengan panjang 500mm, lebar 100mm, dan tinggi 100mm. Variasi penambahan serat yang digunakan sebesar 0,0%, 0,25%, 0,50% terhadap volume beton. Metode pencampuran beton menggunakan SNI-03-2834-2000 dan ACI-544.3R-93. Pengetesan benda dilakukan setelah proses curing dan diuji sesuai umur yang direncanakan pada setiap variasi yakni umur 3,7,14 dan 28 hari. Hasil kuat tekan yang diperoleh pada variasi 0% untuk umur beton 3,7,14,28 hari sebesar 12,69MPa;17,20Mpa;22,99MPa;25,98MPa. Pada variasi 0,25% sebesar 10,94MPa;12,34Mpa;17,34MPa;19,11MPa. Pada variasi 0,50% sebesar 8,93MPa;15,01Mpa;18,16MPa;20,89MPa. Hasil kuat lentur yang diperoleh pada variasi 0% sebesar 3,99MPa;4,83Mpa;5,04MPa;6,51MPa. Pada variasi 0,25% sebesar 3,36MPa;4,20Mpa;4,83MPa;5,25MPa. Pada variasi 0,50% sebesar 3,15MPa;3,99Mpa;4,62MPa;4,83MPa. Biaya pada beton dengan variasi penambahan serat kawat bendrat 0%, 0,25%, 0,50% sebesar Rp 887.450,5, Rp 910.215,9, Rp 932.981,2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan semakin banyak penambahan variasi serat akan menjadikan beton tersebut tidak ekonomis, namun dapat mencegah atau mengurangi terjadinya retak dan patah pada beton.
PERENCANAAN ULANG FONDASI TIANG BOR PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUNAWA SURABAYA TIMUR Muhammad, Sufi'an Akbar; Sholeh, Moch.; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4290

Abstract

Kota Surabaya menjadi kota terpadat di Jawa Timur dan tingkat populasi semakin meningkat sehingga memerlukan tempat tinggal yang dapat memuat banyak orang dan lahan yang digunakan seminimal mungkin. Permasalahan yang akan penulis bahas adalah pembebanan struktur bangunan, daya dukung tiang, penurunan kelompok tiang, metode pelaksanaan dan rencana anggaran biaya untuk membandingkan dengan kondisi awal. Perhitungan pembebanan struktur atas bangunan mengacu pada SNI 2847-2019 dan analisis menggunakan bantuan RSAP 2019. Perhitungan beban angin mengacu pada SNI 1727-2020. Perhitungan beban gempa mengacu pada SNI 1726-2019. Desain fondasi menggunakan fondasi tiang bor dengan mutu beton. Perhitungan daya dukung fondasi menggunakan data hasil uji penetrasi di lapangan (Standard Penetration Test)). Perhitungan dimensi tumpukan mengacu pada SNI 2847-2019. Perkiraan Anggaran Biaya menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Kota Surabaya. Hasil analisis diperoleh daya dukung kelompok tiang total sebesar 957,303 ton, dengan jumlah tiang 498 tiang, menggunakan alat Drilling Pucket , diameter bor menggunakan 50 cm, kedalaman 27 meter, dan biaya pekerjaan pondasi dan pile cap sebesar Rp. 4.568.435.498,00.
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN LAPISAN ASPAL BETON (LASTON) Panggayuh, Gesang; Suryadi, Akhmad; Sugiarto, Agus
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4406

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang meliputi seluruh bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapanya diperuntukan bagi lalu lintas yang berada diatas tanah. Susunan jalan terdiri dari beberapa termasuk beton aspal adalah salah satu bagian yang terdiri dari lapisan jalan, pada lapisan aspal beton terdiri dari beberapa material yaitu agregat kasar, halus, dan filler bitumen sebagai pengikat. Penelitian menggunakan bahan material flyash type c didapatkan di Probolinggo, Jawa Timur. Pasir lumajang dengan ayakan No. 12,5; 9,50; 4,75 (agregat kasar), ayakan No. 2,36; 1,00; 0,075. Pengujian menggunakan 45 benda uji ini bertujuan agar mengetahui seberapa besar nilai karakteristik Marshall campuran lapis aspal beton. Pada pengujian ini menggunakan variasi flyash 0%, 1%, 1,8%, dan 2%. Kadar aspal optimum (KAO) sebesar 6,5% sebagai acuan untuk penambahan variasi flyash. Fungsi flyash dsini yaitu sebagai filler atau tambahan yang akan di mix dengan semen pada saringan No.0,075. Dengan nilai berikut adalah rata - rata VMA=51,41; 51,76; 58,44(KAO 6,5%) VIM=39,79; 46,35; 50,41(KAO 6,5%) VFA=23,02; 9,67; 13,91 Stabilitas(kg) = 3670,52; 3835,46; 3897,86(KAO 6,5%) Flow(mm)= 2,23; 2,34; 1,99 Marshall Quotient(kg/mm) = 2037,66; 2001,15; 2336,65. Dalam penelitian ini menggunakan Revisi SNI 03-1737-1989 dan Kementrian Pekerjaan Umum. Direktorat Jendral Bina Marga, Spesifikasi Umum 2018 sebagai acuan maka penggunaan abu terbang batu bara dapat digunakan sebagai bahan pengisi untuk campuran laston lapis aus.
PROJECT PLANNING COMMERCIAL APRON PADA PROYEK BANDARA INTERNASIONAL DHOHO KEDIRI Cahyana, Serena Salaita Safalan; Riskiyah, Indah Ria; Lydianingtias, Diah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4407

Abstract

Proyek Pembangunan Commercial Apron Bandara Internasional Dhoho Kediri merupakan proyek pengembangan lalu lintas udara dengan konsep multi-airport. Proyek ini dibangun di kawasan padat penduduk yang berfungsi mendukung pemerataan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sebagai pendorong dan penggerak pembangunan nasional serta mempererat hubungan antar negara. Proyek ini terdiri dari 4 pekerjaan utama dan 4 pekerjaan pendukung dengan luas lahan sebesar 454,5 Ha, khususnya pekerjaan commercial apron yang beroperasi dengan luas 77.268 m2. Proyek ini tergolong proyek berskala besar dengan wilayah kerja yang terbatas dan mobilisasi alat dan bahan yang cukup sulit. Tujuan dari perencanaan pelaksanaan proyek ini adalah untuk membuat alternatif  rencana pelaksanaan proyek, yang mencakup struktur organisasi, tata letak lokasi, manajemen lalu lintas, strategi dan metode pelaksanaan, rencana mutu, keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan (K3L), serta menjadwalkan proyek dan menyusun Rencana Anggaran Pelaksanaan Proyek. Data yang digunakan adalah gambar kerja, Rencana Kerja dan Persyaratan, serta HSPK Kabupaten Kediri tahun 2022. Perencanaan keselamatan dan kesehatan kerja ditinjau berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No.10 tahun 2021. Microsoft Project 2016 digunakan untuk membantu penjadwalan perencanaan proyek. Hasil dari perencanaan pelaksanaan adalah struktur organisasi matriks, tata letak dengan bangunan pendukung, perencanaan manajemen lalu lintas, strategi dan metode pelaksanaan dengan pembagian area, rencana mutu sesuai SOP (Standard Operating Procedure), rencana keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan meliputi pembentukkan struktur organisasi HSE, identifikasi bahaya, rencana peralatan HSE dan jadwal pelaksanaan HSE, serta durasi pelaksanaan proyek dengan metode Network Planning atau Critical Path Method (CPM), dimana durasi pekerjaan adalah 100 hari kalender. Rencana Anggaran Pelaksanaan yang didapatkan sebesar Rp.122.612.701.330,62.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE INDEKS KONDISI PERMUKAAN (IKP) PADA JALAN IR. SOEKARNO KOTA BATU Husniyah, Nida Athiyyah; Raharjo, Nain Dhaniarti; Sholeh, Moch.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4408

Abstract

Jalan Raya Ir. Soekarno Kota Batu sepanjang 5,2 km merupakan jalan provinsi atau jalan utama penghubung antara kota Malang dan kota Batu. Dengan bertambahnya volume lalu lintas dapat mempengaruhi kekuatan dan umur rencana dari struktur perkerasan. Mengingat jalan yang sudah dibangun, apabila tanpa adanya pemeliharaan yang baik akan menyebabkan kerusakan yang fatal pada jalan tersebut. Permasalahan yang tampak di jalan Ir. Soekarno kebanyakan jalan yang berlubang, pelepasan butir, retak, dan warna aspal yang memudar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerusakan, memperoleh nilai kondisi kerusakan, memperoleh alternatif penanganan jalan, dan mendapatkan anggaran biaya yang diperlukan. Sistem penilaian kondisi perkerasan jalan mengacu pada pedoman IKP Pd-01-2016-B. Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) adalah salah satu indikator untuk penilaian kondisi perkerasan jalan. Data primer yang diperlukan pada penelitian ini yaitu hasil survei kondisi kerusakan secara visual, sedangkan data sekunder yang dibutuhkan yaitu data lalu lintas harian, data teknis jalan, data CBR, dan Harga satuan pekerjaan PUPR 2022. Dari hasil survei jalan kolektor primer di jalan Ir. Soekarno kota Batu didapatkan hasil kondisi retak buaya 12%, tambalan 58%, retak memanjang/melintang 4%, pelepasan butir 10%, pengausan agregat 12%, Lubang 3% dan retak tepi 2%. Nilai kondisi rata-rata pada STA 9+900 – 15+100 pada ruas jalan Ir. Soekarno Kota Batu untuk arah Malang ke Kota Batu sebesar 62,37% dan arah Batu ke Malang sebesar 66,33% sehingga kedua arah tersebut memiliki nilai kondisi jalan sedang (fair). Untuk rencana perbaikan jalan Ir. Soekarno Kota Batu dibutuhkannya penanganan seperti latasir dan overlay dengan estimasi biaya penanganan sebesar Rp.3,479,988,418. Mengetahui kerusakan jalan Ir. Soekarno kota Batu diharapkan sebagai acuan bagi pemerintah agar segera diperbaiki dan ditangani segera permasalahan jalan tersebut sesuai dengan klasifikasi jalan agar memberikan rasa nyaman bagi para pengguna.
MODIFIKASI PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG MALANG CREATIVE CENTER MENGGUNAKAN KING CROSS COLUMN DAN CASTELLATED BEAM Umar Bagazi, Samir; Suryadi, Akhmad; Rahman, Aulia
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4409

Abstract

Struktur baja menjadi salah satu alternatif yang menarik dibanding dengan beton bertulang karena kekuatan tarik yang lebih tinggi dan fabrikasi yang lebih cepat. Struktur gedung bertingkat tinggi dengan sistem baja memerlukan perhitungan yang teliti, karena pada umumnya konstruksi baja dengan profil IWF memiliki dua sumbu yaitu sumbu kuat dan sumbu lemah. Gedung Malang Creative Center merupakan gedung dengan 8 lantai yang menggunakan konstruksi beton bertulang. Dalam menanggulangi sumbu lemah konstruksi baja, kolom king cross menjadi solusi yang menjanjikan untuk menahan beban gempa yang cukup tinggi pada kedua sisinya. Selebihnya, untuk optimasi dimensi pada struktur balok, castellated beam digunakan karena momen inersia yang tinggi dengan berat yang lebih ringan. Konsep desain menggunakan konsep Load and Resistance Factor Design (LRFD) yang mengacu pada SNI 1726-2019, SNI 1727-2020, SNI 1729-2020, SNI 2847-2019 dan menggunakanRobot Structural Analysis Professional untuk analisis strukturnya. Hasil dari modifikasi ini adalah: Kolom interior menggunakan profil king cross dengan dimensi 800x300x14x26 mm, dan kolom eksterior menggunakan profil king cross dengan dimensi 588x300x12x20 mm. Balok induk menggunakan profil castellated beam dengan dimensi 750x200x10x16 mm, dan balok anak menggunakan profil IWF 200x100x4.5x7 mm. Sambungan base-plate (1200x1200x85 mm) menggunakan Baut mutu A490 24Ø25 dengan panjang angkur 680 mm, beton pedestal 1500x1500x1000 mm. Sambunngan balok-kolom menggunakan baut mutu A490 6Ø25, dengan tebal pelat penyambung dan tebal las 8 mm. Sambungan kolom-kolom menggunakan baut mutu A490 8Ø25 pada bagian sayap, dan menggunakan baut mutu A490 16Ø25 pada bagian badan. Sambungan balok-balok menggunakan baut mutu A490 2Ø25 dengan pelat siku L50.50.5 mm. Estimasi biaya modifikasi gedung ini senilai Rp77,720,821,399

Page 69 of 100 | Total Record : 991