cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,451 Documents
Visualisasi Lopo Batang Lapu Pasaman Barat Dalam Fotografi Konseptual Rori Amanda; Dira Herawati
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1391

Abstract

Lopo atau lapau merupakan sebuah warung kopi yang ada di Batang Lapu, Kabupaten Pasaman Barat, provinsi Sumatera Barat. Lopo berperan sebagai media interaksi sosial masyarakat, seiring hadirnya teknologi modern interaksi langsung antar masyarakat mulai berkurang. Melalui fotografi konseptual sebagai upaya menghadirkan kembali suasana lopo yang sarat akan nilai kebersamaan, interaksi sosial, dan budaya lokal yang mulai mengalami pergeseran akibat perkembangan zaman. Proses penciptaan dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, penyusunan konsep, storyboard, pemotretan, digital imaging, dan penyajian karya. Pendekatan visual menggunakan teknik mix lighting, low key lighting, warna hangat, serta komposisi yang mendukung terciptanya suasana nostalgia. Hasil penciptaan berupa 21 karya fotografi konseptual yang menampilkan berbagai aktivitas masyarakat di lopo. Analisis menggunakan teori semiotika Roland Barthes menunjukkan bahwa karya-karya tersebut merepresentasikan makna kebersamaan, komunikasi, dan lopo sebagai ruang sosial yang memiliki nilai budaya bagi masyarakat Minangkabau. Penciptaan ini diharapkan dapat menjadi media apresiasi sekaligus pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
Penerapan Terapi Relaksasi Benson dan Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Kepala Pada Anak Dengan Vertigo Mulyono; Armenia Diahsari; Dwi Prasetyorini
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1392

Abstract

Vertigo sentral merupakan gangguan vestibular akibat kelainan sistem saraf pusat yang dapat menimbulkan gejala berupa pusing berputar, mual, gangguan keseimbangan, dan nyeri kepala. Nyeri kepala yang terjadi dapat mengganggu aktivitas serta kualitas hidup anak. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri kepala adalah terapi relaksasi Benson dan aromaterapi lavender. Mengetahui efektivitas penerapan terapi relaksasi benson yang dikombinasikan dengan aromaterapi terhadap penurunan nyeri kepala pada anak dengan vertigo sentral. Penelitian ini menggunakan metode dekskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden penelitian adalah seorang anak usia 16 tahun dengan diagnosis veritog sentral dan susp encephalitis autoimun yang menjalani perawatan di bangsal Aster Timur RSUP Dr. Sardjito. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan telaah rekam medis. Intervensi berupa terapi relaksasi benson dan aromaterapi diberikan selama 3 hari dengan durasi 10 menit setiap sesi. Sebelum diberikan intervensi, pasien mengeluhkan nyeri kepala dengan skala 8 disertai pusing berputar dan mual. Setelah penerapan terapi relaksasi Benson dan aromaterapi lavender selama 3 hari, intensitas nyeri kepala menurun menjadi skala 6. Pasien juga mengatakan merasa lebih rileks, nyaman, dan keluhan mual berkurang. Penerapan terapi relaksasi Benson yang dikombinasikan dengan aromaterapi lavender efektif membantu menurunkan intensitas nyeri kepala pada anak dengan vertigo sentral serta meningkatkan kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.
Harajuku Style Dalam Busana Casual Salsabilla Cahyani Irawan; Desra Imelda; Novina Yeni Fatrina; Fendi Nofrian
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1393

Abstract

Perkembangan industri fashion mendorong lahirnya berbagai inovasi desain melalui perpaduan budaya dan gaya berpakaian. Salah satu gaya yang memiliki karakter visual kuat adalah harajuku style, sedangkan busana casual lebih menekankan aspek kenyamanan dan fungsionalitas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mewujudkan, dan menganalisis penciptaan busana casual yang mengadaptasi karakter visual harajuku style. Penelitian menggunakan metode penelitian penciptaan (practice-based research) yang meliputi tahap eksplorasi, perancangan, perwujudan, dan evaluasi karya. Proses eksplorasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk memperoleh konsep desain yang sesuai. Hasil penelitian berupa tiga karya busana, yaitu Candy Riot sebagai ready-to-wear, Polydolla sebagai ready-to-wear deluxe, dan Lumina Obscura sebagai haute couture. Ketiga karya menerapkan karakteristik harajuku style melalui penggunaan warna kontras, bentuk asimetris, ruffles, aplikasi rajut, dan sulam payet yang dipadukan dengan prinsip desain sehingga menghasilkan busana yang ekspresif, estetis, dan tetap mempertahankan fungsi serta kenyamanan busana casual. Penelitian ini menunjukkan bahwa karakter visual harajuku style dapat diadaptasikan ke dalam berbagai tingkatan produk fashion tanpa menghilangkan identitas desain maupun aspek fungsional. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan desain mode yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan busana casual.
Perancangan Kampanye Sosial Efek Buruk Konten Digital Pada Anak Usia Dini Adinda Mayranu; Yoni Sudiani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1394

Abstract

Di tingkat pendidikan anak usia dini, pengawasan terhadap konsumsi media menjadi kunci dalam melindungi perkembangan mental dan emosional anak. Namun, kenyataannya bahwa kontrol orang tua terhadap kualitas konten digital yang ditonton anak masih rendah. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran mereka terhadap efek buruk tayangan overstimulasi dan agresif. Berangkat dari permasalahan tersebut serta melihat fenomena yang terjadi dengan minimnya penyuluhan atau kegiatan sosial yang dapat mendorong literasi digital keluarga. Oleh karena itu, merancang kampanye sosial menjadi langkah yang tepat untuk mengedukasi orang tua tentang efek buruk konten digital, khususnya di Kota Padang Panjang. Kampanye ini bertujuan untuk mengajak para orang tua aktif memilah dan mendampingi anak menonton melalui pendekatan langsung dengan cara yang lebih interaktif, menyenangkan, dan relevan dengan dunia keluarga. Metode perancangan ini menggunakan analisis 5W+1H dan kerangka kerja psikologi komunikasi AIDAS. Sedangkan, proses perancangan meliputi wawancara, observasi lapangan, riset, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil dari perancangan ini berupa sosialisasi penyuluhan sebagai media utama dan juga video audiovisual motion graphic, buku saku panduan, poster, X-Banner, akun media sosial Instagram, dan juga merchandise sebagai media pendukung. Kampanye sosial ini telah memberikan dampak yang signifikan dalam mendorong kesadaran tentang pentingnya membatasi dan memilah konten digital. Kampanye ini berhasil menarik perhatian tidak hanya para orang tua sebagai target utama.
Krisis Regenerasi Dalam Pelestarian Seni Tradisi Di Sanggar Cinangkiak Saiyo Nagari Sumani Kecamatan X Koto Singkarak Vegussanesa; Firdaus; Ali Sukri; Idun Ariastuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan minat generasi muda terhadap seni tradisi serta mendeskripsikan upaya pelestarian yang dilakukan oleh Sanggar Cinangkiak Saiyo di Nagari Sumani. Penelitian ini menggunakan metode kualititatif deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam bersama tiga generasi penari sanggar. Data sekunder diperoleh dari dokumen, profil organisasi serta studi kepustakaan. Analisis data dalam penelitian ini dibedah menggunakan tiga landasan teori utama yaitu, teori pelestarian budaya dari Widjaja, Teori Pewarisan dan Pendidikan Budaya (Vertical Transmission) dari Hermawan, serta teori krisis kebudayaan dari Milan Kundera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis regenerasi pelaku seni di sanggar ini dipicu oleh kuatnya arus teknologi digital, maraknya penggunaan gawai, dan populernya budaya saat ini. Faktor-faktor tersebut mengakibatkan penurunan drastis jumlah anggota aktif secara berkala. Dampak keberlanjutannya adalah proses pewarisan nilai-nilai seni tradisi antargenerasi tidak dapat berjalan secara optimal, sehingga menciptakan keterputusan sejarah budaya lokal di tengah masyarakat Nagari Sumani
Pengelolaan Perikanan Dalam Konsep Ekowisata Desa Wisata Nyarai Clara Hotma Uli.S; Muhammad Fadhli
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1396

Abstract

Desa Wisata Nyarai, Nagari Salibutan, Kabupaten Padang Pariaman merupakan destinasi ekowisata berbasis masyarakat yang memanfaatkan potensi perikanan air tawar melalui sistem ikan larangan sebagai bentuk kearifan lokal. Sistem ini berfungsi menjaga kelestarian sumber daya ikan sekaligus menjadi daya tarik wisata. Namun, pengelolaannya masih menghadapi tantangan berupa ancaman penangkapan ikan secara ilegal, keterbatasan fasilitas, dan dampak bencana alam terhadap keberlanjutan kawasan wisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan perikanan melalui sistem ikan larangan dalam konsep ekowisata, penerapan prinsip-prinsip ekowisata, serta dampak pengelolaan perikanan terhadap aspek ekologi, ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Wali Nagari, pengelola Desa Wisata Nyarai, Ninik Mamak, masyarakat lokal, dan wisatawan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diperkuat dengan analisis menggunakan NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan perikanan di Desa Wisata Nyarai menerapkan pendekatan Ecosystem-Based Fisheries Management (EBFM) dan Community-Based Fisheries Management (CBFM) melalui konservasi ekosistem sungai, pengelolaan berbasis musyawarah, serta partisipasi masyarakat. Prinsip-prinsip ekowisata telah diterapkan melalui konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, pembangunan berkelanjutan, dan pendidikan lingkungan. Pengelolaan tersebut memberikan dampak positif terhadap kelestarian ekosistem, peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan partisipasi masyarakat, serta pelestarian tradisi adat buka lubuk sebagai identitas budaya Nagari Salibutan.
Peningkatan Pengetahuan Diare melalui Edukasi Video Animasi Wayang pada Siswa Sekolah Dasar Yudhistira Bayu Wibowo; Armenia Diahsari; Istinengtiyas Tirta Suminar
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1397

Abstract

Latar belakang: Diare masih menjadi masalah kesehatan pada anak usia sekolah dasar yang berkaitan dengan rendahnya pengetahuan dan perilaku hidup bersih dan sehat. Kebiasaan jajan sembarangan serta kurangnya kesadaran menjaga kebersihan diri meningkatkan risiko terjadinya diare. Edukasi kesehatan dengan media yang menarik seperti video animasi wayang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak secara efektif. Tujuan: enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video animasi wayang terhadap tingkat pengetahuan pencegahan diare pada anak di SD Negeri Karangrejo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan rancangan one-group pretest–posttest. Sampel penelitian sebanyak 52 siswa kelas IV dan V yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu 49 siswa (94,2%). Setelah intervensi, tingkat pengetahuan meningkat dengan mayoritas siswa berada pada kategori baik yaitu 27 siswa (51,9%) dan sisanya pada kategori cukup yaitu 25 siswa (48,1%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan melalui media video animasi wayang berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan diare pada anak sekolah dasar.
Penerapan Tenun Ulos Pada Busana Gothic Romantic Naila Latifa; Desi Trisnawati; Fendi Nofrian; Novina Yeni Fatrina
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1398

Abstract

Karya tugas akhir yang berjudul “Perancangan Busana Gothic Romantic Dengan Penerapan Tenun Ulos” merupakan penciptaan karya busana yang mengusung gaya gothic romantic. Konsep penciptaan ini memadukan estetika gothic yang gelap, misterius, dan dramatis dengan keanggunan era Victorian serta romantisme, di mana Tenun Ulos Ragihotang dipilih sebagai elemen utama karena memiliki nilai filosofis mengenai ikatan kasih sayang yang erat dalam budaya masyarakat Batak. Metode penciptaan dimulai dengan tahapan eksplorasi melalui wawancara dan studi pustaka, dilanjutkan dengan perancangan yang mencakup pembuatan moodboard, sketsa alternatif, hingga pengembangan desain terpilih yang mengacu pada tren mode terkini dengan tetap mempertahankan identitas tradisional. Proses teknis meliputi pembuatan pola 1:4 (pecah pola), diikuti dengan pemotongan bahan, penyatuan sisi busana (penjahitan), serta teknik menghias busana seperti korsase, lekapan, dan aplikasi payet untuk menciptakan detail yang artistik, bervolume, dan mewah. Hasil karya yang diwujudkan terdiri dari tiga tingkatan busana, yaitu ready to wear dengan judul "Dark Reverie", ready to wear deluxe dengan judul "Midnight Blossom", dan haute couture dengan judul "Eternal Noir". Penciptaan busana ini bertujuan sebagai media pelestarian budaya, peningkatan apresiasi terhadap kain tradisional, serta upaya memperkenalkan warisan budaya ke ranah modern.
Perancangan Identitas Visual Hutan Adat Desa Guguk Kabupaten Merangin Arby Kurniawan; Izan Qomarats
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1399

Abstract

Hutan Adat Desa Guguk, salah satu lokasi wisata berbasis konservasi lingkungan yang berada di Kabupaten Merangin, dikenal dengan keaslian ekosistem hutan primer dan kewibawaan Hukum Adat Depati. Namun, identitas visual yang digunakan saat ini belum mencerminkan identitas, kesakralan, dan keunikan kawasan secara optimal kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, diperlukan perancangan identitas visual yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan citra objek wisata Hutan Adat Desa Guguk, yang diharapkan dapat memperluas kesadaran publik mengenai pentingnya pelestarian hutan serta memberikan dampak ekonomi positif bagi pengelola dan masyarakat lokal. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil perancangan karya berupa Logo dengan bauran mandatories office set, printed communications, online communications, tradeshow graphics, dan branded merchandise.
Ampiang Dadiah: Teknik Pengelolaan Dan Pengembangannya Sebagai Kuliner Tradisional Bukittinggi Jamilah; Anna Febiana; Meria Eliza
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1400

Abstract

Ampiang Dadiah merupakan salah satu kuliner tradisional yang memiliki nilai budaya tinggi di Bukittinggi, Sumatera Barat. Kombinasi antara ampiang, yang merupakan beras ketan yang ditumbuk menjadi bentuk pipih, dan dadiah, yaitu produk fermentasi susu kerbau, menciptakan suatu hidangan yang kaya akan cita rasa dan tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik pengelolaan Ampiang Dadiah serta strategi pengembangannya dalam konteks pelestarian kuliner tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap produsen lokal dan penggiat kuliner, serta observasi langsung terhadap proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pengelolaan Ampiang Dadiah meliputi pemilihan bahan baku berkualitas, proses fermentasi yang tepat, dan penyajian yang sesuai dengan tradisi lokal. Selain itu, terdapat tantangan dalam mempertahankan keaslian resep dan teknik pembuatan di tengah arus modernisasi dan perubahan selera konsumen. Pengembangan Ampiang Dadiah sebagai kuliner tradisional dapat dilakukan melalui beberapa strategi, antara lain: edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya pelestarian kuliner lokal, inovasi dalam penyajian untuk menarik minat pasar modern, serta kolaborasi dengan sektor pariwisata untuk meningkatkan visibilitas produk ini. Dengan demikian, diharapkan Ampiang Dadiah tidak hanya dapat bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi lokal melalui sektor kuliner.